Sequel dari Menikahi Mr. Rajendra
_________________________________
"Mencintaimu adalah luka paling hebat dalam hidupku, yang dimana hadirnya tidak bisa aku hindari."
-Azizah Ghaffara Dananjaya-
Zizi harus menerima kenyataan pahit dalam hidupnya yaitu melihat secara langsung laki-laki yang ia cintai menyatakan perasaannya pada wanita lain. Apalagi saat mengetahui wanita itu adalah sahabatnya sendiri.
Namun, disaat Zizi ingin memulai kehidupan barunya dengan laki-laki yang dijodohkan oleh orang tuanya. Tristan malah menyadari perasaannya terhadap Zizi.
"Aku terlambat menyadari siapa yang sebenarnya diinginkan oleh hatiku," ucap Tristan dengan frustasi.
Permainan takdir apa yang akan dihadapi oleh Zizi kedepannya ? Dan siapa yang akhirnya akan menjadi pendamping hidup Zizi ?
Jangan lupa ikuti ceritanya ya 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INRA KHAIRUNNISA JEOMI YUSUF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pacar Pura-Pura
...~ Kata ‘Bahagia’ akan kehilangan artinya kalau tidak diseimbangkan dengan kesedihan ~...
...Carl Jung...
Happy Reading !!!
Dibawah sinar sang mentari siang. Tampak dua orang manusia beda kelamin menyelusuri koridor Rumah Sakit. Hari ini Zizi sengaja mengajak Kavindra untuk menjenguk sahabatnya yang baru saja melahirkan kemarin.
Ya. Sahabat yang dimaksud adalah Nana. Kemarin Zizi baru saja selesai membantu Nana melahirkan putra pertamanya. Dan hari ini ia mengajak seseorang untuk bertemu para sahabatnya. Bukan tanpa alasan, dia membawa serta Kavindra bersamanya.
Disana nanti pasti ada banyak orang dengan pasangannya masing-masing. Begitupun dengan Tristan yang pasti akan mengajak Chika bersamanya. Dan Zizi tidak mau terlihat menyedihkan karena tidak mengandeng pasangan.
Tapi bukan berarti ia memanfaatkan keberadaan Kavindra pada saat ini. Karena pada dasarnya Zizi memang ingin memperkenalkan teman masa lalunya pada para sahabatnya.
“Memangnya siapa yang lahiran Zi ?” Tanya Kavindra tanpa menghentikan langkah kakinya. Ia sendiri tidak tau mau mengunjungi siapa saat ini, karena tadi Zizi hanya bilang menjenguk sahabatnya lahiran.
“Oh itu kak, namanya Nana. Dia sahabat aku sejak pertama kali masuk kuliah di LA,” jawab Zizi.
Kavindra menganggukkan kepalanya tanda mengerti. “Terus dia lahiran nya kapan ?” Tanya laki-laki itu lagi.
“Kemarin kak,” jawab Zizi singkat.
“Pasti kamu yang bantu kan ?” Zizi hanya menganggukkan kepalanya tanpa berniat mengeluarkan suaranya. “Gimana rasanya bantu sahabat sendiri melahirkan ?” Lagi-lagi kavin tidak berhenti bertanya pada gadis cantik itu.
“Gimana ya kak. Rasanya tu campur aduk tau ngak. Khawatir, kasihan dan senang semuanya menyatu jadi satu gitu. Pokoknya ngak bisa diungkapkan hanya dengan kata-kata,” seru Zizi.
Kavindra tersenyum. Ia sangat tau bagaimana gadis yang sedang bersamanya saat ini. Mengenal dan dekat dengannya sejak kecil sudah membuat Kavindra mengetahui tentang banyak hal tentang nya.
Hingga tanpa mereka sadari, saat ini mereka telah berada didepan pintu ruangan nya Nana. Zizi menarik nafas panjangnya sebelum memutuskan membuka pintu.
♡♡♡
Ruangan Nana tampak rusuh karena kedatangan tamu-tamu absurd yang tak lain dan tak bukan adakah para sahabatnya. Sedari tadi mereka memang memilih berkumpul sembari menyapa baby Keel yang merupakan putra dari Nana dan Zayyan.
“Ka, lo kapan punya anak ?” Pertanyaan konyol itupun terlontar dari Tristan yang ditujukan pada Raka.
“Idihh.. Pertanyaan lo aneh banget deh. Bagaimana mau punya anak coba kalau nikah aja belum,” jawab Raka.
“Hhaha… Makanya jangan lama-lama nikahnya, biar cepat punya anak,” Seru Arjuna.
“Gue sih mau cepat-cepat tapi nyonya nya yang ngak mau,” ujar Raka sembari melirik sang kekasih hati dengan ekor matanya.
Merasa tersindir dengan ucapan Raka, Alexa tidak mau tinggal diam hingga terjadi perdebatan kecil diantara mereka. “Lah kok jadi aku yang salah,” ucap Alexa dengan nada tidak terima.
“Siapa yang nyalahin kamu, sayang,” bantah Raka.
“Terus tadi maksudnya apa coba bilang kayak gitu,” kesal Alexa.
“Bilang apa ?”
“Udah deh ngak usah belagak lupa kayak gitu. Aku tau kamu pasti sengaja kan nyindir aku,” tuduh Alexa. Tampaknya gadis itu benar-benar sangat kesal pada kekasihnya – Raka saat ini. Ia tidak terima dituduh raka ngak mau cepat-cepat diajak nikah.
Sementara yang lain hanya melongo melihat pertengkaran sepasang kekasih yang sedang dimabuk cinta. “Yah, malah bertengkar lagi,” ucap Shakira menepuk dahinya.
“Woy… Jangan ribut disini, nanti anak gue kebangun gara-gara kalian,” seru Zayyan sedikit kesal.
“Kamu sih kak, ngapain bilang kayak gitu coba. Kan jadi berantem merekanya,” ujar Chika memarahi Tristan.
Sedangkan si empu yang dimarahi hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali. “Iya maaf, aku juga ngak tau bakal kayak gini,” sesal Tristan. Ia tidak menyangka kalau ucapannya tadi bisa memicu pertengkaran diantara sepasang kekasih itu.
Dan benar saja kata Zayyan tadi, karena merasa terganggu dengan suara orang dewasa itu, baby Keelpun menangis kencang. Nana berusaha menenangkan putranya itu yang terus menangis namun hasil nya nihil.
♡♡♡
“Kak.”
Kavindra menoleh ketika dipanggil oleh gadis disampingnya. “Iya, ada apa ?”
“Aku boleh minta tolong sama kakak ngak ?” Tanya Zizi dengan sedikit ragu. Ada sesuatu yang mengganggu pikirannya sedari tadi. Namun ia ragu untuk mengatakannya.
“Boleh,” jawab Kavindra. “Memangnya kamu mau minta tolong apa ?” Tanya Kavindra kemudian.
Zizi tidak langsung menjawab pertanyaan laki-laki yang ada bersamanya saat ini karena masih merasa ragu. “Hmm.. Gimana ya kak, aku juga bingung gimana cara ngomonginnya,” jawab Zizi.
Kavindra mengerutkan dahinya lalu segera menghentikan langkahnya. Laki-laki itu kemudian menarik tangan Zizi menuju sebuah kursi yang ada didekat sana. “Kayak nya ini hal yang serius banget, sampai-sampai kamu merasa gugup gitu,” ujar Kavindra.
Kavindra menggenggam tangan Zizi sebelum berkata, “Ngomong aja, ngak apa-apa. Kalau kakak masih bisa bantu, Insya Allah kakak akan bantu, tapi kalau ngak bisa nanti kita cari solusinya sama-sama,” ucap Kavindra lagi saat melihat Zizi hanya terdiam.
Zizi menarik nafas lalu menghembuskan nya secara perlahan. “Kakak mau ngak jadi pacar Zizi, tapi hanya bohongan aja kok, cuma didepan sahabat-sahabat Zizi aja.” Akhirnya kalimat itu lolos juga dari mulut gadis cantik itu setelah sekian lama tertahan.
Tentu saja Kavindra sangat kaget mendengar permintaan dari gadis disampingnya ini. Bahkan ia sampai tidak mampu berbicara lagi. Entalah, perasaan laki-laki tampan satu ini benar-benar tidak dapat diungkapkan lagi. Campur aduk, itulah yang ia rasakan.
Bukan ini yang diingin kan nya. Setelah mengorbankan mimpinya hanya untuk bisa merasa layak berada disamping wanita impiannya, apakah hanya status pacar puru-pura saja yang ia dapatkan ? Apakah ini hasil dari pengorbanannya selama ini ? Sungguh memilukan.
“Kak.” Panggil Zizi ketika melihat Kavindra hanya terdiam setelah mendengar ucapannya barusan. Suara Zizi akhirnya menghentikan laki-laki itu dari lamunan nya, namun tetap tidak mengeluarkan suaranya.
Zizi menghela nafasnya seakan telah mengetahui jawaban Kavindra hanya dari melihat ekspresi wajahnya. “Lupakan kak, anggap angin lalu aja,” ujar gadis itu sembari berdiri dan hendak pergi dari sana.
Kavindra mencekal tangan Zizi saat melihat gadis itu hampir saja meninggalkannya. “Duduk dulu, kakak belum jawab apa-apa.” Zizipun menuruti ucapan Kavinda dan kembali duduk disamping laki-laki itu.
“Apa kakak boleh tau alasannya, kenapa kamu mau kakak jadi pacar pura-puranya kamu ?” Tanya Kavindra.
Dengan pandangan yang lurus kedepan, Zizipun menceritakan segalanya pada Kavindra. Tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan, tentang mencintai dalam diam dan tentang luka hati yang tak tau kapan akan pulih. Kavindra pun mendengarkan ucapan Zizi dengan seksama tanpa menyela sedikitpun. Akhirnya Kavindra menemukan jawaban kenapa Zizi memintanya menjadi pacar-pura-puranya.
Dan Kavindra adalah satu-satunya orang yang tau tentang apa yang dipendam dan disembunyikan oleh Zizi selama ini.
“Baiklah… Kakak mau jadi pacar kamu meski hanya pura-pura.” Putus Kavindra. Setidaknya ia masih punya kesempatan untuk tetap dekat dengan Zizi meskipun hanya sebagai pacar pura-pura. Kavindra berjanji akan membuat Zizi nyaman bersamanya dan suatu gadis itu benar-benar menerimanya sebagai kekasih beneran bukan hanya pura-pura.
Kali ini Zizilah yang kaget mendengar ucapan Kavindra. Sungguh ia tidak menyangka bahwa laki-laki ini menerima tawarannya. Zizi berusaha mencari celah kebohongan dari mata Kavindra namun ia tidak menemukannya.
“Kakak serius ?” Tanya Zizi memastikan apa yang sempat ia dengar tadi.
Kavindra tersenyum lalu menganggukan kepalanya. “Iya,” jawabnya dengan pasti. Zizi yang merasa sangat senang pun akhirnya reflek memeluk Kavindra.
To Be Continue…
Hallo Readers !!!
Apa kabar ? Semoga baik-baik aja ya.
Hari ini author update lagi loh. Tapi sebelumnya mau minta maaf karena ngak bisa update tiap hari, karena author benar-benar sibuk dan ngak bisa konsentrasi buat nulis naskahnya.
Dan terima kasih karena udah mau ikutin novel gaje author. Jangan lupa untuk tetap dukung author dengan cara Vote, Like dan koment ya.
Oh iya, author mau tanya dong, kalian tim mana ?
a. Tristan ♡ Zizi
b. Kavindra ♡ Zizi
Tulis jawaban kalian dikolom komentar ya.
03.11.2020
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu