NovelToon NovelToon
Putraku Anak Dari Pak CEO

Putraku Anak Dari Pak CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cintapertama
Popularitas:16.5k
Nilai: 5
Nama Author: tinta digital

putraku anak dari pak CEO

wanita berusia 25 tahun, bernama Alina Pratiwi mengunjungi sebuah tempat hiburan malam terbesar di kotanya, demi hanya agar sejenak melupakan berbagai tuntutan dari ibunya yang ingin segera melihat putri semata wayangnya itu menikah sebelum sang ibu tutup usia.
sedangkan Alina sendiri sama sekali tidak pernah ingin menikah, karna trauma nya yang memergoki sang ayah berselingkuh dengan wanita lain.
namun niat hati Alina ingin hanya sekedar menghibur diri,justru Alina malah mendapatkan peristiwa yang membuat dirinya kehilangan kehormatan nya
akankah Alina mampu menjalani kehidupan yang berbeda ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tinta digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. orang paling ku benci

hari senin adalah hari di mana 90% manusia yang ada di muka bumi ini melakukan aktivitas, kesibukan, dan pekerjaan nya.

Anderson Group

sean dan felix baru saja sampai di perusahaan anderson.

semua karyawan di sana menyapa dan menyambut kedatangan bos besarnya, dengan ramah dan penuh hormat.

walaupun sang pewaris tidak menjawab ataupun melirik mereka, felix hanya terus menatap lurus ke depan

sean berjalan mengikuti ke mana felix melangkah hingga sampai pada lantai ke-75 tempat ruangan CEO dan ruangan nya sendiri

setelah memastikan felix memasuki ruangannya sayang berjalan menuju meja kerja amelia sang pujaan hatinya

"pagi cinta " sapa sean kepada amelia yang sedang merapikan beberapa tumpukan berkas di atas meja kerjanya

"hmm... pagi juga"

jawab amelia yang celingukan melihat sudah ada beberapa rekan kerjanya di sana yang terkejut melihat hal itu, dan seketika itu pula pipinya memerah

" ada apa dengan wajahmu? apa kau sakit?" tanya sean sembari menyentuh dahi wanitanya itu

"mm... A aku baik-baik saja !" sahut amelia dengan terbata-bata

"ciee cieeee.. ada yang lagi bermekaran nih guys!"

ucap salah satu rekan kerjanya membuat ruangan tersebut menjadi kisruh

"astaga adam diam!!!" amelia berteriak sambil mendelikkan matanya ke arah rekan kerjanya itu

sean yang menyaksikan pemandangan langka itu pun tersenyum lebar

" ya sudah aku lanjutkan pekerjaanku ya" pamit sean yang di angguki kepala oleh amelia

waktu berjalan dengan cepat, pukul. 13.00 adalah waktu yang dijanjikan oleh pihak perusahaan landgoed van de Gelora.

namun ternyata sudah pukul 13.45 pihak dari perusahaan tersebut belum tiba, membuat para investor dan rekan bisnis perusahaan lainnya merasa gelisah.

begitu juga felix dengan raut wajah yang sulit untuk diartikan, terdengar desas-desus dan bisikan para rekan bisnisnya mengatakan, bahwa CEO dari perusahaan landgoed van de Gelora sangat tidak profesional

tok tok tok tok

terdengar suara ketukan pintu dari arah luar seketika menghentikan obrolan itu, mereka menoleh ke arah pintu dan muncullah seorang wanita yang sangat cantik, tubuh yang ideal serta pakaiannya yang sangat elegan dan sangat sopan beserta seorang asisten pribadi miliknya yang tak kalah cantik

"mohon maaf bapak ibu saya terlambat , dan terima kasih sudah menunggu saya". ucap wanita tersebut yang tak lain adalah alina

"silakan duduk di tempat anda nona"

sean mempersilahkan alina untuk duduk di kursi yang sudah tersedia di sana, sementara felix menatapnya dalam diam. Ada rasa lega karna felix sempat berfikir kalau alina akan membatalkan kerja sama nya

'kuatkan dirimu alina' batin alina berseru

'kenapa dua bajingan itu ada disini?'

bukan tatapan felix yang membuat alina gugup, melainkan seorang pria paruh baya yang sejak kedatangannya terus menerus melihat ke arahnya

"baiklah mari kita mulai meeting untuk agenda dan penjelasan yang lebih terperinci, terkait dengan keuntungan yang akan didapatkan baik itu oleh para investor ataupun pihak perusahaan yang mengelola proyek besar ini" ucap felix

15 menit berlalu dengan berbagai macam penjelasan dari beberapa pihak investor, hingga seorang pria paruh baya yang sejak tadi menatap alina melontarkan sebuah pertanyaan yang tertuju pada alina

"lalu bagaimana cara anda untuk menarik para pengunjung? jikalau area tampak depan hotel yang akan dibangun tertutup sebuah dinding pembatas setinggi 5 meter? anda masih terlalu muda, dan ini adalah sebuah mega proyek yang jika gagal kami para investor akan sangat dirugikan!"

pria tua itu seolah memojokkan dan memandang rendah kinerja seorang alina, membuat alina tersenyum kecut

" baiklah tuan reza yang terhormat! sepertinya di usia anda yang sudah 60 tahun, membuat anda kurang konsentrasi! sehingga anda kurang menyimak atas penjelasan saya sebelumnya." alina menjeda sejenak

" jadi saya bukan seseorang yang suka bertele-tele, dan sejujurnya saya tidak pernah mengulangi kata-kata yang sudah saya ucapkan sebelumnya! akan tetapi saya sedang baik hati jadi tolong disimak dan dipahami !" alina mengelak nafasnya sembari menatap tajam pada pria tua itu

" perusahaan kami tidak pernah gagal melakukan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan besar! saya mengusulkan sebuah tema yang privat, menjaga ketenangan dan kenyamanan para pengunjung. karena ketika seseorang mengunjungi sebuah hotel dan resort, itu mencari suasana yang berbeda! berhubung proyek ini berada di antara kota dan sebuah pegunungan.... saya mengusulkan hotel private yang dari tampak depan misterius namun ketika kita sudah berada di dalam akan sangat terkejut dan terpukau oleh suasana alam yang sangat indah. membuat mereka sulit melupakan pengalaman singgahnya, dan menyisakan rasa rindu yang akhirnya memutuskan untuk kembali mengunjunginya. seperti yang dijelaskan oleh pak budi wirawan. Saya rasa sudah sangat detail ya bapak reza yang terhormat"

alina menatap pria tua itu dengan tatapan kebencian yang mendalam membuat pria tua itu menunjukkan kepalanya

sejak tadi felix hanya menyimak setiap kata yang terucap dari wanita yang sangat dirindukan

'aku merindukanmu, aku juga tidak bisa melupakanmu. bagaimana mungkin aku menjalani hidup dengan bayang-bayang dan penyesalan serta rasa bersalahku di masa lalu?' batin felix caranya pikirannya melayang jauh

...----------------...

sejak 30 menit lalu setelah selesai meeting, alina meminta sekretarisnya untuk memberhentikan mobilnya di salah satu toko kue.

lalu alina masuk ke dalam toko itu dan membeli beberapa kue kesukaan alvino, dan menyelesaikan pembayarannya.

namun ketika alina keluar dari toko tersebut, seseorang menarik tangannya dengan kuat membuat alina menghentikan langkahnya.

"tunggu nak! Ayah ingin bicara sebentar" ucap pria tua itu

"lepaskan tangan kotor mu!" bentak alina seraya menepis kasar tangan pria tua yang amat sangat dia kenal

"apakah ini yang diajarkan mamamu?!" suara pria itu tak kalah kencang

"hahahaaa.... aku pikir kalau sudah tua itu memiliki attitude yang baik, tapi anda sepertinya malah sebaliknya!" alina terkekeh namun penuh penekan di setiap ucapan nya

"dasar anak tidak tahu di untung! aku ini ayahmu!" bentak pria itu dengan sorot mata yang tidak ramah

"maaf pak tua, ayah saya sudah lama mati! dan bajingan seperti anda tidak layak mendapat gelar ayah!!!"

"dasar anak sialan! Kurang ajar !!!" teriak pria tua itu dengan kata yang tak pantas

sementara alina memilih pergi berlalu meninggalkan pria tua itu, dan masuk ke dalam mobil nya, yang terparkir tidak jauh dari sana.

BRUGG!

alina menutup pintu mobilnya sangat kuat membuat ruby sang asisten terlonjak kaget

"astaga!"

"jalankan mobil nya sekarang" ucap alina dingin

"baik nona"

Ruby melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, sesekali ruby melirik ke arah spion yang menampakan wajah alina yang sudah memerah padam, serta lelehan bening yang membasahi kedua pipinya

'ada apa dengan nona muda? ' ruby menautkan kedua alisnya seraya kembali menatap jalan dan proses dan fokus mengemudi.

'kenapa harus bertemu dengan nya ? Aku sangat benci bajingan itu!'

Alina merasa sangat sakit, terlebih umpatan kasar yang ia dengar keluar dari mulut seorang pria yang pernah di sebut ayah olehnya

'tuhan, tolong jauhkan lah aku dari orang yang paling ku benci' pinta batin nya seraya menyeka air matanya yang tak kunjung habis

...****************...

...****************...

Happy reading 😙😙😙

1
Cicih Sophiana
nah gitu dong harus saling jujur biar tau perasaan masing masing... dan saling percaya satu sama lain
Cicih Sophiana
ya udah lah cepet kalian nikah biar lebih aman... Felix cemburuan mungkin krn dulu pernah di tinggal Alina selama 4 thn
Cicih Sophiana
siapa tuh cowok yg suka Alina...
kopi pagi thor... 🍞☕️ semangat
Cicih Sophiana
bisa aja tuh daddy minta dukungan Alvino... semangat thor
Cicih Sophiana
kok bisa yah seorang ayah tdk bertemu dgn anak nya sampai bertahan tahun...
Cicih Sophiana
siapa itu yah...
Cicih Sophiana
nah yah ketauan deh sama papa dan mama...
Cicih Sophiana
Alvino semoga cepat sehat kembali agar bisa kumpul dgn mommy dan daddy nya...
Cicih Sophiana
ceritanya 🔥🔥🔥 keren..
sukses sll💪🏻😍😍
Cicih Sophiana
jeder!!! akhir nya kamu membutuhkan Felix jg Alina... sejauh apa pun kamu lari
Cicih Sophiana
🥰🥰😍😍😍 thor
Cicih Sophiana
selamat malam thor... salam sehat sukses sll
Cicih Sophiana
sehat sll thor... semangat
Cicih Sophiana
oh ayah Alina yg kabur dgn selingkuhan nya yah... pantas aja Alina membenci nya
Cicih Sophiana
slalu semangat dan sehat...
Cicih Sophiana
dadah boy... ini daddy mu tau boy
Cicih Sophiana
Felix kok gak mencari Alina... perjuangan mu
Cicih Sophiana
Felix mana... berjuang lah untuk Alina dan anakmu...
Cicih Sophiana
semangat thor dan sehat sll... 💪🏻😍😍
Cicih Sophiana
berjuang Felix untuk Alina dan anak mu...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!