NovelToon NovelToon
Romansa SMA

Romansa SMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:858k
Nilai: 4.8
Nama Author: idesan

Kisah cinta antara Prima dan Wida yang lama terpendam. Namun akhirnya terungkap karena ternyata bukan hanya Prima yang menginginkan Wida. Dan Prima pun harus berjuang untuk mendapatkan cinta Wida.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon idesan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB XVI : Ada Cinta Yang Lain..

Prima pura-pura kesal dengan menatap Wida tajam. Wida yang di tatap seperti itu merasa gelisah. "Apa?" tanya Wida akhirnya seakan tahu kalau Prima akan menanyakan sesuatu.

Dan dugaan Wida benar.. "Kamu turun dimana tadi?" tanya Prima datar.

Wida yang merasa bersalah karena tadi pagi ketika dilihatnya Prima di tempat biasa ia turun tapi malah melewatinya, menjawab dengan pelan, "Aku.. aku kelewatan tadi.."

"Kok bisa.. apa kamu sengaja?" cecar Prima.

"Beneran.. aku kelewatan.." Wida berusaha meyakinkan Prima.

"Lalu.. tadi.. kenapa kamu sembunyi?" tanya Prima kembali yang membuat Wida mati kutu karena tidak punya alasan untuk menjawabnya. Wida akhirnya hanya menunduk diam karena merasa malu dengan kelakuannya tadi.

Prima tersenyum. Tidak tega juga rupanya melihat Wida seperti itu. Tanpa bicara di tariknya tangan Wida agar mengikutinya. Wida yang agak terkejut karena tiba-tiba tangannya ditarik mencoba melepaskan tangannya dari pegangan Prima. Tapi pegangan Prima yang kuat membuat Wida terpaksa mengikutinya.

Mereka rupanya ke kantin. Wida sepanjang jalan hanya menunduk diam menahan malu karena banyak mata yang melihat mereka jalan sambil bergandengan tangan. Berbeda dengan Prima yang tampak cuek tak menghiraukan.

Suasana kantin tampak ramai. Setelah mendapatkan tempat duduk untuk dirinya dan Wida, Prima pun meninggalkan Wida untuk memesan makanan karena dilihatnya pak Somad penjaga kantin sedang sibuk melayani. Wida sedikit lega saat Prima pergi memesan. Ia sebenarnya kesal dengan sikap Prima yang selalu saja memaksa dirinya untuk mengikuti kemauannya. Tanpa bertanya apakah ia setuju atau tidak. Namun bodohnya.. ia selalu saja menurutinya. Hhh.. desahnya sambil memukul kepalanya yang tak sakit menyesali kebodohannya.

Nina dan dua sahabatnya, Sifa dan Anin.. tampak masuk ke kantin. Nina yang melihat Prima lagi antri di tempat pemesanan langsung menghampirinya. Dengan manja ia bergelayut ditangan Prima. Prima yang memang hanya menganggap Nina cuma sebagai sahabatnya dari SMP tidak begitu mempedulikannya.

"Asiiik.. traktir aku ya.." katanya manja. Prima menggeleng. "Lain kali aja ya.. aku cuma bawa uang sedikit. Cuma cukup untuk traktir Wida.." tolak Prima sambil menunjuk Wida yang tengah menunggunya dengan kepalanya. Nina pun langsung melihat kearah yang ditunjuk Prima. Dilihatnya Wida tengah duduk sambil melihat-lihat sekeliling kantin. Reflek Nina melepas tangan Prima yang tengah di gelayutinya. Ia merasa tidak enak jika nanti Wida melihatnya. "Pelit ah sekarang.." katanya pura-pura kesal. Prima hanya tersenyum dan langsung memesan makanan saat antriannya tiba.

Prima datang dengan membawa makanan yang di pesannya untuk dirinya dan Wida. Dua piring somay dan dua gelas es teh manis. Setelah meletakkannya di meja ia duduk dihadapan Wida. "Makanlah.." katanya pada Wida. Wida yang memang sedang lapar karena tidak sarapan meraih piring somaynya, mengaduknya.. lalu langsung melahapnya. Prima hanya tersenyum.

"Kalo tau laper.. tadi kenapa sembunyi?" goda Prima, membuat Wida tersedak dan terbatuk. Prima tertawa melihatnya lalu menyodorkan gelas es teh pada Wida. Wida yang terbatuk mengambil gelas es teh dari tangan Prima dan langsung meminumnya. Setelah dirasa hilang rasa tersedaknya diletakkannya gelas sambil melotot kesal pada Prima. Dan yang di pelototi hanya mesem saja sambil menyantap somaynya.

Tidak jauh dari tempat mereka duduk, tampak Nina yang sepertinya tidak suka melihat kedekatan Prima dengan Wida. Bagaimana tidak.. ialah yang selalu ada disisi Prima dari mereka masih duduk di bangku SMP. Dan menunggu dengan sabar kapan Prima akan membuka hati untuk dirinya. Ia pikir Prima hanya menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan perasaannya pada dirinya, karena sikap Prima yang selama ini selalu baik dan perhatian.

Namun ternyata hal itu sepertinya tak akan terjadi. Karena tiba-tiba saja hadir Wida diantara mereka. Nina bertanya-tanya dalam hati.. kapan Prima mulai dekat dengan Wida? Karena dari kelas satu ia tidak pernah melihat Prima bicara dengan Wida atau sekedar menyapa. Tapi belakangan ini ia melihat Prima semakin dekat dengan Wida.. semenjak pertandingan basket di SMA Harapan.

1
Win_di
Luar biasa
olfa nahidh
selalu menunggu lanjutannya....
Trisna Wulandari
lanjut kaa..
aku sllu mnnti lanjutannya...
Ati Mak Na Nta
mantap kak karyanya tapi sayang up nya terlalu lama
tetap semangat ya
Ide Sumisan
Aamiin... semangat baca ya... jangan lupa likenya
Ide Sumisan
mudah-mudahan lancar terus deh updatenya... makasih semua
dreamies
setelah skian purnama akhirnya update
Anayanti
up nya kapan lagi kak. nungguin ini...
Anayanti
up date setiap hari ya kak critanya bagus
aminah nizam
sabar prima..nanti juga Wida bucin
nnaaaaaaaaaa...
👍👍
Eli Maliani
lanjut kak......ditunggu ya
Ayu Sri Wahyuni
up donk
Anis Rohayati
wida prima 😍😍😍😍😍
Maryati Akbar
bagus
Meci Bima
lumayan
Ati Mak Na Nta
🥰🥰
Xys_zann
cara baca pakek sound gimana ya?
Melka Malaika
purnama mengembang,,,
olfa nahidh
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!