NovelToon NovelToon
Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Bisakah Kau Buka Hatimu Untukku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cinta Seiring Waktu / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Tamat
Popularitas:291.9k
Nilai: 5
Nama Author: senja liana

Reina mentari seorang gadis pekerja keras, ceria, dan pantang menyerah. Kehidupannya berjalan normal sampai suatu hari ia bertemu dengan Saina putri kecil Revan yang mengubah seluruh alur cerita kehidupannya yang biasa saja.

"Menikah lah denganku" hal itu tentu menjadi kata paling bahagia untuk semua wanita yang ada di dunia, tapi tidak untuk Reina karena Reina tahu Revan tidak mencintainya. Namun demi Saina gadis kecil yang merindukan sosok seorang ibu di hidupnya sehingga mau tidak mau Reina harus menekan sedikit egonya untuk kebahagian Saina.

Perlahan alur kisah Reina mulai berubah, tabir rahasia yang ditutupi orang tuanya selama ini ikut naik kepermukaan meluluhlantahkan hatinya.

Akan kah Reina menerima Revan? Rumah tangga seperti apa yang akan dialami Reina? mampukah Reina melewati segala kesulitannya? ikuti terus kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja liana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 Terlalu berharap

...Setelah perjanjian singkat ke duanya yang diakhiri dengan kesepakatan pernikahan dilakukan minggu depan dengan rahasia dan hanya dihadiri oleh kerabat terdekat saja, Reina dan Revan bergegas untuk mengunjungi butik mencari gaun pengantin....

" Pilihkan satu gaun pengantin yang terlihat sederhana namun elegan dan cantik untuknya." Ucap Revan kepada pegawai butik yang di balas anggukan oleh pegawai tersebut lalu menuntun Reina untuk mencoba beberapa gaun disana.

...Reina mencoba satu persatu gaun yang ada disana dan pilihannya jatuh kepada gaun simple namun tetap memiliki motif yang cantik dan elegan. Reina mencoba gaun tersebut dan sangat menyukainya, kemudian pegawai tersebut menuntun Reina untuk berdiri di sebuah stage dengan tirai besar yang menutupinya. Perlahan tirai itu mulai terbuka Reina benar benar sangat gugup akan reaksi Revan, sangking gugupnya akan pendapat Revan Reina mulai memejamkan matanya berharap dengan melakukan itu dapat mengurangi kegugupannya....

...Lama Reina memejamkan mata namun ada yang aneh kenapa tidak ada suara sedikit pun dari Revan bukankah biasanya mulut pria itu selalu berkomentar pedas, karena penasaran Reina kemudian membuka matanya kembali dan betapa terkejutnya ternyata kursi di depannya kosong tidak ada siapapun disana. Pegawai butik yang membantu Reina juga seakan kebingungan dan menggaruk tenggkuknya yang tidak gatal....

" Kita ganti baju saja mbak, saya ambil yang ini." Ucap Reina dengan nada datar.

" Apa tidak menunggu pengantin prianya dulu kak?" Ucap pegawai butik tersebut dengan hati hati takut menyinggung Reina.

" Gak usah mbak langsung bungkus aja." Ucap Reina kepada pegawai butik tersebut dengan nada datar sambil berjalan kembali mengganti bajunya.

" Apa yang aku harapkan? Pernikahan ini tidak atas dasar cinta, kenapa aku begitu bodoh." Ucap Reina dalam hati merutuki sikapnya tadi.

...Ketika Reina sedang mengganti bajunya di ruang ganti tanpa sengaja ia mendengar karyawan butik yang sedang bergosip disebelah ruang ganti....

" Kau tau tidak pelanggan yang barusan kulayani, mereka cantik dan ganteng ya. Awalnya ku kira mereka pasangan yang serasi ternyata miris banget masak pas si cewek pakai baju pengantin untuk diperlihatkan kepada si cowok, eh si cowok malah ngilang wkkwkwkwk" kata salah satu karyawan butik.

" Kayaknya sih mereka hasil perjodohan dan si cowok benci sama si cewek tapi terpaksa nikah gitu." Ucap karyawan lainnya menimpali.

" Kasian juga kalau begitu ya, makan hati makan hati dah tuh cewek." Ucap karyawan lainnya lagi.

" Udah udah bubar nanti ketahuan bu bos bisa berabe." Ucap karyawan lainnya yang kemudian terdengar langkah kaki menjauh dari dalam ruang ganti.

" Apa mereka kurang kerjaan? Memang kenapa kalau aku makan hati? Dasar mulut mulut sampah, kayaknya gak pernah dibersihin tuh makannya kotor banget jorok." Ucap Reina pada diri sendiri sambil menahan kesal.

Sementara itu kejadian sebelum tirai di buka.

...Revan duduk di sofa menunggu Reina cukup lama mencari gaun pengantin yang cocok untuknya. Tidak ada yang Revan lakukan dan itu membuatnya bosan menunggu cukup lama. Revan hanya memainkan ponselnya sambil sesekali mengechek beberapa file yang membutuhkan tanda tangannya, Revan akui pekerjaan Wili benar benar sangat memuaskan dalam beberapa hal sehingga dia bisa tenang dan mengandalkan Wili jika Revan tidak sedang berada di perusahaan....

" Sepertinya aku harus memberinya bonus minggu ini." Ucap Revan pada diri sendiri sambil memikirkan Wili.

...Ketika sedang asyik berselancar dengan ponsel pintarnya, ponsel Revan bergetar memperlihatkan nama mama sedang memanggil di layar ponselnya. Melihat hal itu Revan menggeser ikon hijau pada ponselnya dan berjalan keluar untuk mengangkat telpon sang mama....

Call on

" Iya, hallo ma" ucap Revan memulai pembicaraan.

" Apa kamu jadi kesini dengan Reina menjemput Saina van?" Tanya Lila di seberang sana.

" Iya ma sebentar lagi." Ucap Revan

" Saina sudah merengek sedari tadi meminta bertemu Reina." Ucap Lila

" Mama tenang aja sebentar lagi Saina pasti akan selalu bisa bersama Reina." Ucap Revan dengan santai.

" Benarkah van? Apa itu artinya kalian akan menikah?" Ucap Lila dengan berbinar

" Iya ma kami akan menikah seminggu lagi namun dengan sederhana karena itu permintaan dari Reina sendiri ma." Ucap Revan

" Baiklah entah itu sederhana atau mewah mama tetap bahagia." Ucapnya dengan senang.

" Tapi ma bisa Revan minta tolong, pernikahan ini cukup keluarga kita saja yang tahu jangan dulu orang lain, ada sesuatu hal yang harus Revan urus dulu, jika sudah selesai nanti Revan akan mengadakan resepsi." Ucap Revan mencoba memberi pengertian pada ibunya.

" Baiklah mama percayakan semuanya padamu van, kamu tahu mana yang terbaik untukmu." Ucap Lila pada anak laki lakinya itu.

" Mama tenang saja, Revan tutup dulu telponnya." Ucap Revan mengakhiri telpon.

Call off

...Setelah menerima panggilan dari ibunya Revan kembali memasuki butik, setelah sampai di dalam Revan malah mendapati Reina yang sudah duduk dengan tangan bersendekap memasang muka kesal....

" Kenapa kau malah duduk? Bukankah aku menyuruhmu memilih gaun?" Ucap Revan sambil kebingungan.

" Sudah di bungkus." Ucap Reina dengan nada kesal kemudian berlalu menuju parkiran untuk menunggu di mobil.

" Apa aku melakukan kesalahan? Kenapa mukanya seperti kain kusut? " Ucap Revan dalam hati sambil berjalan kearah kasir untuk membayar gaun pilihan Reina.

...Setelah membayar gaun tersebut Revan bergegas menyusul Reina keparkiran mobil, ketika sampai di sana Revan hanya menghela nafas panjang melihat Reina yang duduk jongkok dipinggir ban mobilnya dengan kepala tertunduk dan kedua tangan diletakkan pada lutut kaki....

" Apa pilihanku sudah benar menikahinya? Kenapa melihatnya seperti ini mengingatkanku pada Saina ketika ia merajuk." Ucap Revan dalam hatinya sambil berjalan mendekati Reina.

" Apa kau sedang mencari uang tambahan." Ucap Revan yang mengejutkan Reina.

" Apa maksudmu? Tunggu .... Kau menganggapku seorang pengemis Revan?" Ucap Reina menerka nerka sambil kemudian berdiri dan mengikuti langkah kaki Revan masuk ke mobil.

" Aku tidak pernah mengatakan hal itu." Ucap Revan dengan santai.

" Kamu............. Apa sekarang kamu puas setelah mengataiku pengemis ha...". Ucap Reina dengan nada emosi menghadap Revan.

" Gak Revan gak pegawai butik tadi semuanya bikin emosi. Lama lama aku jadi keriput nih kalau terus terus begini." Ucap Reina dalam hati.

...Sangking emosinya Reina sampai lupa untuk memakai sabuk pengamannya, Revan yang melihat hal itu kembali menghela nafasnya kemudian dengan gerakan yang mendadak Revan mencodongkan tubuhnya ke arah Reina sehingga membuat Reina terkejut dan memudurkan tubuhnya sampai kesandaran kursi. Bau parfume Revan yang maskulin namun tidak terlalu menyengat tercium menguar di hidung Reina menimbulkan glayer aneh di tubuhnya, jantung Reina berdetak sangat kencang dan tidak terkontrol ...

...apalagi saat hembusan nafas hangat Reina terasa kembali kepadanya tak kala menerpa wajah Revan....

" Apa dia akan menciumku? Ohh Tuhan ini bahkan first kiss ku. Apa yang harus aku lakukan." Ucap Reina dalam hati sambil terus menahan gejolak dihatinya sampai kemudian terdengar bunyi klik yang menandakan sabuk pengaman telah terpasang.

" Apa kau selalu seceroboh itu." Ucap Revan sambil kembali duduk membenarkan posisi duduknya. Tanpa menyadari apa yang dilakukannya membuat Reina salah tingkah.

"........"

" Sudahlah lupakan lagi lagi penyakit bisu mu itu kumat." Ucap Revan lagi kemudian menjalankan kemudinya untuk pergi menuju rumah sakit.

" Revaaannnnnnnn " teriak Reina dalam hati sambil mengeratkan giginya saking kesalnya akan tingkah laku Revan

Bersambung

ikuti terus kisahnya jangan lupa vote ya kakak

see you

1
TATI PUTRISOLO
mak kbr irisna gmn utu
Ignatia Guwaunaung
lanjut
Mariaangelina Yuliana
kalau udah gak bisa kebuka gini bab nya pasti mau iklan itulah kadang malas' baca iklannya terlalu lebih dari cerita
avfgh nnnnm bcxxc
penulisannya knapa ga kepinggir bak Thor
Senja liana: Maklum kak novel pertama, jadi agak semrawut😅
total 1 replies
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Riana
pasti gara" di tinggal sama momy nya Saina
Riana
masi nyimak
Riana
awalan yang bagus
Choesmia Exo
aih masalalu si dokter ternyata prnah ada rasa sama revan...😀😀
Choesmia Exo
ceritanya menarik,keren dgn konflik yg cukup membingungkan bagi saya🤭 tapi kalo bisa konfliknya jgn berat² ya kasihan reina...🥰🥰🥰🙏🙏
Choesmia Exo
jgn² erika ibu kandungnya reina...🤔🤔🤔
Choesmia Exo
reina yg sakit hati knp aku ikut ngilu ya...😢😢😢
Choesmia Exo
psikopat si gerald ternyata...
Choesmia Exo
jangan kan reina aku yg baca aja ikut sakit mendengar ucapan mu van...🙁🙁
ajiu jiu
bnr2 ciri khas cerita ikan terbang 😩😩😩
Reader
giliran Reina, kita digiring utk mengerti dia yg blm bs maafkan Erika...giliran Erika, kita pembaca digiring menghakimi sbg ibu yg tega pdhl engga tau Reina putrinya...dan seolah perselingkuhan ayah kandung Reina dan perempuan yg ia taunya sbg ibu jg mrk yg renggut Reina dari Erika serta menipunya tu, kesalahan remeh yg mestinya telah Erika maafkan
Reader: hooh malah Erika korban dari pengkhianat-pelakor DURJANA paling dinistakan di sini, hingga terkesan pasangan durjana ni lebi baik drpd dia...bahkan ampe Reina si baik hati, dibuat blm mau maafkan Erika pdhl ketika lakukan segala kejahatan thdnya blm tau bhw dia putrinya...demi ngebuat pasangan durjana pengkhianat-pelakor dan penculik bayi dari ibu kandungnya, terkesan lebi mulia drpd korbannya
total 2 replies
amalia gati subagio
laki zahanamul sok tersakiti penyuka kangkangan asik
amalia gati subagio
point its jgn terlalu baik culun lugu, dimanfaatkan online jalang otw gila lanjut bunuh diri 😤 plz cerdaslah jd manusia jgn gunakan kata, berbaik sangka, hrs baik pd tiap mahluk, memberi maaf krn manusia itu tempat salah, Allah sj memberikan maaf 🙄 kalau sdh cam gt, yg menjalani kesakitan sopo... trus piye.... otw kuburan... 😩sungguh merugi jd manusia
amalia gati subagio
hadehhhh..... dgn org lain perhatian bingit, diri sendiri diabaikan.....gmn mo bahagia... sibuk mencari kebahagiaan di luar.... bahagia itu sederhana berada dlm diri sendiri, diri aja gamang... halu... biru.... 🙄oh alahhhh mode on dungunya plz jgn keseringan & takarnya berlebihan, gak baik bagi diri trus gugatin taqdir lg 😤hadehhhh perempuan.... payahnya kebangetan 😂& w baper mode on dungu ttp baca 😝w bodoh kebangetan 🤗🤗🤗
Azka Amirul
Ser ser ser jantungku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!