NovelToon NovelToon
After Marriage

After Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Balas Dendam / Nikahkontrak
Popularitas:346.6k
Nilai: 5
Nama Author: momian

Menikah karna ingin balas dendam. Inilah yang Verdiansyah lakukan pada seorang gadis cantik. Ia sengaja menikahi gadis tersebut untuk membalaskan dendam adiknya yang telah meninggal dunia.


Apakah yang akan terjadi? Akan kah Verdi mampu melanjutkan dendamnya? Atau malah jatuh cinta pada gadis yang ia nikahi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Bibi semakin gelisah. Pikiranya sudah berpikir yang tidak-tidak. Bibi takut jika Melati di dalam sana nekat melakukan hal yang tak semestinya. Dan setelah Bibi berfikir akhirnya bibi berinisiatif menghubungi Verdi untuk meminta persentujuan membuka pintu kamar.

Bibi menghubungi Verdi namun tetap tidak ada jawaban sama sekali. Dan akhirya bibi memutuskan untuk membuka pintu tanpa persetujuan dari Vedi.

Ceklek.. bunyi pintu kamar terbuka. "Mela .." teriak Bibi mendekat ke arah Melati yang kini terbaring dengan wajah yang pucat. "Mela nak, bangun!" Kata bibi sambil menempelkan telapak tangannya dijidat Melati. "Astaga panas sekali." Gumam Bibi lalu segera kelauar dari kamar mengambil mengambil air dan handuk kecil.

Bibi mengompres Melati yang masih berbaring dengan mata yang tertutup. "Mela Nak, bangunlah" ucap ibu sambil mengompres Melati.

"Bu .. Ibu.." lirih Melati dengan mata yang masih tertutup, Melati mengigau memanggil ibunya.

"Mela, ini Bibi Nak."

Melati membuka matanya secara perlahan. Melihat Bibi yang kini berada disampingnya. "Bi .." lirihnya.

"Bangun dulu Nak, terus makan dan minum obatmu" pinta Bibi dan Melati menganggung setuju.

Bibi membantu Melati untuk duduk, dan menyuapi makanan ke mulut Melati, setelah selesai makan Bibi kembali memberi obat penurun panas pada Melati. Lalu setelah itu, Bibi menyuruh Melati untuk kembali beristirahat.

"Terima kasih bi." Ucap tulus Melati saat bibi hendak keluar dari kamarnya.

"Sama-sama Nak."

...🥀🥀🥀🥀...

Keesokan harinya. Sebelum berangkat ke perusahaan, Verdi lebih dahulu mampir kerumah dimana Melati tinggal. Saat mobil yang Dave kendarai telah tiba, ia segera turun dan langsung berjalan dengan cepat menuju ujung dapur tempat kamar Melati berada.

Verdi membuka pintu dengan sangat kerasnya membuat Melati tersentak kaget didalam sana.

"Bangun!!" Ucap Verdi sambil menarik paksa Melati untuk bangun.

"Ver .."

Verdi memaksa Melati bangun dan menarik Melati menuju dapur. "Masakan aku sarapan pagi, ingat! Harus yang enak."

Melati hanya bisa pasrah, sejujurnya kepalanya masih terasa amat pusing, dan suhu tubuhnya pun masih belum stabil. Makanya Melati hanya diam tak bisa membantah. Dengan perasaan yang lemah, Melati terpaksa membuatkan sarapan untuk Verdi, nasi goreng dan juga ayam goreng kecap manis dan omelet.

Beberapa saat kemudian, setelah semua nya telah selesai, Melati menyusun semua dengan rapi diatas meja makan, disana sudah ada Verdi yang duduk dikursi menunggu. Verdi menautkan alisnya menatal masakan yang ada dihadapannya yang sangat menggiurkan, namun egonya memerintakan dirinya untuk tidak sudi memakan masakan yang Melati buat

"Apa ini aman untuk aku makan?" Tanya nya.

"Tentu." Jawab Melati dan hendak berlalu dari Verdi namun.

Pranngggg.. Bunyi piring terdengar pecah dilantai. Verdi melempar piring yang berisikan makanan.

"Ini yang kau sebut makanan, haa?" Verdi berdiri lalu mencengkram kuat tangan Melati.

"Auuhhh" Ringis Melati kesakitan.

"Kau ingin membunuhku? Dengan makanan yang tidak pantas itu." Teriak Verdi, lalu menarik paksa Melati masuk kedalam kamar mandi.

"Lepaskan" ucap Melati.

Namun Verdi bak kemasukan setan, ia menguyur tubuh Melati dengan air, hingga seluruh tubuh Melati basah akibat ulah Verdi.

"Dingin,"

"Ini akibat karna mau meracuniku dengan masakan buatanmu"

"Ampun" kata Melati sambil menautkan kedua tangan nya di depan wajahnya. Namun Verdi tetap saja tak mendengar ucapan Melati dan terus menyiram tubuh Melati, hingga Melati pingsang.

"Bangun!" Teriak Verdi menepuk pipi Melati

1
Niska Zega
thor uppppp
Encik Siti
novel dri pengarang ini banyak yg ngegantung pdhl tulisanya tamat
Ana
lnjut
Siti Sa'adah
novel ni kok gk dilanjut2 ya,,
warnita meridiana
lanjut dong
Lola Levita
cerita ini ngga dilanjutkan lagi ya kak ,padahal dah lama banget ditungguin nya cuma pen tau gimana kelanjutannya hub Verdi dan melati
Bu Yudi Wahono
up thor
Bu Yudi Wahono
novel ini sangat menarik tapi kok gak selesai ya konfliknya,
MUHAMMAD AZIM ANDIKA
saya mau update ny
MUHAMMAD AZIM ANDIKA
knpa tiada update ya
Siti Aisyah
up dong Thor 🙏
fei yuu
thor aku br baca ini, ceritanya bagus sayang kalo gak diterusin loh
fitria widyani
sediih thor .. huaaa
Nadya
ini lanjutannya mana
MUHAMMAD AZIM ANDIKA
'kenapa tiada khabar dari penulis nya
Jenar Adhisti
nih ceritanya gak ad lanjutanya lg
Agis Firmansyah
up dong kangen ceritanys
Dewi💕
othornya ga niat buat novel
smw pada gantung ceritanya
Waode Nurlia: betul itu,, coba selesaikan dulu yang After Marriage baru habis itu bikin WANITA 500JUTA,, ini After Marriage belum habis malah sudah bikin lagi novel baru WANITA 500JUTA,, bikin yg baca pada kecewa....
total 1 replies
zainrdh
otot kpn up-nya kok di gantung gini
MUHAMMAD AZIM ANDIKA: ya kapan update cerita nya udah lama
total 1 replies
Bu Yudi Wahono
masih sakit thor, semoga lekas sembuh. lanjut thor ku tunggu
Rey'Al: kapan lanjutin lagi cerita ini..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!