NovelToon NovelToon
Kusut

Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aurora_Arista

Alsa, gadis introvert yang menyukai sosok Ken secara diam-diam, baginya Ken adalah lelaki yang begitu baik karena hanya dia lah yang mau menjadi teman Alsa. Kebaikan Ken disalah artika oleh Alsa, hingga sebuah kenyataan pahit terpampang di depan matanya. Ken menjalin kasih dengan gadis lain.

Di tengah keterpurukannya atas cinta pertama yang berakhir tragis, sosok Davin selalu hadir dengan kasih sayang yang begitu besar padanya. Hingga Alsa terlena dan mengerti arti mencintai yang sesungguhnya.

Davin, seorang pria yang menjadi suami dari mendiang Kakak perempuannya kini menjadi alasan Alsa untuk tetap bertahan meski berbagai cobaan berat ia lalui.

Akankah semuanya berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora_Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Sudah dua jam lebih Alsa terbaring di ranjang rumah sakit, suhu tubuhnya sudah menurun akan tetapi kesadarannya masih belum kembali.

Ken yang memutuskan tak jadi berangkat sekolah, masih setia duduk di samping ranjang rumah sakit Alsa. Mata kelam yang selalu menyorot tajam itu kini meredup, terus menerus menatap wajah gadis cantik yang masih setia menutup kedua manik kelabu miliknya.

Sesekali tangan kanannya terulur untuk menyibak poni tipis Alsa,tak sampai di situ saja ia juga mengelus pipi tirus adik kelasnya yang memucat.

"Ngghh ...," lenguh Alsa membuat Ken terkesiap, segera ia meraih tangan Alsa dan menggenggam erat.

"Ca?" panggil Ken lembut. Alsa menoleh lemah ke arah Ken dan lelaki itu tersenyum lega.

"Kok aku di sini?"

"Lo tadi pingsan di jalan, jadi gue bawa lo ke rumah sakit. Gimana keadaan lo sekarang?" raut khawatir kembali tercetak jelas di wajah Ken, lelaki itu berharap keadaan Alsa sudah membaik.

"Aku cuma sedikit pusing," jawab Alsa jujur.

"Lo belum makan ya? Kata dokter maag lo kambuh."

Alsa menggeleng, ia kembali sedih saat mengingat dirinya diusir oleh Frans.

"Lo makan dulu, ya?" tawar Ken. Namun dijawab gelengan lagi oleh Alsa, nafsu makannya bahkan sudah hilang entah kemana.

"Kok lo bisa sampai sini sih, Ca? Ini jauh dari apartemen lo."

" ... ." Alsa hanya diam tak menjawab, ia bingung harus bercerita perihal masalahnya atau tidak.

Ia takut dianggap cari perhatian oleh orang yang ia sukai.

"Lo cerita aja sama gue, siapa tahu gue bisa bantu," bujuk Ken tak mau kalah.

"Aku diusir dari rumah Kak Davin sama Papanya," jelas Alsa akhirnya, ia sudah tak peduli mau dibilang caper atau akting oleh Ken. Yang jelas sekarang ia butuh teman curhat.

"Papanya Pak Davin? bukannya dia bokap lo juga?" tanya Ken yang mengira Davin dan Alsa adalah saudara kandung, ia bingung dan tak percaya kenapa papanya tega mengusir anak sendiri.

"Kak Davin itu orangtua angkat aku," jawaban Alsa membuat Ken melongo tak percaya, jadi selama ini perkiraannya salah. Yang ia tahu adalah Davin kakak kandung Alsa.

"Lo dari panti asuhan?" tanya Ken hati-hati takut menyinggung.

"Dulu kak Davin menikah dengan kakak perempuanku, tapi kak Alea meninggal beberapa tahun yang lalu bersama dengan mama dan papa.jadi sejak saat itu aku dirawat kak Davin."

"Orang tua kak Davin gak pernah suka sama aku dan kak Alea karena kita datang dari keluarga menengah kebawah, Om Frans selalu bilang ke kak Alea kalau dia gak pantas buat jadi istri anaknya."

"Saat kak Davin rawat aku, Om Frans menentang keras sampai Kak Davin memutuskan pergi dari rumah orang tuanya.dan kita tinggal berdua, di apartemennya yang dulu waktu mendiang kak Alea masih ada."

Kenzo terdiam, ia merasa hidupnya yang dianggap paling menderita ternyata jauh lebih beruntung dari Alsa.

Ia menyesal karena selama ini selalu mengeluh perihal hal yang tidak penting, Ken merasa kalah tegar dari Alsa yang dua tahun lebih muda darinya.

Ia menghela nafas lelah, ditatapnya Alsa yang menatap kosong pada mangkuk bubur yang dia pegang.

Mata gadis itu tersirat akan luka dan kesedihan yang mendalam, kesan lelah terpancar jelas di netranya. Meski begitu, Alsa masih tak meneteskan air mata barang sebutir.

Ken penasaran, setegar apa gadis yang ada di depannya ini. Karena normalnya seorang gadis pasti akan mudah untuk menangis, namun berbeda dengan Alsa yang selalu terlihat tegar dan kuat tanpa adanya air mata.

***

Saat malam tiba, Ken masih setia berada di samping Alsa. Gadis itu terus mengigau memanggil nama Davin membuat Ken yang sudah mengetahui hubungan keduanya merasa tak suka saat Alsa menggumamkan nama pria lain di mimpi gadis itu.

Ada rasa kesal dan sesak berkecamuk dalam hatinya, tapi ia juga tak tega melihat Alsa yang seakan menderita di alam bawah sadarnya.

Mengambil ponsel pintarnya, pria tersebut mencoba menghubungi Davin. Ia ingin memberi tahu perihal Alsa yang tengah sakit, namun sama sekali tak ada jawaban.

Kesal dengan sikap Davin yang menurutnya sangat acuh pada Alsa membuatnya bersumpah dalam hati bahwa tak akan pernah melepaskan Alsa untuk Davin.

Ia semakin cemas dan tak bisa tidur semalaman ketika panas Alsa mulai meninggi lagi, nama Davin terus mengalun serak pada bibir mungil Alsa.

Dokter telah memberikan pertolongan pada Alsa hingga akhirnya demamnya menurun ketika hari beranjak pagi, dan barulah Ken menjemput alam mimpi.

***

Grace yang merawat Davin semakin cemas tatkala sang kakak belum juga turun demamnya padahal hari sudah menjelang pagi, Davin terus mengigau memanggil nama Alsa.

Beberapa kali Grace mencoba menghubungi ponsel adik angkatnya tersebut, namun ponsel Alsa tidak aktif membuat hatinya semakin resah.

Ia yakin betul bahwa Davin mencintai Alsa hanya saja pria itu belum menyadarinya.

Hingga seorang lelaki datang menghampiri Grace yang tengah duduk di sofa sambil memijit keningnya yang mendadak pusing.

Secangkir teh hangat yang dibawa pria tadi diletakkan di meja depan Grace.

"Minum dulu, Sayang," ucap lelaki itu yang dituruti oleh Grace.

"Aku bingung harus gimana sekarang. Dokter udah kasih abang obat. Tapi, demamnya belum turun juga, mana ponsel Alsa gak aktif." Grace semakin kalut mengingat tak ada siapapun yang bisa ia tanyai kabar tentang Alsa.

"Gimana kalau kamu coba hubungi Mama kamu?" usul Gerry, kekasih Grace.

"Aku coba deh." Grace pun menghubungi mamanya.

"Halo?"

"Ma," panggil Grace gamang.

"Kenapa, Grace?" tanya mamanya khawatir.

"Apa Mama tau kabar soal Alsa?" tanya Grace akhirnya.

"Grace ... Papa kamu udah usir Alsa, Nak," jawaban mama Grace membuat hati gadis itu nyeri, tanpa terasa air matanya menetes. Pikirannya kacau sekarang, Alsa masih terlalu muda untuk berada di luaran sana.

"Alsa diusir sama Papa, Ma?" tanya Grace tak percaya, Mamanya hanya diam dan itu menjawab bahwa semuanya memang benar.

Segera Grace menutup sambungannya tanpa mengucapkan salam, Gerry memeluk Grace dan menenangkan gadisnya.

"Gimana ini? Alsa sendirian di luar sana, aku harus gimana? Kakak aku sakit, dan adik aku gak tau pergi kemana ... hiks ... hiks ... Gerry, aku takut terjadi sesuatu ke Alsa." Garce semakin terisak dalam.

"Apa?! Papa usir Alsa?!" suara seseorang di belakang mereka membuat keduanya menoleh, mereka semakin terkejut saat melihat wajah penuh amarah pria tersebut.

"Abang," lirih Grace.

________Tbc.

1
Nur Haya
mantap author cerita nya
Nur Haya
ini cerita beda dr cerita yg lain beda nya ini berasa d dunia nyata klu d novel biasa nya kan sekertaris pribadi nya pintar2 ngk bakalan mau bos nya d jebak semangat thor👍
Nur Haya
sesuai dengan judulnya aq yg baca ikut kusut jg tp penasaran jg mau langsung baca yg terakhirnya tp takut ada yg ketinggalan cerita nya Thor aduh🤦 puyeng aq thor
Nur Haya
sebenarnya aq menyanyangkn perceraiannya soalx si Davin nda selingkuh to d kurang teggas aja dan plimplan tp aq harap dia bisa rujuk klu d liat dr sisi lain kan dr kecil si Davin yg urus JD yah liat kebaikanny yg lain jg klu menurut aq Thor
Nur Haya
aq mampir jg kaya nya menarik cerita nya
Rosa Rosiana
hadir
Laela Ratna Hayati
ya jangan gitu Davin....kejam amat
MiraBeauty
ku kasih kopi ya thor awal cerita yg baik
Kikiraki
sangat bagus dan menarik
herlina lina
bagus thor...
semangat terus untuk novelnya....
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Ceritamu kerennn👍
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Dan di sini aku mau bilang , bahwa cinta itu memang buta ,cinta itu memang bodoh &Cinta itu memang Kejam , karena saking Cintanya sejahat apapun Orang yg kita Cintai dan dengan bodohnya Cinta itu mengharapkan & menginginkan Dia lagi 😌 ya begitulah Cinta 😂
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Sebel sama Davin ,mending milih Kenzo meski Psikopat tapi cintanya Tulus 😁
devita de
Dan entah kenapa aku lebih suka cerita psyco
Ice Bear
bagus bgt thor ceritanya, akhirnya bisa nemu cerita yg endingnya memuaskan lagi setelah sekian lama :v
terus semangat ya thor ditunggu cerita² selanjutnya 😉💘
Ika Yanti Unyil
seneng liat endingny bahagia semua.meski terlalu cepat endingnya.makasih thor.semangat berkarya terus
Pupung Dewi
terimakasih ceritanya bagus banget
Pupung Dewi
lanjut saja
Pupung Dewi
ceritanya bagus dan tidak sangat apik .terus semangat ya thor
Sri Komala
kok akj fikir nya nending yv psyhco dr pd yg labil siken cinta cm buat alsa lah duami nya mlh mentingin ulet bulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!