NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:98.2k
Nilai: 5
Nama Author: nonajingga

dipertemukan kembali dengan sang mantan kekasih dengan posisi sebagai sekretaris dan CEO, membuat cinta lama tumbuh kembali diantara faris dan nabila.
restu orang tua menjadi bumbu dalam hubungan mereka.

akankah hubungan mereka berjalan lancar?
yu baca karya pertama saya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nonajingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

"halo bun,iya nabila besok pulang ke Bandung habis pulang kerja"

"jangan malam malam bil, bunda ga kasih izin kamu pulang sendiri kalau malam, ga papa sabtu paginya aja kamu pulang, bunda khawatir kamu itu perempuan"

"tapi bila kamu ga sendirian bun, di travel nanti banyak orang juga ko ga sendiri"

"pokoknya bunda ga izinin"

bunda hani selalu khawatir kepada nabila, mengingat apa yang terjadi di masa lalunya, dia berharap tidak terjadi kepada anaknya.

awal nabila di mutasi kerja ke Bekasi dia melarangnya, dan lebih baik menyuruh nabila resign dari kantornya daripada nabila merantau sendiri, nabila anak gadis satu satunya, dia sangat menyayangi nabila, namun nabila dan sang ayah berusaha meyakinkan bahwa tidak akan terjadi hal buruk kepada nabila, nabila meyakinkan bundanya bahwa dia bisa jaga diri baik baik dan akhirnya bundanya mengizinkan nabila.

"baiklah nanti bila kabari lagi ya bun dah Assalamualaikum"

"waalaikumsalam"

bunda bunda bila udah dewasa juga, Bekasi Bandung kan jaraknya dekat padahal, tapi ya mau di apain lagi, daripada jadi anak durhaka gua.

ih amit amit..monolog nabila setelah menutup telponnya.

hari jumat hari terakhir kerja dari seminggu ini, ah rasanya tak sabar ingin segera pulang, sudah kangen bunda. batin nabila sambil melirik jarum jam yang melingkar di tangan kirinya.

"Nabila setelah selesai kerjaan kamu tolong kamu ke ruangan saya"

suara faris dari arah pintu lift mau menuju ke ruangannya, nabila hanya menjawab ya karena sedang sibuk dengan kerjaannya dan faris pun seperti sedang terburu buru.

ah pria itu, tetap terlihat tampan meskipun sudah sore tapi tampilannya tetap rapih, nabila jadi mengingat kenangannya saat menjalin hubungan dengan faris, ada sedikit penyesalan karena sudah menyia nyiakannya dulu, tapi untuk sekarang apa bisa dia kembali bersama dengannya.

saat jam perpulangan dan kerjaan nabila sudah beres dia pun segera membereskan meja kerjanya, namun tiba tiba dia teringat harus ke ruangan faris, nabila segera bergegas pergi ke ruangannya.

"permisi pak"

"masuk, sini bil"

lusa saya mau ke karawang ada undangan dari saudara saya jadi kamu bisa ga untuk.."

"saya ga bisa ikut pak, besok saya mau pulang ke Bandung" nabila buru buru memotong ucapan faris karena dia ga mau acara pulang ke Bandung gagal karena gara gara fariz

faris mengerutkan dahi

"siapa yang ngajak kamu kesana? saya mau bilang tolong sampaikan ke lusi saya ga bisa bareng dia berangkatnya, suruh dia berangkat sendiri

kamu ngarepnya aku ajak kamu ya?"

faris tersenyum menggoda nabila

"engga ko pak ya saya cuma mengira ngira saja,kenapa ga bapak sendiri yang ngasih tau lusi?"

nabila sedikit malu, karena dia merasa kepedean mau di ajak sama faris.

"saya sedang malas ngehubungi dia, dia biasanya ngomel ngomel kalau saya ingkar janji,saya tadinya janji mau pergi bareng dia, tapi saya ada keperluan"

"baiklah, saya permisi

oh ya pak ga baik loh ingkar janji"

ucap nabila sambil melenggang pergi

"karena saya ada keperluan mendadak nabila"

faris sedikit berteriak karena nabila sudah menjauh

faris nampak berpikir sejenak, sepertinya dia mempunyai ide sesuatu, dia pun tersenyum sendiri

keesokan harinya saat nabila sudah siap untuk pulang dan menunggu travel menjemputnya tiba tiba pintu kosan nabila di ketuk dari luar.

ceklek

"pagi nabila" ucap faris sambil tersenyum manis

"loh bapak ko disini? mau ngapain pak?"

"mau antar kamu pulang ke Bandung, ayo kamu udab siap kan? kita otewe"

tangan nabila ditarik faris, karena faris melihat nabila sudah siap untuk pulang

"maksudnya apa? kenapa bapak tiba tiba kesini terus bilang mau ngantar pulang ke Bandung?" nabila kembali menarik tangannya dari faris

"ya saya juga mau pulang ke Bandung ke rumah orang tua, dan kebetulan kamu juga mau pulang kan? ya sudah kita pulang bareng"

"ga bisa pak saya sudah booking travel, sebentar lagi juga datang ko, bapak silahkan sendiri saja"

"ga ada penolakan bila"

"tapi pak"

"ga ada tapi tapian hayu mana barang yang mau dibawa pulang?"

faris celingukan mencari barang yang mungkin mau nabila bawa pulang

"saya ga enak pak sama travelnya, kasihan dia, saya udah booking tapi saya cancel begitu saja, dua juga sebentar lagi nyampai sini ko"

"ya sudah kita tungguin"

"maksudnya? oh iya pak mending kita gitu aja pulang masing masing, saya di travel bapak di mobil sendiri"

"hem"

tak lama terdengar bunyi klakson mobil di depan kosan nabila.

nabila pun segera bergegas membawa tas dan segera mengunci pintu, di depan sana

terlihat faris yang sedang menghampiri bapak sopir travel dan seperti menyerahkan beberapa lembaran uang berwana biru.

tak lama dari itu saat nabila mau menghampirinya, si mobil pun malah melaju dari kosannya

nabila pun berteriak memanggil travel tadi, namun nihil, mobil melaju cepat

"ko ditinggal sih?" gerutu nabila kesal

"hayu pulang bareng saya, saya udah bayar ganti rugi travel tadi"

"bapak gimana sih tadi katanya iya suruh nungguin travel, ko jadinya gini?"

"ya memang tadi bilang nunggu travel tapi bjat cancel dan saya sudah bayar ganti rugi ko, hayu keburu siang nanti malah panas"

faris menarik tangan nabila ke mobilnya, nabila pun pasrah mengikuti kemauan faris

didalam perjalanan nabila terdiam kesal dengan sikap faris.

"kenapa masih cemberut bila, sama saja pulang bareng saya juga, sama sama dianterin sampai depan rumah"

"beda lah pak, kenapa tidak ngasih kabar dulu sih pak,kan bisa telpon"

"saya juga pulang dadakan terus teringat kamu yang mau pulang, ya sudah daripada sendiri di mobil, ga ada temen ngobrol suka ngantuk"

"terserah deh pak"

"jangan panggil saya bapak terus, saya bukan bapakmu, cape rasanya bilangin kamu terus terusan"

"ya sudah kalau cape mah jangan di omongin terus"

sebenarnya nabila ingin menuruti keinginan faris, tapi dia sungkan, takut nantinya kebawa saat jam kantor.

1
pretty girl's
luar biasa
Dimas Ambon
cerita ya bagus sangat menarik rasa penasaran lanjutannya semakin kuat
Dimas Ambon
seru nih seperti lanjut ahh
Dimas Ambon
mampir ahh
Lee
Berpisah karena Mandul hadir...
Siti Hajijah
kok udah han
Siti Hajijah
suami itu wajib di senangkan bila
Siti Hajijah
lanjut dong thor jangan nanggung
Siti Hajijah
klu amanat harus di lakukan bila
Siti Hajijah
apakah isi kadonya?
jeng jeng jeng
Siti Hajijah
telat baca aku nya🙏🙏🙏
Defi
up lg thor
Defi
sekian purnama, yang ditunggu2 up juga. semangat thor 💪🌹
Lee
Semangat...
zhafira
ko sampai situ si lanjut thor ditunggu up lgi😊
Vii Novia
.kaka othor,, maaf rasa rasa nya udah lebih 20 eps tapi ga ada visual yaa..
Defi
😄.. lanjut thor
Tokoidola Bulukumba
lanjut terus thorr
Tokoidola Bulukumba
akhirx up juga
lanjut ya thoor
zhafira
ya udah ditunggu lama up ,eh cuma1 BAB aja tamba lagi dong up kakaa .


semangat kakaa ditunggu up lgi 😊😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!