NovelToon NovelToon
Perfect Show Window

Perfect Show Window

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Romansa / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:39.2k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Mahayani

"Arhhh!!!!!" teriaknya.

"Kenapa aku?!" pekiknya, "Apa yang sudah mas lakukan padaku?!"

Dengan emosi yang meledak-ledak, Winda meraih selimutnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Di saat itulah, netra Bryan menangkap bercak-bercak lengket yang di atas kasur.

Hati Bryan langsung mencelos, melihat bercak merah yang tercampur dengan noda lainnya disana.

"Jangan bilang... " Bryan menatap nanar pada Winda. "Apa ini adalah kali pertamamu?!"

**

Luna dan Bryan terpaksa menggantikan perjodohan kedua kakak mereka, yang berakhir dengan kegagalan. Demi menyudahi janji antar leluhur mereka, mereka dipaksa untuk menikah.

Karena tidak memiliki perasaan satu sama lain, mereka sepakat untuk melakukan 'show window'. Tapi ternyata, pada akhirnya cinta bersemi diantara mereka.

Namun tepat disaat mereka memutuskan untuk menikah, seorang wanita yang sangat dikenal oleh Luna mengaku tengah hamil anak Bryan!

Hubungan rumit diantara mereka pun akhirnya terjalin.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Mahayani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

"Model Tasya Carolina Ditangkap Polisi, Diduga Menggunakan Obat-obatan Terlarang!!"

Artikel mengenai Tasya Carolina dan video yang memperlihatkan saat Tasya digiring oleh pihak kepolisian, beredar luas di jagat raya.

Karena laporan yang diberikan oleh Arion, Rizal melakukan penyelidikan terkait obat-obatan terlarang kepada Tasya Carolina.

Selama beberapa hari, model cantik itu diikuti. Awalnya tak ada yang mencurigakan. Namun kemudian, ia mulai melakukan aktifitas aneh.

Di sela-sela kesibukannya sebagai seorang model, Tasya bertemu dengan seorang pria misterius yang tak memiliki hubungan apapun dengan pekerjaannya.

Kemudian tepat di akhir pekan, ia menyewa sebuah kamar hotel bersama dengan lima orang lainnya. Yang merupakan rekan-rekannya sesama model dan aktris.

Pihak kepolisian kemudian melakukan penggerebekan. Ia tertangkap tangan, tengah melakukan pesta m*ras dan nark*ba.

"Tidak mungkin!" Nimas kaget saat membaca artikel itu dari ponselnya. Salah satu teman arisannya mengiriminya link berita tersebut.

"Apanya yang tidak mungkin?!" tanya Max, kaget dengan pekikan menantunya itu.

"Ini lho pa, kok katanya Tasya ditangkap polisi ya?!" Nimas menyerahkan smartphonenya dan menunjukkan artikel itu pada mertuanya.

Max yang membaca artikelnya pun ikut terkaget, "Yang benar ini?! Masak Tasya begitu?!"

Ethan yang baru saja selesai mandi, ikut memperhatikan.

"Oh.. benar itu, pa!" sahut Ethan membenarkan.

"Tasya benar-benar ditangkap karena n*rk*ba?!" Max terkesiap, "Bagaimana bisa begitu?!"

"Aku juga tidak tahu pa!" sahut Ethan, "Tapi katanya.. dia hanya dijebak oleh temannya!"

Max dan Nimas mengangguk-angguk mendengar penuturan dari Ethan. Mereka yakin bahwa Tasya tidak mungkin melakukan hal semacam itu. Pasti gadis itu dijebak dan dipaksa menggunakan obat-obatan itu oleh teman-temannya.

Namun berbeda jauh dari perkiraan mereka, Tasya memang menggunakan n*rk*b* atas dasar keinginannya sendiri dan tanpa paksaan orang lain. Malahan, Tasya yang memaksa teman-temannya untuk mengikuti pesta yang ia buat itu.

Tasya berkenalan dengan obat-obatan terlarang saat baru saja memasuki dunia permodelan. Itu terjadi saat ia berpacaran dengan seorang fotografer ternama, yang cukup dikenal di dunia modeling.

Dengan iming-iming akan dijadikan sebagai model terkenal, pria itu berhasil memacari Tasya dan menjatuhkannya ke jurang minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Meski mereka akhirnya berpisah, Tasya yang sudah telanjur menyukai dunia itu, tak bisa melepaskan dirinya. Dan terus terjerumus bahkan mulai menjerumuskan orang lain.

Ulahnya tak pernah tercium karena perlindungan dari ayahnya, namun sayangnya Tasya bertemu dengan Arion yang memiliki koneksi lebih tinggi dari ayah Tasya.

Selain Rizal, Arion juga memiliki beberapa kenalan yang merupakan pejabat di kepolisian. Dengan bantuan mereka, Arion menghalau semua perlindungan ayah Tasya.

"Dia sudah ditangkap dok!!" lapor Rizal.

"Terimakasih pak Rizal!!" ujar Arion dari seberang sambungan. Ia senang karena pada akhirnya berhasil menyingkirkan gadis berbahaya itu dari Luna.

"Tidak, saya yang seharusnya berterimakasih!" balas Rizal, "Kami memang sedang kesulitan melacak peredaran obat-obatan terlarang akhir-akhir ini!"

"Untung saja anda memberikan titik terang pada kami!" imbuh Rizal.

Sementara itu, Luna yang juga mendengar beritanya, tak kalah terkejut. Ia jadi teringat dengan kata-kata Tasya padanya beberapa waktu lalu.

'Apa kau tidak takut ada yang mendorongmu nanti?'

Awalnya, Luna hanya berpikir, bahwa itu hanyalah sebuah gertakan semata. Namun membaca artikel itu, Luna tergidik juga. Memikirkan hal apa yang mungkin akan dilakukan oleh Tasya padanya.

Menurut artikel terkait yang ia baca, pecand* sering melakukan hal-hal nekat yang diluar nalar. Mereka juga sulit mengontrol diri dan suka melakukan hal-hal yang brutal.

'Untung saja dia sudah ditangkap!" gumam Luna.

****

Bryan panik bukan kepalang saat Winda tiba-tiba tak sadarkan diri. Seharian, gadis itu memang terlihat tidak sehat dan sering muntah-muntah. Namun saat Bryan bertanya padanya, ia selalu berkata bahwa ia baik-baik saja.

Tapi tepat saat hari menjelang malam, gadis itu tiba-tiba ambruk saat berdiri dan mengungkapkan laporan.

"Kita bawa ke rumah sakit aja bos!!" seru Firman, salah satu security yang bertugas di hotelnya.

Bryan mengangguk setuju, Ia hendak memindahkan tubuh Winda bersama dengan Firman sebelum akhirnya Winda sadar.

Sembari memegang kepalanya, Winda berujar dengan suara serak, "Maaf pak...maag saya sepertinya kumat!"

"Oh, kalau begitu saya ambilkan obatnya dulu!" ujar Firman sigap. Kebetulan di ruang istirahat staff, ada obat-obatan semacam itu. Firman juga memiliki penyakit yang serupa sehingga tahu apa yang harus dilakukan.

"Kalau kamu sakit, kenapa kamu tetap bekerja?!" Bryan mengomel. Dia paling tidak suka melihat seseorang memaksakan dirinya.

"Saya pikir bapak akan membutuhkan saya, hari ini kan ramai lagi!" ujar Winda dengan lemah, "Saya tidak apa-apa kok pak! Saya kayak gini cuma karena kemarin telat makan!"

Dheg!!

Bryan tertohok. Ia benar-benar merasa bersalah. Ini pasti karena dirinya yang kabur dan tak bertanggung jawab, sehingga membuat Winda harus bekerja dua kali lipat. Sampai-sampai ia tak sempat makan dan berakhir dengan sakit seperti ini.

"Maaf ya, ini pasti karena kemarin saya pergi ninggalin kamu!" ujar Bryan menyesal, "Saya benar-benar minta maaf!"

Winda tersenyum polos, bibirnya yang pucat kemudian berbicara dengan pelan.

"Kenapa bapak minta maaf?!" ujarnya, "Saya malah seneng bapak akhirnya bisa menemui Luna! Bapak pasti kangen Luna kan..."

"B-bagaimana...?!" Bryan kaget. Ia merasa malu karena telah ketahuan.

"Awalnya saya pikir terjadi sesuatu sama bapak, makanya saya berusaha untuk menghubungi bapak. Tapi syukurlah pas saya mau nelpon Luna, saya lihat statusnya, ternyata bapak lagi sama dia!" ucap Winda. Kembali memasang senyum dengan bibirnya yang kering.

Mendengar penuturan Winda, Bryan merasa rasa bersalahnya kian bertambah.

Bisa-bisanya ia bersenang-senang saat hotel sedang sibuk, dan membuat karyawannya menderita!! Bos macam apa dirinya ini?!

'Aku sama saja dengan bos Winda yang dulu! Sewenang-wenang dengan bawahan!!' batin Bryan.

"Maaf ya, saya berjanji tidak akan melakukannya lagi!" ujar Bryan lagi. Ia sungguh-sungguh menyesal. Telah membuat karyawannya yang baik, sakit.

Winda mengangguk lemah. Ia menundukkan kepalanya seolah-olah tengah menahan sakit. Padahal ia sedang mengulum senyumnya.

Rencananya berhasil. Trik kecilnya ternyata mampu menarik simpati Bryan seperti ini!!!

Kemarin, Winda yang geram, memutar otak guna mencari cara untuk menarik perhatian Bryan.

Namun jika ia menggodanya, Winda yakin bahwa Bryan tak akan tertarik padanya. Secara, Winda bukanlah gadis yang cantik dan menonjol. Ia terlalu biasa jika harus disandingkan dengan Luna. Sehingga ia mencari cara lain untuk menggoda Bryan.

Setelah ia memikirkan berbagai cara, ia kemudian memutuskan untuk bertingkah menyedihkan dan membuat Bryan merasa kasihan padanya. Ia kemudian menemukan ide untuk memanfaatkan kelalaian Bryan yang meninggalkan seluruh pekerjaan padanya.

Sehingga dengan sengaja ia tidak makan, dan memakan setiap pantangan yang harus ia jauhi karena memiliki sakit maag.

Beruntungnya, sakit maag-nya benar-benar kambuh tepat waktu. Ia senang bukan kepalang. Untuk pertama kalinya, Winda bersyukur memiliki penyakit itu di dalam dirinya.

'Sebegininya aku demi mendapatkanmu! Kamu harus menjadi milikku, Bryan!' batin Winda kemudian.

1
Rika Rahayu
lakukan aja.. toh sma sama suku n sma suami istri sndri
LaVoitureNoire
.......
dewi
mkasih, ceritany sy suka banget. ditunggu karya baruny
junemoment
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
blouses and houses
cerita ini lebih lucu dibanding yg lain
Badai Putih
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
virshere ads
next kak semangat, di tunggu update nya☺️🙏
SquigglyMunchkin
Thor, aku bacanya sampe qerja lembur bagai quda. Pasti author ngetiknya juga ya sampe belum emam! Aku semangatin deh!! Semangat!
Mrextinct Hashtag
Aku suka sama cara penulisannya kak author! Gampang dipahami buat para pembaca
Mrextinct Hashtag
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
Eli Usada
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
semangat selalu Thor aku suka ceritanya ❤️❤️
Bulbul
Tuh kan, baru juga baca udah bikin kangen aja nih cerita~
junemoment
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
TexasTiger
lanjut thor dan semangat thor bikin novelnya
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
infintesoul
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
Eli Usada
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
TexasTiger
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
ruby sunn
Ya Tuhan, do'aku cuma satu. Semoga authorku sehat terus biar bisa lanjut update dan jalani kegiatan sehari-harinya *piw piw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!