NovelToon NovelToon
Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:160k
Nilai: 5
Nama Author: Sadar T'mora

Warning! Khusus dewasa.

☕☕☕

Nuraini Safaruddin 19 tahun tidak menyangka, suami yang menikahinya adalah seorang pria loyo yang tidak bisa memenuhi nafkah batin istrinya.

Meskipun dirinya dianggap menjadi penyebab kedua orang tua suaminya itu meninggal, perempuan yang sehari-hari dipanggil Anik itu setuju dirinya dijadikan alat shock terapi membantu pria itu kembali normal.

Menjalani nikah kontrak dengan Agung Mahendra 27 tahun, di dalam kehidupan rumah tangga mereka yang masih seumur jagung, hadir wanita yang mirip dengan seseorang dari masa lalu suaminya itu yang dirasa mampu membuatnya menjadi pria sejati.

Akankah Agung akan berpaling dari istrinya?

Akankah Anik pasrah dengan nasibnya ataukah akan berjuang merebut cinta suaminya?

Selamat mengikuti, like dan vote sebanyak-banyaknya ya, thanks.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 16

Doni sedang mengawasi petugas pengantar barang di Apartemen yang baru dibeli Agung. Bosnya itu tidak terlalu suka tinggal di Rumah Besar dan memang dia jarang pulang juga kan, bukan jarang tapi seringnya diusir secara halus.

"Mas," panggil Doni mengintip dari balik pintu ruang tidur, Agung menoleh.

"Barang-barang sudah masuk hampir sebagian, minta mereka sekalian atur ya biar gak berantakan," Doni mengusulkan, sakit matanya melihat ruangan seperti kontainer barang ekspor-impor.

"Tidak perlu! Kalau sudah semuanya suruh mereka pulang," jawab Agung acuh.

Cis, dengus Doni kesal.

Paling aku yang nanti lembur jadi interior designer menemanimu, Mas.

Gerutu dalam hati Doni sudah tau nasibnya setelah ini hidupnya akan sangat melelahkan.

Untuk meneruskan perusahaan keluarga yang ditinggalkan Almarhum dan Almarhumah tiba-tiba, terpaksa Agung menetap untuk waktu yang tidak tau sampai kapan. Karena ia lebih suka tinggal diluar rumah orang tuanya, makanya Agung membeli satu Apart di Jkt.

Agung telah membeli satu Apartemen di kota B, rencananya setelah selesai kuliah dia akan menetap disana sambil menjalankan bisnisnya. Tapi karena keadaan berkata lain, jadi rencana pribadinya dipending dulu.

Tinggal di Apart ini tidak buruk, aku akan membawa perempuan itu sebagai hiburan sekaligus dijadikan pembantu, hum.

Batin agung bibir menyeringai teringat wajah Anik yang telah sukses membuatnya holni hanya dengan membayangkannya saja.

Tadi pagi Agung kesempatan pulang ke Rumah besar saat mengetahui Adelia berangkat ke kantor hari ini setelah libur berkabung beberapa hari, mengambil beberapa barang yang berharga baginya untuk disimpan di Apart barunya.

Karena was-was merasa dirinya diawasi, sekalian Agung memeriksa kamarnya. Cukup membuatnya terkejut, karena ditemukan kamera pengintai empat buah yang dipasang di setiap sudut lampu serta menemukan dua lagi dari dalam kamar mandinya. Apa ART nya begitu pintar memasang semua ini?

Bayangkan ngapain saja orang itu saat melihat tubuh telnjangku dan apa yang kulakukan dengan Anik beberapa waktu yang lalu sudah pasti terekam semua.

Agung mengepal tangan geram siapa yang telah lancang memasuki kamarnya selama dia tidak pulang. Saat Doni diminta menanyai ART yang bertugas bersih-bersihin kamarnya, pembantu itu ngaku tidak tau menahu tentang CCTV.

Dari sepuluh tahun yang lalu Adel telah bersumpah tidak akan masuk ke kamarku sampai kapanpun lalu siapa yang masang dan sejak kapan, apa mungkin orang tuaku? Liburan pulang ke tanah air paling satu hari dua hari aku di rumah, memasang kamera pengintai mau mengawasi siapa, pembantu?

Dalam hati Agung teringat pihak kepolisian yang masih kesulitan mengungkap siapa dalang dibalik ledakan mobil. Dari semua korban yang diotopsi atas permintaannya kecuali Tara dan Nadya tentunya. Satu-satunya yang bisa dijadikan petunjuk hanyalah Pengacara keluarganya yang ikut jadi korban.

Walaupun samar dari jasadnya yang hancur berkeping-keping, ditemukan senyawa kimia bahan peledak. Ini belum pernah ada disepanjang sejarah kasus kriminal di negara I. Seorang anak manusia normal berakal dan pintar masih bernyawa, mungkinkah tertelan atau dengan sengaja menelan pil oplosan dari bahah yang bisa meledak.

Berbeda dengan kasus Pak Safar tidak ditemukan hal-hal yang bisa dijadikan petunjuk, tubuhnya bersih itu yang membuat bingung. Kenapa mobil bisa meledak tanpa terendus adanya bahan yang bisa memicu terjadinya ledakan.

Karena waktu kejadiannya dini hari dari layar hanya terlihat bayang-bayang, bagaimana Safar membawa keluar tubuh istrinya yang ketiduran dari jok belakang dan setelah sekitar lima meter berjalan memberikan tubuhnya sebagai pelindung saat terjadi ledakan.

Hum, tanda bahaya apa yang membuat Pak Safar keluar dari mobil tergesa...

Tanya dalam hati Agung lagi-lagi menarik nafas berat, Doni masuk ke kamarnya setelah petugas pengantar barang disuruh pulang.

"Mas," panggilnya setelah menutup pintu.

Agung yang duduk di tepi kasur barunya yang belum dipasang spreinya mendongak. "Hm, kenapa?" tanyanya pada asisten yang berdiri di depannya itu.

"Bagaimana menurut Mas mengenai laporan Branch Manager?" Tanya Doni agar tau langkah apa yang akan diambil selanjutnya, sudah sejak tadi siang dia melapor masih belum ada tanggapan.

"Kapan rapat dewan resmi diadakan?" Tanya Agung, karena mikirin masalah ledakan jadi lupa pada hari dan tanggal.

"Saat nota pembagian saham selesai diurus, hari senin depan," jawab Doni.

"Hum, artinya tiga hari lagi," desah Agung bergumam.

"Apakah anda akan membawa Nyonya ikut rapat pemegang saham?" Tanya Doni hati-hati, ia tau ini adalah hal yang sensitif buat Agung.

Hah!

Bosnya itu menarik nafas, seolah itu adalah nafas terakhirnya saking beratnya.

"Doni!" Panggil Agung lemah, memandang tepat ke penglihatan asistennya itu.

"Ya Mas," jawab Doni tertunduk tidak berani menatap Agung.

"Dengan dia tidak tau apa-apa saja, keluarganya ikut jadi target pembunuhan. Apalagi kalau dia dibawa ke rapat dewan dengan bukti dari rekaman yang ada di ponsel ini..." Agung menggoyang-goyang ponsel kecil yang ada ditangannya ke wajah Doni.

Hampir saja hidungnya kena getok, kalau Doni tidak cepat-cepat menghindar dengan mundurkan wajahnya kekanan dan ke kiri..aish sadis, keluhnya dalam hati.

"Kamu tau bahaya apa yang akan tejadi padanya, mati Doni.. maa..ti!" Agung menekan suaranya pelan banget tapi Doni masih bisa mengerti dari gerakan bibirnya.

Gleg.

Doni meneguk liur terbayang jasad Pengacara yang jadi korban ledakan hancur berkeping-keping, walaupun yang lain kelihatan utuh tapi tetap saja mengenaskan. Dirinya sebagai lelaki dewasa tidak sanggup melihatnya, jadi wajar kalau saat itu Anik pingsan melihat jenazah Ayahnya.

"Bukan aku tidak mau membagi saham pada Anik sesuai amanat Papa dan Mama, cuma belum saatnya. Tunggu masalah ini selesai dan penjahatnya tertangkap," jelas Agung takut Doni salah paham.

Disangka dirinya ingin menguasai hak Anik, walaupun sebagai anak dia berhak atas seluruh harta Orang Tuanya. Tapi Papa dan Mamanya tidak begitu, uangnya sering dibagi-bagi ke anak orang lain. Tidak ada harta peninggalan selain perusahaan, Rumah besar dan 2 mobil lama.

"Sementara kita akan merahasiakan ini darinya dan dari semua orang, ngerti Doni!" Agung berkata tegas.

"Ngerti Mas," angguk Doni.

"Kalau sampai bocor ada yang tau...?" Agung menggantung ucapannya, menatap Doni tajam.

Gleg, Doni menelan saliva. "Saya tidak akan beritahu siapapun walau diancam mati Mas," jawab Doni menyesal, kenapa dia selebai itu ih amit-amit jabang bayi ucapnya dalam hati.

Hum.

"Pegang kata-katamu Doni."

Agung yakin Adelia dalang dibalik semua ini, surat wasiat dan dirinyalah yang jadi sumber masalahnya. Yang perlu dicari adalah bukti dan itu masih gelap.

"Bagaimana dengan Polwan, apakah masih mau dipakai jasanya?" tanya Doni.

"Biarkan saja dia diganti juga percuma, lebih baik satu orang yang tau lalu tutup mulutnya. Kalau dia bicara lagi, tutup usianya."

Gleg, Doni meneguk liurnya.

"Aku mau menyiksa perempuan itu di sini, serahkan tugas menyusun barang padanya setelah tubuhnya sehat."

Ha! Doni menganga. "Maksud Mas, Nyonya yang beresin semua barang-barang?"

"Kenapa, ada masalah?"

Agung mendelik padanya. "Tidak!" Doni menjawab cepat.

"Ayo bersiap kembali ke rumah sakit."

"Siap Mas."

***tbc.

Jangan lupa like ya, tekan jempolnya yang kencang.

Jumpa lagi, thanks 👍

1
Yani Cuhayanih
Aku benar2 serius baca eeeh cuma separuh doang masuknya tamat lagi .sepertiny si Dicky perlu di sunat lagi.....hah.....gk bener niiih.....
Yani Cuhayanih
Dicky malu maluin luuh di atas tampangnya kereen abiis fi bawah nyalinya cuma jago kandang doang aaaah masalah dech......
Almora: Terima kasih, 🙏
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Kk aku mampir ya dan langsung esmosi aku benci padamu Aguuuuuuuung bisa2 nya orang cerdas kayak kamu menyalahkan anik atas kematian orang tuanya.pdhal kelakuan Agung berenggggseeeeek........hah
Almora: Thanks, 🙏
total 1 replies
Ni aa
ini beneran udah tamat Thor
Almora: Terima kasih ya,....🙏
total 1 replies
SOO🍒
sadar loe gung klo situ suaminya anik 😂😂, untung gak mencak2 liat anik ma Budi ngobrol
Budi Olin2114
ga enak bgt , muter2 g jelas & endingnya g mutu bgt
Almora: Makasih ya udah ngikutin,..🙏
total 1 replies
Budi Olin2114
makin gjelas
Rosalina Lilla
bagus jalan cerita tidak jenuh membacanya
Almora: terimakasih, 🙏
total 1 replies
Putri Aisyah
Bengkalis😯😯😯😲😲😲🙄
Almora: Terimakasih, 🙏
total 1 replies
Intan Gendut
Makin kesini makin kesana ceritanya. 🤦🏼‍♀️ j
Intan Gendut
Masih belum mengerti😩
🌸 andariya❤️💚
akhirnya mereka bersatu😍
🌸 andariya❤️💚: sama² kak..tetap semangat ya 💪😘
total 2 replies
🌸 andariya❤️💚
d tunggu karya selanjutnya ya kak😘
🌸 andariya❤️💚
kok Uda tamat saja kak💪🥰
🌸 andariya❤️💚
haredang haredang panas panas 🔥🔥🔥
🌸 andariya❤️💚
oh..akhirnya jebol juga gawangnya Anik🤭😘😘😘😘
Siti Kamsiah
ini beneran sdh end kah Thor ,kok cepat banget berasa nggak rela gitu masih mau lagi Thor😁😁😁
Almora: Trimakasih, 🙏
total 1 replies
Gia
ahkhirnyaaaaaa tembus separoh hahahaha,aku yang seneng gak jadi diganti Ama si ulet kekek.usahaa terus Gung ajari tu dikcy Ama yang halaal aja lagian Anik kan cantik.
Almora: Terimakasih, 🙏💕
total 1 replies
🌸 andariya❤️💚
apa akan terjadi MP antara agung dengan Anik...

atau agung dgn Lia

ayo kak😅😅😅😅😅
🌸 andariya❤️💚
lanjutkan thor...bikin pinisirin 😀🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!