Daniel Mihail Romanov umur 29 pria keturunan Jerman dan Indonesia yg ia dapatkan dari ayah dan ibunya, setelah sekian lama di Jerman dan kembali lagi ke Indonesia untuk berlibur sambil bekerja.
Zahra Putri Wulandari umur 23 anak rantau dari Pulau Kalimantan mencari kerja di ibukota Jakarta, seorang karyawan magang di Perusahaan RV yang bergerak di bidang real estate, dan impor/ekspor.
Apakah takdir akan mempertemukan mereka..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Redquinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16. Pertemuan Kembali
🌹Perusahaan Rv Corp.🌹
Setelah sapaan singkat semua karyawan melanjutkan pekerjaan masing masing, sesekali zahra melirik daniel yang sudah berlalu menuju lift khusus presdir...
Daniel yang mengikuti ayahnya hanya diam saja sampai ke ruang kerja ayahnya..
Kemudian duduk di sopa yang ada di ruangan ayahnya,,
"Bantuan apa yang daddy butuhkan dariku ; ujar daniel."
"Tidak ada ; saut vero."
"Tidak ada!! ... ; ujar daniel."
"Ya, tidak ada ;
"Lalu kenapa daddy membawaku kemari ;
"Hanya ingin memperkenalkanmu ;
"Apa, jika daddy hanya ingin memperkenalkanku, lebih baik aku tidak ikut tadi, dan aku sudah berdandan rapi ; kesal daniel."
"Karna itulah, daddy melakukannya dan lagi pula perusahaan ini akan jadi milikmu karna kau penerusku satu satunya, aku sudah semakin tua kau tau ; ujar vero."
Daniel terdiam...
Terdengar suara email masuk dari tas miliknya ia keluarkan dari tas kecilnya dan mengeluarkan tapnya...
Pesan masuk dari etha...
Dibukanya email tersebut dan dibacanya dengan teliti (ya dimanapun daniel berada jika ia punya waktu senggang ia mengerjakan sedikit demi sedikit pekerjaannya agar tidak menumpuk karna itulah ia bisa pulang ke Indonesia, yang ia katakan pada mommynya di telpon beberapa hari lalu yang memintanya cepat pulang ia tolak dengan beralasan masih ada banyak pekerjaan yang sebenarnya itu hanya alasannya saja, karna bulan depan ia juga akan pulang, tanpa diduga rencana tersebutpun batal dan memutuskan memajukan rencana kepulangannya dan proyek besarnya).
Setelah membaca email dengan teliti tersebut ia tandatangani melalui digital, lalu menuliskan sedikit pesan agar etha tidak lupa..
"Jangan lupa cap pengesah tandatangan"
Lalu dikirimnya, dan memasukkan kembali ke dalam tasnya..
Vero yang melihat daniel sudah menyelesaikan pekerjaanya, lalu mengatakan;
"Sebaiknya kau melihat lihat semua isi di gedung ini son ; ujar vero."
Daniel mengangguk dan merasa bosan juga maka ia menuruti perkataan ayahnya..
🌹Ruang Bagian Marketing🌹
Setelah acara penyambutan kecil tersebut zahra dan yang lainnya kembali duduk di tempat masing masing...
Maria, yang duduk disebelahnya mengatakan;
"Kamu lihatkan dia sangat tampan, putra presdir kita ; ujar maria."
"Hmmm ; ujar zahra biasa saja padahal dalam hatinya jantungnya berdetak keras saat mencoba mengingat daniel."
Maria yang melihat pipi zahra merah merona karna malu yang tidak sejalan dengan tanggapan zahra yang biasa saja,,,
"Eyyyyyy, kau menyukainya kan wajahmu merah, pasi kau sedang memikirkannyakan ; saut maria dengan semangat lalu tertawa😆."
"Apaan sih mar, udah deh ya ; ujar zahra malu
Yang bertambah merah karna ia ketahuan.."
Dering ponsel milik zahra pun berbunyi terlihat nomor baru disana, lalu ia memencet tombol hijau..
"Halo ; ujar zahra."
"Halo, sayang bagaimana kabarmu ; ujar suara wanita dibalik telpon."
Samar samar zahra sepertinya mengenal suara itu.
"Mommy irene ; ujar zahra mencoba menebak."
"Yaya, ini mommy hahaha ; saut irene ditelpon."
"Mommyyyy ; saut zahra senang."
"Hahaa, apa kau merindukan mommy ; kata irene."
"Ya, aku merindukan mommy, mommy adalah kesatria pelindungku hehe ;
"Ohh astaga benarkah, kalau begitu mommy merasa terhormat haha ; ujar irene."
(Suaminya menelpon dirinya dan mengatakan bahwa ia sudah mendapatkan nomor ponsel zahra dari suaminya karna ia meminta suaminya setelah mendapat kabar bahwa zahra ternyata bekerja di perusahaan keluarganya sebagai karyawan magang ia pun merasa sangat senang lalu menelpon zahra)
"Mmm, mom maafkan zahra sekarang zahra sedang sibuk ;
"Ohh, astaga mommy lupa, hehee ;
"Zahra janji akan menelpon mommy lagi ya, tolong maafkan zahra mom ; janji zahra."
"Tidak apa apa sayang ;
Telponpun dimatikan, dan segera zahra mengantar berkas berkas perencanaan yang perlu di audit di bagian keuangan..
Saat zahra keluar dari lift khusus karyawan, tanpa sengaja ia bertemu dengan pria itu, ya daniel baru saja keluar dari lift khusus presdir dan mereka saling memandang sama sama terkejut..
"Kau ternyata bekerja disini ya ; ujar daniel."
"I..iya tuan ; saut zahra gugup sambil menunduk sopan."
Daniel yang di panggil tuanpun merasa bingung.. Dan ah ya, dia lupa dia baru saja diperkenalkan oleh ayahnya sebagai putra pemilik perusahaan ini...
"Sepertinya kau sedang sibuk, aku tidak akan mengganggumu ; kata daniel."
Zahra hanya mengangguk lalu meminta permisi.
"Kalau begitu saya pamit permisi tuan ; ujar zahra."
Daniel hanya mengangguk, lalu meneruskan keliling kelilingnya..
TERIMA KASIH SUDAH MAU MEMBACA CERITA SAYA😘😘
tapi untuk visual akhir cantipppp bNget