NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Ketika Cinta Kembali Datang Menyapa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:157
Nilai: 5
Nama Author: Miss ii

20 Tahun sudah berlalu, Yunia sudah memiliki kehidupan keluarga yang cukup bahagia, namun ternyata ada yang disembunyikan yunia, bahwa ia hampir setiap malam bermimpi bertemu dengan sang masa lalu. Sang cinta pertama yang tidak benar benar pergi dari hatinya.
Lalu tanpa sengaja mereka tiba-tiba bertemu di dunia nyata, dan ternyata sang mantan pun sudah memiliki keluarga yang bahagia
yunia tidak bisa menampik jantungnya berdebar lebih kencang ketika kembali bertemu dengan sang pemilik mimpinya selama ini "Didi Permana Putra".
apa yang akan terjadi selanjutnya? apakah selama ini Didi pun memiliki mimpin yang sama dengan yunia?
bagaimana Yunia menata hatinya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss ii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

murka

Jam 14.30 wib Nova pun mendatangi rumah orang tua yunia setelah mendapatkan nomor id PLN nya, lengkap sudah pesanan yunia, beras 7kg, token 100.000.

tok...tok... Assalamualaikum, Nova mengetuk pintu rumah orang tua yunia.

Terdengar jawaban dari dalam, walaikumsalam sebentar.

Ceklek pintu dibuka ternyata yang membuka pintu ibunya yunia.

Nova pun tersenyum dan meraih tangan ibunya yunia untuk Salim takzim.

Ibu yunia :" walah nova, tumben ini main ke sini, tapi yunia belum pulang ya. Apa mau ibu telpon in yunia?"

Nova : " ga usah Bu, ini Nova ke sini mau anter pesenan yunia buat ibu."

Nova pun menyerah kan pesanan yunia, beras 7kg dan 1 lembar struk pembelian token listrik.

Ibu yunia kaget dan berkata :" waduh jadi ngerepotin Nova ini yunianya. Maaf ya Nova" .

Nova pun kaget mendengar jawaban dari yunia, namun tetap mencoba tersenyum dan segera pamit dari sana.

Ketika menutup pintu pagar rumah. Ayahnya yunia ikut keluar dan berkata:" loh Bu siapa yang kasih ini"?

Ibu : " ini pak di kasih Nova, katanya yunia titip ini ke Nova".

Bapak :" dasar anak kurang ajar, mempermalukan orang tuanya, sini bapak telpon dia".

Nova tak tahan mendengar amarah bapaknya yunia. tak terasa air mata Nova menetes dalam hati Nova berkata :" ya Allah kuatkan Yuni, kenapa bisa ada orang tua yang seperti itu, boro-boro ngucapin terimakasih malah marah-marah ga jelas".

Yunia baru saja ke pantry mau seduh susu coklat. Sengaja memang yunia siapkan di kantor untuk menambah energi ketika moodnya terjun bebas.

ponselnya berdering, ketika di lihat ternyata nomor ibu yang memanggil.

Duh kok telpon ya, apa belum dikirim Nova ya, batin yunia, tapi ga mungkin karena Nova bukan orang yang suka menunda - nunda.

Telpon pun di angkat oleh yunia.

yunia :" halo assalamualaikum Bu?

Bapak :" dasar anak kurang ajar!! Apa maksud kamu mengirimkan teman kamu!! kamu mau mempermalukan orang tua kamu!! Merasa udah hebat kamu ha!

Yunia kaget mendengar amarah bapaknya. yunia sampai duduk di lantai bersandar di dinding samping dispenser. Air mata sudah bercucuran di pipinya.

Bapak:" mana uangnya! Kami ga butuh beras dan token ini! Kami butuh uang dasar anak sialan ga tau di untung!!.

Yunia pun sambil terisak menjawab: " yuni ga ada uangnya pak, itu juga belum Yuni bayar ke Nova."

Bapak:" bapak ga mau tau, kamu harus kirim uang sekarang juga! terserah mau dari mana! Bapak ga peduli!.

Grep ponsel yunia berpindah tangan. dan di matikan. Yunia kaget, ternyata di pantry ada pak Adam yang sedang minum kopi. seperti nya dia duduk di ujung. Jadi tidak terlihat ketika yunia masuk tadi.

pak Adam Duduk di hadapan Yunia. Di pegangnya pundak yunia dan berkata:" udah jangan nangis ya, yuk bangun duduk di kursi, saya buatin teh manis ya".

Yunia pun menurut, dia duduk dan menangis sesenggukan Adam pun mengambilkan air putih dingin di taruh di sebelah yunia. Dia pun menyeduh teh manis hangat untuk yunia. Setelah jadi dia sodorkan ke yunia.

" ni minum dulu, mau yang dingin atau langsung teh manis anget?" tanya Adam.

"ma...makasih pak", jawab yunia.

yunia mengambil cangkir tehnya. Dan meminum pelan-pelan tehnya.

"kalo kamu butuh waktu sendiri, kamu disini aja dulu, hp kamu saya ambil. Nanti kalo kamu udah enakan kamu boleh ambil," ujar Adam sambil menepuk pundak yunia dan berdiri menuju pintu pantry.

Yunia tidak menjawab. Hanya diam dan kepalanya di telungkupkan di meja.

Adam pun keluar dari pantry dan menuju ruangannya. Sampai di ruangan. Dia telpon OB.

"halo dra, kamu di mana? Jangan sampe ada orang yang masuk ke pantry dulu ya. Kamu jaga dulu di pintu pantry. Kalo ada yang tanya bilang perintah pak Adam".

Indra : " siap bos, perintah dilaksanakan".

Wah lumayan ini dapat proyek batin indra, pak Adam terkenal galak tapi royal ke tim Ob dan security.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!