NovelToon NovelToon
PENGGANTI

PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Angst / Pengganti
Popularitas:441
Nilai: 5
Nama Author: nona yeppo

Yura, gadis kesepian yang tiba-tiba harus pulang ke desa tempat nenek nya tinggal selama ini. Sang ibu yang akan menikah lagi menjadi salah satu alasan untuk kepindahannya.


Ia tidak banyak bicara, hanya menurut dan mengemasi barang-barang yang akan ia bawa.


Namun siapa sangka, kepindahannya ke desa membuatnya memiliki kehidupan baru yang lebih berwarna. Ia bahkan bertemu dengan gadis yang memiliki nama yang persis sama dengan namanya.


Lantas, akankah Yura berhasil menemukan kebahagiaan walaupun harus hidup berdampingan dengan gadis yang seolah memiliki ikatan dengannya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nona yeppo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Sepi

Saat kereta yang membawa mereka telah tiba di stasiun kota didekat sekolah Yura, kedua nya turun dalam diam nya.

Sejenak kedua nya berdiri dalam jarak aman, sangat canggung. Bahkan mereka tampak seperti orang yang sebelumnya tidak pernah saling mengenal satu sama lain.

Yura perlahan melangkah untuk menunggu dihalte sekolah. Namun saat masih beberapa langkah, ia terhenti dan menoleh pada Liam yang masih mematung ditempatnya.

"Liam, aku minta maaf atas semua sikap dinginku selama ini.. "

"Dan,,,, " Ia menarik nafasnya sebentar lalu membuangnya.

"Terimakasih untuk bantuan mu semalam,, "

Kemudian ia pun pergi, tanpa menoleh lagi dan menyisakan bayangan semu pada pandangan Liam.

"aku tahu kau gadis kuat dan hebat, aku saja yang terlalu khawatir.. " ucapnya pelan sekali.

Liam masih berdiam ditempatnya sambil memandang tubuh Yura yang telah menghilang dipersimpangan.

Yura sendiri telah naik kedalam bis yang akan mengantarkannya ke desa sensei. Raut wajahnya tidak terlihat baik, padahal ini adalah kemauannya sendiri.

Memang benar, waktu tiga bulan bukanlah waktu yang sebentar. Dari yang hampir setiap hari selalu bertemu, kini kedua nya akan menjadi asing. Tentu itu butuh penyesuaian diri sama seperti saat dirinya harus berpisah dari Steven.

Saat bis telah tiba didepan gapura desa, Yura malah tidak bisa mengontrol kepalanya yang bergerak secara spontan untuk melihat rumah mewah Liam.

"Yura..? " Nenek Lea ternyata keluar dari rumah itu.

Lalu keduanya berjalan bersama menuju kerumah. Yura menuntun sepeda nenek, menggantikan tangan tua itu.

Nenek bertanya dengan pelan, "apa kau bersama dengan Liam.. ?"

Yura memandang wajah nenek. Disana ia bisa membaca raut kekhawatiran sang nenek. Dan inilah salah satu yang paling ingin ia jaga, pandangan orang atas dirinya.

Yura memilih diam tak menjawab, karena jika sedikit saja ia membuka mulutnya, maka kejujuran lah yang akan keluar.

"Nenek akui, anak itu sangat tidak bisa ditebak. "

"Nenek berharap, kau tidak mengambil takdir orang lain.. "

Ada makna yang dalam dari ucapan nenek itu. Sampai saat ini dirinya masih mengingat kenangan pahit di masa lalu. Itu lah yang membuatnya merasa khawatir melihat cucunya dekat dengan Liam.

Yura termenung sebentar didalam kamarnya memikirkan ucapan sang nenek. Ia merasa pilihannya untuk menjauhi pria itu sudah sangat benar.

. ..

Sedang didalam kamar perawatan Yura a, gadis itu terlihat lemah. Ia bahkan sampai mengeluarkan darah dari hidungnya membuat sang mama sangat khawatir.

Liam yang baru saja tiba langsung panik saat melihat pemandangan itu.

"Mengapa jadi begini? "

Yura, seperti biasa hanya tersenyum santai. "Bukan masalah besar... " Kemudian kepalanya bergerak seolah mencari seseorang.

"Yura mana? "

Mama zura yang masih diliputi kepanikan itu segera meminta nya untuk diam. "Jangan banyak bicara dulu, lagipula kamu Yura, kok malah cari Yura lagi... "

Liam tidak menjawab, ia mengambil alih pekerjaan mama Zura. "Maaf ya ma, merepotkan.. "

Mama Zura hanya tersenyum kikuk, ia sadar betapa beratnya tugas Liam. Padahal anak itu tidak memiliki hubungan kekeluargaan dengan mereka.

Kedekatan mereka hanya didasari pada pertemuan yang sering terjadi secara tidak sengaja.

Selang beberapa waktu, dokter pribadi Yura datang meminta wali pasien untuk bicara diruangannya.

Mama Zura pergi dan kini tinggal Yura dengan Liam.

 "Mengapa jadi begini? " tanya Liam.

"Hanya salah makan saja, kamu tahu kan mama tidak hafal semua tentangku,,"

"maaf ya, karena ku semua jadi rumit ,,, " tambahnya lagi.

...****************...

Waktu berlalu dengan sendirinya, meninggalkan masa lalu yang semakin jauh untuk dikenang.

Yura mulai terbiasa lagi menyendiri, waktu seolah menyatakan pengaturan nya_bahwa ini lah kenyataannya.

Sejak hari itu, Liam tidak pernah lagi muncul dihadapannya. Begitu pula dengan Yura a. Sehari setelah gadis itu mimisan, ia terpaksa harus menjalani pengobatan intensif diluar negeri di kota tempat orang tuanya berada.

Dari gosip yang beredar, Liam dan Yura a adalah pasangan yang tak terpisahkan. Kedua nya selalu pergi bersama.

Setelah mengumpulkan keberanian, akhirnya Yura memberanikan diri untuk membuka pesan Yang seminggu lalu dikirim oleh sahabatnya itu.

"Ra, aku harus pulang kekota orangtuaku, kau tahu kan kalau orang tua ku berada diluar negeri untuk perluasan bisnis. "

"Kota ini jadi asing bagiku, padahal ini adalah tempat aku lahir... "

"Maaf ya ra, aku pinjam Liam lagi. "

Setelah membaca pesan singkat itu, Yura segera menekan tombol untuk menghubungi gadis itu.

Sebuah suara yang sangat familiar menyambutnya diseberang sana. Suara yang seolah memutuskan harapan bagi siapa saja yang mendengarnya.

Nomor gadis itu tidak aktif, dan Yura menduga itu sudah terjadi sejak seminggu yang lalu.

Ia mulai menangis, menyalahkan dirinya lagi untuk semua keadaan ini. Mengapa dirinya selalu berakhir ditinggalkan?

"Ra, maafkan aku. Seharusnya aku menemuimu... "

. ..

Beberapa waktu berlalu, Yura mulai membuka diri untuk kehidupan lain diluar sana. Ia aktif membantu sang nenek, mulai dari membersihkan rumah Liam hingga mengantarkan pesanan dari orang-orang yang memakai jasa sang nenek.

Ia juga sesekali menemani nenek untuk memeriksakan penglihatannya yang semakin memburuk.

Terkadang dirinya memakai kesempatan itu untuk menyibukkan diri menekuni kegemarannya nya yaitu membaca.

Dari sana pula ia menyadari bahwa Winter selalu memasang wajah tidak enak saat melihat dirinya.

"Kalau dilihat-lihat, kau sering kali muncul di tempat ini.. " sindirnya sambil merapikan beberapa buku disamping Yura.

Yura pasrah saja dianggap meresahkan begitu. Menurutnya, semua tindakan nya akan selalu salah dimata orang yang tidak menyukai nya.

"Setelah sahabat mu itu pergi dengan kekasihnya, sekarang gantian dokter Mark yang kau dekati.. "

Yura masih tetap diam walau pertahanan dirinya sudah mulai terganggu. Ia semakin tak tahan saat gadis itu meminta nya untuk menjauhi pria idamannya.

"Mengapa aku selalu salah dimatamu? aku sedikitpun tidak menyukai dokter Mark...! "

"Jangan salahkan aku jika pria itu tertarik padaku,, " ucapnya lalu menjauh, tak lupa ia meninggalkan senyum menyebalkannya.

Rasanya terlalu lelah jika harus menjaga setiap perasaan orang lain. "ini bukan kesalahan ku, mengapa aku seolah bertanggung jawab untuk itu semua? "

Ia pun keluar bersamaan dengan nenek yang sudah selesai.

...

Keesokan harinya, Yura terbangun agak siang karena ini adalah hari libur. Seperti biasa, jika tidak ada kegiatan lain, maka dirinya akan mendatangi laut sebagai kegiatan rutin yang ia lakukan selama berada didesa ini.

Namun kali ini agak nya niat itu akan ia urungkan. ia Melihat sang nenek yang mengenakan pakaian formalnya.

"nenek mau kemana? " Ia juga menyadari jika sang nenek tidak pernah mengenakan pakaian secantik itu lengkap dengan sebuah syal abu-abu yang melingkari leher nya.

"Boleh Yura ikut? "

Ia yang sudah mulai membuka diri tentu ingin selalu ada didekat nenek nya itu. Apalagi saat melihat persiapan sang nenek tidaklah main-main.

"Kau yakin? " sang nenek memastikan.

"Yah, " Ia segera berlari kekamarnya dan memilih busana yang warna nya senada dengan sang nenek..

.

.

.

.

Bersambung...

1
anggita
like👍iklan☝., Liam, Yura.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!