NovelToon NovelToon
Calon Suami ku Gila

Calon Suami ku Gila

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:987k
Nilai: 4.8
Nama Author: nadia

bagaimana jika kalian ada di posisi ku, dimana aku di jodoh kan oleh orang tua yang posesif dengan seorang lelaki yang pernah kalian liat tengah bercumbu dengan wanita lain, dan parahnya lagi dia adalah seorang psikopat

rumit amat hidup ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16, Milik ku ya milik ku

Diana masih berada di dalam mobilnya, sambil mengobati luka di keningnya, kini Diana mengeluarkan ponsel nya dari saku dan mengetik nomor Juan.

Ia menelpon Juan, dan tak perlu lama menunggu Juan pun langsung mengangkat telpon dari Diana.

"Juan lu di mana? " tanya Diana dengan suara serak nya, karena habis nangis.

"Lu kenapa di? " bukanya menjawab juan malah bertanya kembali, ia khawatir mendengar suara Diana seperti orang yang sudah nangis.

"Nanti gue ceritain, bisa kan ketemu di kafe deket apartemen gue, ".

"Ok, " tanpa bertanya lagi Juan langsung mematikan telpon dari Diana, dan pergi ke tempat yang diana suruh.

Kini sebelum pergi Diana membuka tas make-up nya yang suka Diana simpan di mobil.

Ia menutupi luka lembam di wajahnya, dengan menggunakan BB krim lalu di tambah dengan menggunakan bedak.

Setelah tertutup kini Diana pun menyalakan mobilnya, dan pergi ke kafe itu, namun ia juga menggunakan masker ia berjaga jaga takut bertemu Stephen.

Diana sudah berada di kafe anggrek tersebut, kafe nya memang tidak terlalu besar namun tetap terlihat menarik.

Diana turun dari mobilnya menggunakan masker dan topi ia berjalan sambil menunduk, sampai ia duduk di kursi samping.

Setelah lumayan lama Diana menunggu Juan pun datang, Juan itu memang sangat mengenal Diana bahkan berpenampilan seperti itupun Juan mengenalnya.

Kini Juan sudah berada di depan Diana, sedangkan Diana sudah memesan minuman seperti nya, saat Diana sudah melihat Juan ia langsung membuka masker nya.

"Lu kenapa si diana? " tanya juan.

"Lu tau Stephen tadi datang ke apartemen gue lagi, gue takut Juan, " jawab Diana dengan ketakutan.

"Yang bener lu, " kaget Juan.

"Iya ni lu liat kening gua, " ucap Diana sambil membuka topi dan memperlihatkan luka di keningnya yang tadi sudah ia pakaikan plester.

"Ya ampun, kenapa sih sampai segini nya" panik Juan sambil memegang luka di kening Diana.

"Sakit gila, " tegas Diana yang kesakitan saat Juan tak sengaja memegang lukanya.

"Sorry, ya udah lu ceritain kenapa lu bisa ketemu lagi sama dia, ".

Kini diana menceritakan apa yang tadi terjadi pada dirinya pada Juan, setelah itu Juan pun mengangguk mengerti.

"Lu pindah apartemen aja, gue gak yakin kalau dia gak bakal balik lagi, " ucap Juan dengan nada serius.

"Iya sih, tapi gue sekarang lagi gak megang uang banyak, soalnya kartu kredit gue di ambil sama nyokap, " balas diana.

"Ya udah lu di apartemen bareng si Cherly dulu napa, ".

"Gue bingung bikin alasannya, " ucap Diana semakin kebingungan.

"Gampang nanti biar gue yang cari alasan, ".

"Ah makasih teman ku, " ucap Diana manja, sambil tersenyum bahagia pada Juan, teman yang selalu mengerti ke adaan Diana.

"Lu beneran pacaran ama si Julian, " kini Juan malah mengalihkan pembicaraan.

Dan membuat Diana yang sedang minum pun keselek.

"Biasa aja kali, " ledek Juan sambil memberikan tisu pada Diana.

"Makasih, " kini Diana mengambil tisu itu dan langsung mengelapkan nya pada mulut nya sendiri.

"Emangnya kenapa, kalau gue pacaran sama Julian? " tanya balik Diana yang sudah selesai membersihkan mulutnya.

"Gak kok gue ngerasa ada yang aneh yah sama Julian, " ucap Juan sambil berpikir.

"Perasaan lu aja kali," santai Diana mencoba meyakinkan.

"mungkin, ".

Namun tiba-tiba seorang lelaki mengagetkan mereka, tanpa bicara sedikit pun lelaki itu kini menarik kasar tangan Diana, membuat Diana dan Juan terkejut.

Kini diana tertarik keluar kafe tersebut.

"Lepasin Julian, " tegas Diana sambil meringis kesakitan.

"Lu tuh pacar nya atau bukan sih, bisa kan sedikit lebih lembut sama wanita, " bentak Juan, dan membuat langkah kaki Julian sontak berhenti, membuat diana menabrak tubuh Julian.

"Lu kalau masih sayang sama diri lo, jangan ikut campur, " tegas Julian sambil menatap tajam Juan, yang kini ada di depan matanya.

"Kenapa emangnya? lu mau bunuh gue, bunuh aja gue gak takut! emang nya lu berani bunuh gue? " tantang Juan, sambil tersenyum meremehkan.

"Udah jangan apa-apa kan Juan, aku pulang sama kamu sekarang nanti aku jelasin semuanya sama kamu, dia gak salah, ok, " Diana mencoba menarik Julian untuk segera pulang, namun seperti nya Julian tidak sama sekali bergeming, bahkan pindah satu cm pun tidak seperti nya.

Membuat Diana menjadi sangat takut kalau misalkan Julian akan membunuh teman dekatnya.

"Juan kamu pulang, " tegas Diana sambil menatap tajam Juan, membuat Juan kebingungan.

Kini Julian berbalik menatap gadisnya itu, yang masih ia pegangi tangan nya.

"Baby, dia menantang ku, dan aku bukan lelaki pengecut yang tidak menerima tantangan itu," ucap Julian tepat di depan muka Diana, membuat diana bisa merasakan hembusan dan tarikan nafas Julian.

Kini suasana di siang hari itu menjadi dingin, seakan akan tubuh Julian kini sudah mengeluarkan aura dinginnya.

"Jangan aku mohon, dia gak salah tadi aku yang meminta dia kesini untuk menemani ku, jadi kalau mau di hukum, hukum aja aku, karena kan aku yang salah, " pinta diana dengan muka memelas nya.

Kini Juan kebingungan dengan apa yang dilakukan Diana, kenapa ia begitu takut jika dirinya seakan-akan seperti akan di bunuh oleh lelaki yang kini berada di depannya.

"Lu cemburuan amat sih, " ketus Juan, membuat Julian berbalik menatap Juan dengan cepat.

"Gue gak cemburu, gue cuman gak mau apa yang sudah menjadi milikku, bersama orang lain, milikku ya milikku,tidak bisa di bagi apalagi terbagi, "ucapnya pelan namun begitu menyeramkan.

"Kali ini gue bisa bebasin loh tapi awas kalo lo sekali lagi berani nantang gue, gue gak akan jamin lu akan hidup, " sambung Julian, sambil berjalan meninggal Juan yang masih menatap kepergian Julian yang tengah menarik tangan Diana.

"Lu bawa mobil, " tanya Julian datar.

"bawa, ".

Kini Julian berjalan menuju mobil Diana, setelah sampai di depan mobilnya Julian menyuruh Diana untuk masuk, dengan cepat Diana masuk kedalam mobilnya, di susul oleh Julian yang juga masuk kedalam mobil itu.

"Pulangnya jangan ke apartemen aku yah, ke apartemen Cherly, aku soalnya mau nginep di sana, " ucap Diana gugup, namun ia mencoba menahan rasa gugupnya.

"Kenapa? , " tanya Julian sambil berbalik menatap Julian, namun ternyata ia baru sadar kalau Diana terluka.

"Ini kenapa? " sambung Julian sambil memegang kening Diana.

"Ah ini tadi aku jatoh lagi tidur, " bohong Diana sambil tersenyum bodoh.

"Kamu yakin itu cuman jatuh, " sepertinya Julian tidak percaya dengan ucapan Diana.

"Bener kok aku jatoh, " Diana pun mencoba meyakinkan Julian sambil memalingkan tatapan tajam dari mata Julian, sungguh ia tidak bisa menceriakan kejadian ini pada Julian.

Bagaimana pun Stephen adalah orang yang dulu pernah bersamanya, dan juga pernah ada di hatinya, ia tidak mau Julian membunuh Stephen untuk saat ini.

1
Erna
jadi pusing 7 keliling1
Nelli Susilawati
next
Aisa
wkwkwkk sakit perut ketawa Thor🤣🤣🤣
UTIEE
sereeeeeeemmm
keysha Azzahra
ane mo konci pintu ame jendela dulua ah,,takut2 s julian nongol😂😂😂😂
Lhiena
jadi ngeriiiii
Dwi Agustin
masa genre romantis tapi ko ceritanya berbau pembunuhan y...
Ny.Lee
aduuhh sadiis amat yak
Ida Ismail
hiiiii sikopat sinting
pita
kayaknya sih Juan ni
pita
sweet banget 😊
jahrona harahap
part 2 nya mana thorrr
Mariatu Zuhroh
Part duanya belum ada thorrrr
Miss Typo
banyak yg ngira kalau Andi pelakunya,,,eh ternyata si Jack
Miss Typo
jangan² Andi pelakunya
Miss Typo
bener² serem
Miss Typo
Julian tau gak sih kalau Diana di perkosa Juan
Mushandayani
binggung...isinya ngeriiii
Miss Typo
kakak Julian
Miss Typo
gila gila bener² gila Julian
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!