NovelToon NovelToon
Istriku Canduku(Pengantin Pengganti

Istriku Canduku(Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Pengantin Pengganti / Cintapertama / Tamat
Popularitas:525.2k
Nilai: 5
Nama Author: QueenShafa

"Seharusnya dia adalah adik iparku! tapi kini malah menjadi istriku!" ABIAN NUGRAHA.


"Pria itu seharusnya menjadi kakak Iparku, tapi sekarang dia adalah suamiku!" MAHARAYA FADILLA.

bagaimana jadinya dua orang yang sebelumnya tidak saling mengenal namun tiba-tiba dinikahkan. semua itu bermula karena Andira Fadillah atau yang akrab di sapa Dira selaku kakak Maharaya atau Raya, kabur tepat di hari pernikahannya dengan seorang pria yang telah di jodohkan oleh orangtuanya bernama Abian Nugraha. Dira yang tiba-tiba saja menghilang saat akad akan di mulai membuat Ayah Faizal panik. karena insiden itu Ayah Faizal meminta Raya putri bungsunya yang masih duduk di bangku SMA kelas 12 itu untuk menjadi pengantin pengganti Kakaknya. Demi menjaga nama baik keluarga.


Bagaimana kah kelanjutan kisah keduanya. apakah mereka bisa saling menerima satu sama lain? dengan rentang usia yang lumayan jauh.
Yuk! ikuti kisah mereka!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QueenShafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Abian terpaksa mengancam akan mendobrak pintu kamar mandi setelah menunggu sekitar 20 menit namun Raya tak kunjung keluar dari kamar mandi tersebut. Bukan apa-apa Abian khawatir jika Raya mungkin saja tertidur di dalam sana sebab sebelum berlalu ke kamar mandi gadis itu terlihat tengah menahan kantuk.

"Ya! kamu nggak tidur kan di dalam sana?" Tanyanya, saat ini Abian masih berdiri di depan pintu kamar mandi pria itu benar-benar khawatir dengan Raya.

Ceklek!!

"Aku nggak tidur di dalam lah kak, masa iya aku tidur di kamar mandi." Tukas Raya seraya berlalu menuju tempat tidur.

"Kirain, soalnya tadi aku liat kamu sudah ngantuk banget. Mana tahu kamu tiba-tiba tertidur di dalam." Balasnya Abian terkekeh dengan pemikirannya sendiri yang membayangkan Raya ketiduran di dalam kamar mandi.

"Kak Bian, kita tidur.... Disini? Berdua?" Tanya Raya dengan wajah polosnya.

"Iya! Berdua, memangnya kamu maunya bagaimana? Tidur ramai-ramai gitu?" Canda Abian pada istri kecilnya itu. Ia baru mengerti menggapa Raya begitu lama berada di dalam kamar mandi tadi. Gadis itu pasti tengah gelisah Karena takut di apa-apain olehnya.

"Bukan begitu maksudku kak. Aku kalau tidur nggak bisa diam, nanti kak Bian kena sepak aku gimana?" Ucap Raya yang akhirnya menjelaskan kekhawatirannya.

"Jadi?"

"Gimana kalau aku tidur di sofa saja, biar kak Bian yang disini!" Raya mengusulkan solusi terbaik menurutnya.

"Gadis pintar, banyak sekali akalmu. Mau alasan apapun itu. Aku nggak perduli. Kamu istriku, enak saja mau tidur terpisah. Nggak akan aku izinkan!"

Batin Abian seraya menggelengkan kepalanya.

"Tidak masalah, kamu kan istriku apapun yang ada padamu aku akan menerimanya dengan ikhlas!" Balas Abian yang berusaha menahan senyumnya saat melihat wajah panik Raya karena idenya ia tolak mentah-mentah.

"Baiklah, tapi...kita hanya akan tidur saja kan kak? Nggak akan aneh-aneh?" Akhirnya Raya memberanikan diri untuk bertanya soal tidur yang aneh-aneh. Seperti yang sering ia dengar dari teman-teman soal malam pertama pengantin baru.

"Aneh-aneh bagaimana? Emangnya ada ya, orang tidurnya aneh-aneh?!" Tanya Abian lagi, rasanya ia sudah ingin tertawa terbahak-bahak melihat wajah salting Istrinya itu.

Raya semakin menunduk kan kepalannya menahan malu.

"Kata teman-teman aku......"

"Kita hanya akan tidur kok, nggak yang aneh-aneh. Yuk tidur, kamu sudah ngantuk banget kan?" Abian segera mengajak Raya untuk tidur karena tidak tega melihat istrinya itu yang sudah menahan kantuk.

"Oke!" Raya segera naik ke atas tempat tidur dan mengatur posisi dengan bantal guling yang berada di tengah sebagai pembatas antara dirinya dan Abian.

Abian menahan diri untuk tidak tersenyum melihat tingkah lucu istrinya itu.

"Kak Bian, nggak akan macam-macam kan?" Tanya nya lagi dengan polosnya.

"Macam-macam yang seperti apa? Lagian mau berapa macam juga kan halal, kita sudah suami istri!" Sahutnya sengaja menggoda Raya yang sedikit melebarkan bola matanya saat mendengar kalimatnya itu.

"Kamu jangan takut, aku nggak akan macam-macam kok! Yuk tidur!" Ucap Abian yang lagi-lagi tidak tegaan jika terus menerus menggoda Raya.

"Untuk saat ini aku nggak akan macam-macam, tapi nggak janji jika besok atau besoknya lagi aku bakal kuat menahan semua ini" Lanjutnya dalam hati.

Raya bisa bernafas lega saat mendengar ucapan Abian. Akhirnya dirinya bisa tidur dengan tenang dan nyenyak.

Raya menarik selimut hingga sebatas dada kemudian mulai memejamkan kedua matanya yang sudah lima watt itu.

Abian pun melakukan hal yang sama. Pria itu segera naik ke atas tempat tidurnya namun, sebelum itu ia sempatkan mengusap bunga mawar yang ada di atas nakas tepat di samping tempat tidurnya dengan senyum lebar. Tidak menyangka sama sekali jika sang pemilik bunga mawar itu kini benar-benar telah menjadi miliknya. Serasa bagai mimpi.

Abian berusaha memejamkan matanya yang sebenarnya sudah di landa kantuk. Namun entah menggapa matanya enggan terpejam walau sebentar saja. Mungkin karena kini dirinya tidur tidak sendiri lagi atau mungkin otaknya yang melalang buana kemana-mana di malam pertamanya ini.

Otaknya mendadak memikirkan hal-hal yang iyah-iyah di malam yang sunyi ini. Ini adalah malam pertama baginya. Namun belum bisa melakukan apa-apa.

Abian membalik posisi tidurnya menghadap Raya yang sudah tertidur pulas di sampingnya dengan guling yang menjadi batas keduanya.

"Cantik!" Satu kata yang lolos begitu saja dari bibir Abian. Bibirnya menarik senyum kecil memperhatikan wajah cantik gadis yang beberapa Minggu lalu menembaknya dengan seikat bunga mawar merah. Walaupun pada saat itu hanyalah sebuah tantangan yang di berikan teman-temannya yang sengaja mengusilinya. Namun siapa sangka kini keduanya malah terikat dalam pernikahan tanpa di duga-duga.

"Kamu sangat cantik!" Guman Abian lagi, yang masih betah memperhatikan wajah Cantik Raya. Rambut hitam pekat sedikit ikal. Hidung mancung serta bibirnya yang mungil.

Tring!! Suara notif yang masuk ke ponselnya menarik Abian dari kegiatannya mengagumi wajah cantik sang istri. Meraih ponsel yang tergeletak di atas nakas itu dan melihat siapa yang mengiriminya pesan tengah malam begini. Kurang kerjaan banget

"Pelan-pelan ya bro! Ingat! Dia masih kinyis-kinyis. Jangan sampai dia ketakutan liat si Joni yang bringas! Hahahahaha!!"

Begitulah bunyi pesan usil dari Sahabatnya Ifan.

Demi apapun ingin sekali Abian memukul kepala Ifan saat ini juga. Bisa-bisanya punya pikiran seperti itu.

"Asem! " Balasnya dengan emot kepalan Tinju. Sebagai bentuk kekesalannya karena tingkah usil Ifan. Yang menggodanya di saat seperti ini.

Abian kembali meletakkan ponselnya di atas nakas di samping vas bunga mawar merah yang sudah sedikit layu namun masih bagus di pandang mata.

Bugh!!

Abian menahan nafas ketika kaki dan tangan Raya menimpa tubuhnya yang baru saja memperbaiki posisinya tidur telentang!

Tangan Raya melingkar di dadanya sementara kaki nya menimpa bagian pinggangnya dan tanpa sengaja telah menimpa sesuatu yang sejak tadi sudah gerah dan gelisah ingin melihat keindahan dunia luar.

Sebagai pria dewasa bohong jika naluri kelelakiannya tidak bangkit saat satu ranjang dengan seorang wanita cantik. Apalagi wanita tersebut sudah halal baginya. Tentu saja si Imin sudah meronta-ronta sejak awal memasuki kamar tadi. Namun Abian sekuat tenaga menjaga kewaraskan dirinya untuk bersabar.

Dirinya tidak ingin egois dan hanya memikirkan dirinya sendiri. Abian juga memikirkan jika gadis yang ia nikahi itu masih berstatus pelajar. Selain itu juga ia ingin melakukan pendekatan secara natural pada Raya. Hingga sama-sama saling menerima satu sama lain.

"Aduh! Kenapa pas banget sih!" Keluhnya sambil menurunkan kaki dan tangan Raya dari tubuhnya. Bukan tidak suka. Tetapi ini berbahaya untuk kesejahteraan si Joni.

Abian bernafas lega saat sudah berhasil menurunkan kaki dan tangan Raya dari tubuhnya. Abian segera membalikkan tubuhnya dengan membelakangi Raya, mencari jalan aman sebab si joni sedang tidak baik-baik saja saat ini. Abian berusaha memejamkan kedua matanya. Hingga tanpa sadar kini pria itu sudah menyusul istrinya mengarungi mimpi indah masing-masing.

1
Dewi Noviyanti
udah tamat aja thor, makasih utk cerita Abian dan Rayanya, nanti ada cerita baru lg kah?
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ: makasih ya kak😘

ada kak, lanjutannya di Novel RaBi. tapi baru 15 episode. ini lagi tahap revisi, jadi baru ada 15 yg siap di baca🤭🤭
total 1 replies
Sania
❤️❤️
Harjanti
kayanya dira bukan anak faizal ..
selvysurya inten
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
k
kenapa lama gak up thor
Sri Udaningsih Widjaya
Bagus ceritanya kak
Brooke buleud
ceritanya bagus ka, konpliknya juga ringan.. secara keseluruhan bagus semua, jangan sampe ada pelakor ya thor
Hanifah Hanifah
lanjut dong kak, semangat ya
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ: lanjutannya di sebelah kak, RaBi. yg ini udah tamat😭😭🤭
total 1 replies
di wish
kalo belum tamat itu ..jgn ditulis sudah tamat gitu biar gak bikin kecewa pembaca
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ: udah tamat di situ kak, tapi lanjutannya di novel Baru😌
total 1 replies
MPUSSPITA
anak mama pala lo peang Dira 😭😭 itu namanya berbakti , cantikkk
Ira Janah Zaenal
thoor kapan ini seson 2 nya😍
☠ᵏᵋᶜᶟ🍾⃝𝚀ͩuᷞεͧεᷠnͣ: udah di sebelah kak. judulnya Ra♥️Bi jangan lupa ramaikan ya akak
total 1 replies
Soraya
oke thor lanjut
juwita
Maura Thor
juwita
tkt lah dpt hasil ngerampok kebahagiaan org lain. cm yg heran ko g dpt karma ya. mlh enak jd nyonya faizal seutuhnya😭😭
juwita
pasti ky gini cerita g pernah tuntas ngasih tau🤣🤣🤣
juwita
alah so so an km mirna. sblm sm faizal km jgn bkn org kaya kan. mknya jebak faizal bisr hidup mu enak
juwita
ko si mirna hidupnya enak ya. pdhl dia jahat udh jebak faizal. faizal pun bodoh masa g ngeh klo si dira bukan anaknya
juwita
enak x si mirna si dira bkn anak faizal tp smpe udh dewasa gini g ketahuan
juwita
ko g di jelasin ya. apa ayah faizal poligami ato gmn? knpa jg bkn Maura yg ngasuh raya? ibu kandungnya
juwita
😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!