NovelToon NovelToon
My Perfect Mafia Daddy

My Perfect Mafia Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Mafia / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: kenz....567

Aqila Lawrance seorang putri angkat dari Alden Leon wesley yang terjebak kesalahan satu malam dengan Steve Frans Gevonac.


"Gugurkan bayi itu!"

Seketika dunia Aqila berasa runtuh, pria yang merupakan mantan calon tunangannya sekaligus ayah dari anak dalam kandungannya memaksanya untuk mengugurkan kandungannya.

"GAK! AKU GAK MAU! KAMU HARUS TANGGUNG JAWAB FRANS!"



PERINGATAN! CERITA INI HANYA KHAYALAN AUTHOR BUKAN KENYATAAN!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17: Kepolosan Frans

"Frans, papah gak setuju kamu batal tunangan dengan Aqila," ujar Geo pada anaknya yang kini duduk di hadapannya.

"Iya bener, mamah juga gak setuju," ujar Ane.

"Abang gak bersyukur tuh gitu, udah di kasih yang cantik baik, sopan eh malah memilih jomblo kekal," sindir seorang remaja perempuan yang tak lain adakah Raisa yang merupakan adik dari Frans yang kini berumur 19 tahun.

Sebelumnya Raisa masuk ke akademi militer karena dirinya membantu tugas aparat negara, tapi kini tugas itu sidah selesai sehingga dirinya telah kembali.

Frans menghela nafasnya pelan, dirinya sangat ingin berkata jika dia dan Aqila bahkan sudah berbuat lebih dan kini wanita itu kini telah hamil.

"Pah aku dan Aqila ...,"

" Ekhm, maaf ... bisa minta waktunya sebentar? saya ingin berbicara pada King," ujar Kenan yang baru saja datang.

Frans mendengus kesal, ucapannya terpotong oleh Kenan yang muncul di sebelahnya. Dia meminta izin pada orang tuanya dan membawa Kenan keluar dari ruang keluarga.

"Lu ngapain disini hah? kan gue udah bilang pantau calon bini sama anak gue!" kesal Frans.

Kenan mendelik tajam, jika tidak ada di markas Frans akan memakai bahasa lu-gue. Dan apa ini? bukannya mendengarkan malah memarahinya.

"Bisa dengerin saya dulu King?" ujar KEnan

"Cepet!" sentak Frans.

"Tadi saya mengikuti Aqi ...,"

"NONA! INGAT NONA!" tekan Frans.

Kenan berdecak kesal, padahal Aqila adalah temannya tapi karena Aqila akan menjadi istri dari Kingnya maka dirinya harus menyebut Nona.

"Baiklah, NONA Aqila tak melakukan sesuatu yang mencurigakan. Namun, pergerakan kita telah tercium oleh Daniel terlebih dirinya tahu jika Aqila sedang hamil dan kau menjaganya dari jauh," terang Kenan.

"Ck, pak tua bau tanah itu ... untuk beberapa hari ke depan tak usah mengikuti Aqila, kita tampak biasa saja agar dia tak mencelakai Aqila," titah Frans.

Kenan mengangguk, kemudian dia kembali teringat sesuatu.

"Oh iya, tadi juga ada seorang pria yang sepertinya kenalan Aqila. Mereka begitu dekat, bahkan Aqila ke dokter kandungan di antar olehnya," ujar Kenan yang mana membuat Frans merasakan panas di dadanya. Dirinya terbakar api cemburu.

"Siapa pria itu?" tanya Frans dengan datar dan dingin bahkan Kenan sampai merinding di buatnya.

"Itu ... itu dia ... Masa gue bilang kalau itu Elvio, nanti perang mansion lagi. Gak deh, gue gak mau kena imbasnya,"

"KENAN!" sentak Frans.

Kenan tersadar dari lamunannya, dia menatap Frans dengan tatapan terkejut sekaligus takut.

"Gak tau, madep belakang soalnya. Yang penting gak kalah ganteng sama situ," ujar Kenan.

Frans melotot terkejut, dia segera pergi dari hadapan kenan yang kini tengah was-was.

"Waduh, si King mau kemana yah," gumam Kenan.

Saat dirinya akan beranjak, sebuah tepukan di bahunya membuatnya menoleh. Dia terkejut mendapati Ane yang menatapnya bingung.

"Tante?"

"Itu si Frans mau kemana? kok buru-buru gitu?" heran Ane.

Kenan menggaruk kepalanya, pertanyaan Ane membuatnya bingung. Bagaimana kah dirinya harus menjawab nya?

"Itu ada keadaan darurat di markas tante, jadinya King langsung kesana," ujar Kenan.

Ane membulatkan mulutnya, Kenan pun tersenyum canggung menatap ibu dari Kingnya tersebut.

"Terus kamu ngapain disini?" tanya Ane.

"Maksudnya tante?" bingung Kenan.

"Ck! kamu ini ajudan apa Ajudin huh? Bos mu mengurus masalah darurat itu dan kau malah diam menjadi patung disini?" kesal Ane.

"Eh, iya tant ... kalau gitu saya pamit dulu!" ujar Kenan dan berlari mengikuti Frans.

Sedangkan Ane hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Kenan.

***

Frans sedang dalam perjalanan menuju apartemen Aqila, baru saja dirinya di telpon oleh orang suruhannya yang menjaga Aqila yang tak lain adalah Rani yang berkata jika Aqila sedari tadi tak mau makan.

Mobil Frans telah terparkir rapih di parkiran apartemen. Dengan segera Frans keluar dari mobilnya dan berjalan masuk menuju unit Aqila.

Sesampainya di depan apartemen Aqila, Frans langsung membuka pintunya tanpa mengetuknya.

Netranya melihat Aqila yang sedang tertidur di sofa sambil memeluk bantal. Wajah polosnya tanpa make up membuat Frans tertegun sejenak.

"Tuan telah sampai?" tanya Rani yang haru saja tiba sehabis dari dapur.

Frans tersadar, dia mengangguk singkat dan mendekati Aqila. Dirinya berjongkok di depan Aqila dan membenarkan letak tidur wanita itu.

Namun sayang sekali, Aqila malah terbangun dan membulatkan matanya ketika terkejut melihat Frans.

BRUK!

DUGH!

Aqila tak sengaja menendang wajah Frans sehingga pria itu terjengkang dan tubuhnya terpentuk meja.

"Aws ...," ringis Frans.

"BR3NGS3K GILA! PLAYBOY! CASANOVA KAMPUNGAN! NGAPAIN LO DI APART GUEEEE!!" sentak Aqila.

Frans bangun dari duduknya, dia memegang bahunya yang terasa sakit. Bisa dia pastikan jika bahunya pasti sudah membiru.

"Sakit Love," ringis Frans.

Deghh!!

Aqila mematung, Panggilan itu ... panggilan itu yang Aqila sematkan pada Frans saat mereka kuliah. Mengapa Frans malah memanggilnya seperti itu yang membuat Aqila menjadi teringat kembali kenangan mereka.

"Kau belum makan kan? aku akan memesankan makanan untukmu," ujar Frans dengan lembut.

Aqila tersadar dari lamunannya, dia menatap Frans dengan bingung. Bagaimana pria ini tau jika dirinya belum makan sedari pagi? apakah dia cenayang?

"Dari mana kau tahu huh? kau bukan valak ataupun setan, tapi kau jin yang menjelma sebagai pria yang tak punya hati!" sentak Aqila.

"Baiklah, terserah kau saja Love. AKu hanya ingin memastikan kamu makan, sebab ... kau mengandung anakku," ujar Frans.

"NDASMU!" gerutu Aqila.

Frans mengerutkan keningnya, dia tak mengerti bahasa yang Aqila pakai. Sementara Rani hanya tertawa geli ketika Aqila menggunakan bahasa itu untuk merutuki Frans.

"Apa itu das apa tadi?" heran Frans.

"Ck, itu artinya kau pintar!" ujar Aqila sembari tersenyum miring.

"Oh begitu, kau bilang aku pintar? apa kau memujiku? benar! aku orang yang pintar, aku akan memesankanmu makanan agar kau makan. Sebentar," ujar Frans dan beranjak dari hadapan Aqila dan Rina yang cengo melihatnya.

Sedangkan Frans, dia memesan makanan dengan menu banyak. Setelah itu dirinya menunggu di depan apartemen Aqila.

Seoang setengah jam, makanan sampai. Bahkan butuh beberapa orang yang mengantar nya.

Frans pun menyuruh mereka untuk membawa makanan itu masuk.

"KAU MEMESAN MAKANAN APA MAU NGAJAK TAHLILAN HAH?!" kesal Aqila.

"Kan kamu gak bilang mau makan apa, jadinya aku beli semua menu di resto langganan kamu," enteng Frans.

Aqila tertawa sumbang sembari menepuk keningnya. Dia sudah menahan kesal, bisa-bisa dirinya berada di rumah sakit jiwa akibat ulah Frans.

"Tuan kami sudah menaruhnya," ujar kurir.

"Bagus, Ndas kalian," ujar Frans.

Mereka semua melongo mendengar ucapan Frans, terlebih beberapa kurir itu mengerti arti kata itu.

"Tuan kami ...,"

"Oh iya saya telah memberi kalian tip bukan tadi? sudahkan? kalian keluar sana, istri saya mau kakan kasihan anak kami kelaparan," sela Frans.

Ingin rasanya Aqila memukul Frans dengan panci, bahkan dia telah berancang-ancang untuk memukul kepala Frans dari belakang. Tapi Rina menahannya dengan cara memeluknya.

"Jangan non, nanti tuan marah," peringat Rani.

"Kenapa?" ujar Frans yang bari membalikkan badan dan melihat Aqila yang sedang di tahan oleh Rani.

"Stres gara-gara ada buaya nyasar di mari!" kesal Aqila.

Frans hanya tertawa kecil, dia mendekatkan dirinya dan Aqila hingga jarak dia antara keduanya hanya selisih beberapa cm saja.

"Jangan terlalu membenciku, ku dengar jika seorang wanita hamil membenci seseorang maka bayinya akan sangat mirip dengan orang yang di bencinya," jahil Frans.

"Mau di kuburan apa di kali?" tanya Aqila dengan senyum terpaksa.

Frans mengernyit heran. "Maksudnya?"

"MATINYA!" teriak Aqila di depan wajah Frans hingga pria itu harus memejamkan matanya.

LIKE JANGAN LUPA YAH🤩

1
ayu cantik
haha
Yatik Suryanti
❤️
Atik Marwati
aq juga membencimu frans
Atik Marwati
aq dah baca
Anonim
arsel siapa ya ? ceritanya dimana
Rani Saraswaty
lairan tanpa bidan aq pernah, 😄...alhamdulillah bayi sehat ,krn tali pusar byi sm ibu gk boleh lbh dr 5mnt diluar perut kwatir darah bayi tersedot ke ari2
Bahari Sandra Puspita
ceritanya tetep bagus kok kak, walopun kehilangan inspirasi..
saya yg hanya sebagai pembaca dan penikmat novel (bukan penulis maupun kritikus), merasa terhibur dan masih bisa mencerna jalan ceritanya..
ya walopun kadang bingung jg mau dibawa kemana alurnya, tapi masih bisa dimengerti..
apalagi ada bumbu2 komedinya, jadi masih cukup menghibur..

semoga selalu diberi kesehatan ya kak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
🙏🏻💪🏻😘😍🤩🥰💕💕💕
Ra~~~~~
ya Allah gini amat liat orang tua 1 ini 😄
RaDja
setuju sih terus berkarya dengan cara berbeda dan yakinlah dan terus belajar dan memberikan pembelajaran
makanya saya suka baca disini
meski ya susah koment males nulis suka baca aja
maaf sebelumnya dan terima kasih sukses sehat selalu
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru: SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
matchalatte
ceritanya Ica sama Gibran mana thorr
Anita Juwita
/Good/
wahhh anak na daddy alden banak kali ya 😁😂
Bundanya Pandu Pharamadina
👍❤
ijin baca marathon ulang kak Author
@ni
👍❤️❤️❤️❤️❤️
Mochimolala
benerrr Qil hajarrr terossss jangan kasih ampun..
hypinky
gender. genre mah genre lagu jazz, genre novel romance, genre film horor
hypinky
itulah knp di dunia nyata kadang banyak orang yg peduli sm latar belakang keluarga pasangan anaknya. krn mau bagaimana pun, anak yg terlahir dr keluarga cemara itu gak bisa cocok sm anak yg terlahir dr keluarga broken home. emosional mereka udah beda. cerita mereka udah beda. di dunia nyata ada anak broken home yg benci sm keluarganya krn keluarganya ngebuang dia, eh sama si paling cemara dibilang "mau gimana pun dia ibu mu, dia bapakmu, gak pantes km kayak gitu. tanpa mereka km gak ada di dunia."
i mean gak ada anak broken home yg milih lahir di keluarga busuk kayak gitu. mau bilang "ezra gak boleh gitu, krn selama ini hidupmu terjamin walau hidup sm bokapmu" juga gak bisa. nyatanya zidan gak bisa ngelakuin hal itu ke bokapnya juga.
hypinky
seperti biasa, anak dr keluarga cemara gak akan tau bagaimana hidup sebagai anak yang broken home. ezra udah bener sih, dia paling tersakiti di sini. gak ada ceritanya orang tua tersakiti krn keluarganya berantakan, mau gimanapun mereka sendiri yg bikin itu berantakan. tp menurutku diana gak salah, gak pantes dia dpt kebencian dr ezra apalagi dia pernah pertaruhin nyawa kayak gitu. mungkin klo ezra kecewa krn nyokapnya gak nyari dia setelah sembuh, itu wajar. zidan sm kirana yg jauh lebih salah dan pantes dibenci. keliatan zidan emng tolol, sama kek bapaknya. masa kecil zidan tuh sakit tp dia malah ngulang kejadian yg jauh lebih menyakitkan buat anaknya. kirana juga muna banget, jujur jijik sm dia malah wkwk. wanita bloon mana yg rela dimadu? wanita baik mana yg rela nyakitin wanita lain demi pernikahan dia bahagia? terlalu enak klo zidan sm kirana hidupnya bahagia, krn emng mereka juga sama salahnya kek bokap zidan.
GiZaNyA
Thor... ini ngga ada lanjutannya lagi..? 😁
Anonim
Endingnya gak jelas bingung, kenapa daniel tembak gibran, gibran masih koma kalo hidup dendam apa nggak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!