NovelToon NovelToon
Menggapai Mimpi

Menggapai Mimpi

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:266.3k
Nilai: 5
Nama Author: AYi

Berawal dari bermusuhan kemudian menjadi teman dekat. Rahma Dewanti dan teman-temannya memutuskan melanjutkan kuliah ke ibu kota setelah lulus SMA. Untuk meraih mimpi mereka.

Setelah sampai di ibu kota, ternyata Rahma tidak sengaja bertemu dengan ayah kandungnya. Selain itu dia juga menjadi korban pemerkosaan oleh teman dekat sendiri.

Kisah ini dibumbui dengan kisah cinta anak muda yang menguras emosi dan air mata.

Sanggupkah Rahma menjalani hidupnya setelah terjadi pemerkosaan? Akankah dia bisa menggapai mimpinya untuk menjadi orang sukses? Yuk baca kisah selengkapnya di Menggapai Mimpi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AYi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16

"Ma! Besok jangan lupa bawa baju ganti, habis lihat pengumuman kita jelong-jelong." Tiara mengingatkan Rahma lagi sebelum pulang.

Tiara bertandang ke rumah Rahma untuk mengajak Rahma jalan-jalan besok. Besok adalah hari pengumuman kelulusan, sehingga Tiara ingin mengajak Rahma jalan-jalan. Kebetulan besok juga bertepatan dengan hari lahir Rahma. Rahma tidak mengingatnya karena bagi Rahma itu tidaklah penting.

"Iya... iya. Besok aku bawa baju double biar kamu puas! Hahaha!" jawab Rahma mengiyakan ajakan sahabat baiknya.

Sebenarnya Tiara sudah menyiapkan surprise party kecil-kecilan untuk Rahma. Tiara mengundang beberapa teman kelas mereka dan tentunya tidak lupa Frans dan Rio. Tiara ingin mengetahui seberapa dekat hubungan Frans dengan Rahma. Oleh karena itu, Tiara sengaja mengundang Frans di acaranya.

Selama menjadi kenal dengan Rahma, Tiara tidak pernah melihat Rahma merayakan hari jadinya. Bahkan Rahma cenderung melupakannya, setiap Tiara memberi kado dan ucapan selamat ulang tahun Rahma selalu menanggapi dengan datar.

"Kalian besok mau kemana?" tanya bu Sarifah ketika Rahma sudah masuk ke rumah.

"Nggak tahu, Bu! Tiara nggak ada bilang mau kemana," jawab Rahma mendekati kemudian duduk di samping ibunya.

"Hati-hati kalau jadi pergi jalan-jalan, jaga diri baik-baik. Jangan salah pergaulan! Anak jaman sekarang terlalu bebas berekspresi dan terkesan berani. Beda waktu jaman Ibu sekolah dulu, keluar rumah saja tidak berani karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan." kata bu Sarifah menasehati panjang lebar.

"Iya, Bu! Rahma pasti akan jaga diri baik-baik. Ibu tidak usah khawatir. Ibu juga jaga kesehatannya, sudah setengah jalan ibu berobat. Jangan sampai mengulang lagi dari awal!" jawab Rahma ikut menasehati ibunya. (Durhaka nggak sih, kalau anak nasehati orang tua 🤔)

*

*

*

Rahma bangun pagi seperti biasanya, sebelum waktu Subuh dia sudah merendam pakaian di ember. Setelahnya mulai mengisi ember-ember untuk membilas cucian nantinya. Setelah selesai mengisi ember-ember, Rahma pun menunaikan kewajibannya.

Rahma harus menyelesaikan semua pekerjaannya dalam waktu singkat. Pagi ini dia harus ke sekolah untuk melihat hasil ujian, lulus atau tidak.

Rahma sudah menyiapkan baju ganti di dalam tasnya. Kaos oblong putih dan celana jeans berwarna hitam. Rahma pun membawa beberapa lembar uang tabungannya, untuk berjaga-jaga jika dia ingin membeli sesuatu saat jalan-jalan bersama Tiara nanti.

"Bu, Rahma pergi ke sekolah ya!" ucap Rahma sambil mencari keberadaan ibunya.

Tadi setelah selesai makan sarapan, ibunya masih duduk di ruang tamu. Rahma yang tidak tahu di mana ibunya pun terus berteriak memanggil.

"Bu! Ibu!" Rahma berjalan mengelilingi rumah untuk mencari ibunya.

Ternyata bu Sarifah di belakang rumah sedang memetik daun ubi kayu untuk dijual dan dimasak sendiri.

"Iya, sudah mau berangkat sekarang?" tanya bu Sarifah.

"Iya, Bu! Rahma pergi dulu, ibu di rumah jangan terlalu capek!" pamit Rahma sambil mencium punggung tangan ibunya.

"Kamu hati-hati di jalan!" jawab bu Sarifah mengusap rambut Rahma dengan tangan kiri masih memanggul bakul berisi daun ubi kayu.

Rahma pun mengayuh sepedanya menuju sekolah. Butuh waktu empat puluh lima menit untuk mencapai sekolah dengan sepeda.

Rahma sampai di sekolah ternyata sudah ramai dengan teman-teman setingkat yang ingin melihat pengumuman. Tiara pun sudah duduk di depan kelasnya.

"Rahma! Sini, cepat!" teriak Tiara dari tempatnya.

Rahma pun mendekati Tiara dan beberapa teman sekelasnya.

"Aku simpan tasku dulu!" ucap Rahma ketika sudah dekat dengan teman-temannya.

"Iya, cepat! Gak pakai lama!" jawab Tiara sambil tersenyum.

Rahma pun bergegas menuju kelasnya untuk meletakkan tas. Setelah itu Rahma kembali mendatangi teman-temannya yang tadi.

Tiara langsung memeluk Rahma begitu Rahma tiba di depannya.

"Ada apa sih? Pakai acara pelukan segala!" tanya Rahma heran melihat tingkah Tiara.

"Hehehe!" jawab Tiara sambil nyengir kuda.

"Dasar lebay, kurang kerjaan!" dengus Rahma.

"Wkwkwk..."

Teman-teman Rahma yang berada disitu pun ikut tertawa melihat tingkah Tiara, apalagi ditambah kata-katanya tadi.

"Gitu ya kalian? Suka banget gue dibully!" kata Tiara cemberut.

"Bukan membully, Tiara! Hanya lucu aja lihat tingkah Lo. Hahaha!" jawab Santi.

Tak lama kemudian saat mereka masih ngobrol dan saling berdebat, terdengar suara yang meminta para siswa kelas XII untuk berkumpul di lapangan.

Ternyata di ujung lapangan terdapat beberapa papan yang sengaja diletakkan untuk menempel kertas pengumuman. Para siswa diminta untuk berbaris untuk melihat hasil ujian mereka.

Tiba saatnya giliran Rahma melihat hasilnya. Nama Rahma ternyata berada di urutan pertama. Nilai Rahma paling tinggi diantara semua anak-anak kelas XII di SMA itu.

"Alhamdulillah! Terima kasih ya Allah!" ucap Rahma sambil bersujud syukur di tanah lapangan.

1
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
RIO LKI2 GOBLOK, KLO MSALH PRASAAN,, KNP HRS NGALAH DGN SAHABAT... TU WANITA YG LO SUKAI JUGA, AKHIRNYA DIDPT DGN CARA LICIK, DIPERKOSA...
Eka Marthawati
Luar biasa
Natha
Kl bikin kopi sm ambil makanan sih aku biasa lakuin ke suami. Udah kebiasaan jg
Natha
Iyalah walopun ga sepenuhnya salah Arya tp ya kesel jg kl lama ga plng eh udah nikah lg. yg ditinggal sampe pontang panting mencukupi kebutuhan hidup sampe sakit2n loh pak Arya
Natha
Lahh si Rahma ga berontak gt?
Natha
emaknya kan ada HP dikasih frans..
Natha
dolly menang banyak
Natha
Awal baca udah seru.. lanjut
Erni Handayani
telat mendarat thor udh tamat...gak butuh give berart ya😄
R⃟•Dinaa
waahh riooo kasian blm ada pasangan udah tamat
R⃟•Dinaa
yaaa udah tamat..oke thor ditunggu kisah rio nya😘
R⃟•Dinaa
selamat ya frahma😍
R⃟•Dinaa
kabar gembira bukan gambar🙈
R⃟•Dinaa
akhirnya rahma mau menerima frabs uhuy
Dina⏤͟͟͞R
uhuk uhuk..kasian frans yg tergoda tp rahma tidur🤣
Dina⏤͟͟͞R
alhamdulillah bu sarifah mau menikah ulang .lelaki sejati adalah yg mau membahagiakan istrinya
Dina⏤͟͟͞R
semoga bu sarifah mau menerima pak dewa lg
Dina⏤͟͟͞R
syukurlah bila ada kemajuan..semoga kedepannya rahma gak trauma lagi
Dina⏤͟͟͞R
sheila lambene jaluk di plester
Dina⏤͟͟͞R: 🤭🤭🤣 semen ae
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!