NovelToon NovelToon
Menanti Cinta Elena

Menanti Cinta Elena

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:368.1k
Nilai: 5
Nama Author: moon

Lebih dari 10 tahun Haris memendam rasa pada sahabatnya Elena, namun apalah daya rasa itu tak jua hilang meskipun Elena bersikeras menolak nya, bahkan setelah 8 tahun berpisah rasa itu tetap mengendap di hatinya.
hingga suatu kejadian membuat mereka dipaksa menikah oleh kedua orang tua mereka. Hal itu membuat Elena semakin frustasi, karena terus menerus menolak menerima fakta bahwa hatinya mulai lemah pada pesona sang calon suami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon moon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

"Setelah ini mau kemana?" Elena kembali membuka percakapan.

"Ciyeeee ... yang kepo" Haris mulai menggodanya, dia berjalan mundur sambil menatap wajah Elena, dengan kedua tangannya dimasukkan kesaku celana nya.

Elena hanya tersenyum tipis, "Jadi mau jawab atau tida?" tanya Elena tak sabar.

"Tuuh kan kepo lagi" Haris makin semangat menggoda. "pernah dengar ada istilah, semakin banyak tau membuatmu berumur pendek".

bluuusss, Elena menghentikan langkahnya, dia terdiam, wajahnya pucat tanpa ekspresi.

"hahahaha ... Ya tuhan, Elena... aku cuma bercanda" Haris kembali ke sisi Elena, kemudian melingkarkan lengannya ke pundak sang pemilik hati nya tersebut.

"Emmp ... setelah ini aku ada perlu" jawab Haris.

Elena mengangguk kecewa, tunggu kenapa juga aku kecewa? hei hati kamu masih baik baik saja kan?.

"Oh iya, besok aku mau ke rumah Bagus, mau ikut??"

"Boleh juga, mau ngapain kerumah Bagus?"

"Ya main lah, sekalian ngembaliin mobil"

mereka pun tiba di tempat parkir motor.

"Mobil?" Elena bertanya.

"Iya, mobil yang kemarin kita pakai"

"Oooowww ... mobil baru kemarin milik Bagus?" Elena berdecak kagum.

"Iya, jadi ceritanya, si kampret itu mau pamer ke kita kalau dia punya mobil baru"

...****************...

flashback on

Haris mengerjap kan kelopak matanya, masih terasa berat da pedih, karena menjelang subuh dia baru bisa mengistirahatkan dirinya.

Saat ini dia harus mengurus pekerjaan di 2 negara berbeda, dan dikarenakan adanya perbedaan waktu, dia pun baru bisa beristirahat ketika subuh menjelang, syukurlah, sejauh ini semua berjalan baik.

kruuk

Suara khas itu terdengar dari perutnya, pertanda dia harus beranjak untuk menghilangkan rasa laparnya, Tepat ketika dia menutup pintu kamarnya suara Hana membuatnya tersadar dari rasa kantuk.

"Kak, ini barusan diantar ojek online" Hana menyodorkan paper bag mungil ke arahnya.

"Apaan nih?" tanya Haris malas.

"Entah, kata kurir nya sih dari kak Bagus, coba kakak cek ponsel, barang kali kak bagus tadi menelepon" saran Hana.

Haris mengangguk kemudian kembali ke kamarnya. dia menyambar ponsel yang tergeletak di atas meja, sejak semalam dia mengalihkan ponselnya ke mode silent, jadi pantas saja jika tak mendengar kabar apapun dari ponsel.

Benar saja, puluhan pesan dan panggilan tak terjawab nampak di layar benda pipih tersebut, beberapa diantaranya panggilan dan pesan dari Bagus.

Aku kirim kunci mobil ke rumah yah, ntar pake aja buat ngantar Elena ke pertemuan -Bagus-

kenapa gak sekalian mobil nya yang d kirim? -Haris-

Haris mulai membalas pesan dari Bagus, setelah itu dia memeriksa pesan yang lain, termasuk beberapa email yang masuk, rata rata laporan dari Perusahaan nya di negara paman AA.

tiing

10 menit kemudian, barulah pesan di balas.

Enak aja, mobil nya ambil sendiri ke rumah, kamu yang mau kencan, kenapa aku yang repot -Bagus-

kok tau 😁 -Haris-

ya tau lah, semua akal akalan kamu tuh sudah aku hafal -Bagus-

hahahaha 🤪🤪🤪 -Haris-

sekalian kencan kan?? 😏😏-Bagus-

🤫🤫🤫 -Haris-

mobil baru tuh, lecet? ganti baru juga-Bagus-

kampret, mau pamer mobil baru? -Haris-

hahahaha ... iyes 🤣🤣🤣 hadiah dari bos kesayangan -Bagus-

alamatnya, jl XX komplek VV no 5, aku keluar kota -Bagus-

iya, ntar aku ambil sekalian berangkat -Haris-

Besok besok, bantuin kerjaanku yah -Bagus-

diiihhh OGAH kamu yang dapet hadiah kenapa aku yang repot, aku ganti BBM aja, aku baek kan? -Haris-

emang dasar teman laknat😒 -Bagus-

😂😂😂 -Haris-

flashback end

...****************...

Minggu pagi yang tenang.

Dan Sekarang, disinilah mereka, menunggu sang pemilik rumah membukakan pintu, sudah 10 menit mereka berdiri.

Elena yang merasa kaki nya mulai pegal pun mendudukkan bokong nya di lantai.

"Lama lama kita bisa berkemah disini" dengus nya. "yakin Bagus udah d rumah?" tanya nya sekali lagi.

"Iya, semalam aku udah tanya, dia bilang barusan pulang lembur", Jawab Haris tak mau kalah, kemudian dia pun ikut duduk di samping Elena.

"Kita BBQ an di sini juga seru kayanya" Celetuk Haris.

"Pesan makan atau apa gitu, aku lapar" keluh Elena.

Elena memang perempuan, tapi urusan makan, dia tidak kalah dari ketiga sahabatnya yang notabene laki laki.

"Sabar, kita kan bertamu, ya harus sabar menunggu pemilik rumah bukain pintu"

Elena semakin cemberut, wajah nya benar benar menunjukkan kalau dia sedang kelaparan, Haris yang mulai gemas pun mengacak acak rambutnya.

"Kamu sih, tadi diajakin sarapan sama mama, pake nolak segala" Keluhnya Elena kesal.

Haris tersenyum lagi, kemudian dia pun bangkit dan kembali menekan bel pintu, kali ini dengan frekuensi yang membuat siapa saja yang mendengar akan bangkit dan menumpahkan amarahnya.

sementara itu di dalam rumah.

sebenarnya ini tidak bisa dibilang pagi juga, karena jarum jam dinding sudah bertengger di angka 10.

Bagi pekerja yang sibuk sejak pagi sampai tengah malam, dan sejak senin sampai sabtu, hari minggu adalah jackpot yang menggembirakan, laksana oase di padang gersang.

Begitulah yang dirasakan Bagus, baginya hari minggu adalah segalanya, selalu dihabiskan dengan tidur sepanjang hari, setelah senin sampai sabtu dia berkutat dengan proyek HS grup yang entah Kenapa ada di mana mana, bahkan kadang sebulan dia baru bisa merebahkan diri di kamarnya.

Ting tong ting tong

Sayup sayup Suara bel pintu terdengar, tapi Bagus enggan beranjak.

Ting tong ting tong

Bel kembali berbunyi, makin kesal Bagus mendengarnya, makin kuat juga dia menutupi telinganya dengan bantal.

Dan sialnya bel kembali berbunyi, kali ini semakin kencang dengan tempo yang semakin cepat, pertanda sang tamu semakin tidak sabar ingin d bukakan pintu.

Aaaahhh siapa sih yang ganggu pagi pagi, gak punya perasaan bener, besok pagi aku buang bel pintu s**lan itu, gerutunya sebal, saat ini kepalanya pusing telinganya berdengung, seminggu dia bekerja, berharap hari minggu ini dia bisa istirahat dengan tenang, ternyata semesta masih juga tidak mendukung.

Awas saja kalau tamu tak penting, aku tendang sampai ke planet mars, gerutunya.

Dengan malas dia berjalan ke pintu.

Semakin kesal karena sang tamu adalah dua orang yang tidak dia harapkan kedatangannya.

“Surprise....” ujar mereka bersamaan.

Tanpa rasa berdosa, kedua orang tersebut tertawa bahagia memasuki rumahnya, padahal belum di persilahkan.

Bagus mengacak acak rambutnya sendiri karena frustasi, belum lagi hilang rasa kesalnya, kedua orang tak tau diri ini langsung merazia seisi rumahnya.

Untuk seseeorang yang belum menikah, rumah Bagus terbilang besar, belum lagi letaknya strategis di perkotaan, dengan harga yang fantastis, tentunya ini juga rumah hadiah dari bos kesayangan nya, karena 5 kali Bagus mengabaikan jatah cuti tahunan yang dia miliki.

warna hitam, abu abu, dan cream tampak mendominasi seisi rumah, sama sekali tak ada sentuhan Tangan perempuan, tentunya tak banyak pula perabotan di sana, hanya ruang keluarga yang memiliki fasilitas lengkap, sofa yang nyaman, smart TV dengan ukuran cukup besar, peralatan audio, ditunjang dengan koneksi internet super cepat, serta koleksi DVD lama masih berbaris rapi disana.

Sungguh terlihat, jika pemilik rumah hanya ingin menghibur diri ketika pulang ke rumah.

1
Nadi Rosmiaty Manaba
suka ceritanya😍
Sunny Kwok
Luar biasa
Dewi Oktavia
hahahaha
adelina rossa
hadir disini kak sekarang...
fatin Rahman
hahaha
suka hatimu thor
fatin Rahman
ulah c Bagus..melibatkan gambar2 Elena dan Haris dalam hotel tmpo hari kpd pak sebestian. ku kira mereka akan dijodohkan. pasti/Drool/
fatin Rahman
29/8/2025
TRIDIAH SETIOWATI
good story
Dewa Nara
kasian Harris
Dewa Nara
jadi geng Elena kerja sama papa Elena
Dewa Nara
lah katanya tadi rambutnya Elena pakai tusuk konde
Dewa Nara
kok Harris gitu
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼
pipi gemoy
di tunggu bab nya bagus Thor 🙏🏼
pipi gemoy
thor lanjut cerita Bagus
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼
pipi gemoy
sudah baca duluan Thor 😎
moon: /Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/

padahal ini yang novel pertama
total 1 replies
pipi gemoy
Haris 👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼✌🏼
pipi gemoy
si Haris pasti nya 😎
pipi gemoy
tersepona si Haris
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!