NovelToon NovelToon
CINTA ITU LUKA

CINTA ITU LUKA

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:808.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: mama reni

Novel ini mendapatkan hadiah kooperatif di event air mata pernikahan 3.

Rangga sengaja menikahi Cinta untuk membalaskan dendam atas kematian adiknya. Rafael, adik Rangga, memilih bunuh diri karena ditolak oleh Cinta.

Selama pernikahan, Cinta hanya mendapatkan kekerasan fisik maupun psikis. Semua itu, Rangga lakukan untuk memenuhi misi balas dendamnya.

Sampai kapankah Rangga melakukan KDRT pada Cinta? Apakah Cinta akan tetap bertahan dalam rumah tangga yang seperti neraka itu?

Jangan lupa tekan favorit sebelum lanjut baca. Terima Kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Kita Putus

Kisah cinta itu memang seperti matahari. Ketika mereka berada di atas, segalanya terlihat begitu indah. Namun ketika matahari mulai tenggelam, itu adalah tanda bahwa segalanya akan berakhir. Dan itulah yang terjadi pada hubungan antara Rangga dan Arimbi saat ini.

Rangga dan Arimbi sudah berpacaran selama empat tahun lamanya. Mereka berdua saling mencintai dan saling mempercayai dulunya. Namun, Rangga merasa kecewa karena peristiwa kemarin sehingga menginginkan hubungan mereka putus.

Rangga melepaskan pelukan Arimbi. Membalikkan tubuhnya menghadap ke wanita itu. Dia tampak menarik napas sebelum akhirnya bicara.

"Aku merasa tidak ada kecocokan antara kita lagi. Aku ingin kita mengakhiri hubungan ini ...," ucap Rangga dengan suara lirih.

Arimbi terkejut mendengar ucapan Rangga. Empat tahun menjalin hubungan dengan pria itu, tidak pernah sekalipun mereka bertengkar. Kenapa tiba-tiba Rangga meminta putus?

"Jangan bercanda, Rangga. Aku tidak suka!" ucap Arimbi dengan suara yang gemetar. Dia tidak ingin putus dengan Rangga. Tidak akan mudah baginya mendapat pria baik dan tajir seperti ini lagi.

"Aku tidak sedang bercanda. Aku rasa memang aku sudah tidak sejalan denganmu!" ucap Rangga lagi.

Tanpa Rangga duga, wanita itu langsung berlutut dihadapannya. Dia menggenggam tangan pria itu.

"Ini pasti salah. Aku yakin kamu masih mencintaiku. Jika emang ada salah, katakan saja. Biar aku bisa merubahnya. Aku tidak bisa jika kita harus berpisah. Aku sayang kamu. Lebih baik kamu bunuh saja aku, dari pada kamu putuskan."

Arimbi mengeluarkan air matanya. Dia tidak mau berpisah dengan Rangga. Telah lama dia bermimpi akan bersanding dengan pria itu.

"Maafkan aku, Arimbi. Berdirilah ...!" Rangga lalu membantu Arimbi berdiri.

Apa kamu sudah tidak mencintai aku lagi?" tanya Arimbi dengan air mata yang terus turun membasahi pipinya.

"Ya, tentu saja aku masih mencintaimu," jawab Rangga.

"Kalau begitu, kenapa kamu terlihat seperti kamu tidak ingin berbicara denganku lagi. Kenapa kamu ingin kita putus?" tanya Arimbi lagi.

"Maafkan aku, Arimbi. Aku benar-benar sibuk dengan pekerjaanku yang baru. Aku takut tidak memiliki waktu lagi denganmu. Jadi lebih baik kita putus saja," Rangga menjawab. "Tapi aku masih mencintaimu.

Arimbi menatap Rangga dalam diam. Dia benar-benar tidak puas dengan jawaban pria itu, yang selalu mengatakan alasan sibuk. Dia merasa bahwa Rangga sudah tidak memberikan perhatian yang cukup kepadanya dan tidak menghargai hubungan mereka..

"Rangga, kamu harus jujur denganku," kata Arimbi dengan menelan ludahnya. "Aku merasa sepertinya kamu tidak lagi menginginkan hubungan ini sejak menikahi Cinta. Aku ragu bahwa kamu masih mencintai aku." Arimbi mengatakan dengan suara terbata.

Rangga masih diam dan menatap Arimbi dalam diam. Hening terjadi antara mereka, menunggu Rangga membalas.

"Maafkan aku, Arimbi," akhirnya Rangga berkata. "Aku tahu aku melakukan kesalahan dengan menikah tanpa memutuskan hubungan kita. Tapi sebenarnya aku masih mencintaimu, Arimbi. Kamu masih sangat penting bagiku!" ucap Rangga.

"Jika aku penting bagimu, kenapa kamu ingin kita berpisah?" tanya Arimbi makin terisak.

Arimbi sangat terkejut dan merasa kecewa mendengar keputusan Rangga yang ingin mengakhiri hubungan mereka. Dia benar-benar tidak ingin kehilangan Rangga.

"Tolong jangan putuskan hubungan ini," pinta Arimbi. "Aku akan melakukan apapun untuk memperbaikinya."

"Tidak bisa, Arimbi," jawab Rangga tegas. "Ini sudah waktunya untuk kita berpisah. Ada saatnya kita harus melepaskan satu sama lain agar kita bisa menemukan kebahagiaan kita masing-masing."

"Tapi aku tidak mau kita putus!" ucap Arimbi masih bersikeras.

"Maafkan aku, Arimbi. Ini sudah menjadi keputusanku, tidak akan aku ubah. Sekarang aku minta kamu pergilah. Ini terbaik bagi kita, percayalah!" ucap Rangga lagi.

"Aku akan pergi, tapi bukan berarti aku menerima keputusan ini. Aku beri kamu waktu. Mungkin hari ini kamu sedang lelah sehingga bicara ngawur," ucap Arimbi. Lalu dia melangkah pergi.

Rangga hanya bisa menatap Arimbi pergi. Ketika matahari tenggelam, itu adalah tanda bahwa sesuatu akan berakhir. Dan bagi Rangga dan Arimbi, itu adalah kisah cinta mereka yang akan terbenam dengan matahari.

Di dalam lift yang membawa dirinya, Arimbi masih tampak tidak menerima ucapan pria itu. Dia masih ingin pertahankan hubungan mereka.

"Ini semua gara-gara Cinta. Seandainya dia tidak menikah dengan Rangga, pasti hubungan kami masih baik-baik saja. Aku harus memikirkan satu cara untuk membuat Cinta yang pergi dari Rangga, bukan aku!" ucap Arimbi dalam hatinya.

***

Jam telah menunjukan pukul delapan malam saat perut Rangga berbunyi, demo minta diisi. Dari pulang kerja tadi dia tidak melihat Cinta istrinya.

"Apa Cinta tidak masak?" tanya Rangga dalam hatinya. Dia tidak melihat istrinya di dapur.

Rangga berjalan menuju meja makan, masih berharap jika istrinya itu tetap masak walau sedang marah dengannya. Lidahnya telah terbiasa pula dengan masakan Cinta. Apa pun makanan yang diolah dengan tangan wanita itu, akan menghasilkan cita rasa yang lezat baginya.

Dibukanya tudung saji, dan melihat telah tersedia tiga menu yang mengugah selera. Rangga lalu berjalan menuju kamar Cinta. Tanpa ketukan pintu dibuka.

Cinta yang baru selesai mandi, kaget pintu dibuka. Dia masih menggunakan pakaian dalam saja. Mata Rangga memandangi tanpa kedip ke arah tubuh istrinya. Melihat pandangan Rangga tertuju padanya, Cinta baru sadar jika dia masih belum berpakaian.

Cinta mengambil handuk dan menutup tubuhnya. "Mas, mau apa?" tanya Cinta akhirnya.

Mendengar pertanyaan Cinta, Rangga yang terdiam terpaku di ambang pintu, akhirnya bergerak masuk. Cinta sedikit mundur melihat pria itu masuk.

"Cepat pakai bajumu! Apa kau sengaja ingin menggodaku?" tanya Rangga dengan suara lantang. Cinta lalu berjalan mendekati lemari dan mengambil dres di atas lutut. Dia tampak sangat cantik dengan baju itu. Mata Rangga kembali menatap tanpa kedip.

"Ada perlu apa Mas mencariku sampai ke kamar ini?" tanya Cinta lagi.

"Apa ada larangan aku masuk kamar ini. Apa kamu lupa jika kamu tinggal di rumah milikku?" Rangga bukannya menjawab pertanyaan Cinta, tapi memberikan pertanyaan lagi.

"Aku tahu ini rumah kamu, Mas. Cuma tidak biasanya mencariku!" ucap Cinta lagi.

"Aku mau kamu makan denganku!"

"Aku tidak lapar. Mas saja makan sendiri," jawab Cinta.

"Ini perintah, tidak ada kata bantahan! Apa kamu suka aku kasarin baru ikut apa kataku?" tanya Rangga dengan suara mulai tinggi.

Cinta menghela napas berat. Dia melangkah menuju pintu keluar. Saat melewati Rangga, pria itu mencium wangi tubuh Cinta.

"Wangi banget," ucap Rangga lirih dan terdengar di telinga Cinta.

Cinta hanya memandangi wajah pria itu sekilas tanpa sepatah kata pun. Dia melangkah menuju meja makan dan duduk dihadapan suaminya itu.

"Kenapa hari ini Mas Rangga sedikit berbeda. Dia tampak sedikit lembut," ucap Cinta dalam hatinya.

...----------------...

1
Juvie Ja
cinta dijambak kuat,dibentak,dibentur,didorong keras
arimbi:dibentak,diumban pelan,didorong sedikit lembut,dicium,disiram,lalu dibebas..walopun kekasihnya brsalah tetap dibalas sedikit lbh lembut drpda istri yg x bersalah
Omah Tien
prg aja dr st buat apa lm2
Siti Maulidah
ceritanya menarik
ayu cantik
bagus
Surati
bagus ceritanya 👍🙏🏻 semangat thor 💪👍
Niechenie Cwekgemini Clalud'hti
jangan jangan Arimbi Thor yang buat Rafael bunuh diri
Lala Al Fadholi
harusnya balas dendamnya sama Arimbi...Ceo kok bloon...malah Arimbi yg masih d enakin JD pacar kok bodoh amat
antha mom
Luar biasa
antha mom
bodoh kok di pelihara,, Rangga Rangga 🤦‍♀️
antha mom
lanjut lagi thor baca karya author,ini novel ke 23 yg sudah di baca,,karyamu memang top banget deh thor 👍
Mama Reni: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 4 replies
Osafa
maaf thor...apa aq yg salah baca ya....
bukan nya td diawal cerita arimbi dibawa rangga ke rumah?? brt ini bukan pertemuan pertama donk...
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Meimei Memei
Luar biasa
Mamah Zacky
kehilangan anak.seperti kehilangan segalanya...hidup tapi rasanya sdh mati....hampa.itu yg aku rasakan😔
Yulia Widarti
Luar biasa
Husna Farahdiba
Thor kebanyakan monolog cinta
TRIDIAH SETIOWATI: iya banyak monolognya
total 1 replies
lucky gril
keren ma
Mama Reni: 😍😍😍😍😍😍
total 1 replies
lucky gril
fix bawang nya kebanyakkan😭
lucky gril
mak juga begitu,walau di kelilingi suami penyayang,royal ,melindungi apalagi ada dua anak soleh dan solehah.

cuma tetep ngga mau liat mm'pp mak ninggalin mak duluan 😭😭😭
lucky gril
mampirrrr mak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!