dewasa itu bukan kita bisa melakukan semuanya tapi dewasa adalah ketika kita bisa membedakan yg mana yg salah dan yg mana yg benar
kita tidak melakukan yg salah dan berusaha melakukan yg benar walau itu sulit tapi itulah dewasa
masa masa yg talah berakhir
kisah cinta yg tidak akan pernah terlupakan orang orang punya kisahnya sendiri
kenangan terindah yg pernah aku lalui adalah katika aku bermimpi panjang yg sangat indah dan aku berharap dunia yg kelam ini tidak ada lagi saat aku bangun
tapi ternyata aku salah
hidup tetaplah hidup
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saljung, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 17
"eh udah jam berapa" tanya ojan
"jam 3" ucap vero
"hei vina bangun" ucap ojan yg menepok pipi vina vina pun teerbangun
"aaaahhh udah jam 3 ya ahhh" ucap vina yg mengedipkan matannya berkali kali agar terbangun
"woy bangun" ucap ojan membangunkan kenzo kenzo pun terbangun
"rah bil bangun ayo kita jalan lagi" ucap vina mereka semuannya pun sudah bangun mencuci muka mereka dengan air lalu merekapun melanjutkan perjalanan
harii sudah semakin pagi
"aduh ini gimana lagi nih udah nyampe belum sih.... lama banget udah malahan nih kaki cape banget" ucap vina
"lemah" ucap vero
"yee kau lihat lah dirimu sendiri ceking padahal makannya banyak" ucap vina
"he tapi badan ku lebih besar dari badanmu" ucap vero
"ya iyalah kau cowok" ucap raisyah
hari pun sudah menjelang jam 8
"eh itu bukannya danaunnya ya ih banyak bungannya" ucap bilqis merekapun melihat ke arah sana
"oh iya yaudah yuk kesana" ucap ojan merekapun berlari kesana
di satu sisi juga ada kelompok adang yg berlari dari arah samping
"SAMPAI" ucap kelompok adang dan juga kelompok vina merekapun terkejut
"hah" ucap mereka semua saling bertatapan
"kalian" ucap vina dan raisyah bersamaan
"heh sudahlah kita seri gk ada yg menang" ucap Vin dan raisyah bersamaan
"siapa yg bilang gk ada yg menang" ucap seseorang yg muncul dari air
"KHALISA" ucap mereka semua
khalisa pun sombong mengangkat alisnnya
"heh kita yg menang" ucap khalisa
"hah kok..kok bi..bisa" ucap mereka semua terheran heran
"ya bisa lah" ucap kelompok khalisa sombong
"GIMANA CARANNYA" ucap mereka
khalisa pun menunjukkan hpnnya ada foto arah yg menunjukkan di mana jalannya
"YEE PANTESAN" ucap mereka yg langsung duduk
"udah mendingan kita seneng seneng aja danaunnya jernih banget yuk berenang" ucap justin
merekapun berenang bersama sama melepaskan dahaga mereka dan akhirnnya
mereka bersama
sesampainnya di rumah mereka pun berpisah
pergi ke rumah masing masing merekapun beristirahat
keesokan harinnya
"ndah aku berangkat dulu ya" ucap raisyah kepada bundahnnya dan salin raisyah pun memakai motornnya lalu pergi berangkat ke sekolah
skip sesampainnya di sekolah........
raisyah pun menuju kelasnnya
"raisyah lu kemana aja gk masuk masuk" ucap temannya
raisyah pun duduk "gua liburan nanti juga kesini gua mau minta izin sama kepsek buat libur" ucap raisyah
"ih libur mulu emang mau kemana sih khalisa vina bilqis pada ikut sama kamu ya liburan" ucap temennya lagi
"iya dong kita kan satu geng" ucap raisyah
"tapi pas kalian gk ada salsa sering marah marah tau gara gara adang sama tim nnya ngikut kalian" ucap temennya
"ohh paling dia kesel udahlah biarin aja" ucap raisyah
tiba tiba vina pun datang
"hallo gaes aku kembali lagi" ucap vina yg tiba tiba dateng
"vina.... lu kemana aja gk pulang pulang nih juga bil kagak pulang" ucap temen baiknnya vina dan bilqis di sekolah
"biasa mau liburan tapi habis ini gua kayaknnya gk sekolah lagi soalnnya masih harus nyelesaiin tugas" ucap vina yg duduk
"tugas apa" ucap bilqis dan temennya itu
"kepo....." ucap vina
"kebiasaan vina nih buat penasaran mulu" ucap bilqis vina hanya tersenyum
"rai jadinnya kapan" ucap vina
"emm... ini kan harii jumat jadi minggu aja istirahat dulu sebelum pergi cape abis jalan di hutan kemaren" ucap raisyah
"oke minggu" ucap vina
"eh kalian nyembunyyiin apa sih kita mau ikut dong" ucap khalisa
"eh enggak kal ini tuh cuma urusan kita doang soalnnya inikan wasiat darii almarhum ayahnnya vina" ucap raisyah
"ohh" jawab khalisa
bel pun berbunyi pelajaran di mulai setelah pelajaran di mulai jam istirahat pun tiba
"vin kekantin yuk" ucap raisyah
"yuk" ucap vina mereka pun ke kantin sesampainnya di kantin mereka melihat adang yg sedang di goda oleh salsa ya itu teman vina dan raisyah wakyu kecil tapi sekarang sudah menjadi musuh
vina dan raisyah tak memperdulikan itu merekapun duduk di bangku lain
"buk pesen salat buahnnya 2 sama jus anggurnya dua" ucap vina kepada buk kantin
"siap non" ucap ibu kantin
"eh kalian akhirnnya kesini juga" ucap adang dan ojan yg menghampiri vina dan raisyah lalu duduk
"emang mau ngapain nungguin kita" ucap raisyah
"adang kamu abis lulus sekolah pengen sekolah dimana" ucap salsa
"gk aku lulusnnya masih lama umur 18 karna mau nyelesaiin masalah" ucap adang dingin
"masalah apa kan kamu harusnnya lulusnnya umur 17 sekarang" ucap salsa
"kepo lu sa urusan urusan dia udah jangan ganggu mending lo pergi sana" ucap ojan
"ih gk mau lagian gua pengen disini tarserah gua lah" ucap salsa
"nih non pesanan shalatnnya" ucap buk kantin
"iya maksih ya buk" ucap vina dan raisyah yg tak menghiraukan adang dan ojan yg sedang bertengkar sama salsa
"et dah sa gua gk betah.... makan udah mendingan lu pergi sana" ucap adang
"gk mau" ucap salsa yg manja
"udah apa sa.... gua kan gk betah heh.... jadi gk nafsu makan kan" ucap adang
"tapi maafin gua soal waktu itu gua gk pernah nyuruh rahma bakar hutan gua bae gk tau kalo kalian pergi kemana" ucap salsa
"udah jangan banyak alesan ngaku aja jangan di maafin dang" ucap ojan
vina yg melihat kerubutan itu
BRAKK.... vina pun menggemprak meja
"BERISIK" ucap vina yg berdiri berbicara judes sambil bermuka dingin lalu dia pergi ke meja lain teman teman pun melihat vina yg menggemprak meja sudah biasa kalau vina marah vina pun duduk dan langsung makan raisyah melihat vina langsung menghampirinya juga adang yg ingin pindah di tahan oleh ojan
"udah dang jangan pindah dulu nanti vina marah lagi mendingan lu selesaiin hubungan lu sama salsa dulu dah" ucap ojan adang pun berfikir dan kembali duduk ojan pun tak pindah dia menemani sahabatnnya itu
"beginilah kalau sahabatku sudah marah" ucap raisyah tersenyum
"heh lagian diaannya aja yg berisik menganggu momen makan ku saja" ucap vina
"jadi kita cuma berdua doangkan berarti harus ada korban diantara kita pokoknnya kita harus berhasil" ucap vina
"iya kita harus berhasil" ucap raisyah
tak neberapa lama bel pun berbunyi mereka lanjut belajar setelah belajar merekapun pulang raisyah dan vina membawa motorrnnya masing masing punya motor yg sama hanya beda warna
mereka pun pulang.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
bersambung......
aku sentiasa menunggu