Sebuah Pernikahan Yang Dipaksa Keadaan
Sebuah Rahasia Yang perlahan merenggut kebahagiaan
Mereka tak pernah saling menetap hanya sebatas saling mengenal , tapi takdir menyatukan dalam 365 Hari .
Dimana cinta Tumbuh Meski Waktu terus menghitung mundur .
Follow IG : @Rnhumaira05_ @coretanara
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohati nur humaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
15. Langkah Nashwa
Hujan rintik-rinti mengguyur negeri jiran tersebut ,
membasahi setiap rumput tempat nashwa menatap langit ,
namun kali ini langkahnya terasa lebih ringan , namanya baru saja diumumkan sebagai lulusan terbaik fakultas kedokteran ,
sorak dan tepuk tangan memenuhi aula , tapi hati naswa justru sunyi , ia selalu terbayang-bayang akan ucapan yumna tempo dulu ,,
'' Congratulations to you , Nashwa akila , on your highest ranking doctor's degree , i hope that after this we can still maintain our relationship and work together in the same hospital , i will also return to my homeland'' ucap seorang yang berhadapan dengan nashwa sambil mengulurkan tangannya pertanda mengucapkan selamat namun nashwa menolaknya dengan menangkupkan kedua tangannya
'' Thank you and congratulations to yo too mr arlo damini , on your doctor's degree , i hope we cam work together in the same hospital , thank you for all your help '' ucap nashwa pada laki-laki tersebut
'' kapan kamu pulang ke tanah air , naswa ?'' tanya arlo damini
'' hmm, mungkin lusa , karen masih ada yang harus diurus disini '' jelas nashwa
'' lusa , waw kita sama berarti , saya juga akan pulang lusa loh , bagaimana kalo kita pulang bareng ke tanah air '' tutur arlo
'' baiklah , emang dokter arlo akan melamar ke rumah sakit mana setelah ini?'' tanya nashwa dan dokter arlo pun tersenyum
'' dokter nashwa , saya akan melanjutkan rumah sakit yang ayah saya dirikan sebelum menjadi mualaf dulu , jadi kalo anda berkenan , anda bisa bekerjasama dengan saya di rumah sakit yang keluarga saya dirikan '' jelas dokter arlo
'' waw , dengan senang hati dokter arlo , karena sedikit banyaknya saya tau bagaimana kredibilitas rumah sakit keluarga dokter arlo'' ucap nashwa
'' lantas , kenapa kamu malah bertanya saya akan melamar kerja ke rumah sakit mana kalo kamu tau rumah sakit keluarga saya , bagaimana sih , ini tidak mencerminkan seorang dokter dengan peringkat tertinggi '' ucap dokter arlo sambil tersenyum
'' ya , lebih baik bertanya daripada sesat dijalan kan '' jelas nashwa dan keduanya tertawa
Arlo damini , seorang anak dari pemilik rumah sakit terbesar diindonesia , ia melanjutkan pendidikan S2 nya ke negri jiran tersebut ,
selama di negeri jiran nashwa seringkali bertegur sapa dengannya , bahkan pernah koas bareng di rumah sakit yang sama , keduanya punya ambisi yang sama , sama sama ingin menjadi dokter terbaik .
.....
Malamnya , tangan nashwa bergetar hebat ia membuka buku catatan mimpi-mimpinya termasuk mimpinya sebagai dokter
ia membacanya berulang-ulang kali dengan nada bangganya , karena impiannya telah terwujud dalam waktu singkat ,
Pesawat mendarat perlahan dibandara soekarno hatta.
udara tanah air kali ini terasa berbeda ,
Nashwa melangkah dengan membawa koper di tangan bersama seseorang disampingnya yaitu dokter arlo damini ,
begitu keluar dari terminal kedatangan , ia disambut oleh kedua orangtuanya dan memeluknya dengan sangat erat , nashwa memperkenalkan dokter arlo kepada orangtuanya
'' siapa ini , nak ? '' tanya ayahnya nashwa
'' assallamualaikum bu , pak perkenalkan nama saya arlo damini , saya temannya nashwa semasa kuliah di negeri jiran kemarin '' jelas dokter arlo
'' ah begitu ya nak arlo , kalo gitu perkenalkan nama saya ardian dan ini istri saya bernama arina , kami orang tuanya nashwa , senang berkenalan denganmu nak , kalo boleh tau , kamu tinggal dimana ?'' tutur orangtua nashwa
'' saya tinggal dikota yang sama dengan nashwa pak bu , saya anak dari pemilik rumah sakit damini hospital '' jelas arlo
'' maa syaa allah , ternyata anak orang hebat ya '' ucap orangtua naswa
'' yang hebat orangtua saya pak , saya masih merintis '' ucap dokter arlo dan merekapun tertawa bersama
Nashwa dan dokter arlo memutuskan pulang masing-masing sebab dokter arlo pun telah dijemput oleh supir keluarganya .
Diperjalanan nashwa dan orangtuanya membicarakan banyak hal , sesekali diselingi tawa canda bersama
malam harinya , nashwa menerima kabar dari ponselnya
'' Assallamualaikum , nashwa apa kabar , bisakah kita bertemu setelah kamu selesai dengan urusanmu , terimakasih sudah mengabariku jika kamu sudah tiba dirumah , aku menunggu kabarmu selanjutnya , bisakah kita bertemu ?'' ucap pesan singkat tersebut yang tak lain dari yumna
'' waallaikumsallam , nanti aku kabarin lagi ya '' ucap nashwa membalas pesaan singkat tersebut .
'' Ya allah sungguh aku harus bagaimana , aku tak bisa bersama rayhan , dari awal aku tak mencintainya , dari awal aku hanya menganggapnya sebagai teman tak lebih , tolong hamba ya allah , tolong luluhkan hati keduanya agar sama sama ridho akan ketentuanmu , yumna bukanlah penggantiku namun jodoh terbaiknya rayhan , yaa allah sungguh aku bingung , berikan aku petunjukmu '' lirih nashwa dalam tangisannya ketika berdo'a setelah melaksanakan kewajibannya .
Bukan aku yang keliru tapi inilah jalannya , allah swt menginginkan aku pergi untuk bisa membantu orang banyak , karena yumnalah yang terbaik untuk rayhan ,
yumnalah tulang rusuknya rayhan , dan yumnlah tujuan sebenarnya rayhan , disini akulah yang sebagai pengganti dari awal bukan yumna , ya allah ku mohon persatukan mereka hingga jannahmu '' pov nashwa
terimakasih sudah mampir kak , jangan lupa tinggalik jejak ya 💕
Semoga novel ini membawa inspirasi yang baik dan jadi ladang pahala untuk author dan para readers ,
semoga suka sama karyanya ya .
selamat membaca😍