NovelToon NovelToon
SILA DAN SAILA

SILA DAN SAILA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:7.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Mutia

SILA DAN SAILA adalah dua gadis kembar yang berbeda karakter, namun sama - sama memiliki hati yang baik. Mereka diuji saat mereka mencintai satu pria yang sama.

Bermula dari Sila yang meninggalkan kekasihnya bernama Leon, membuat Leon ingin balas dendam pada Sila, sampai Saila menjadi korban salah sasaran dari Leon.

Leon memperkosa Saila sampai gadis itu hamil anaknya.

Penasaran....Ikuti kisahnya ya yang bikin kalian baper dan senyum senyum sendiri.

IG: dewimutiawitular922

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta Pernikahan

Hari ini adalah pesta pernikahan Saila dan Leon. Mereka mengadakan pernikahan di sebuah Hotel mewah yang sudah di pesan Keluarga Mahesa. Pestanya terlihat sangat mewah. Hanya satu minggu saja, Keluarga Mahesa bisa membuat pesta pernikahannya terlihat sangat mewah. Banyak rekan bisnis Bima yang hadir di pesta pernikahan anaknya itu.

Zidan dan keluarganya juga tengah hadir di pesta pernikahan Saila dan Leon. Mereka sangat kaget mendengar kabar Saila yang ingin menikah dengan Leon. Keluarga Zidan kecewa mendengar kabar pernikahan Saila dengan orang lain.

Namun, mereka harus menerimanya dengan sikap yang biasa, mengingat kalau Zidan dan Saila belum melangsungkan pertunangan, hanya rencana saja di antara para orang tua.

Hanya Sila dan Angela saja yang tidak hadir di pesta pernikahan Saila dan Leon. Itu karena dua hari yang lalu saat mereka dalam perjalanan menuju bandara Kota Prancis, mobil mereka mengalami kecelakaan ringan. Meskipun tak parah, namun, Sila harus di rawat di Rumah Sakit untuk beberapa hari ke depan akibat benturan ringan di kepalanya.

Saat kecelakaan itu terjadi, Saila merasa kan gelisah, hatinya tidak tenang. Hingga akhirnya ia memberitahu ibu dan ayahnya kalau sesuatu terjadi pada Sila sampai Bima menghubungi Angela untuk mengetahui kabar mereka. Hal itu lah yang membuat Bima dan yang lainnya tahu tentang kecelakaan Sila.

***

Dan di Ruang Ganti Saila tadi, ia dan Sila melakukan panggilan VC. Sila ingin sekali melihat wajah Saila yang memakai pakaian pengantin, begitu pun dengan Saila yang ingin melihat keadaan Sila. Saat obrolan mereka, Sila sempat menanyakan tentang calon saudara iparnya, namun Saila mengalihkan pembicaraannya mengenai kuliah Sila selama berada di Prancis.

Kini Saila berada di tengah – tengah pesta menyambut para tamu yang mengucapkan selamat padanya dan Leon. Ia berdiri di sana dengan gaun putih mewah yang membalut tubuh mungilnya.

Ia sekarang sudah sah menjadi Nyonya Leon setelah melalui beberapa acara yang di lakukan keluarga besarnya. Ia berdiri di sana bersama dengan Leon dan kedua orang tua mereka masing – masing.

Beberapa teman kuliahnya juga datang ke pesta pernikahannya dengan Leon. Termasuk sahabat karibnya yaitu Riana, anak Kenan.

Sekarang semua orang tahu kalau ia sudah menikah dengan Leon, lelaki yang sudah berumur 33 tahun, jauh sekali dari umur Saila yang sudah berumur 20 tahun.

***

Tampak di raut wajah Saila kalau ia sudah kelelahan berdiri di tengah – tengah pestanya bersama Leon.

Leon menyadari istrinya yang sudah terlihat lelah berdiri di sana. Ia kemudian menyuruh Saila untuk duduk di sebuah sofa mewah yang letaknya tak begitu jauh darinya.

“Kau istirahatlah disini. Kalau kau menuruti para tamunya, kau bisa pingsan nanti!” perintah Leon. Saat itu, Leon membantu istrinya duduk di sofa.

“Terima kasih!” balas Saila tersenyum melihat Leon yang berdiri di depannya. Ia mengikuti perintah suaminya tanpa membantah. Hanya senyuman yang ia tunjukkan pada Leon.

Leon ikut tersenyum melihat Saila sambil memegang atas kepala gadis kecil yang sudah duduk di sofa, kemudian kembali bicara pada Saila.

“Apa kau lapar? Aku mengambilkanmu makanan kalau kau lapar?” tanya Leon.

“Tidak. Kakiku hanya lelah berdiri,” jawab Saila.

“Baiklah. Kalau begitu ... aku temani, Ayah, Ibumu sebentar,” ucap Leon yang ingin pamit pada Saila.

“Iya,” balas Saila.

Leon pun meninggalkan Saila yang duduk di sofa, dan menghampiri kedua mertuanya dan Ibunya yang sibuk mengobrol dengan para tamu lainnya.

***

Beberapa saat kemudian, Yasmin menyuruh Leon untuk mengajak Saila istirahat di kamar pengantinnya. Karena memang jam dindingnya sudah menunjukkan pukul 00:00 malam. Mereka harus istirahat dikamarnya.

Leon mengikuti perintah ibu mertuanya itu untuk mengajak Saila istirahat. Mereka berdua pun pergi meninggalkan semua orang yang masih asyik dengan pesta pernikahan mereka.

Di dalam kamar hotel.

Mereka berdua terlihat canggung saat melihat dekorasi kamar hotelnya yang di penuhi bunga mawar merah, bahkan kasurnya sudah di penuhi bunga mawar berbentuk love.

Mereka hanya saling lirik - lirikan ketika melihat kasurnya itu. Untuk mengusir rasa canggungnya, Saila pun bicara pada Leon yang memalingkan wajah malunya ke samping, tak ingin memperlihatkan wajah malunya pada Saila.

“Mas Leon mandi duluan, kalau mau mandi!” ucap Saila menyuruh Leon untuk mandi.

Leon kembali menggerakkan kepalanya melihat Saila. “Memangnya kau tidak mau mandi duluan?” tanya Leon.

“Mas Leon duluan, baru aku,” jawab Saila tersenyum pada Leon.

“Baiklah ... aku mandi duluan ya.” Leon melepaskan jas luarnya, kemudian pergi meninggalkan Saila yang masih berdiri di sana. Ia berjalan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan seluruh badanya di sana.

Sementara Saila berjalan menuju kamar gantinya untuk melepaskan pakaian pengantinnya itu. Di sana ia berusaha membuka rambut sanggulnya yang tergulung, kemudian membuka resleting bajunya di belakang punggungnya. Ia terlihat sangat kesusahan untuk membuka pakaiannya disana.

“Kenapa ini susah sekali sih di buka?” Gumamnya yang terus berusaha membuka resleting gaun pengantinnya di belakang punggungnya.

Saila menghela nafasnya, ia harus meminta siapa untuk membantunya sekarang? Ia menghentikan aksinya itu, kemudian keluar kembali mencari seseorang untuk membantunya. Dan tanpa di duga, Leon telah selesai mandi di dalam kamar mandinya.

“Loh ... Mas Leon sudah selesai mandi?” tanya Saila melihat Leon yang berdiri di depan pintu kamar mandinya.

“Iya ... ada apa? Apa kau butuh sesuatu?” tanya Leon kembali pada Saila.

“Apa Mas Leon bisa membantuku membuka resleting bajuku?” Saila meminta bantuan Leon untuk bisa membuka bajunya di sana.

Leon tersenyum sambil berjalan menghampiri Saila yang berdiri tak jauh darinya. "Oke ... aku bantu. Balikkan badanmu ke depan!"

"Iya," balas Saila sambil membalikkan badannya.

Ia membantu Saila di sana untuk membuka resleting gaunnya yang panjang itu. Saat itu, Leon menelan ludahnya ketika ia melihat punggung Saila yang putih, mulus. Namun, ia dengan cepat melihat ke arah lain, karena merasa canggung sendiri dengan dirinya yang seperti itu. Ia membuka resleting gaun Saila tanpa melihatnya.

“Sudah!” kata Leon saat ia selesai membantu Saila.

Saila kembali berbalik melihat Leon, menatapnya sambil tersenyum. “Terima kasih.”

“Iya,” balas Leon membalas senyuman yang di tunjukkan Saila padanya.

Saila kemudian berjalan menuju kamar mandinya untuk mandi di sana, sedangkan Leon melangkah menuju Ruang Ganti untuk memakai baju santainya di sana. Sahabatnya tadi memang sudah membantunya untuk mengambil beberapa baju ganti untuknya.

Selesai berpakaian, Leon kembali keluar dan duduk di sofa yang berada di depan tempat tidurnya. Ia mengeluarkan handphonenya, dan memainkannya sambil menunggu Saila yang masih belum selesai mandi.

Tak lama kemudian, Saila pun keluar dari kamar mandinya, lalu berjalan ke Ruang Ganti untuk berpakaian tidur yang sudah di sediakan pelayannya. Namun, ia tidak menyangka kalau semua pakaiannya adalah pakaian yang sexi dan terbuka.

Tentu saja ia merasa tidak nyaman jika harus memakai pakaian seperti itu, namun ia tidak punya pilihan selain memakainya. Ia pun memilih pakaian tidur model kimono yang terlihat tidak terlalu sexi dari pakaiannya yang lain.

Namun tetap saja ia merasa tak nyaman, karena tahu kalau ia sedang satu kamar dengan seorang lelaki. Ia merasa tak nyaman dengan kehadiran Leon yang sudah menjadi suaminya itu. Rasanya aneh saja, menurutnya.

Selesai berpakaian, ia kembali keluar menuju tempat tidurnya, namun ia tambah canggung ketika melihat kehadiran Leon yang tengah duduk di sofa sambil memainkan handphonennya. Ia terus memegang baju bagian depannya, menutupi bagian dadanya agar Leon tak melihatnya.

***

Saila kemudian duduk di tepi tempat tidurnya sambil sesekali melirik Leon. Rasanya ia sudah sangat mengantuk, namun ia tak tahu harus berbuat apa.

Ia merasa tidak enak kalau menyuruh lelaki itu tidur di tempat lain dan ia juga tidak enak hati kalau pergi tidur ke tempat lain. Ia canggung dan takut kalau harus tidur berdua dengan Leon di kasur yang sama.

Leon mengangkat kepalanya setelah ia puas bermain dengan handphonenya. Ia melihat Saila yang duduk dengan matanya yang sudah terlihat mengantuk. Ia pun berjalan menghampiri Saila di sana.

“Kalau kau mengantuk, tidurlah. Aku akan tidur di sofa. Sementara kau tidur di sini!” ucap Leon dengan lembut.

Saila langsung mengangkat kepalanya melihat Leon yang berdiri di depannya. “Tidak apa – apa. Mas Leon tidur di sini saja. Biar aku tidur di sofa!"

“Saila ... kau sedang hamil. Kau harus tidur dengan nyaman. Aku akan tidur di sofa dan kau tidur disini. Aku tidak akan mengganggumu tidur di sini.” Leon memegang atas kepala Saila dengan lembut sambil tersenyum pada gadis itu.

“Baiklah, kalau itu yang Mas Leon inginkan. Aku akan tidur di sini.” Sambil tersenyum dengan kepala mendongak di depan Leon.

Leon pun meraih bantal yang ada di samping Saila, kemudian berjalan kembali menuju sofa yang ia duduki tadi. Ia menyimpan bantalnya di sana, lalu berbaring di sana. Sementara Saila masih duduk di tepi tidurnya, menatap Leon yang sudah memejamkan matanya di sofa. Ia mengangkat kedua kakinya di atas kasur, kemudian menarik selimutnya menutupi sebagian tubuhnya dan berbaring di tempat tidurnya itu.

.

.

.

Bersambung.

.

.

.

1
A&R
ok
𝐵💞𝓇𝒶𝒽𝒶𝑒🎀
mampir:)!
Ira Wati
Luar biasa
Sastri Dalila
👍👍👍
Day
suka visualnya
Sella Darwin
Luar biasa
Welda Arsy❤
bagus karya mu thorrt,,aq sangat menyukai jalan cerita nya.
Maz Andy'ne Yulixah
Wih baru baca awal udah bagus dan penasaran kak,,baru mampir karena baca di awal cerita nya bagus😊
Sandisalbiah
ini siapa yg punya rwncana buat mengerjai pasangan eehh.. siapa yg malah di kejai pasangan...
Sandisalbiah
kalau David masih teropsesi dgn Sila itu artinya Sila masih dlm bahaya dog.. mengingat David yg pernah menjual Sila artinya dia tipe org yg suka nekat demi tujuanya...
Sandisalbiah
Alexa emang biang rusuh...
Sandisalbiah
haiss.. ini yg sitakutkan tuan Bima murka pd Leon.. dan Alexa harus mendapatkan ganjarannya...
Sandisalbiah
obat paling ampuh utk melupakan org yg kita sayang adalah menggantinya dgn org baru... msmbuka hati utk sosok baru tp bukan menjadikanya sebagai pelarian, melainka belajar utk menerimanya dan menyesuaikan diri dgnnya...
Sandisalbiah
jika Saula yg begini udah buat ayah Bima marah.. apa kabarnya nanti seandainya kebenaran tentang pernikahan Leon dan Saila krn perkosaan.. wah bakal semurka apa ayah Bima nantinya...
Sandisalbiah
teman harusnya mendukung apapun yg membuat temannya bahagia selama tdk menyalahi aturan, teman harusnya selalu mengingatkan dlm kebaikan dan bukan menebarkan kebencian.. dan Alexa... berteman dgn Leon kr mengharapkan lebih dr sekedar pertemanan... dan berbuat buruk pd org terkasih Leon... jd dia pantas buat di hempaskan..
Sandisalbiah
Leon harus bertindak tegas terhadap Alexa.. agar dia tdk besar kepala..
Sandisalbiah
wah.. alexa si biang kerok muncul nih.. bakak ada keributan. .. kakau Saika sendiri jd hawatir rp untungnya ada Sila jd ada yg bakal melawan Alexa..
Sandisalbiah
terharu dgn sikap Sila dan Saila.. yg saling menjaga perasaan saudaranya.. saling menguatkan dan memberi dukungan.. bahkan mengalah demi kebahagiaan saudaranya..
Sandisalbiah
Leon menang banyak.. memanfaatkan kepolosan istri... 🤦‍♀🤦‍♀
Sandisalbiah
kasih sayang saudara nyatanya bisa mengalakan ego... apa lagi saudara kembar seperti Sila dan Saila...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!