NovelToon NovelToon
Cinta Suci Seorang Selir

Cinta Suci Seorang Selir

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: souzouzuki

Ikuti aturan. Dibawah 21 jangan baca.

Belum pernah ada yang bisa merebut hati Kaisar Zhou Shen Wang sebelumnya. Setiap pernikahan hanya ia laksanakan sebagai formalitas semata. Itupun karena permintaan ibunya Shen Wang agar ia dapat segera menimang cucu pewaris bagi Kerajaan Zhou.

Bagi Shen Wang tak ada yang spesial dari wanita, selain dari pada kecantikan dan sikap manis palsunya dihadapan seorang kaisar bermartabat sepertinya.

Tapi karena sebuah kejadian yang tak terduga, Shen Wang mengalami sakit parah. Satu satunya tabib yang handal pun sedang diutus mengatasi perang di wilayah perbatasan. Akhirnya seorang gadis bernama Liang Kim Hwa, putri dari tabib handal itu dipaksa untuk mengobati Shen Wang.

Dengan tekun Kim Hwa mengobati sang kaisar muda dalam waktu yang cukup lama. Tak disangka, akhirnya Shen Wang dapat merasakan yang namanya jatuh cinta. Ternyata cinta itu rasanya tidak masuk akal. Ternyata cinta itu tak mengenal waktu dan tempat.

Tapi apakah ia akan mengambil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon souzouzuki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 15 - Satu Bulan Terakhirku

"Ibu Suri. Luan Lu mohon ijin untuk bicara." Luan Lu menunduk.

"Baiklah." jawab ibu suri.

"Bukannya Selir Yue Xi terlalu khawatir? Menurut Luan Lu, tabib itu baru mengobati yang mulia dalam dua hari, jadi wajar saja kalau yang mulia belum sembuh." kata Selir Luan Lu.

Selir Kehormatan Yue Xi masih mempertahankan wajah cemasnya tanpa rasa terganggu sedikitpun oleh protesan Luan Lu.

Ibu suri mengangguk tanda mendengarkan.

"Tapi Ibu Suri. Saat Yue Xi bertanya, tabib itu benar-benar mengatakan bahwa penyakit yang mulia hanya bisa sembuh dalam waktu enam bulan. Sudah jelas ia mau memperpanjang hidupnya kan? Mungkin ia tidak bisa menyembuhkan yang mulia..." Yue Xi masih bersikukuh terhadap pendapatnya.

Ibu suri mengangguk memahami kekhawatiran Selir Kehormatan Yue Xi. "Kalian berdua ada benarnya. Dua hari tidak akan menunjukkan hasil apa-apa. Tapi enam bulan juga keterlaluan. Kita beri waktu satu bulan padanya. Jangan terburu-buru..."

"Ah baiklah Ibu. Ibu memang bijaksana." puji Selir Kehormatan Yue Xi. Selir Kehormatan Yue Xi selalu tau bagaimana cara bermanis lidah.

Ibu suri pun tersenyum pada Selir Kehormatan Yue Xi. Sementara Luan Lu hanya tersenyum biasa

-biasa saja, tak pandai memuji seseorang secara berlebih seperti itu.

"Panggil Tabib Kim Hwa kemari." kata ibu suri.

"Baik!" Prajurit penjaga ruangan itu pun menjawab dengan tegas.

"Ayo kalian makanlah." Ibu suri mempersilahkan.

Kedua selir itu menunduk ringan. "Baik Ibu..."

Tak lama kemudian Kim Hwa tiba di ruangan itu. Ia menunduk memberi hormat pada ibu suri.

Kim Hwa mengangkat kepalanya. "Yang Mulia Ibu Suri memanggil hamba?"

Mata Kim Hwa langsung tertuju pada Selir Kehormatan Yue Xi yang sedang duduk disana menatapnya dengan tatapan meremehkan.

Kim Hwa tersenyum tipis mengerti. Entah apa yang akan ibu suri tanyakan padanya setelah ini. Apapun itu, ini sudah pasti ulah dari Selir Kehormatan Yue Xi. Jadi Kim Hwa harus berhati-hati menjawabnya.

"Tabib Kim Hwa. Bagaimana keadaan kaisar?" tanya ibu suri.

"Menurut hamba. Yang Mulia Kaisar terkena tuberculosis. Karena yang mulia selalu berkeringat di malam hari, tubuhnya hangat karena demam, mengalami batuk kronis hingga batuk berdarah." jawab Kim Hwa dengan yakin.

Ibu suri dan Luan Lu melebarkan matanya seakan terkejut. "Batuk berdarah?" tanya ibu suri.

"Benar Yang Mulia. Penyakit ini berbahaya dan butuh waktu untuk menyembuhkannya. Bahkan bisa menular ketika Yang Mulia Kaisar terbatuk dan orang-orang di sekitarnya menghirup bakteri tuberculosis yang dilepaskan itu, maka orang tersebut dapat tertular." jelas Kim Hwa.

Kim Hwa tersenyum tipis, ia merasa puas dapat menjelaskan semuanya dengan baik.

Tapi ibu suri masih mempertimbangkan kata-kata Selir Kehormatan Yue Xi. Ia kembali menatap Kim Hwa dengan kurang yakin. "Begitu ya. Tuberculosis? Penyakit apa dan apa penyebabnya?"

"Penyakit yang disebabkan oleh bakteri tuberculosis. Setelah hamba tanyakan pada pelayan pribadi yang mulia, yang mulia mulai sakit sejak tinggal di perkemahan perang. Tempatnya agak kumuh sehingga dapat memicu penyakit ini. Apa lagi yang mulia selalu hidup di tempat yang bersih sebelumnya."

"Dan lagi... saat ketahanan tubuh seseorang melemah, orang itu dapat dengan mudah terserang penyakit satu ini. Mungkin yang mulia sempat merasa tertekan, sedih, atau semacamnya." jelas Kim Hwa panjang lebar.

Ibu suri tampak berfikir. Memang akhir-akhir ini keadaan Kerajaan Zhou kurang baik. Beberapa pemberontakan dan perang terus terjadi. Mungkin ada benarnya kalau anak laki-lakinya itu jadi tertekan.

Selir Kehormatan Yue Xi meletakkan sumpitnya dan menatap Kim Hwa dengan santai, "Tapi Kaisar Shen Wang tidak pernah terlihat sedih atau tertekan. Kau jangan mengada-ngada. Katakan saja kalau kau tidak bisa menyembuhkan kaisar. Kami akan membebaskanmu asal kau terus terang." kata Yue Xi.

Kim Hwa menggenggam erat jari jemarinya sambil terus menunduk.

"Yang mulia tidak pernah menunjukkan kesedihannya." kata Kim Hwa pelan karena tak tahan.

"Apa??" Selir Kehormatan Yue Xi meninggikan suaranya.

"Cukup Yue Xi." Ibu suri menunjukkan telapak tangannya agar Yue Xi diam.

Yue Xi menunduk, ia sadar ia sudah kelepasan di depan mata ibu suri.

"Aku tidak mau tahu. Aku beri waktu satu bulan lagi untukmu. Yang mulia harus sembuh. Atau kau akan dieksekusi." putus ibu suri.

Mata Kim Hwa melebar, ia menatap ibu suri tak percaya.

"Tapi... kalau saya mati. Siapa yang akan menyembuhkan yang mulia? Apa tidak ada kesempatan dalam waktu enam bulan? Penyakit ini bukan penyakit sembarangan."

"Berani memprotes keputusan ibu suri? Kau pikir kau ini siapa?" tantang Selir Kehormatan Yue Xi.

Kim Hwa menunduk, ia menatap kakinya dengan pasrah.

"Aku belum bisa percaya. Nama penyakit yang kau katakan itu belum pernah aku dengar. Jika Tabib Besar Cheng kembali nanti, mungkin kita bisa mendengar penjelasan terpercayanya. Sementara ini, inilah keputusanku. Segera laksanakan." perintah ibu suri.

"Baiklah Yang Mulia." Kim Hwa hanya bisa mengiyakan, tak ada yang dapat ia perbuat sekarang.

Nikmati umur-umur terakhirmu satu bulan ini. Ini akibatnya kalau berani menggoda kaisarku.

Selir Kehormatan Yue Xi terus tersenyum dengan tatapan tajam pada Kim Hwa sambil membatin.

"Kau boleh pergi." kata ibu suri.

Kim Hwa menyatukan tangannya ke depan dan menunduk sebelum pergi. "Terimakasih Yang Mulia."

Kim Hwa berbalik dan berjalan keluar dari ruangan itu. Ia tetap memasang wajah tegar dan tidak terlalu menganggap serius ancaman eksekusi barusan.

Tiba-tiba Kim Hwa tersenyum ringan. "Kalau aku mati. Masih ada ayah yang bisa mengobati yang mulia."

"Manusia batu tidak perlu khawatir apa ia bisa sembuh atau tidak. Seharusnya manusia batu itu bisa tersenyum untuk memulihkan kesehatan mentalnya. Atau penyakitnya akan kambuh karena sedih." Kim Hwa terus bergumam dan berjalan gontai dengan tatapan kosong.

"Anaknya selalu menutupi kesedihan, ibunya tidak tahu. Cih lucu sekali." Kim Hwa mendecih dan terkeh pelan.

Ia kembali memasuki kediaman kasar.

"Kenapa ibu suri memanggilmu?"

Langkah Kim Hwa terhenti. Ia menoleh mendapati Kaisar Shen Wang yang sudah selesai mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat seusai berjemur tadi.

Kim Hwa langsung mengubah ekspresinya menjadi senyuman seakan tak ada apa-apa. "Tidak ada apa-apa. Ibu suri hanya menanyakan keadaan yang mulia."

"Benarkah? Sejak kapan dia peduli?" tanya Kaisar Shen Wang dengan tatapan cerah seakan bahagia diperhatikan ibunya lagi.

Kim Hwa jadi ikut tersenyum melihat pancaran mata Shen Wang yang bersemangat barusan.

"Menurutku dia peduli. Yang mulia hanya kurang menyadarinya saja." Kim Hwa terkekeh.

"Wah kenapa kau bersikap sopan sekarang? Tabib tak tahu malu ini sudah bertobat rupanya." sindir Shen Wang.

Kim Hwa mencoba menghiraukan semua kekesalan hatinya. Ia mempertahankan senyumannya dan menatap peduli Kaisar Shen Wang. "Yang Mulia sudah makan malam? Hamba akan membuatkan bawang putih tumbuk sekarang."

1
Murni Murniati
apa tak cari tau soal mentri bakpao itu,, kan hrs cari tau scra rahasia gitu
Iyus Iyus
bagusssss
Rachmahsetiawardani
Di sini ramai ya,thor.
Beda ma Yuzhen..
reva
apaan sich..??!! baik mmg.. !! tp trlalu naif..!! asli nyampe' sini nyesel aq baca.a..!!
reva
ko' gw sakit hati y.. klo si kaisar cinta k tiga".a..
ahh jgn gitu lah thor.. kasian si kim hwa.. biarpun ini ttg keadilan tp ini kisah conta tragis menurutq sih..
kaisar menang banyak.. jg melambangkan ke egoisan laki" menang telak d sini..!!!! 😥😥😥
reva
fix..!! kek.a ibu.a kim hwa adalah anak dr bai liu (paman.a permasuri) yg f buang oleh nenek.a permaisuri..
oh y thor,, bawang putih cina itu yg kek mana yak?? serius nanya.. mihon d jawab..🙏
reva: eh ralat.. mksd.a ibu.a kim hwa adik dr bai liu
total 1 replies
reva
saya suka.. saya suka..
reva
m"f thor.. d sini asli gw skip..
Afrina Nurulhikmah
Luar biasa
Surati
bagus ceritanya
A&R
bagus
azka aldric Pratama
ini maksudnya Kim hwa lupa GK inget am kehidupan yg di alami am pemilik tubuh/ada ingatan dr zaman modern yg kehapus🤔🤔🤔
azka aldric Pratama
mampir LG di karyamu Thor 😉😉
Ariyanti💫
kalo Kim sama an Ming
bukannya itu GK nyambung dengan judul yha
Ariyanti💫
apaan sih tour ini
kalo mau flashback yh GK harus gini juga udh dari kemarin GK selesai ²+sekarang bikin pembaca kecewa aj terlalu lama flashback ny😢
souzouzuki: anu... di lompati ke eps selanjutnya langsung gapapa
total 1 replies
Ariyanti💫
knp nyeritain masa lalu ny terlalu lama tour bikin pembaca menunggu SJ
menunggu itu GK menyebalkan tour
Lhady Uriyama
wkwkwk, seperti suami istri aja ngambekan ni yee
LUOZR X
kenapa ya aq benci sma pameran utama wanita ya...rela dijadikan isteri keempat dan kaisarnya jga...lelaki yg punya banyak isteri itu terlalu menjijikan
Anisatul Faiqoh
aku cari kok enggan ada ya kk ?
Four.
ceritanya keren kak, semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!