NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Setia

Air Mata Istri Setia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Suami amnesia / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Romansa
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Florensia Dita

Menjalani pernikahan hasil perjodohan bukanlah hal mudah. Fay harus sabar menghadapi kejamnya sikap sang suami sebab hanya terpaksa menikah dengannya. Di sisi lain, Nero sang suami juga tega bermain api secara terang-terangan dengan wanita lain di depan Fay. Tersiksa lahir oleh ringan tangan Nero, tersiksa batin sebab dikhianati, kehidupannya sebagai seorang istri setia akankah terus bertahan?

Semua kisah lengkapnya ada di Air Mata Istri Setia.

⚠️⚠️ PERINGATAN KERAS! ⚠️⚠️
BEBERAPA ADEGAN MENGGAMBARKAN KEKERASAN DAN MENGANGKAT KONTEN DEWASA. TOLONG BIJAK MEMAHAMI CERITA. SEMUA GAMBAR MERUPAKAN ILUSTRASI ADEGAN DAN BUKAN PENGGAMBARAN PATEN MASING-MASING TOKOH. WAJAH TOKOH PASTI BERBEDA-BEDA DI SETIAP ILUSTRASINYA.
SELAMAT MEMBACA, JANGAN LUPA FOLLOW, LOVE, BERI DUKUNGAN, DAN SEMOGA BETAH.
THANK YOU 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Florensia Dita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nero Tahu

Nero sudah pulih. Ia kembali sibuk dengan rutinitasnya. Widi juga belum kembali dari pekerjaannya. Rumah hanya dihuni dua orang, Nero dan Widi.

Pagi itu sesuai permintaan Nero, mereka sarapan dengan menu nasi goreng lauk telor mata sapi. Pria itu suka dengan makanan buatan Fay.

"Hari ini saya pulang lebih awal, kita makan malam di luar. Anggap saja ucapan terima kasih sudah merawat saya," ujar Nero mengawali percakapan.

"Iya, Mas." Fay mengangguk senang. Sejak sembuh dari sakit, sikap Nero memang lebih halus dari sebelumnya.

"Saya duluan." Nero bangkit berdiri. Fay cekatan langsung memberikan bekal makan siang. Pria itu tersenyum mengucapkan terima kasih lalu pergi.

*****

Nero menepati janjinya. Malam ini keduanya tengah duduk menikmati makan malam di restoran mewah di kota.

"Kerjaan kamu gimana?"

Pertanyaan yang dilontarkan Nero barusan jelas membuat Fay terkejut heran. "Tumben," batin Fay heran sekaligus senang karena merasa diperhatikan.

"Fay," panggil Nero sebab Fay bukannya menjawab malah bengong.

"Eh ... baik, Mas. Maksud aku semua lancar," jawab Fay tersipu malu, ketahuan melamun.

Usai makan malam Nero mengajak Fay bersantai sejenak di pantai. Mereka berdua asyik menikmati debur ombak dari atas kap mobil, duduk bersandingan.

"Udaranya sejuk ya, Mas," pancing Fay membuka percakapan.

Nero mengangguk setuju. Ia keluarkan sebungkus rokok dari saku celana, tak lupa korek api. Diambilnya sebatang, sisanya ia letakkan di atas kap mobil. Korek api ia gunakan untuk membakar sebatang rokok yang sudah berpindah di tangannya.

"Rokok, Fay." Nero menawarkan rokok itu dengan santai. Fay hanya menggeleng, menolak secara halus.

"Aku nggak merokok," tolak Fay tersenyum tenang.

Nero memasukkan kembali rokok dan korek api di saku celana. Asap berhembus pelan dari hidung dan mulutnya.

"Saya penasaran, apa motivasi kamu menerima perjodohan kita?" Nero menatap jauh ke depan sembari terus menikmati rokoknya.

"Tumben penasaran, ada apa?" Fay balik bertanya. Ia enggan menjawab pertanyaan semacam itu sebab akan membuatnya terlihat rapuh.

Nero diam menatap minumannya. Ekspresinya dingin, tapi sedikit beda. Seolah ia kini sedang memendam kesedihan.

"Saya tidak suka pertanyaan saya dijawab dengan pertanyaan." Tatapan Nero beralih ke mata Fay, tajam dan menusuk.

Fay menelan salivanya, gugup. Sedetik kemudian, diambilnya nafas panjang agar bisa lebih tenang.

"Pertanyaan kamu aneh, Mas. Kita pernah membahas ini saat bulan madu. Harusnya tidak perlu dibahas lagi," protes Fay dengan suara lebih santai.

"Saya yakin, kamu memang sudah terobsesi dengan saya," komentar Nero percaya diri.

"Ha?" Fay melongo. Ia akui, perasaannya memang sudah muncul sejak pertama jumpa. Tapi tidak untuk kata obsesi. Logikanya masih waras.

"Saya yakin kamu terobsesi ingin memiliki saya," lanjut Nero masih dengan kepercayaan dirinya yang tinggi.

Fay menatap wajah suaminya itu dengan tatapan heran. "Efek demam kemarin berdampak sekali, ya?"

"Nyatanya, kamu memiliki kecemburuan yang begitu besar dengan Widi, sampai kamu cari tahu soal dia ... diam-diam di belakang saya."

Fay menelan salivanya tegang. Nero mengeluarkan selembar foto yang harusnya ada di dalam tasnya.

"Kamu dapat dari mana foto itu?" tanya Fay tegang.

"Saya yang harusnya tanya. Kamu dapat dari mana foto ini?" tandas Nero.

Fay menghela nafas, mencoba menenangkan diri sebelum akhirnya ia jelaskan tentang pertemuannya dengan Widi hingga ia tidak sengaja menemukan foto itu.

"Kapan kalian bertemu?"

"Sehari sebelum dia berangkat."

Nero menghela nafas berat. Diteguknya perlahan minuman miliknya. "Selain foto ini ... apalagi yang kamu tahu?"

Fay bingung harus cerita atau pura-pura tidak tahu. Ia memilih bungkam, mengikuti pepatah diam adalah emas.

"Saya benci saat kamu merahasiakan sesuatu, Fay." Nero diam sejenak. "Apa Galen tahu?"

"Ya ...ups!" Fay spontan membungkam mulutnya sendiri yang keceplosan membenarkan pertanyaan suaminya.

Drrt... Drrt... Drrt... Telpon masuk berdering. Mata keduanya langsung tertuju pada HP milik Fay. Tertera nama Ance di layar.

"Mampus!" teriak Fay dalam hati.

"Ance?" Nero memandang tajam wajah Fay. "Darimana kamu kenal dia?"

Fay buru-buru membalik layar HP miliknya. Tersenyum ditatapnya Nero, berusaha tidak gugup.

"Jangan Mas!" Terlambat Fay membaca pikiran Nero, secepat kilat diraihnya HP itu.

📞 "Halo, Mbak! Ance ada kabar terbaru soal Mbak Widi. Bisa ketemu nggak?"

"Bicara sama saya saja!" jawab Nero begitu ia tekan tombol hijau pada layar HP.

📞 "Mas ...."

Tut. Ance langsung mematikan telpon begitu menyadari yang mengangkat telpon adalah Nero.

"Saya harap kamu berhenti mencari tahu soal Widi dari sumber yang tidak bisa dipercaya." Nero mengembalikan HP milik Fay.

"Buktinya valid, Mas," tandas Fay geram.

"Bukti apa?"

Fay mengeluarkan beberapa lembar foto lainnya. Semua gambar Widi sedang duduk bersandingan dengan pria asing yang berbeda. Latar belakangnya ada yang di kantor Widi, di pantai, dan juga di kamar entah hotel atau apartemen.

"Dia selingkuh, Mas!"

"Foto biasa di edit, Fay!"

Fay belum menyerah. Surat berobat milik Widi ia keluarkan dan letakkan di atas meja. "Widi pernah aborsi."

Nero diam, diteguknya lagi minuman miliknya. Nafasnya terdengar berat.

"Apa ini wanita yang pantas diperjuangkan, Mas?" tanya Fay.

"Lancang kamu, Fay! Bukti seperti ini bisa saja palsu!"

Drrt... Drrt... Drrt... Nama Ance kembali muncul di layar HP milik Fay.

"Halo," jawab Fay begitu menekan tombol terima telpon.

Ance minta Fay untuk menekan loudspeaker sebab ingin suaranya juga didengar langsung oleh Nero. Fay mau menuruti sebab keduanya memang dinner di ruang VVIP, hanya ada mereka berdua di tempat itu.

📞 "Mas Nero udah tahu kalau Mbak Widi hobi selingkuh. Waktu Mas Nero minta putus, wanita iblis itu ngancam bakal nyebarin video hubungan intim mereka di medsos."

"Dia bohong!" bentak Nero panik.

📞 "Sumpah!"

"Mas, Saya tahu kamu benci kebohongan," tantang Fay menuntut kejujuran Nero.

"Kita bicara lagi nanti," tutup Fay sebelum mematikan telpon. Tatapannya fokus menatap Nero yang semakin salah tingkah.

"Iya. Dia benar," ungkap Nero jujur, kepalanya hanya menunduk. "Saya hanya mengikuti permainan Widi saja."

"Kita harus ambil video itu, Mas!"

Nero mendongak menatap wajah Fay. Ia mengaku frustasi mencari keberadaan video itu. Widi terlalu pintar menyembunyikannya.

"Aku akan bantu kamu, Mas," ujar Fay menyentuh pundak suaminya.

"Saya bisa bereskan masalah ini sendiri," tolak Nero.

Fay mengancam akan beritahu keluarga kalau dia tidak diperbolehkan membantu. Nero menggeram kesal.

"Ayolah, Mas. Kasih aku kesempatan buat bantu kamu keluar dari masalah ini," pinta Fay penuh harap.

Nero menggelengkan kepala, kukuh pada keputusannya. Menyelesaikan permasalahannya sendiri.

"Saya tidak ingin kamu dalam bahaya, Fay. Widi bukan perempuan sembarangan. Dia itu nekat."

"Aku nggak takut."

"Memangnya rencana kamu apa?"

Fay tersenyum menanggapi pertanyaan Nero. Baginya, pertanyaan itu adalah lampu hijau untuk membantu.

"Nanti aku kasih tahu. Tunggu aja hasilnya," jawab Fay.

1
Novi Sri
gmn nih ceritanya mau lanjut apa the end aja lama bgt up nya
Ahzaira NuAmoorea Beltim
Thor update 1 tahun sekali ni kayanya.. 😢
Ayu Dwi S
lama sekali dgan drama yg d ulang² konflik nya sama saja
Putri Chaniago
kelamaan ingatan Nero kembali, mending Fay pergi aja deh
Florensia Dita: well ....
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Jgn cpt menyerah Fay, Nero itu suami kamu... Pertahankan rumahtangga kalian dari anasir jahat sundal bolong seperti Widi.... dasar pelakor luknut...kayak ketandusan perigi yg kontang🤭😅😅
lakukan apa saja Fay singkirkan Widi yg menjadi racun perosak hidup kamu dan Nero....💪💪💪
Florensia Dita: well mari melakukan sesuatu
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay lakukan apa saja utk menikung Widi, kerana Nero adalah suami kamu .. ayuh bergerak cerdas dan terus semangat semoga Nero mulai sedar dari amnesia.. sebelum Nero pulih Fay harus menerima segala sikap tdk baik Nero pdnya ..😢
Florensia Dita: iya Kak, semangat terus ... doain yak <<---dari Fay
total 1 replies
astr-asis
bodoh amat loh fay... setiap mlm laki lo bercinta dgn widi.. sebelah bilik lg.. lagian kamu d KDRT... aduhhhhh... mau² nya kamu cinta sama lelaki semacam.. sisi mananya yg buat kami jatuh cinta.. baik jgk nggak.. cinta itu buta.. biarin dia dibohongin dgn widi.. napa susah mau tolongin laki yg sejak nikah cuma nyakitin lahir dan batin
Florensia Dita: cinta memang buta kali, ya? <--- dari Fay
total 1 replies
astr-asis
idih... kan dlm perjanjian.. pasangan bebas dgn sesiapa pun n ngak ikut campur.. laki munafik.. kejam lg.. tinggalin aja laki jenis gituan.. kabur jauh²..
Florensia Dita: help kak ... please
total 1 replies
Putri Chaniago
ah Fay jg bodoh percaya dg Albie, geram dg Nero. pisahkan aja Fay dg Nero thor
Florensia Dita: sabar, Kak. Fay masih belum tahu siapa Albie yang sesungguhnya
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay jauhi Albie krn ada rancangan jahat antaranya sama Widi... semoga Fay dijauhi dari sebarang kejahatan, dan kandungan Fay jg slmt...terus cuekin Nero...😅😅
Florensia Dita: ini ide yang bagus
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Fay....trllu bnyk ujian utk kamu... harap cinta Fay pd suaminya Nero akan menemui kebahagiaan selepas Nero pulih dari amnesia.... Widi dan Albie dua manusia luknut yg terobsesi dgn cinta terlarang utk memiliki org sudah memiliki status yg halal di sisi agama dan negara...
Florensia Dita: aamiin... kata Fay makasih untuk doanya...
well orang jahat memang selalu makan hati ya?
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Aku yakin suatu saat nnti Nero akan menyesal atas perbuatan serta layanannya terhadap Fay... ya Fay singkirkan Widi dari suami kamu yg amnesia.... jg minta bantuan sama Galen
Florensia Dita: ide yang bagus kak...bisa Thor pertimbangkan 😎
total 1 replies
christie Ciciz
kalo jadi fay mending ga usah blg hamil mending kabur minggat lbh baik klo nero sdh sadar dan inget pasti bakal nyari juga trs nyesel
Florensia Dita: terima kasih kakak untuk pendapatnya.
total 1 replies
hinata~san
Setuju sih istri bodoh kan dia bukan org kampung yg lucu,knp ga ungkap aja semuanya. Kecuali si laki masih bersikap sopan dan kita cinta ya gpp lah bucin dikit
Florensia Dita: sabar kakaak
total 1 replies
Ayu Dwi S
gk suka sih kalo konflik yg d ulang²
Florensia Dita: Terima kasih sudah mampi Kakak....terima kasih pendapatnya....
total 2 replies
yuni ati
top
Florensia Dita: Makasih kakak..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay kabarin aja sama keluarga mertua bahawa kamu hamil... kemungkinan Nero sendiri tdk mengakui anak yg dikandung oleh Fay kerana Nero amnesia.... Fay...kamu harus kuat jgn dibiarkan Nero kembali kpd Widi....
Florensia Dita: semangaaat
total 3 replies
Jauza Nabil
Thor up lagi & buat Fey pergi jauh dari Nero
Florensia Dita: Well....mari kita pikirkan caranya...soalnya dia kan lagi hamil
total 1 replies
christie Ciciz
knp ga pergi aja sih fay biarin lah nero sm widi km cr kebhagianmu sendiri
Florensia Dita: sabar
total 1 replies
Putri Chaniago
usah repot-repot Fay, tinggalkan aja Nero bego itu
Florensia Dita: sabar kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!