berkisah tentang seorang gadis yang tidak sengaja mendapat bantuan dari seorang pria tentara yang akan dijodohkan oleh keluarganya, namun mereka sama sekali tidak saling mengenal. atau bahkan satu tempat protagonis wanita adalah seorang mahasiswa, hafidzah dan seorang pengajar sedangkan protagonis laki-laki adalah seorang tentara yang baru saja naik pangkat menjadi kapten pasukan khusus.
lalu bagaimana kelanjutannya tunggu kisahnya akan segera hadir di noveltoon, jangan lupa like share dan dukung author ya dukungan mu adalah semangatnya author serta tinggalkan saran/kritik di kolom komentar.😍🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @alhumaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KHPL 17
" mas kok menantu bunda belum sampe-sampe ya ?...". Ucap sinta kepada suami nya
" tunggu saja bun, ntar juga abang pasti kasih kabar ".
" bunda jadi khawatir, yah ".
" hush istigfar, in syaa Allah mereka selamat sampai rumah sudah jangan berpikir yang tidak-tidak cukup doa kan saja ".
" heemmm...aamiin semoga mereka baik-baik saja ".
...****************...
Tak lama.....
" tut...tut....". Handphone sinta berdering
" assalamualaikum bun ".
" waalaikumussalam bang ".
" bun ini menantu kesayangan bunda sudah sampai di bandara, jadi mau jemput apa tidak ?... kalau tidak kami pulang naik taksi ". Ucap arkan
" jadi bang tunggu ya, kami segera berangkat. Bunda tutup telpon nya assalamualaikum ".
..." waalaikumussalam, lihat dek mertua mu itu lebih sayang menantu sama anak sendiri. Masa mas gak ditanyain sama sekali ". Omel arkan...
" haha...mas jangan cemburu ya mungkin karena sudah lama di rumah bunda hanya sendiri perempuannya jadi ketika ada teman nya ya seperti itu ".
...................rumah arkan...................
" hallo asalamualaikum bang, kita jadi jemput hana kan ?....mereka sudah sampai bandara ". Ucap mufid
" waalaikumussalam jadi fid, alhamdulillah anak dan mantuku pulang dengan selamat. Ya udah kita ketemu di jalan ya assalamualaikum ". Menutup telpon nya
" siap bang, waalaikumussalam ".
......................
Dua mobil sedang menuju bandara untuk menjemput anak mantunya yang baru pulang hany moon itu.
Jalanan yang agak macet tak melemahkan semangat kedua pria itu, yang tak sabar bertemu dengan pengantin baru.
...................bandara...................
" nah dek, tuh mereka sampai juga ". Dengan melambaikan tangan kepada kedua pria yang sudah lanjut usia itu
Tak lama merekapun bertemu satu sama lain.
" assalamualaikum yah,pah,bunda ". arkan dan hana menyalami kedua orang tua mereka
" ma saya Allah nak, gadis kecil papah sudah dewasa ternyata ". Ucap sytta
" tentu saja pah, masa hana kecil terus ".
" bang gimana sudah goals belum ". Candaan mufid pada putranya itu
" in saya Allah yah tinggal tunggu hasilnya ".
" anak ayah emang hebat ya kan bun, bentar lagi kita akan gendong cucu haha....". Begitulah awal obrolan mereka
" hana bunda kangen, ". Sambil memeluk hana
" nah kan mulai dah bunda, rebut istri abang tau gak bun dari tadi berangkat abang di cuekin sama istri abang tau ". omel arkan
" mas kan hana lagi ngobrol sama bunda masa bunda hana cuekin ".
" nah dengar tuh kan harus berbakti pada orang tua ".
" sudah lah bang emak-emak emang selalu menang, mending kita rapihkan barang-barang ke mobil saja ". Akhirnya arkan dan para pria lanjut usia itu sibuk menata barang-barang ke mobil.
" udah siap emua ratu dan tuan putri, sekarang kita bisa lanjutkan perjalanan ". Omel arkan kepada istri dan bundanya
" wah putra bunda jadi bucin gini yah, yang biasanya dingin dan cuek nak kamu apain anak bunda akhirnya dia meleleh juga hahahaha..". sambil tertawa di ikuti oleh hana
" gak hana apa-apain kok bun ".
" gak ngapa-ngapain cuman 1 macam aja ". Timpal arkan
" mass apaan eh dah yuk bun, kita masuk ke mobil aja...". Ajak hana. Yang malu arkan bahas hal itu
...................perjalanan pulang...................
" bang mau pulang ke mana ?...". Ucap mufid
" Ke rumah abang aja yah, kemarin abang sudah minta orang buat bersihin sekalian besok biar gampang abang ada rapat ".
" yah sayang, kita berpisah lagi dong ". Ucap sinta pada hana
" kita masih bisa bertemu lagi kok bunda, kasian mas arkan besok harus bolak balik. ".
" duh anak papah perhatian banget sama suami nya, udah lupa sama papah ya ". Canda sytta
" enggaklah papah selalu yang paling utama ".
Yak lama merekapun sampai di rumah dinas milik arkan, sederhana namun cukup untuk mereka berdua.
" dek udah sampai, nanti kita akan tinggal disini ".
" ma syaa Allah adem ya mas, hana suka suasana nya ".
" okke bang kita antar sampai sini aja ya, kalian istirahat lah di dalam ".
"loh ayah gak masuk dulu?...". tanya hana
" enggak nak ayah besok ayah ada meeting pagi-pagi jadi harus disiapkan ".
" papah juga ada kajian nak besok jadi tak bisa nemenin ".
" wokke baiklah hati-hati yah pah bunda ".
Padahal sebelum mereka jemput, sudah ada kompromi agar arkan dan hana punya waktu bersama tanpa ada yang mengganggu mereka.
" dek sana lekas bersih-bersih diri, ini biar mas yang rapihkan ".
" beneran mas gpp ?...mas pasti capek kan ".
" iya gpp sayang, sana mandi gih ".
Hana masuk ke kamar mandi sedang arkan sibuk merapihkan barang-barang mereka yang lumayan banyak, setelah selesai ia mempersiapkan untuk rapat besok.
Seperti biasa, namanya pengantin baru arkan selalu menempel pada istrinya sampai tidur pun memeluk hana seakan takut kehilangan.
" mas mas...bangun udah jam 03 pagi ayok kita sholat tahajud ". Kali ini hana yang pertama bangun sedang arkan masih tertidur pulas karena memang ia sudah beberapa hari kurang tidur. Hana akhirnya membiarkan suaminya tidur lebih lama lagi, karena paginya harus ikut rapat juga. Ia lanjutkan dengan mengulang hafalan nya sampai jam menunjukan setengah 04 pagi, hana menyelesaikan hafalan nya berniat akan membangunkan arkan lagi. Ketika ia menoleh ke kiri, tampak arkan sedang memandang nya lekat
" kapan mas bangun?..".
" sudah dari tadi sayang ".
" terus kenapa belum ke air ?..".
" kan mas mendengarkan adek mengulang hafalan nya, ma syaa Allah istri mah ini luar biasa. Bidadari nya mas ". Sambil mengelus kepala hana
" udah mas sana ambil air wudhu sholat tahajud bentar lagi adzan subuh lho ".
" iya sayang maaf ya, malah jadi adek bangunin mas. Mas beneran lelah sekali ".
" iya mas gak apa-apa adek paham kok, makanya tadi gak adek bangunin mas ".
" sungguh bersamamu mendekatkanku pada sang Rabb...terimakasih ya Rabb...Engkau titipkan istri yang sholehah pada hambamu yang hina ini ". gumam arkan di hatinya sambil berlalu pergi ke kamar mandi.
" semoga bersamanya hamba lebih dekat dengan Mu Ya Rabb....semoga ia mampu jadi imam dunia akhirat bagi hambamu yang penuh dosa ini ". gumam hana sambil melihat arkan berlalu ke kamar mandi
Arkan pun melaksanakan sholat tahajud namun tanpa hana karena hana sudah sholat tahajud lebih awal tadi.
" Allahu akbar Allahu akbar.....". Adzan subuh berkumandang dari masjid yang letaknya tidak jauh dari perumahan dinas yang arkan tempati
" sayang mas ke masjid ya, adek sholat di rumah saja assalamualaikum ".
" iya mas hati-hati...Wa'alaikumussalam ".
Sampailah arkan di masjid disambut dengan marbot dan rekan kerja nya yang lain
" ma syaa Allah pengantin baru udah balik, gimana nih rasanya sudah punya guling hidup ". Tanya salah satu rekan nya.
" ma syaa Allah luar biasa, makanya ente cepet nikah juga biar punya guling hidup kayak ane ". Begitulah percakapan mereka sebelum memasuki masjid .
...****************...
Alhamdulillah, author mohon maaf jika sedikit telat update karena beberapa alasan. In syaa Allah semoga kedepan nya author bisa update tiap hari...jangan lupa vote vote like kasih bintang dan follow ya kawan...see you next part miss you all❤🤗👋
😁