NovelToon NovelToon
Menikahi Berandal Tampan

Menikahi Berandal Tampan

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:169.8k
Nilai: 5
Nama Author: Lebah_maDu

Mencintai pria baik tidak menjamin kisah cintamu berakhir baik. Seperti itulah yang dialami Juwita. Dia harus menyaksikan Sadewa, pria yang dicintainya menikah dengan wanita lain. Sakit hati karena cintanya di khianati membuat Juwita memutuskan untuk menikah dengan pria yang katanya paling brengsek di dunia hanya untuk membakar kecemburuan Sadewa.

Hidup berdampingan dengan Jeffsa, suami berandalannya. Sangat manis di hadapan tetangga, tapi menyepakati berbagai kesepakatan aneh sebelum memutuskan untuk menikah. Akankah pernikahan mereka berakhir bahagia, akankah tumbuh benih-benih cinta diantara keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lebah_maDu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Belalai Gajah Jeff

Malam harinya.

"Jeff!" panggil Juwita.

"Apa?" tanya Jeff.

Pria yang matanya sudah setengah tertutup itu berbalik arah untuk melihat Juwita yang terus-terusan memegangi ujung baju yang dia kenakan. Untung hanya ujung bajunya saja yang Juwita tarik, bukan ujung kolor pendek yang pasti langsung melorot jika seseorang menariknya.

"Bagaimana kalau ada maling lagi?" tanya Juwita. Akal sehatnya sebenernya tidak mempercayai perihal maling, tapi dia tetap takut saja. Kalau kemarin maling itu berhasil masuk dan mencuri tanpa dia sadari, bagaimana kalau malam ini maling itu datang lagi untuk memperkosanya?

Mata Jeff yang nyaris tertutup mulai terbuka kembali. Apa Juwita benar-benar percaya dengan apa yang Jeff katakan tentang maling yang masuk tadi pagi?

"Lalu?" tanya Jeff sembari menarik ujung bajunya sebelum semakin melar.

"Kita tidur bersama malam ini, ya?" pinta Juwita sembari menunjuk ke arah sofa.

"Tapi aku tidak bisa tidur jika tidak membuka baju," kata Jeff.

Apa-apaan, sudah mengajak tidur bersama tapi kenapa harus di sofa? Dengan begini seharusnya Juwita akan membawanya ke kamar kan? Masa Juwita akan membiarkannya berpakaian minim di luar kamar.

"Kalau begitu buka saja. Aku janji tidak akan mengintip" sahut Juwita cepat.

"Juwita, aku tidak bisa tidur tanpa memeluk sesuatu," kata Jeff beralasan.

Jeff berharap Juwita akan menjawab 'kau bisa memelukku' lalu Jeff akan mengatakan 'kalau begitu tidur di kamar saja'. Tapi sepertinya Jeff harus kecewa karena jawaban yang diberikan Juwita sangat jauh dari harapannya.

"Kau bisa memeluk ini. Ini boneka kesayangan milikku. Malam ini aku meminjamkannya untukmu," kata Juwita dengan menyerahkan boneka beruang kesayangannya kepada Jeff.

"Kalau aku memeluk beruang ini lalu siapa yang akan kau peluk?" tanya Jeff.

"Aku tidak akan memeluk siapapun," jawab Juwita.

Juwita tersenyum lega. Ada dua sofa di ruangan ini. Mereka bisa menguasai satu sofa untuk satu orang. Jadi memangnya kenapa kalau Jeff membuka baju. Lagipula hanya baju saja kan, paling-paling Juwita hanya melihat ABS-nya saja. Juwita mengabaikan Jeff yang masih belum mengatakan permintaan terakhirnya. Lalu pergi mengambil bantal dan selimut dari kamar dan menatanya sedemikian rupa agar Jeff bisa langsung tidur.

"Tuhan, kenapa istri oonku ini sangat tidak peka. Haruskah aku langsung praktek saja agar dia mengerti?" gumam Jeff sembari menggaruk rambut dan membuang nafas panjang.

"Jeff, aku sudah menyiapkan tempat tidur untukmu. Cepatlah berbaring dan jangan lupa mengganti lampu!" kata Juwita yang saat ini sudah berbaring di salah satu sofa.

"Wi, kalau ada kamar kenapa kita harus tidur di sofa? Aku tidak suka tidur di sofa tanpa alasan yang jelas seperti ini," kata Jeffsa mulai jengkel.

Lagipula kenapa harus takut dengan maling yang semalam mencuri lehernya. Maling itu kan sudah menyuapinya makan sampai kenyang tadi pagi.

Jeff yang awalnya bersandar mulai beraksi. Dia mengambil kembali bantal dan selimut yang sempat Juwita keluarkan dan mengembalikannya ke kamar. Membuang boneka beruang kesayangan Juwita ke kursi kecil di depan meja rias lalu segera mengangkat Juwita untuk di bawa ke kamarnya.

"Jeffsa, apa yang kau lakukan. Turunkan aku!" teriak Juwi tapi segera di bungkam Jeff.

"Jangan teriak-teriak. Tetangga kita yang menggemaskan bisa mengira aku melakukan KDRT padamu," omel Jeff.

"Kau mau membawaku kemana?" tanya Juwita.

"Tidur di kamarmu," jawab Jeff.

Juwita melotot mendengar jawaban Jeff. Semakin melotot lagi saat mengingat ukuran ranjang miliknya yang tidak terlalu besar. Apa artinya dia akan tidur di lantai dan Jeff tidur di ranjang karena Jeff adalah pemilik rumah? Juwita masih membayangkan bagaimana dinginnya lantai itu, tapi Jeff sudah lebih dulu menurunkannya ke ranjang. Tunggu, kalau seperti ini apa artinya Jeff akan mengalah dan tidur di lantai?

Tentu saja jawabannya tidak, karena Jeff ingin tidur di ranjang yang sama dengan Juwita. Jeff bahkan sudah melepaskan bajunya sekarang. Tidak hanya melepas bajunya saja, tapi juga kolor pendek kesayangannya sehingga menyisakan satu-satunya onderdil dengan ukuran super pendek nan ketat sehingga membentuk lekukan yang membuat Juwita beringsut.

"J-Jeffsa apa yang sedang kau lakukan? Kenapa kau mempreteli bajumu seperti itu?" tanya Juwita dengan menutupi wajahnya dengan jari yang renggang.

"Aku sudah bilang kan, aku tidak suka tidur dengan memakai baju. Aku juga tidak suka tidur di sofa dan aku harus memeluk sesuatu, tapi kau malah ingin tidur denganku. Jadi tanggung sendiri akibatnya," jawab Jeff panjang lebar.

"Aku menanggung akibatnya?" tanya Juwita mulai gelagapan.

"Eum," jawab Jeff dengan membelai rambut Juwita.

Pria itu tersenyum sebentar, lalu langsung menerkam Juwita tanpa aba-aba sebelum membaliknya dan tidur dengan posisi memeluk Juwita dari belakang.

"Jeffsa, sepertinya posisi ini tidak benar," kata Juwita saat merasakan benda menonjol di belakang sana.

"Oh, Juwita tidak suka posisi seperti ini? Kalau begitu aku akan ganti posisi," kata Jeff dengan suara penuh kasih sayang.

Jeff membalik Juwita. Lalu mencari kehangatan dengan meletakkan kepalanya di dada Juwita serta melingkarkan tangannya untuk memeluk pinggang ramping itu.

"B-Bukan seperti ini juga, Jeff!" tolak Juwita. Tangan lemah itu mendorong Jeff tapi gagal karena Jeff terlalu berat seperti gunung.

"Wi, kenapa malam ini bajumu lengkap sekali. Bukankah kemarin malam kau tidak mengenakan apapun selain onderdil mini bertali itu. Kalau tidak salah, lebar penutup dibagian bawah hanya selebar dua atau tiga jari saja kan?" tanya Jeff.

Muka Juwita merah padam mendengar omongan Jeff dan menghentikan perlawanannya. Kenapa Jeff bisa tahu. Apa Jeff melihatnya?

"J-Jeffsa apa kau mengintip?" tanya Juwita.

"Tidak. Baiklah, aku akan mengatakannya sekarang. Semalam aku masuk ke kamarmu untuk memeriksa jendela. Tapi kau terlalu seksi untuk ku abaikan. Jadi aku memutuskan untuk menciummu seperti ini," kata Jeff sembari mempraktekkan bagaimana proses Juwita mendapatkan tanda merah di ceruk lehernya semalam. Alhasil bertambah lagi satu tanda merah itu di leher Juwita.

"Jeffsa, kenapa kau sangat mesum. Keluar sana, aku sudah tidak takut lagi sekarang!" usir Juwita kemudian mendorong Jeff dengan tenaga yang lebih kuat. Tapi Jeff juga semakin menempel sehingga membuatnya geli setengah mati.

"Sstt! Juwita, cepatlah tidur dan jangan bergerak sembarangan. Kalau sampai belalai gajahku bangun, kau bisa keracunan nanti. Apa kau tahu akibatnya jika sampai keracunan belalai gajah? Perutmu ini bisa membesar selama sembilan bulan. Apa kau tidak takut?" ancam Jeff.

Kalimat itu sukses membuat Juwita menurut. Tidak, Juwita masih tidak ingin punya anak. Juwita masih tidak ingin melahirkan dan begadang mengurus bayi. "Jeff, jangan lakukan itu," kata Juwi memohon.

"Tentu saja asal kau menurut," kata Jeff.

"A-aku akan menurut mulai sekarang," kata Juwita.

"Istri pintar, bukankah kalau kau patuh begini lebih menyenangkan?" puji Jeff dan semakin merapatkan pelukannya.

Sementara itu Juwita segera menutup matanya mencoba untuk tidur. Tapi bagaimana caranya dia tidur kalau posisinya seperti ini?

...***...

1
Qaisaa Nazarudin
Ciihh gak kebalik tuh..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Apakah benar itu anak Sadewa? Kebanyakan Novel yg ku baca,ANAK KU BUKANLAH ANAK KANDUNGKU..
Qaisaa Nazarudin
Hadeuuhh kayak gak punya hp aja..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
OMG cepat Jeff tolong mereka..
Qaisaa Nazarudin
Royal banget ya Jeff ke temen2 dan ke karyawannya,Apalagi isteri nya, Beruntung banget kamu Juwita..
Qaisaa Nazarudin
Waahh Mau dong, apalagi dengan gaji segede itu..👏👏👏👏😄😄😄
Qaisaa Nazarudin
Aku gak Rela Sadewa dengan Melodi bahagia ya thor,Kenapa Sadewa dan melodi tdk mendapatkan KARMA nya..ckk
Qaisaa Nazarudin
Cuuiihh Juwita ku 🤮🤮🤮
Qaisaa Nazarudin
Lha mau apa Sadewa,mohon pada Jeff utk tidak memecat Melody dari pekerjaan nya 🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Asem si Jeff 😂😂😂😂🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwkwk untung aja isteri mu Oon jadi kamu gak perlu kawatir,dengan berbohong sedikit dia pasti akan percaya..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk MAMPOS kau JALANG, Keliatan banget Kesombongan memakan diri..Noh jawab dengan boss mu itu..
Qaisaa Nazarudin
Bagus Juwita,Kamu harus bisa bersikap Tegas,jangan pernah jadi cewek Lemah,Yang ada Melody akan dendam kalau kamu masih bekerja sementara dia kena pecat..
Qaisaa Nazarudin
Dante jangan Mimpi kamu,Jeffsa dan Kakeknya bukan lawan kamu..
Qaisaa Nazarudin
Waaahh banyak banget tabungan Juwita? Jadi kakek udah tau berapa Tabungan Juwita,makanya dia sengaja mengetes Juwita dengan minta ganti rugi sebanyak itu..
Qaisaa Nazarudin
Inilah masalahnya aku malas baca Alur ceritanya CEO2,DOKTER,DOSEN..gak jauh2 dari Komplik KASTA dan TAHTA..🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Duh kenapa hujung2 nya juga Alurnya Jeff orang kaya,Kecewa deh..🙇🙇Padahal aku oenhen Alurnya benaran cowok biasa..
Qaisaa Nazarudin
Begitu lah CEWEK2 Kaya,gak mau hidup susah,Sanggup merndahkan harga diri demi mendapatkan lelaki kaya.. ckk
Qaisaa Nazarudin
Aku suka Tetangga yg jadi tameng Gini Demi membela kaum wanita,gak ada takut2 nya 👏👏👏💪💪💪💪👍👍
Qaisaa Nazarudin
Oh Astaga ku kira benaran Jeff Tehy CELUP..hah lega..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!