NovelToon NovelToon
Datuk Buaya Putih.

Datuk Buaya Putih.

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Mata Batin / Roh Supernatural / Hantu / Spiritual / Cinta Murni / Horor / Tamat
Popularitas:435k
Nilai: 5
Nama Author: abra

Kisah masyarakat Dayak Kalimantan Tengah pesisir Sungai yang percaya bahwa kita hidup berdampingan bersama Leluhur yang hidup di dunia Lain. yang memiliki peraturan dan kehidupan sendiri di dunia ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon abra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16 Dia hilang,Aku pun Pergi.

Singkat cerita mereka sudah sampai di asrama,

dan beristirahat sebelum nanti mereka akan belajar untuk persiapan Minggu depan menimba ilmu di kampus baru.

Sudah 2 Minggu Ria dan Lula belajar di kampus, dengan segudang kegiatan mereka yang sangat padat membuat Ria kadang lupa dengan dirinya sendiri.

Lupa makan dan kadang hampir saja lupa ber ibadah, beruntung kadang Philip mengingat kan nya kalau sudah memasuki waktu makan atau pun waktu sholat.

Philip masih belum mengetahui jika Ria bisa melihat keberadaan nya dan sebenarnya ada beberapa makhluk juga di Asrama itu.

D dekat biasa Ria menjemur baju, di dekat dapur samping kulkas, atau bahkan di kamar mandi umum di lantai bawah.

Tapi Dia berpura-pura saja tidak melihat keberadaan mereka karena tidak ingin nanti nya justru membuat nya tidak nyaman.

Baru-baru ini, Ria juga sering melihat seorang wanita menangis di depan pintu asrama.

Entah kenapa, dia selalu memandang ke dalam dan menangis dengan suara yang memilukan.

Tapi sekali lagi, Ria tidak ingin ikut campur masalah ini. dia lebih memilih fokus dengan pelajaran yang sekarang sedang di berikan oleh kampus.

"Riiiaaaaaaa kepala ku mau lepas rasanya". ucap Lula berteriak sambil menutup wajahnya dengan bantal agar tidak di dengar oleh teman-teman yang juga tinggal di asrama ini.

"Harusnya aku mengambil jurusan yang sama dengan mu, jadi aku bisa mencontek dari mu. kenapa ibuku mengambil Spesialis dalam, otak ku beku Ria". lanjut nya lagi.

"di tempat asalku seseorang bisa melepaskan kepalanya, kau sudah mempelajari ilmu itu?". jawab Ria bercanda karena keinginan teman nya yang kadang memang di luar nalar.

Bugghhh bantal kecil mendarat di belakang Ria yang memang sedang mengerjakan tugas nya di meja belajar.

"Aku rasa kau cantik karena memiliki ilmu itu kan Ria, mitos nya kan seseorang yang mempraktekkan ilmu itu, mereka cantik.

tunggu aku ingin mengecek leher mu, apakah ada bekas sayatan yang memutar di situ". ucapnya Lula sarkas membalas ucapan teman sekamar nya, bahkan bangkit melihat leher teman Ria.

"Eemm aku banyak memakai susuk Lula hahahaha". Ria tertawa sambil mengambil bantal yang tadi di lempar dan di taruh di pangkuannya.

"Haaiizzz.. kau bilang tidak ingin mencari kakak senior yang tampan, untuk apa kau menggunakan susuk". sepertinya Lula percaya dengan kebohongan Ria.

"Mana ada susuk yang menempel di wajahmu Ria, aku tidak melihat satu pun. di wajah mu juga tidak". sekarang Philip lah yang dengan lugunya percaya ucapan Ria.

Ria memukul keningnya sendiri dengan tangannya, menghadapi ke dua makhluk yang sama-sama lugu ini.

"Aku hanya bercanda, kau fikir aku memerlukan semua itu untuk terlihat cantik?...

Aku ini seorang putri, tentu saja aku cantik". ucap Ria narsis.

"bwahahaha ,kau putri kerajaan mana Ria. laut selatan". ucap Lula kembali duduk sambil tertawa.

"Putri dari sungai Mentaya, jika putri laut selatan jelmaan dari ular aku adalah buaya putih". ucap Ria asal.

"Bhwaaahahaha jadi kau buaya betina Ria?,

yang sering berkata, aku tidak bisa hidup tanpa mu,.. aku hanya setia padamu,.. dan cinta ku sampai mati hanya untuk mu, seperti itu kan?!". ucap Lula tertawa sampai memegang perut nya.

"hahaha,..itu buaya darat.

Jika kamu pergi,aku akan hilang dari dunia ini. seminggu kemudian dia sudah bersama dengan wanita lain, mana ada laki-laki seperti itu". Ria malah ikut tertawa dengan kawan nya Lula.

"Ada Laki-laki seperti itu Ria, aku meninggalkan dunia ini karena dia yang memilih pergi dengan alasan semua demi kebaikan ku, padahal tanpanya dunia ku tidak ada artinya". ucap Philip di dekat Ria.

"Kau ini Ria, bisa saja. lalu bagaimana dengan ayahmu, bukan kah kau menceritakan padaku ayah mu adalah makhluk paling bucin di Dunia ini?". tanya Lula membuat Ria terdiam kikuk.

"hehehe, iya juga ya. aku fikir pelet dari mamaku sangat ampuh Lula, aku akan belajar ilmu itu darinya". ucap Ria sambil tertawa hambar, juga setelah mendengar ucapan Philip barusan.

"Mama mu benar memelet Ayah mu Ria?". tanya Lula lagi-lagi percaya ucapan Ria.

"Ya, seperti ini Wlllleeeee". ucap Ria sambil menjulurkan lidah nya, kemudian mereka tertawa bersama.

1
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Semakin rami nh kisah nya😃
🥀🥀Anggita.🥀🥀
Semakin rami kisah nya nih😃😃
🥀🥀Anggita.🥀🥀
paham bnr thor ae😆😁laki asli Banjar, mun aq asli Dayak.
salam kenal thor, perasaan suah mmbaca tp kd ingat lg alur nya.
Rahardian
tetep semangat thor
Penny Hadda
sangat Luar Biasa Alur CeritaNya Min🙂
Lisa Yacoub
kalo bab sebelumnya Ria jadi Lia, sekarang Nora, thor?.
EkaYulianti
mgkin pembaca yg gak ngerti bhs banjar, jd gak sabaran bacanya /Smile/
Erni Sasa
Ria kan kak bukan Lia?
Zainuri Zaira
ceritax bgus tp kok sudh tamat aj
Sinaga Marison
semoga lekas sembuh ya anaknya. dan orang tuanya di berikan kesehatan dan kekuatan dalam mengurus anak yg sakit
Sinaga Marison
selalu bersyukur
Sinaga Marison
hidup aja dgn apa yg telah diberikan Tuhan dan selalu bersyukur
Sinaga Marison
selalu bersyukur
Yulay Yuli
Bagus gini ga berantem, yg Hitam Dan yang Putih berdampingan menjaga Rianti
Yulay Yuli
kirain Datuk itu laki² thour
Aksara L
hp belum ada tapi mobil udah punya, ya
Mulyanah Fira
Luar biasa
deka
ceritanya bagus tp sayang banyak typo nya. semangat thor utk cerita² selanjutnya.
Deasy Ozora
Luar biasa
deka
mukanya ketuaan utk Ria thor, kan masih 18 tahun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!