Ini bukan sebuah legenda, maupun reinkarnasi. Ini adalah awal dari perjalanan Kaisar Alam Semesta ke Alam Yang lebih rendah, yang belum pernah mengenal siapa penguasa yang sesungguhnya.
Yu Zhou adalah nama pemberian dari ketiga Seniornya, karena memang dialah Yu Zhou huangdi Sang Kaisar Alam yang sesunggunya.
Saksikan dan ikuti kelanjutan perjalanan Yu Zhou huangdi keseluruh alam semesta.
Cerita ini fiktif belaka, jika ada alur maupun kesamaan dari tokoh pemeran utama, itu bukan unsur kesengajaan, itu memang asli dari Imaginasi Author, Salam persahabatan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jonson pasaribu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17.Kedatangan Para Leluhur Sekte Pedang Naga.
Setelah si bocah Yu Zhou ditenangkan ketiga seniornya, barulah situasi saat itu tenang kembali. Namun di hati Tetua Mu menyimpan dendam, terlihat dari raut wajahnya yang menunjukkan rasa tidak senang. Apalagi sudah lama dia sangat membenci Tetua Zhou Li, dan ketiga Murid asuhnya, ditambah sibocah Sampah bermulut pedas.
Seandainya Tetua Zhou Li bukan Anak kandung Tetua Agung Tuo Li, mungkin dia lebih leluasa menghina serta merendahkan, harga diri Tetua Zhou Li serta ketiga Murid asuhnya itu. Namun kenyataannya tidak seperti yang direncanakannya. Apalagi sewaktu ketiga murid dari tetua Zhou Li, sangat membela sibocah Yu Zhou, yang dianggapnya sampah, maka semakin besar rasa bencinya terhadap mereka berempat ditambah sibocah.
Konflik sibocah Yu Zhou dengan Tetua Mu telah dianggap selesai oleh Sang Tetua Agung, dan semua para tetua yang berada di tempat itu dibubarkan, kembali menuju kediamannya masing masing, termasuk sibocah Yu Zhou kecuali tiga bersaudara dan master Zhou Li.
Ketiga bersaudara menyuruh Sibocah Yu Zhou kembali untuk beristirahat ditempat kediaman mereka, dan sibocah pun menurut pada perintah ketiga seniornya. Setelah sibocah Yu Zhou berlalu meninggalkan tempat itu, akhir Sang Master dan Tetua Agung menanyai mereka bertiga, tentang siapa sebenarnya Sibocah Yu Zhou dan apa hubungannya dengan mereka bertiga.
"Ehm,..Apakah kalian bertiga tau apa kesalahan kalian ???" tanya langsung Sang Tetua Agung.
"Sebelumnya, mohon pengampunannya Pemimpin Sekte, atas sikap dan ketidak sopanan kami, termasuk junior kami Yu Zhou". ucap Tian Zong mewakili mereka bertiga, sambil berlutut di hadapan Tetua Agung dan Master Pembimbing mereka.
"Apa maksud mu Tian'er, kalian bertiga mewakili permintaan maaf anak itu, dan bukan anak itu langsung berinisiatif meminta maaf." Tanya Master Zhou Li dengan rasa penasaran.
"Pemimpin Sekte dan master juga tau, Junior kami Yu Zhou masih anak anak, dan berumur 10 tahun lebih, masih belum tau peraturan disekte. Sehingga apa yang menurutnya benar, sampai matipun dia akan memperjuangkannya dan begitu juga sebaliknya.
"Kenapa kami sangat membelanya disaat terjadi konflik dengan Tetua Mu, itu dikarenakan kami sangat menyayanginya, dan kami sudah berjanji menganggapnya menjadi Saudara junior kami, seandainya kami bertiga tidak bertemu dengan Yu Zhou, mungkin misi yang kami jalankan tidak secepat ini selesai, dan bahkan nyawa kami tidak akan selamat sewaktu berburu inti binatang buas di hutan terlarang itu".
" Haaa..???
"Apakah maksudmu sibocah Yu Zhou seorang kultivator, dan dapat membantu kalian bertiga berburu inti binatang buas dihutan terlarang..???" tanya sang master sambil terkejut mendengar ucapan muridnya.
"Apakah kalian tau dari mana asal sibocah Yu Zhou, dan siapakah dia sebenarnya ???" sela Sang Pemimpin sekte, setelah Master Zhou Li habis menanyai mereka.Tadi memang Sang Tetua Agung, tidak sempat memperhatikan tingkat kultivasi Sibocah Yu Zhou, begitu juga dia tidak dapat merasakan jejak aura dari jiwa kultivator sibocah Yu Zhou.
Tapi tidak bagi Master Zhou Li, dari pertama kedatangan Sibocah bersama ketiga muridnya itu, selalu memperhatikan dan mencoba tau tingkat kultivasi si bocah Yu Zhou serta jejak Aura jiwa kultivatornya, apalagi sikap tenang yang dimiliki sibocah sewaktu beradu konflik kepada tetua Mu.
Tapi apa yang ditemukan..??? Nol/ tidak ada sama sekali, namun anehnya Semakin Master Zhou Li mencoba menerawang tingkat kultivasi sebocah Yu Zhou, hanya kegelapan yang tak berujung yang dia rasakan, dan malah takutnya jiwa yang dimilikinya ikut tersedot dalam kegelapan yang tak berujung. Sungguh Sangat misterius.
Sebelum rasa penasaran mereka menghilang, tiba tiba salah seorang murid inti datang menghadap, khususnya kepada Sang Pemimpin Sekte.
"Salam Kepada Pemimpin Sekte, dan juga Tetua Li, Murid Datang menghadap dan juga memberikan laporan, bahwa baru saja di kediaman Saudara Senior Lu Long, saudara senior Tian Zong, dan saudara senior Lu Zhou, terjadi kebakaran, dan pelaku utamanya Tetua Mu Liong"..ucap sang murid, sehinggah sangat mengejudkan Tetua Agung dan Master Zhou Li, terlebih kepada mereka tiga saudara.
"Apa kamu bilang..???"
"Kediaman kami bertiga terbakar ???"
"Pelaku utamanya Tetua Mu ???"
"Oh tidak..!!! Zhou'er,..Ya ya.. Zhou 'er,..Katakan dimana Zhou'er, bagaimana Zhou'er, bagaimana dia, Zhou'er ada didalam, tidak mungkin dia,tidak, tidaaaaakkkk,..tidak akan aku maafkan kau bangsaaaaat,..teriak tiga bersaudara bergantian.
"Juga saat ini, para leluhur telah datang ketempat itu, murid mendapat perintah dari Para leluhur untuk memanggil Pemimpin dan juga ketika senior bersaudara",..sela sang pelapor sekalian menyudahi laporannya.
"Apa ???" Para Leluhur sudah berada ditempat itu..???" kenapa baru sekarang kamu kasih tau ??? protes Tetua Agung Tuo Li. Sambil bergerak dan diikuti, Master Li serta ketiga muridnya.