NovelToon NovelToon
Dendam Sang Anak Angkat

Dendam Sang Anak Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Badboy / Balas Dendam / Pembunuhan / Identitas Tersembunyi / Permainan Kematian / Penyelamat / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:33.7k
Nilai: 5
Nama Author: N_Rahayu

REYHAN, dia adalah anak angkat yang dituduh telah menghabisi orang tua yang mengadopsinya hingga pada usia 12 tahun memaksanya harus merasakan dinginnya tembok penjara.

tidak ada yang mengetahui jika anak kecil itu hanya difitnah karena pada hari kejadian orang-orang melihatnya memegang pistol yang diduga dipakai menghabisi nyawa orang tuanya. bahkan adik angkatnya pun sangat membencinya karena tragedi itu.

pembelaan yang dilakukan hanya sia-sia, saat diadili tanpa sengaja dia melihat pembunuh orang tua angkatnya ada di sana dia tersenyum pada Reyhan dengan menyeringai kemudian pergi begitu saja.melihat itu api dendam dalam dirinya menyala dan bersumpah akan menghabisi orang yang telah membunuh orang tua angkatnya kelak saat dia dibebaskan dari penjara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N_Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17 Kebingungan Reyhan

Setelah mengambil seragam penjaga tadi, Reyhan lalu mengenakannya dan langsung bergabung bersama puluhan bodyguard di sebuah halaman yang begitu luas. Beberapa saat kemudian, Tiger keluar dan langsung duduk disebuah tempat yang terlihat seperti tahta kerajaan.

"Dengan ini aku bisa menelusuri tempat ini dengan mudah." Ucap Reyhan lalu mulai menelusuri tempat itu dengan teliti.

Karena semua orang ada di halaman, membuat Reyhan lebih leluasa lagi. Pertama-tama dia memasuki ruang tengah.

"Semua ini pasti hanya hasil rampokan saja." Ucap Reyhan tertawa remeh. Di tempat itu begitu banyak pajangan dengan harga fantastik, bahkan sofa di ruang itu sangatlah indah dan mahal tentunya.

Reyhan berjalan-jalan disana dan melihat setiap pajangan yang memanjakan mata. Lalu ia melihat bingkai foto Tiger, yang terletak di sebuah meja besar berwarna emas.

"Ini dia orang yang telah menghancurkan hidupku, 10 tahun aku menderita karena dirinya dan akan aku balas semua itu." Ucap Reyhan penuh amara.

Tap... tap... tap, terdengar suara langkah kaki yang menuju keruang tangah. Reyhan panik buru-buru mencari tempat sembunyi.

"Sepertinya tadi aku mendengar ada orang di sini." Ucap seorang pria tua yang berpakaian seperti koki memasuki ruangan itu. Dan untunglah Reyhan sudah berhasil bersembunyi.

"Ada apa kepala koki, mengapa kau ada disini?" seketika Tiger datang.

"Tuan, itu saya kesini karena tadi saya melihat ada seseorang di tempat ini." Jawab kepala koki seraya menunduk.

"Bagaimana mungkin, semua bodyguard ku ada di luar dan tidak ada siapapun di dalam rumah kecuali kau." Ucap Tiger merasa yakin.

Kepala koki tidak mengatakan apa-apa lagi, dia merasa bingung sebab dia yakin jika tadi melihat ada seseorang di ruangan ini.

"Lalu, untuk apa kau ada di sini lagi cepat kembali ke dapur dan buatkan aku stek." Perintah Tiger dengan angkuh.

"Baik tuan." Ucap kepala koki yang langsung bergegas pergi.

Reyhan yang bersembunyi di balik sofa merasa tegang karena Tiger tak kunjung pergi dari sana dan bingung harus melakukan apa untuk kabur dari sana.

"Cotu... bawakan aku cek yang ada dikamar." ucapnya pada walkie talki yang memang sering ia gunakan untuk memerintah anak buahnya.

"Baik tuan." Beberapa detik berikutnya jawaban datang dari walkie talki itu.

Sembari menunggu anak buahnya datang, Tiger duduk tepat di sofa di mana Reyhan bersembunyi. Reyhan pun langsung mengambil kesempatan itu untuk kabur secara pelan-pelan agar tidak ketahuan.

"Ini dia saatnya." Batinnya mulai mengambil tindakan. Namun, belum sempat ia pergi, Cotu sudah datang membawa cek itu.

Reyhan terhenti bukan karena dia takut ketahuan, melainkan dia mendengar ucapan Tiger yang begitu mengejutkan baginya.

"1 M jumlah yang sangat fantastik. Kyesor pasti sudah bangkrut karena semua uangnya sudah jadi milikku, hahah sungguh dia begitu mudah ditipu." Ucap Tiger disertai tawa kesenangan.

"Biad*p, jadi dia juga yang ada dibalik bangkrutnya tuan Kyesor. Memang manusia berhati iblis!" Reyhan sangat marah mendengar semua itu, hingga ia mengepal kuat tangannya.

Karena kemarahannya, membuat Reyhan tanpa sengaja membenturkan tangannya ke sofa hingga menimbulkan bunyi yang akhirnya membuat Tiger dan Cotu terkejut.

Suasana mendadak panik, saat Tiger memerintahkan Cotu untuk memeriksa belakang sofa.

"Apa itu, sutt... sepertinya ada yang sedang menguping pembicaraan ini, cepat kau periksa dia pasti ada di balik sofa ini." ucap Tiger menyeringai.

"Sial, dia sudah curiga bagiamana ini." Reyhan yang panik bingung harus bagiamana.

"Baik tuan." Cotu perlahan-lahan berjalan mendekati Sofa dan saat di periksa.....

"Tidak ada siapa-siapa tuan." ucap Cotu.

Tiger mengerutkan kening tak percaya, ia lalu bangkit untuk memastikan sendiri tapi memang tidak apa siapa-siapa di sana. Lalu kemana Reyhan?

Beberapa saat lalu, sebelum Cotu menemukannya dia sudah lebih dulu merayap ke balik guci Basar yang memang tak jauh darinya. Untunglah dia cekatan sehingga dengan mudah lolos.

"Ini tidak mungkin, aku yakin tadi ada seseorang di sini." Ucap Tiger dengan yakin. Lalu ia mengingat ucap kepala koki yang mengatakan jika melihat seseorang di ruangan ini.

"Hmm... sepertinya apa yang lelaki tua tadi katakan itu benar, di tempat ini memang ada seseorang." bmNatin Tiger mengamati seluruh ruangan.

Reyhan berdoa agar dirinya tidak ditemukan. karena jika itu sampai terjadi sudah pasti dirinya akan di habis oleh Tiger .

"Tuan, stek anda sudah siap di meja makan." Seketika satu orang pelayan datang memberitahu Tiger.

"Baiklah, aku akan kesana sekarang." Jawab Tiger yabg langsung pergi di ikuti oleh Cotu.

Reyhan menghela nafas lega dan tanpa basa-basi lagi ia segera pergi dari tempat itu.

"Aku harus cepat-cepat pergi dari tempat ini, setidaknya hari ini aku tahu tempat persembunyiannya dan kejahatannya pada tuan Kyesor." Ucap Reyhan dengan terburu-buru menuju pintu keluar.

Di saat tergesa-gesa, tanpa sengaja dia melihat sebuah ruangan yang terbuka, Reyhan terhenti karena melihat ada sesuatu didalam ruangan itu. Dia yang penasaran memutuskan untuk memeriksa, setelah masuk ia menemukan sebuah papan lukis yang ditutup oleh kain putih. Bukan hanya itu ada banyak patung patung di dalam sana, Reyhan penasaran pada papan lukis lalu tanpa ragu ia langsung membuka dan terkejut melihat gambarnya.

"Inikan, gambar ayah dan ibu mengapa ada di sini?" ucap Reyhan tidak percaya.

Reyhan semakin bingung, sebab yang ia tahu jika dulu Tiger hanya datang untuk mencuri dirumah. Tapi mengapa sekarang ada Lukisan Andi dan Rika di tempat ini.

Reyhan tidak bisa mencerna apa yang yang terjadi, ia bingung dan menduga-duga apakah Tiger ada hubungannya dengan orang tua angkatnya.

"Hey, sedang apa kau disini?"

Reyhan membelalakkan matanya saat mendengar ada seseorang dari belakang yang menegurnya. Ia berbalik dengan panik, namun dia semakin terkejut melihat seorang gadis yang berdiri di ambang pintu menatap ke arahnya.

"Kau, sejak kapan kau bisa ada disini?" ucap gadis itu, yang ternyata dia adalah Nabila. gadis yang tinggal di bekas rumahnya dulu.

Reyhan, semakin bingung dengan semua ini. Sampai-sampai ia merasa pening tanpa sebab.

"Kau siapa?" tanya Reyhan . Nabila mengerutkan kening saat mendengar pertanyaannya itu.

"Aku Nabila, keponakannya paman Tiger. Tunggu, apa kau bodyguard baru disini?" jawab Nabila sekaligus bertanya.

"I-iya... aku baru masuk hari ini." Jawab Reyhan dengan terbata.

"Kau sopirnya pak Kyesor waktu itu kan, dan kau juga hampir menabrak ku tempo hari." Ucap Nabila mengingat semuanya.

"Betul, kau tahu jika tuan Kyesor sudah bangkrut jadi aku kehilangan pekerjaanku itulah mengapa aku sekarang bekerja disini." jawab Reyhan

"Benar juga, lalu mengapa kau ada diruang ini apakah kau tidak tahu jika tidak ada yang boleh masuk kesini selain aku?" tanya Nabila.

"Maaf nona, tadi saya tidak sengaja melihat ruangan ini terbuka jadi aku masuk saja." Jawab Reyhan menggaruk-garuk kepalanya.

"Lain kali jangan diulangi lagi, sekarang kau boleh keluar." Ucap Nabila memintanya pergi.

Reyhan mengangguk, setelah itu ia pergi dengan terburu-buru.

1
ririn
semngt upnya thor
ririn
akhirnya yg ditunggu up juga
ririn
semangt thor
Vanilla: makasih kak
total 2 replies
Lo Wi
mantap ceritanya lanjut kakak
Lo Wi
kapan lanjutanya kakak...mantap x ceritanya
ririn
tetp semangt upnya thor
Vanilla: iya kak makasih dah mampir
total 1 replies
Iyank
lanjut 🙏
Vanilla: udah kak
total 1 replies
Maliqa Effendy
typo benerin,thor...
Maliqa Effendy
masuk sekolah???? aduh...
Maliqa Effendy
baris bawah.." para tetangga mungkin
Vanilla: tenks atas krisarnya
total 1 replies
Pravangasta Waninghiu
sehrusnya tokoh ank kcil ,tdk bsa di penjara, karna usianya , tokoh blum dewasa ,
Vanilla: heheh entah dari mn konsep itu berasal, btw makasih dah mampir
total 1 replies
Nengmano Raima
ditunggu kelanjutanya
Arsad Rachim Arsad
mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmnnnbbvgczzaawryuuhhfsshuutcbjiffc6rer7ijgdssfbbbbbbvvbbbbbbvvbbbbbbbbbbbbbbhhggfddsaeryikmmnbvcssrtyuinvcAAFYGJJKKKJCDSSAzghjihffijjjjjjk
Arsad Rachim Arsad
mana sambungannya
Author SUPERSTAR: hi kak, baca Aku (Bukan) Wanita Murahan yuk
total 1 replies
Arsad Rachim Arsad
bodoh cerita buntu
Arsad Rachim Arsad
wow ceritanya best.mcm anjing dan babi
Arsad Rachim Arsad
wow ceritanya best
Avinash Aditya
wow ceritanya semakin seru
Arsad Rachim Arsad: ygygygugygugyyyyyyy
total 1 replies
Rusdirusli Rusdi
lanjut bos ku
Asep Sutisna
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!