NovelToon NovelToon
Pengganti Istri Pertama

Pengganti Istri Pertama

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:281.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nita.P

Menjadi istri pengganti istri pertama, begitulah yang Deandra alami. Ketika dirinya terpaksa harus menikah dengan Majikan di rumahnya ini, hanya karena dia membutuhkan sosok seorang istri pengganti di saat istri pertamanya masih dalam keadaan koma.

"Jadi istri pengganti untukku, selama istri pertamaku belum sadar"

Sebuah kalimat yang membuat Deandra sangat terkejut. Namun sebuah pilihan yang akhirnya dia ambil. Entah bagaimana pernikahan ini berlanjut, mungkin akan tetap bersama dengan saling mencintai? Atau bahkan saling melepaskan dengan rasa sakit?

Saksikan kisahnya di PENGGANTI ISTRI PERTAMA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perang Dingin!

Pagi ini entah kenapa sikap keduanya yang seolah saling menghindar. Bahkan ketika Deandra bangun, dia tidak lagi menemukan suaminya yang sedang memeluknya seperti sebelumnya.

Namun Deandra mencoba untuk biasa saja dan merasa senang. Karena setidaknya dia tidak perlu harus terus menahan diri agar tidak jatuh cinta pada Afkha yang memang tidak akan selamanya menjadi miliknya selamanya.

Ayolah Dean, kenapa harus sedih? Ini adalah hal bagus untuk kamu.Setidaknya dia tidak akan terus menjahili kamu dengan caranya yang menyebalkan. Aaa.. Tapi kenapa aku malah sedih? Deandra yang sedang bingung dengan apa yang dia rasakan saat ini.

Sebenarnya dia bisa saja senang dengan sikap Afkha yang sekarang terlihat dingin padanya. Jadi dia tidak akan terus di jahili oleh Afkha seperti sebelumnya. Namun anehnya, hatinya malah merasa sedih.

Deandra mengelap tangan Sandra dengan lembut, pagi ini dia sudah membersihkan tubuh Sandra. Ingat jika hari ini adalah jadwalnya Angga datang ke rumah ini untuk melihat keadaan Sandra. Ayolah, kamu harus senang karena hari ini bisa melihat Kak Angga yang ganteng itu. Gumamnya pelan, mencoba untuk mengalhkan dirinya dari kesedihan yang dia rasakan saat ini.

Setelah selesai dengan Sandra, Deandra segera berlalu ke kamarnya dan ingin mandi. Tetap harus tampil cantik di depan Angga, meski pikiran dan hatinya sedang tidak baik-baik saja saat ini. Namun Deandra tetap harus tampil dengan sangat menarik di depan pria yang dia sukai itu.

Duh, dia belum berangkat ternyata. Padahal aku kira dia sudah keluar dari kamar. Deandra merasa ragu untuk terus masuk ke dalam kamarnya ketika dia melihat suaminya yang sedang duduk di atas sofa dengan sebuah ipad di tangannya. Mungkin Afkha sedang memeriksa pekerjaan.

Tanya gak ya? Tapi 'kan dia sedang bersikap dingin padaku. Jadi yaudahlah, aku biarkan saja. Deandra langsung berlalu begitu saja ke ruang ganti tanpa menyapa atau menghiraukan keberadaan suaminya itu. Deandra yang masih merasa ragu untuk menyapa Afkha duluan, karena sikap suaminya yang begitu dingin akhir-akhir ini.

Suara pintu ruang ganti yang tertutup membuat Afkha langsung mendongakan wajahnya yang sejak tadi fokus pada ipad di tangannya. Sebenarnya dari tadi dia juga tidak benar-benar fokus pada ipad itu. Hanya saja dia tahu jika istrinya masuk ke dalam kamar dan mencoba untuk tetap bersikap cuek pada Deandra.

Sebenarnya Afkha juga tidak mau seperti ini, hanya saja dia ingin meyakinkan hatinya jika memang dirinya tidak mencintai Deandra dan tidak punya perasaan lebih padanya. Afkha tidak mau jika dia akan membuat Deandra terluka karena sikapnya yang seperti itu dan memberikan celah sebuah harapan lebih padanya.

Tapi baru beberapa hari saja aku mencoba untuk bersikap cuek padanya. Entah kenapa aku sendiri yang merasa tersakiti. Kebingungan sendiri dengan perasaan yang dia rasakan saat ini pada istri keduanya itu. Bahkan Deandra yang selalu bersikap manis padanya, meski hatinya kesal selalu terbayang dalam ingatannya.

Ketika Deandra selesai mandi dan berganti pakaian, dia segera keluar dari ruang ganti. Dan saat ini dia tidak lagi melihat suaminya yang tadi duduk di sofa. Mungkin dia sudah pergi bekerja, baguslah kalau begitu aku bisa lebih tenang lagi. Gumamnya dalam hati.

Deandra keluar dari kamarnya, menghampiri Resa yang sedang bermain dengan pengasuhnya. Dia duduk bersimpuh di atas lantai, memangku Resa dan mencium pipinya dengan gemas.

"Cantik sekali si, sudah mandi ya, wangi sekali Resa" ucap Deandra dengan rasa gemas pada anak dari suaminya itu.

Ibu yang baru kembali sehabis mengantar Ayah bekerja di teras depan, menatap menantunya yang sedang bermain dengan cucunya. Ibu duduk di atas sofa, dia merasa bersyukur karena Deandra bisa menyayangi Resa dengan begitu tulus.

"Dean, apa kalian sedang bertengkar?" tanya Ibu.

Deandra diam, perang dingin diantara dirinya dan Afkha tidak mungkin jika tidak disadari oleh orang lain. Bahkan setiap pulang bekerja, Afkha juga tidak pernah menyapa dirinya meski Deandra sedang duduk di sofa ruang tengah ini. Deandra yang juga tidak banyak bicara, dia hanya melayani suaminya seperti biasanya. Menyiapkan pakaian ganti dan mengambilkan makanan untuk Afkha. Tapi tidak banyak bicara juga. Sikap keduanya ini pasti membuat yang lainnya juga merasa heran dan aneh.

"Em, tidak Bu. Kami baik-baik saja" ucap Deandra.

Tidak mungkin jika Deandra berkata yang sebenarnya terjadi pada Ibu. Karena sampai saat ini dirinya juga tidak tahu awal penyebab perang dingin ini apa. Karena setelah mereka berbicara di kamar Sandra, maka sejak saat itu sikap Afkha yang terlihat berbeda. Dia yang tidur biasanya memeluk Deandra seperti guling hidup, sekarang bahkan selalu memunggungi Deandra.

"Ibu tahu jika sebuah pernikahan itu tidak akan selalu berjalan mulus begitu saja. Pasti akan ada sebuah perdebatan atau selisih faham, itu semua hal wajar dalam sebuah pernikahan. Ibu dan Ayah juga sering seperti itu. Tapi sebaiknya tanya lebih dulu dan fahami apa permasalahan yang sedang kalian hadapi ini. Karena hanya terus berdiam-diaman seperti ini juga tidak akan menyelesaikan masalah" ucap Ibu

Deandra terdiam, dia mengangguk saja karena memang benar apa yang Ibu katakan barusan. Tapi masalahnya aku juga tidak tahu kenapa dia tiba-tiba berubah dan mendiamkan aku seperti ini. Aku bingung harus memulai pembicaraan darimana dengannya. Penyebab dia mendiamkan aku saja, aku tidak tahu.

Deandra hanya mencoba mengambil kesimpulan atas pikirannya sendiri. Mungkin memang Afkha yang seharusnya bersikap seperti ini sejak awal. Karena mau di tutupi serapat apapun, mereka tetap menikah karena sebuah perjanjian. Bukan pernikahan yang atas dasar cinta. Dan lagian masih ada Sandra yang menjadi prioritas utama Afkha.

#########

Malam ini Afkha kembali ke rumahnya, dia memijat pelipisnya yang sedikit terasa sangat pening. Seharian ini memang banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan. Akhir tahun adalah tempatnya banyak berkas laporan yang harus dia cek, untuk pembukuan baru di awal tahun.

Afkha langsung masuk ke dalam kamar, duduk di atas sofa dengan kepala menyadar di sandaran sofa. Merasa keadaan tubuhnya sedang kurang baik. Suhu tubuhnya juga terasa cukup tinggi dari suhu tubuh normal.

Deandra yang baru saja keluar dari ruang ganti, menatap heran pada Afkha yang duduk menyandar di atas sofa dengan matanya yang terpejam. Dia kenapa? Ingin mencoba membangunkannya dan bertanya keadaannya, tapi Deandra juga tidak berani. Mengingat beberapa hari ini keduanya sedang perang dingin.

Mungkin tidur kali ya, capek kali. Gumamnya, Deandra langsung keluar kamar dan akan mengecek keadaan Sandra. Sudah saatnya untuk ganti infusan untuk Sandra.

Bersambung

1
Ririn Nursisminingsih
no koment thor kok semakin ruwet...
Ririn Nursisminingsih
sabar diandra kmu ndak salah...afkalah yg egois.....
Ririn Nursisminingsih
kebanyakan ngomong dalam hati...jdi gak asik bacanya
Lilik Juhariah
baca lagi , tapi masih enak
Neng Ati
udah ketemu
Neng Ati
kok saya cari ga ada judul ini
Dewi @@@♥️♥️
sepertinya bagus ceritanya
Lilik Juhariah
oalaaah ternyata gini toh
Lilik Juhariah
lah knp gk nyari atau TLP suaminya kl masih hidup
Dewi @@@♥️♥️: kan Sandra hilang ingatan kak ,baru kembali ingatan beberapa hari ini
total 1 replies
Lilik Juhariah
alur dan tokohnya gk lebay jadi enak bacanya, beda dg karya novel lain , biasanya ada kekerasan pelecehan Krn awalnya nikah Krn pengganti
Lilik Juhariah
bagus banget ceritanya , makasih thor
Nita.P: Mampir di cerita terbaruku yuk.. Judulnya MENGEJAR RENJANI YANG HILANG
total 1 replies
Lilik Juhariah
emang gk peka , dia sendiri yg mau diperhatikan , istrinya mual tiap pagi Yo diem ,emang apa modelan rafkha klngk ditegur gk sadar,
Lilik Juhariah
Davin sama sanra baik lembut, sama adiknya sama orang tuanya jahat banget
Lilik Juhariah
cukup.dg.kata maaf , hebat si Davin ini, saat kamu sdh sukses knp gk cari adikmu
Dewi @@@♥️♥️: karena yg ada dalam pikiran Davin hanya cintanya,,wanitanya,bahkan pas pertama datang menemui Dean lngsng main tampar aja tanpa nanya keadaan Dean
total 1 replies
Lilik Juhariah
Krn Dean baik dan tulus, kecuali Davin yg jangan sama dean
Lilik Juhariah
untung Dean sabar
Lilik Juhariah
selalu meminta maaf , itu yg aku suka dari pasangan ini , Dean yg sabar dan afka yg gk segan meminta maaf
Lilik Juhariah
banyak di dunia nyata , ada di keluarga saya , istri kedua menyerah
Lilik Juhariah
ya SMA sama nyaman kan Sandra sudah sama Davin , pdhl kakak iparnya tinggal di rumahnya, sebenarnya idem sih
Lilik Juhariah
lah ya ngapain cuekin Dean , lah yg minta Dean jadi istrimu itu siapa , yg cinta dan nyaman siapa , kok Dean jadi kambing hitam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!