Mohon klik tanda jempolnya terlebih dahulu..🙏🙏🙏
KISAH CINTA SEGITIGA DUA SAUDARA
Dimana Evan yang berperan sebagai seorang kakak, mengetahui jika adiknya ternyata juga mencintai gadis yang sangat dia cintai.
Evan terpaksa harus menjauh dari gadis yang sangat dia cintai demi kebahagiaan adiknya. itu dia lakukan karena janjinya terdahulu...di mana dirinya pernah berjanji akan melakukan apa pun demi kebahagiaan adiknya.
Carlos yang berperan sebagai seorang adik, dia tidak mengetahui jika gadis yang dia cintai ternyata kekasih kakaknya.
Apa yang akan di lakukan Carlos saat dia mengetahui yang sebenarnya?
Apa Evan harus terus mengalah demi kebahagiaan adiknya dan melepas cintanya? padahal dia sudah mengalah untuk kasih sayang kedua orangtuanya selama ini.
"Sekarang aku tanya sama kamu, jika ada orang yang merebut Carla dari kamu, apa yang akan kamu lakukan?" Evan menatap Carlos dengan serius.
"Aku akan menghancurkan orang itu, siapa pun dia, aku nggak perduli. Aku nggak mau kehilangan Carla untuk kedua kalinya, aku bahkan rela mati untuk Carla." ucap Carlos penuh dengan emosi.
Ingin tau kelanjutan ceritanya, ikuti terus ceritanya ya. Semoga karya aku ini bisa mengisi kekosongan waktu kalian semua.
Selamat membaca,
😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Curiga..
Carla mendengar suara ponselnya berbunyi. Ia mengambil ponsel dari dalam sakunya dan melihat siapa yang menelfon.
" Siapa?" Tanya Carlos penasaran.
" Kamu nggak perlu tahu." Ucap Carla lalu menjawab telfon.
" Ada apa?" Sahut Carla.
" Kamu lagi ngapain sekarang?"
" Makan."
" Temani aku jalan dong, aku suntuk di rumah."
" Sorry, hari ini aku nggak bisa, karena sekarang aku lagi jalan sama teman aku." Tolak Carla.
" Siapa teman kamu itu? Apa aku mengenalnya?" Tanya Evan penasaran.
" Kamu nggak perlu tahu dan kamu juga nggak mengenalnya."
" Ya sudah deh kalau nggak mau memberitahu, met senang-senang sama teman baru kamu itu!" Seru Evan lalu mematikan ponselnya.
" Kalau aku kasih tahu Evan, kalau aku lagi jalan sama Carlos nanti dia salah paham lagi. Di kasih tahu pun dia juga nggak kenal." Bathin Carla.
" Woy...malah bengong!" Teriak Carlos.
" Siapa juga yang bengong." Ucap Carla menyangkal.
Tapi saat ini Carla kepikiran sama kata-kata Evan..selamat bersenang-senang sama teman baru kamu itu.
" Apa dia lagi cemburu ya, wah...bisa gawat ini kalau dia sampai cemburu." Guman Carla.
" Kamu ini lagi mikirin apa sih?" Tanya Carlos penasaran.
" Kamu nggak perlu tahu, lagian ini juga nggak ada hubungannya sama kamu." Sahut Carla ketus.
" Aku kan nanya baik-baik, aku cuma khawatir saja sama kamu. Apa kamu lagi ada masalah? Siapa tadi yang menelfon? setelah mendapatkan telfon tadi muka kamu langsung berubah murung. Apa ini ada hubungannya sama mama kamu? "
Carlos sangat mengkhawatirkan Carla. Ia takut sudah terjadi apa-apa sama mamanya Carla.
" Ini nggak ada hubungannya sama mama."
" Terus kenapa kamu murung?"
" Kenapa juga aku harus memberitahu kamu."
" Karena kita teman. Bukannya sesama teman itu harus saling membantu di saat temannya lagi dalam masalah.
" Emmm...nggak usah, lagian ini bukan masalah besar kok. Aku bisa mengatasinya sendiri."
" Kalau di lihat dari wajah kamu pasti tadi yang menelfon cowok yang kamu sukai."
" Bagaimana kamu bisa tau?" Ucap Carla terkejut.
" Dari muka kamu saja sudah kelihatan. Kenapa? dia curiga sama kamu. Dia nggak suka kamu jalan sama cowok lain? Protektif amat jadi cowok." Sindir Carlos.
" Bukan, dia nggak mencurigai aku, tapi aku yang merasa bersalah sama dia karena tidak jujur sama dia."
Carlos bisa melihat betapa Carla menyukai laki-laki itu. Ia jadi penasaran siapa laki-laki yang sudah merebut hati Carla. Sehebat apa dia hingga membuat Carla yang judes ini terpikat olehnya.
" Sudah nggak usah kamu pikirin, lebih baik sekarang kita bersenang-senang."
" Aku mau pulang."
" Temani aku ke perpustakaan dulu."
" Untuk apa keperpustakaan?"
" Ya baca buku lah, masak maen."
" Ogah, aku nggak suka baca buku, nanti aku malah bosen lagi." Tolak Carla.
" Kalau gitu temani aku jalan-jalan, aku lagi malas pulang ke rumah."
" Kamu ini bisanya nyusahin orang ya." Ucap Carla kesal.
" Mau nggak, kalau nggak mau juga nggak apa-apa, tapi resiko di tanggung penumpang."
" Memangnya lagi naik angkot apa, ya sudah, aku akan temani kemanapun kamu pergi..PUAS!" Seru Carla lalu berdiri dan keluar dari restoran.
" Dasar...jutek..dikit-dikit ngambek, tapi aku semakin tertarik sama kamu." Ucap Carlos sambil tersenyum.
✓✓✓✓
Evan sedang tiduran di kamar. Ia merasa sangat bosan di rumah. Ingin pergi sama Carla tapi dia sedang bersenang-senang.
" Bosennnnnn, Carla lagi jalan sama siapa sih, sampai nggak mau memberitahu aku, jangan-jangan sama cowok lagi. Ais sial..kalau sampai benar Carla jalan sama cowok terus gimana dong nasib aku." Ucap Evan frustasi.
Evan turun dari ranjang dan keluar dari kamar.
" Kamu mau kemana Van?" Tanya Frans yang saat ini sedang duduk di ruang tamu.
" Papa ngapain duduk di situ? Lagi menunggu seseorang ya." Tanya Evan.
" Nggak, papa cuma ingin saja duduk disini, kamu mau kemana?"
" Evan mau ke rumah teman Pa, Evan bosen di rumah."
" Kamu temani papa saja ke Bandung, besok kamu nggak ada kelaskan?"
" Mau apa Pa ke Bandung?"
" Mau ke rumah oma kamu, papa kangen sama oma kamu."
" Sama mama juga?"
" Ya iyalah, apa papa pernah pergi tanpa mama kamu?"
" Pernah..waktu itu pas papa pergi ke Surabaya, mama juga nggak ikut."
" Itu kan papa kerja, ya beda dong. Ya sudah sekarang kamu siap-siap, kita berangkat sebentar lagi."
" Terus Carlos!"
" Carlos nggak ikut, dia katanya besok ada kerjaan."
" Evan di rumah saja Pa, menemani Carlos."
" Kamu harus ikut, oma sangat merindukan kamu."
Evan mengambil nafas panjang dan membuangnya kasar. Ia paling nggak suka jika harus ke Bandung, karena disana dia akan bertemu dengan Monic, si cewek rese. Evan kembali ke kamarnya dan mengemas pakaian secukupnya.
" Cuma sehari kan, nggak apa-apa Van, kamu pasti bisa." Gumannya menyemangati diri sendiri.
Evan duduk di sofa dan menyenderkan kepalanya. Ia menatap langit-langit kamarnya.
" Tapi aku sangat merindukan Carla, sejak kemarin aku nggak ketemu sama Carla. Lagi apa ya dia sekarang? Pasti dia lagi senang-senang dengan teman barunya itu." Ucap Evan kesal.
Evan membawa tas ransel dan keluar dari kamarnya. Ia menghampiri Frans dan Dona yang sudah menunggunya di luar. Mereka berjalan menuju mobil dan masuk ke dalam mobil.
" Nggak ada yang ketinggalan kan?"
" Nggak ada." Ucap Evan lesu.
" Kamu kenapa sih sayang? " Ucap Dona sambil menatap Evan yang duduk di bangku belakang.
" Nggak papa kok Ma."
" Sudah ayo kita berangkat sekarang, nanti keburu malam." Ucap Frans lalu melajukan mobilnya.
Evan mengambil ponselnya dari dalam tas dan menulis pesan untuk Carla.
" Kamu lagi ngapain ? ( Pesan dikirim )
Setelah beberapa menit..
" Kenapa nggak di balas sih?" Ucap Evan kesal.
Dona yang sedari tadi melihat Evan cemberut dan mengomel sendiri menjadi semakin penasaran.
" Kamu sebenarnya lagi ada masalah apa sih sayang? dari tadi mama lihat kamu uring-uringan dan cemberut terus."
" Emmm..nggak apa-apa kok Ma, ini teman Evan nggak balas pesan dari Evan."
" Teman apa pacar." Goda Frans.
" Teman kok Pa..teman."
" Kamu telfon saja atau mungkin dia lagi sibuk jadi nggak sempat membalas pesan dari kamu."
" Iya..sibuk pacaran. Sampai lupa sama aku. Dia selalu menolak aku tapi malah pacaran sama orang lain..sebel!" Bathin Evan.
" Kalau kamu memang mencintainya kejar terus jangan sampai menyerah." Ucap Frans sambil terus fokus menyetir.
Frans memang selalu memantau Evan di kampusnya. Ia takut Evan akan salah pergaulan. Ia tahu kalau Evan sedang dekat dengan seseorang tapi Frans nggak ingin ikut campur dalam urusan percintaan Evan dan Carlos.
Karena menurut Frans mereka sudah sama-sama dewasa dan tahu mana yang baik dan mana yang buruk.
" Memangnya papa tahu dari mana kalau Evan lagi mengejar seseorang?" Tanya Evan penasaran.
🌟🌟🌟🌟
DLM CERITA INI SBENARNYA PLING BENCI DGN TOKOH EVAN.. YG KDUA YAA CARLA JUGA.. KRN MRK TDK JUJUR DARI AWAL TTG HUBUNGAN MRK, DISAAT CARLOS MASUK..
CARLOS GK SALAH.. APA YG DILAKUKAN EVAN SBNARNYA SNGT MRENDAHKN WANITA, KRN ANGGAP WANITA SPRTI BARANG YG BSA DITUKAR GULING, ATAU ALIH TANGAN..
KLO AKU JDI CARLA, AKU TTP NIKAH MA CARLOS, BIAR NYESEK TU EVAN..