NovelToon NovelToon
SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

SENYUMAN MANIS CEO KEJAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Balas Dendam / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:184.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aliffia_azizah

Revan Pratama merupakan CEO di perusahaan R'P Group. Revan baru berusia 28 tahun. Revan adalah seorang CEO yang dikenal sangat kejam dan tidak pernah tersenyum kepada orang lain yang bertemu dengan Rania Aprilia merupakan pegawai baru di perusahaan R'P Group. Rania baru berusia 23 tahun. Rania adalah gadis yang ceria, ramah, murah senyum, dan cerewet. Rania berasal dari keluarga yang sederhana dan gaya hidupnya pun sederhana. seiring berjalannya waktu Revan mulai mendekati Rania

Mereka memiliki sifat yang bertolak belakang, yang satu cerewet yang satu irit bicara

Akankah dua insan yang berbeda sifat itu akan saling jatuh cinta? atau cinta mereka akan terhalang orang ketiga bahkan orang keempat?

Langsung klik baca aja biar ke ingin tahuan kalian terpecah kan

Kalau mau tanya tanya tentang karya ini bisa follow ig aku yh

IG: aliffiaazizah_

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aliffia_azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana cerdik

" Baik kak, nanti Rania ikut meeting nya " ujar Rania dengan tersenyum ramah

" Kamu tau kan pekerjaan di bagian informatika ngapain saja? " tanya Farhan kepada Rania

" Rania tau kak " jawab Rania

" Baiklah kalau ada yang masih bingung atau masih kurang paham kamu bisa ke ruangan saya di lantai 15 " ujar Farhan kepada Rania

" Iya kak. Terimakasih sudah membantu Rania dan jadi merepotkan kak Farhan " ujar Rania kepada Farhan

" Udah gak papa, kamu nggak merepotkan niat saya memang ingin membantu kamu " ujar Farhan kepada Rania

" Oke, kalau begitu saya mau kembali ke ruangan saya Ran " tambah Farhan sambil keluar dari ruangan Rania

" Iya kak, silahkan " ujar Rania

Farhan pun langsung pergi meninggal kan ruangan Rania menuju ruangan nya

Disisi Revan, pria tampan itu sedang berkutat dengan laptop nya karena akan meeting dengan klien nya yang tidak lain adalah papa nya sendiri.

" Aku harus meyakinkan orang tua itu supaya dia tidak membaca isi perjanjian kerjasama dengan perusahaan ku dan dengan begitu rencana ku akan berjalan dengan mulus " ujar Revan dengan senyum menyeringai nya yang terlihat menyeramkan

" Sekarang aku harus memikir kan langkah selanjut nya dari rencana ku ini " ujar Revan yang bingung memikir kan strategi selanjut nya

Sekarang Revan kembali berkutat dengan laptop nya

Tak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu dari luar ruangan Revan

Tok...tok...tok...

" Masuk " sahut Revan dari dalam ruangan

Dan orang yang mengetuk pintu pun masuk yang ternyata orang itu adalah sekertaris sekaligus asisten pribadi nya Farhan

" Assalamualaikum. Maaf mengganggu tuan, tuan besar sedang menunggu anda di ruang meeting " ujar Farhan setelah masuk ke ruangan Revan

" Baiklah, mana berkas yang harus saya tanda tangani " ujar Revan dengan wajah datar nya

" Ini tuan berkas yang harus anda tanda tangani ". ujar Farhan sambil menyerahkan berkas berkas yang harus di tanda tangani Revan untuk meeting dengan papa nya

" Baiklah, ini sudah saya tanda tangani kamu bisa ke ruang rapat dulu nanti saya menyusul " ujar Revan yang mengusir secara terang terangan sekertaris nya itu

" Baiklah tuan, saya permisi undur diri " ujar Farhan sambil menunduk hormat dan berjalan ke arah pintu untuk keluar dari ruangan bos nya menuju ruang rapat

Disisi Revan dia nampak sedang tersenyum menyeringai

" Beberapa saat lagi kau akan menuju kehancuran mu secara perlahan papa ku tersayang " ujar Revan dengan senyum mengerikan nya

Akhir nya Revan bangkit dari duduk nya keluar dari ruangan nya menuju ruang meeting dengan senyuman yang mengembang menambah ketampanan pria itu

Sesampai nya di ruang rapat Revan langsung disambut oleh papa dan sekertaris papa nya

" Assalamualaikum " ujar Revan dengan senyum mengembang

" Waalaikumsalam " jawab semua orang yang berada di dalam ruang rapat itu dengan wajah yang tersenyum juga

" Tuan Revan, silahkan duduk dulu " ujar Danu kepada Revan

" Papa apaan sih manggil nya tuan segala kan Revan anak papa " ujar Revan sambil tersenyum

" Tapi ini di kantor Van bukan di rumah " ujar Danu

" Di rumah atau di kantor sama aja pa, nggak usah panggil tuan ke Revan " ujar Revan masih tersenyum

" Baiklah, kalau begitu kita mulai aja langsung Van " ujar Danu

Setelah itu akhir nya perusahaan Revan dan perusahaan papa nya memulai meeting dan setelah 1 jam meeting akhir nya keputusan kerjasama pun di bacakan

" Setelah mendengar dan melihat presentasi perusahaan papa, Revan memutuskan untuk menjadi rekan bisnis papa " ujar Revan dengan tersenyum

" Terimakasih Van, karena kamu sudah mau membantu perusahaan papa " ujar Danu dengan wajah yang bahagia

" Iya pa " ujar Revan

" Farhan tolong berikan berkas perjanjian kerja sama perusahaan ku dan perusahaan papa " ujar Revan kepada Farhan

" Baik tuan " jawab Farhan dengan memberikan berkas perjanjian kerja sama kepada Revan

" Ini pa, silahkan di tanda tangani " ujar Revan sambil memberikan berkas perjanjian kerja sama kepada Danu

" Baiklah " ujar Danu

Setelah itu Indra langsung menandatangani berkas perjanjian kerja sama tanpa membaca terlebih dahulu karena Danu yakin Revan sudah berubah dan tidak akan melakukan hal yang merugikan keluarga nya sendiri

" Akhir nya orang tua ini dengan mudah nya mempercayai ku dan tidak membaca perjanjian nya, hal itu akan memudah pekerjaan ku " batin Revan sambil menyeringai dalam hati

" Ini Van berkas perjanjian kerja sama kita, kalau begitu papa pulang dulu " ujar Danu mengembalikan berkas perjanjian kerja nya dan Revan langsung mengambil nya

" Kenapa buru buru pa?, kita makan siang dulu aja sekarang masih jam 12 siang " ujar Revan kepada papa nya

" Baiklah Van " jawab Danu

Akhir nya Revan, Danu , Farhan dan sekertaris Danu yang bernama Dara memutuskan untuk makan siang di restoran depan perusahaan R'P Group

Di sisi Rania, gadis cantik itu sedang memakan bekal makan siang yang dia bawa tadi sebelum ke kantor sembari memikir kan yang akan terjadi nanti bila bertemu dengan Revan

" Gimana yah, aku takut nanti dihukum sama Tuan Revan " ujar Rania disela makan nya

" Nanti kalau aku di permalukan di depan pegawai nya atau bahkan aku di pukuli, di tampar, di aniaya. Aduh!!! mengenaskan sekali hidup ku " ujar Rania

" Aku masih muda, masa depan ku masih panjang masa aku harus mati mengenaskan di tangan CEO kejam itu " ujar Rania sambil bergidik memikirkan masa depan nya menyedihkan

" Udah Ran, kamu harus fokus kerja dan berdoa semoga CEO kejam itu lupa dengan kejadian waktu itu dan tidak jadi menghukum ku " ujar Rania memberi semangat kepada diri sendiri

Disisi Revan, dia sedang makan siang bersama rekan bisnis nya yang tidak lain adalah papa nya, tak lama kemudian mereka sudah selesai makan siang nya dan mengobrol ringan sebentar

" Revan, kapan kapan giliran kamu yang ke perusahaan papa ya " ujar Danu kepada Revan

" Iya pa, setiap bulan Revan akan kunjungan ke perusahaan papa " jawab Revan

" Aku kunjungan ke perusahaan papa karena terpaksa sebenarnya malas, kalau bukan karena balas dendam aku tidak ingin ke perusahaan orang tua ini " ujar Revan dengan hati yang dongkol

" Beneran ya, papa tunggu kedatangan mu Van " ujar Danu

" Iya pa " ujar Revan

" Kalau begitu papa langsung pamit pulang langsung ya Van " ujar Danu sambil beranjak dari tempat duduk nya

" Iya pa, hati hati di jalan " ujar Revan sambil menatap kepergian papa nya keluar restoran itu

Setelah itu Revan dan Farhan kembali ke perusahaan karena ada meeting dengan pegawai nya

sesampainya di ruangan Revan Farhan langsung menyampaikan kegiatan Revan selanjutnya

" Maaf tuan, setelah ini kita ada meeting dengan pegawai perwakilan dari setiap divisi " ujar Farhan

" Baiklah, kau sudah menunjuk perwakilan dari setiap divisi? " ujar Revan kepada Farhan

" Sudah tuan, dan saya usahakan perwakilan itu merupakan pegawai yang rajin diantara yang lain " jawab Farhan

" Baiklah kita langsung ke ruangan rapat sekarang " ujar Revan yang langsung beranjak dari kursi kebesaran nya menuju ruang rapat

" Baik tuan " ujar Farhan yang langsung mengikuti langkah tuan nya menuju ruang rapat

Sesampainya di ruang rapat, semua pegawai yang terpilih sudah duduk di dalam ruang rapat, setelah itu Revan masuk dengan wajah datar dan aura mengerikan nya membuat semua yang melihat auto merinding begitu pun dengan Rania yang takut sekaligus seluruh tubuh nya gemetaran, dan Rania langsung menunduk kala itu

" Selamat siang tuan " ujar semua pegawai yang berdiri dan menyambut kedatangan Revan serempak

" hm " jawab Revan yang langsung duduk di kursi khusus nya di ruang rapat

...****************...

Hai para pembaca ikuti terus novel senyuman manis CEO kejam dan nantikan kelanjutan kisah Revan dan Rania selalu yah

Jangan lupa vote, like and komen yah guys moga suka, karena aku masih belajar mungkin nggak sebagus karya karya yang lain nya

Love you all 🥰🥰🥰

1
A_zzhlivya
Suli'ah
ulangnya terlalu panjang thor
A_zzhlivya: udah diperbaiki kak🥰
total 1 replies
🎙🅰️dy🅿️acin☯️📖📻
Jangan lupa dengerin serial audiobook novel SENYUMAN MANIS CEO KEJAM ini ya readers!
runma
wah wah
runma
seru
Ade
saya suka dengan karya kk semngat terus 🥰💪💪
A_zzhlivya: makasih 🥰
total 1 replies
Arifa Zahra
walaupun masuk di bungkus tetap aja sisa org jalang , ada ya CEO kayak gini katanya kejam tpi Karna ancaman dari seorang wanita bisa kalah entahla apapun semangat thor
A_zzhlivya: wkwkwk. itu karena ada niatan bala dendam si lebih tepat nya. makasih kak kritik nya❤️❤️❤️
total 1 replies
Ikha nugraha
kalau bisa nulisnya jangan di ulang lagi
A_zzhlivya: siap kak.... sekarang udah nggak 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Tri Eni Lestari
kok tiap up diulang separo ya...kan jadi pendek cerita tiap episodenya...
🙂
A_zzhlivya: nggak separo kak, cm 60 suku kata, maaf ya nanti aku perbaiki🥰
total 1 replies
Tri Eni Lestari
panjangin donx perepisode nya..
A_zzhlivya: iya kak, aku jg sekarang lagi berusaha manjangin episode nya dan mengurangi kalimat yg diulang 😆
total 4 replies
Tri Eni Lestari
kok hampir tiap episodenya diulang ya...
A_zzhlivya: cuman diambil sedikit bagian akhir nya kak karena kadang aku suka lupa alur nya, maaf ya jika itu mungkin membuat kalian tdk nyaman tp makasih pendapat nya, nanti aku perbaiki🥰🥰🥰
total 1 replies
Tri Eni Lestari
dimulai yuk....
Farlina Agnes
yang bener yang mana ?
Farlina Agnes: maksud saya itu siapa yg ngucapin assalamualaikum , vino atau ortu nya
total 2 replies
Neti Jalia
mampir🤗🙉
A_zzhlivya: makasih kak udah mau mampir, aku juga selalu nungguin up nya novel kakak 🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
Farlina Agnes
thor jangan pisahin Rania sma Revan donk kasian Rania
A_zzhlivya: siap kak❤️
total 1 replies
Neti Jalia
mampir kk 🤗🙏
A_zzhlivya: makasih kak, novel kakak bagus banget deh, semangat ya kak up nya. tiap hari loh up nya❤️🤭❤️❤️❤️
total 1 replies
Farlina Agnes
carzy up thor
A_zzhlivya: siap kak
total 3 replies
girlganggoodies
Benar-benar deh karya ini bikin jatuh cinta :) I love you 3000 thor!
A_zzhlivya: thank you🥰
total 1 replies
Drone Ground
Kutunggu jandamu thor! Ehh kutunggu lanjutannya haha
A_zzhlivya: siap kakak🤭🥰
total 1 replies
virshere ads
Ya ampun thor, kok tega sih digantung gini
A_zzhlivya: nanti di lanjut kak, aku lg sekolah 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!