NovelToon NovelToon
Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Suami amnesia / Tamat
Popularitas:465.3k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Sebuah pertengkaran hebat dalam rumah tangga mereka membuat Areksa memutuskan untuk pergi dan berakhir dalam sebuah kecelakaan yang membuatnya mengalami Amnesia Disosiatif. Dimana Areksa hanya melupakan semua yang berkaitan dengan istrinya yaitu Kiran dan malah hanya mengingat mantan kekasihnya Anya.

Tidak ingin menyerah begitu saja, Kiran menyarankan sebuah perjanjian kepada sang suami yang sudah dengan tega melupakan dirinya begitu saja. Dimana selama 3 bulan Kiran akan berusaha untuk mendapatkan cinta suami kembali dan memulihkan semua kenangan indah yang pernah mereka ukir berdua.

Akankah usaha Kiran akan berhasil memulihkan ingatan Areksa? Ataukah berhasil membuat suaminya kembali jatuh cinta lagi padanya? Apalagi dengan adanya kehadiran Anya sebagai orang ketiga di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Diabaikan

Sembari menimbang waktu kedatangan Reksa dan Dani kembali dari meeting pentingnya. Kiran langsung beranjak dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri Anya. Siapa sangka Kiran membawa sebuah Cutter di tangannya yang sejak tadi dia gunakan untuk memotong kertas.

“Berapa lapis make up yang kau pakai setiap kali keluar dari rumahmu sampai kau tidak tahu malu begini?”

Pertanyaan dan tatapan yang penuh menghina Kiran lontarkan secara langsung tepat di hadapan Anya.

“Beraninya kau, _....”

“Kau pikir aku akan diam saja membiarkanmu memanfaatkan kondisi Mas Reksa saat ini?” potong Kiran dengan cepat dan penuh penekanan.

“Aku bukan wanita sebodoh itu, Anya! Aku akan melakukan segala cara agar Mas Reksa membencimu, meskipun dia harus melupakan tentang aku! Kau harus ingat, aku tidak akan membiarkan kau begitu saja.” Kiran memberi sebuah peringatan keras.

“Dan sebaiknya kau sadar diri secepatnya, sebelum kau menyesalinya! Jika Mas Reksa meninggalkan aku, maka kau juga harus hancur bersamaku.” Kiran semakin mempertegas peringatannya.

Plakk, ….

Sebuah tamparan yang cukup keras Anya layangkan dan mendarat tepat di pipi mulus Kiran. Sontak saja Kiran sangat terkejut dan langsung menatap marah pada Anya.

Ketika Kiran ingin membalas tamparan itu, Kiran bisa mendengar suara langkah kaki yang tengah berjalan mendekat ke arah mereka.

Dengan cepat Kiran langsung mengeluarkan mata pisau cutter di tangannya, lalu menarik salah satu tanga Anya untuk menggenggam pisau cutter itu.

Sedangkan Kiran sendiri memegangi ujung mata pisau cutter yang tajam. Kali ini Anya yang sangat terkejut akan aksi gila Kiran, saking terkejutnya Anya sampai terjatuh di lantai bersamaan dengan datangnya Reksa dan Dani.

“Anya!”

Bukan nama Kiran yang Reksa panggil pertama kali. Dan bukan Kiran juga yang laki-laki itu hampiri melainkan Anya yang kini terduduk di lantai.

Bahkan Reksa sama sekali tidak menatap kearah Kiran sedikitpun. Berbeda dengan Dani yang langsung menyadari bahwa saat itu tangan Nyonya mudanya tengah memegang sebuah pisau cutter dengan darah yang terus menetes di tangannya.

“Bukan aku, …! Bukan Kiran yang pertama kali dia sebut namanya, tetapi Anya! Hiks, … Bahkan untuk melihat keberadaan ku di sini, Mas Reksa sama sekali tidak peduli!” Kiran hanya bisa mengungkap kekecewaan itu dalam hatinya sendiri.

“Mas, aku mencoba bersikap kuat di depan mantan kekasihmu yang tidak tahu malu itu. Namun mengapa kau membuatku terlihat begitu lemah saat di hadapannya,” sambungnya yang hanya bisa diam menahan rasa sakit di hatinya, bahkan rasa sakit di tangannya tidak dia rasakan sama sekali.

“Anya, apa kau tidak apa-apa?” tanya Reksa menatap Anya dengan perasaan khawatir.

“Tuan, tangan Nyonya terluka!” seru Dani menyadarkan kebodohan atasannya itu.

Namun belum sempat Reksa mendapatkan jawaban dari kekasihnya itu, suara seruan Dani mengalihkan tatapannya pada Kiran yang saat itu menatapnya dengan perasaan terluka.

Reksa pun sangat terkejut ketika melihat tangan Kiran yang saat itu tengah memegang erat pisau cutter hingga darah semakin menetes keluar dari tangannya.

“Kiran, lepaskan pisau itu!” ujar Reksa yang dengan panik langsung berusaha melepaskan pisau cutter yang masih berada di genggaman Kiran.

Setelah berhasil membuangnya, Reksa langsung membalut luka di tangan Kiran dengan sapu tangannya sembari berkata, “Kenapa kau memegang benda berbahaya seperti itu?”

“Kau tanya kenapa, Mas? Apakah kau tidak bisa melihat bagaimana aku berjuang untuk melindungi diriku sendiri dari kekasihmu itu.”

Jawaban yang keluar dari mulut Kiran seketika membuat Reksa kembali terdiam dan sontak menatap kearah Anya dengan tatapan yang menuntut penjelasan. Namun salah di artikan oleh Anya sebagai tatapan yang menuduhnya.

“Reksa, apa kau kini menuduhku sekarang?” tanya Anya dengan tatapan tidak percayanya.

“Tidak, bukan seperti itu Anya! Tapi aku butuh penjelasan apa yang sudah terjadi sampai seperti ini,” jelas Reksa yang tidak ingin membuat Anya menjadi salah paham.

“Lalu kenapa cara menatapmu seperti menuduhku! Aku datang hanya ingin menemui, tapi wanita gila itu mengatai diriku sebagai ****** yang tidak tahu diri, _....”

“Aku mengatakannya yang sebenarnya! Jika kau bukan wanita ******, maka tidak seharusnya kau mengganggu suami orang lain. Tapi kau malah semakin tidak tahu malu dengan menampar wajahku dan melakukan itu,” potong Kiran yang tidak akan membiarkan Anya menang begitu saja.

“Reksa, apakah kau percaya pada penjelasanku atau perkataan wanita yang mengaku sebagai istrimu itu?”

“Apalagi ini? Di satu sisi aku merasa yakin bahwa Kiran tidak akan berbohong akan apa yang dia katakan. Namun, aku juga tidak bisa membuat Anya di permalukan seperti ini,” batin Reksa yang seakan tidak bisa memilih di antara dua wanita itu.

Kini pertanyaan Anya mengharuskan Reksa di hadapkan dalam dua pilihan yang sangat sulit. Antara mempercayai apa yang Kiran katakan selaku sebagai istrinya atau kekasihnya yaitu Anya.

Cukup lama Reksa diam tanpa memberikan jawaban apapun. Anya yang merasa sangat kesal, akhirnya lebih memilih meninggalkan tempat itu dari pada lebih di permalukan oleh Kiran.

“Baiklah, sepertinya kau memang lebih mempercayai perkataannya daripada aku!” ujar Anya yang pergi begitu saja setelah mengatakan itu.

“Anya, tunggu! Bukan seperti itu yang, ….”

“Haish, … Pergilah obati lukamu di rumah sakit bersama dengan Dani, aku harus menyusul dan menjelaskan pada Anya tentang ini,” ujar Reksa yang malah mengabaikan keadaan Kiran dan lebih memilih untuk mengejar Anya.

“Jika kau memang ingin mengabaikan aku, maka abaikan saja! Jangan libatkan orang lain untuk menyelesaikan masalahmu!” seru Kiran yang membuat Reksa terpaksa kembali menghentikan langkahnya untuk mengejar Anya.

“Kiran sebenarnya apa yang kau inginkan, Hah?” bentak Reksa yang merasa Kiran terlalu memojokkan dirinya dalam berbagai hal.

“Memangnya apa yang bisa aku inginkan darimu, Mas? Kau pastinya akan lebih mempercayai penjelasan dari wanita yang kau ingat sebagai kekasihmu itu, bukan? Dan mengabaikan penjelasanku, sebagai kau mengabaikan aku sebagai istrimu!” seru Kiran.

Entahlah, Kiran sudah tidak peduli dengan apapun lagi. Dia tidak ingin menangis lagi, tapi dia juga tidak ingin menyerah. Maka yang bisa Kiran lakukan saat itu adalah mengungkapkan segala perasaan yang dia rasakan.

“Jika kau memang ingin mengabaikan aku, maka tidak seharusnya kau menjanjikan hal itu kemarin! Kau menghancurkan aku dengan sebuah harapan yang kau ucapkan sendiri dengan mulutmu,” lanjut Kiran kali ini nada bicaranya begitu lirih.

“Pergilah! Kejar dan tenangkan kekasihmu itu, lalu abaikan aku seperti yang biasa kau lakukan selama ini,” imbuhnya Kiran sembari berjalan untuk kembali duduk di meja kerjanya.

Namun baru beberapa langkah, tangan Reksa memegang tangannya dan berkata, “Ayo, Kita ke rumah sakit untuk mengobati lukamu dulu!”

Bersambung, .....

1
falea sezi
cerai lahh bodoh suka bgt suami bekas jalang najis
falea sezi
males klo. balik skipp g guna
falea sezi
cwek ne aneh mau aja laki bekas jalanh mana mungkin dia g pernah tidur ma anya
falea sezi
novel paling buruk yg pernah q baca peran cwek nya bodoh oon dan gk ada. harga dirinya plin plan
falea sezi
skip novel cwek menye2 gini kayak g ada harga dirii
falea sezi
Alka ne sabar bgt.. kiran ma tolol uda cerai biarin suami. tolol mu ma jalang sampah cocok ma sampahh
falea sezi
boodh aja mau balik ma suami tukang selingkuh najis
falea sezi
kiran lembek urus cerai lah kayak g ada harga dirinya sebel liat novel cweknya menye2
Shifa Burhan
Thor sadar tidak di episode 92, saat anaknya diculik, kiran seolah2 menyalah kan suaminya dan mengeluarkan kata2 menyalahkan suami dan seolah dia menyesal kembali pada suami, author sadar tidak kata2 kiran itu melukai perasaan suaminya

Thor adil lah jika pemeran utama wanita melakukan kesalahan pertegas itu salah, buat dia sadar kesalahannya dan meminta maaf, ingat Thor meminta maaf seorang wanita tidak akan merendahkan harga dirimu tapi membuat derajatmu tinggi karena berani mengakui kesalahan dan kau menjaga wanita yang peka terhadap perasaan suami

adil lah Thor jangan hanya jika pemeran utama pria buat salah kalian tegaskan itu salah dan tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika pemeran utama wanita berbuat salah kalian abaikan begitu saja dan malah kalian bukan anggap kesalahan
Ray Aza
trs kmrn2 itu ngapain maksa cerai, pdhl memori udah balik, ama anya jg udah ga ada rasa kok skr mau nyariin. bingung sm isi otak reksa. berasa ada missing link ga sih?
Fahmi Ardiansyah
haaah kok tamat.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya Kiran n reksa akan punya anak lg semoga kali ini cowok.
Fahmi Ardiansyah
semoga Dani.
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa yg aku pikirkan terjadi bahwa yg nangkap bunga justru Dira n Dani memang jodoh gak akan kemana ya.mudah2 an Dira n Dani berjodoh agar Alka n Aiden gak saling bermusuhan n memperebutkan Dira LG.
Fahmi Ardiansyah
iyaah siapa yg akan terpilih ya antara Alka n dokter Aiden.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya sah juga.semoga sellu bahagia n mempunyai putri n putra yg lucu n imut ya Seno Zara amiiin.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya ulet bulu mati juga di tangan polisi n setelah itu keluarga kecil Kiran n reksa akan sellu bahagia selamanya amiiin
Fahmi Ardiansyah
Nah aku suka klu ada bau mafia gini kan kesannya jdi seru n bikin semua pembacanya tegang.
Fahmi Ardiansyah
pasti hakcer itu yg menculiknya n membawanya ke tempat Anya
Fahmi Ardiansyah
Lo luca kan kembarannya Lucia ya anaknya papa rayden n mama shia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!