NovelToon NovelToon
Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Dokter / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 5
Nama Author: Annisa Niswa

"Uncle Dokter! Aku mencintaimu."

"Aku tak peduli! Jaga batasan mu Airin! Kau hanya pacar kontrakku! Tak lebih!"

"Jangan panggil aku Airin! Jika tak mampu membuatmu bertekuk lutut mencintaiku!"

"Ku pastikan itu hanya sia-sia." Tawa remeh di layangkan Angga Yudistira, penolakan cinta semasa sekolah membuatnya memilih hidup menyendiri hingga memasuki usia 40 tahun.

Desakan orang tua untuk segera menikah membuat dirinya harus terlibat kontrak perjanjian dengan gadis ingusan demi menghindari perjodohan.

"Papa! Airin rindu papa! Apa Papa dan Mommy bahagia di sana!" Lirih nya menatap nisan kedua orang tuanya, hanya untuk mengungkapkan kata rindu.

Gadis 18 tahun, yang melibatkan perasaan pada kontrak yang tak seharusnya.

Mampukah Airin membuat Angga melupakan masa lalunya dan menerima cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UDJ-15

Rasanya terlalu malas untuk mengikuti pembelajaran pagi ini. Aughhhh Lengguh nya, bagaiman tidak? kemarin ia sudah di sibukkan dengan perkuliahan dari pagi hingga siang, dilanjut dengan pekerjaan hingga sore, dan lebih parah nya Uncle Angga dengan segala tingkat pemaksaan nya membuat dirinya harus menemani dalam acara, yeah! Kumpul-kumpul tak berfaedah orang kaya, Begitu pikir nya.

Jangan lupakan si emak lampir Clara yang mulutnya pengen di ulek di cobek! Saking pedasnya.

"Kau tak apa?" Tanya Elang kala melihat Airin sudah menaruh kepalanya dengan posisi tidur di jam pagi.

"Tak apa hanya sedikit lelah!" Jujur nya.

"Baiklah! Tidurlah sebentar! Masih ada setengah jam sebelum kelas di mulai! Nanti aku akan membangun kan mu."

Airin memang selalu datang 30 menit sebelum perkuliahan di mulai kala pagi hari, mengingat ibu kota jakarta dengan arus yang sangat sibuk kala pagi!

Airin tak ingin mengambil resiko telat, karena kemacetan! No! Ya meskipun terkadang ia masuk dengan setengah hati, ia cukup menjadi pribadi yang tanggung jawab akan semua materi yang di berikan, terbukti dengan malam harinya atau di waktu luang ia akan mempelajari materi itu kembali.

Kasihan banget, kayak nya lelah! Lirih Elang merasa tak tega.

^^^2 Jam kemudian!^^^

"Hoam!" Ucap Airin menguap dan mengerjapkan kedua bola matanya, sepi? Hanya ada dirinya dan Elang yang berada di samping! Sama seperti terakhir sebelum ia memejamkan matanya.

"Kemana semuanya? Apa kelas belum mulai?" Tanya Airin dengan setengah sadar.

"Sudah selesai!"

"Hah apa!" Pekik Airin. "Kamu kok gak bangunin aku, katanya mau bangunin!" Protes Airin.

"Dosen gak masuk dan ngasih tugas Airin, aku udah kerjain tugas kamu! Mau bangunin gak tega!"

"Serius kamu bantuin aku ngerjain tugas?" Tanyanya lagi.

"Ya! Kalau kamu capek hari ini gak usah ke restoran dulu gakapa!"

"Tapi kan aku harus kerja!"

"Udah gakapa! Nanti aku izinin ke mama. kamu istirahat aja! Tenang! Khusus kamu gajinya utuh gak ada potongan!" Ucap Elang tersenyum.

"Ah baik banget! Paling baik!" Ucapnya dengan tersenyum.

"Ini makan?"

"Kamu beli?"

"Engga! Tadi iseng bawa dua aja, kamu pasti belum makan kan?"

"Hehehe, ya maklum. Mau masak juga gak ada temen nya makan!"

"Udah di makan jangan telat makan ntar sakit loh!" Ucap Elang mengingatkan.

"Pulang yuk!" Ucap Elang kala keduanya telah menyelesaikan perkuliahan di jam terakhir.

"Ayo!"

"Aku anterin ya!"

"Gak usah, takut ngerepotin!"

"Udah gakapa! Ayo!"

Keduanya melangkah keluar menuju parkiran, memasangkan helm ke kepala Airin, "Tumben bawa motor?" Celetuk Airin.

"Hehehe, pengen aja, jalanan kalau sore suka macet, ribet kalau pakai mobil!"

"Oh begitu!"

"Kamu ga mau aku anterin pakai motor?"

"Mau kok, lumayan bisa menghemat ongkos ojek!" Ucapnya dengan cekikian.

Bergerak melaju, sejajar dengan kendaraan lain, hingga di persimpangan jalan sebuah mobil langsung membelokkan dan tak sengaja ada hantaman yang tercipta antara Motor yang di kendarai Elang dengan Airin.

Bugh!

Mobil melesat menghilangkan tanpa ada kata pertanggung jawaban kala melihat motor dan pengendaranya tergletak di jalan.

"Airin, Airin!" Guncangan kuat di layangkan Elang kala melihat Airin tak berdaya, darah segar tampak mengucur di kepalanya.

Roda ranjang rumah sakit berputar, melaju begitu cepat hingga kini tibalah keduanya di ruang rawat IGD, dengan Airin yang masih di dalam penanganan dokter, Elang hanya mampu terduduk lesu! Tangis nya pilu, mengigit bibir bawah, Hanya diam dan tertunduk!

Ku mohon kau harus selamat! Aku tak mau terjadi apa-apa padamu! Aku akan menghukum diriku sendiri jika sampai kau terluka! Airin! Sadarlah.

"Elang!!!" Panggil Shinta!

"Shinta! Airin!" Lirih nya dengan nada lemah menghadap Shinta.

Hap!

"Udah kamu yang tenang ya! Airin pasti sembuh kok!" Ucapnya menenangkan dengan usapan lembut di tubuh pria yang di cintai nya.

*Rasanya sakit! Aku mencintaimu tapi kau lebih mencintai*nya! -Shinta-

"Kau harus juga mengobati luka mu itu!" Ucap Shinta, kala melihat Elang yang sudah tenang.

"Tapi..."

"Airin akan sedih melihat mu seperti ini, kau tenang saja aku akan menunggunya, minta suster untuk bersihkan luka mu dan ini ganti pakaian mu!" Ucap Shinta tulus menyerahkan paper bag pada Elang.

🎶

"Bagaimana?" Tanya Elang kala ia sudah membersihkan luka nya dan berganti pakaian.

"Hah, masih di tangani!" Ucap Shinta dengan gelengan lemah.

"Bagaimana keadaan sahabat saya dok?" Ucap Elang dengan cepat langsung menghampiri sang dokter.

Jika aku yang berada di posisi Airin? apakah kamu juga akan mengkhawatirkan keadaan ku juga Elang! Monolog Shinta dalam hatinya.

"Benturan di kepalanya tak terlalu fatal, hanya membutuhkan beberapa jahitan dan sekarang pasien bisa di pindahkan di ruang rawat inap!"

"Baik dok terimakasih!'

Tangan kekar miliknya senantiasa menggenggam erat tangan lembut seorang gadis yang tengah terbaring pucat tak berdaya, masih ada guratan kekhawatiran yang ada dalam dirinya.

Untuk Shinta, ia sudah pulang kala sang Mama menelfon nya, ia berjanji akan kembali esok harinya, Yeah! Memang jam sudah menunjukkan 9 malam, untuk Elang? Ia sudah memberikan kabar pada sang Mama tentang kecelakaan yang terjadi.

Sempat membuat sang Mama khawatir dan sangat shock namun menit berikutnya setelah keduanya melakukan video Call ada rasa lega saat mengetahui sang putra tak apa, hanya ada beberapa luka lecet dan Mama Nina juga mengizinkan sang putra untuk menemani Airin.

...****...

"Elang!" Panggil nya dengan nada lirih sesekali mengusap rambut pemuda yang menyandarkan kepalanya di ranjang pasien dengan posisi terduduk.

Pagi sudah menjelang, tepatnya masih jam 7 pagi tapi kedua kelopak mata airin sudah terbuka, beberapa menit menyesuaikan keadaan "Sakit!" kala rasa pusing menghantam kepalanya, yang ia lakukan adalah diam beberapa saat kemudian mengelus lembut kepala pemuda yang kini telah menjaganya semalaman.

"Kau sudah sadar! Aku mengkhawatirkan mu! Aku tak bisa bayangkan jika ada sesuatu hal buruk terjadi padamu!" Lirihnya dengan nada sendu langsung memeluk Airin.

"Sudah tak apa, aku baik-baik!" Kalimat penenang lembut akhirnya keluar dari bibir pucat sang gadis.

"Terimakasih sudah menjaga ku ya!"

"Tak perlu berterima kasih aku memang harus menjagamu!

...***...

Umpatan terus di layangkan oleh pemuda yang usianya sudah menginjak 40 tahun itu, bagaimana tidak, esok adalah acara pertunangan dirinya dengan Airin namun sialnya gadis itu semalaman tak bisa di hubungi dan handphone miliknya mati, datang ke rumah sudah di lakukan nya namun rumah itu tampak sepi tak berpenghuni!

Menerobos? Ingin sekali Uncle Angga lakukan namun ia juga harus mempertimbangkan resiko jika ada warga sekitar yang mengetahui tindakan nya, alhasil ia hanya pulang dengan tangan hampa.

hingga pagi dini hari, dirinya terus mengumpat kesal dengan segala pemikiran negatif tentang Airin.

🎶

Happy Reading guys.

1
Lilisdayanti
entah lah,,bagi aqu sih,,tapi maaf ya thur,, ceritanya ga masuk di akal qu,,para sahabat,,kandidat tapaun asisten,, tidak mungkin tidak ada yg tau,, Airin,,toh selama ini kan Airin tinggal di rumah,,tanpa terkecuali Airin tinggal di asrama jauh dari orang tuanya,,mungkin,, masalahnya bukan waktu yg singkat loh,,bukan setahun atau 2thn ,,ga masuk akal aja,,kalau sampai ga ada yg tau Airin 🤔
Lilisdayanti
pertemuan 2 sahabat,,
Lilisdayanti
kan emang anaknya bege 🤪
Lilisdayanti
aqu bingung antara kata dialog sama penjelasan nya,,kaya lompat²😌
Lilisdayanti
lieerrrrr pokonamah,, sebenernya sih ceritanya bagus,,tapi pas loncatan nya yg bikin mumet,,kaya kurang nyusun,,jadi bikin lieerrrrr 🤭
Lilisdayanti
hayo dokter kenapa dengan jantung mu,ada love love nya kah,,dan itu mata kenapa ada love love nya juga 😍😍😍🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣🤣 ngakak aqu itu baru jodoh,,bertengkar mulu 🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
ya bener kan,,ga dapet mamanya anaknya pun jadilah 🤭🤭
Lilisdayanti
wah sadis juga thur,,kan kasian si baby Ay 🤭
Lilisdayanti
baru nyadar kamu uncle kalau udah tua 😂😂😂
Lilisdayanti
ikuti saja alurnya angga,,nanti Arthur akan kasih kesempatan buat kamu ketemu baby Ay 🤭🤭
Lilisdayanti
jangan²keluarga Clara yg ngancurin dan ngebunuh orang tuanya Ririn 🤔🤔pirasat aqu aja yah 🤭
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣 dokter 40 tahun,,masih di jewer,,ga ke tua an tu kuping 🤣🤣🤣
Lilisdayanti
masih nyimak,,dan belum masuk di otak aqu,, maksudnya uncle angga itu lelaki yg mencintai senja,, ibu nya baby Ay,,dan baby Ay,,itu Arini,,dan nantinya akan menikah sama uncle angga,,jadi ni cerita,,uncle angga menikahi anak dari mantan kekasihnya gitu 🤔🤔
Lilisdayanti
mampir aqu thur,,dan nyimak dulu 🤭🤭
Muara Lombok
laaahh...tu si WWH knpa nyangkut d situ sich ...ayo balik kerumaahh..🤭🤭
Puput
Saran thor, pake "Ciiiittt" aja, aku tadi ngira kalau Angga mengumpat thor🙏
Puput
Menunggu adalah hal yang membagongkan thor🙄, untung aku nemu novel ini pas udah tamat hehe😅
Kak Jum
Luar biasa
Mak mak doyan novel
kok paruh baya? typo ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!