NovelToon NovelToon
SUAMIKU MANTAN KEKASIH ADIKKU

SUAMIKU MANTAN KEKASIH ADIKKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:30.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fia Mulyanto

Eka Larasati, dara manis yang berprestasi sebagai atlit rock climbing. Cantik dan berprestasi, tapi sayang tak punya pacar, alias jomblo. Kejombloannya ini yang menjadi bahan gunjingan tetangga. Eka selalu dibanding bandingkan dengan Ayu, adiknya yang sering berganti ganti pacar. Suatu hari salah satu mantan pacar Ayu bernama Zever Romano, pria berdarah Italia berkunjung ke rumah dalam keadaan mabuk. Laki laki bule ini sakit hati karena ditinggal Ayu menikah dengan lelaki lain.
Saat itu hanya ada Eka di rumah. Eka berniat menolong Zever yang tersungkur jatuh akibat mabuk. Karena tidak kuat membopong Zever, membuat Eka dan Zever roboh dengan posisi Eka berada di bawah tubuh Zever dan bibir Zever menempel pada bibir Eka. Bertepatan ibu, bapak dan pak RT masuk ke dalam rumah.
Zever Romano ditutuntut untuk bertanggung jawab. Keduanya dipaksa menikah. Akan kah pernikahan mereka bertahan? Tak ada cinta di antara keduanya, apalagi Zever adalah mantan kekasih Ayu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fia Mulyanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Pernikahan Ayu dan Nizam

Hari berlalu dengan cepat tak terasa hari rabu tiba, hari pernikahan Nizam dan Ayu. Sejak pagi Ayu telah dirias oleh MUA, begitu juga ibu dan Eka. Hari selasa mereka sudah berada di hotel yang dibooking Nizam untuk tempat perhelatan pesta pernikahan. Keluarga Nizam juga sudah datang. Uminya Nizam, bibi dan saudarinya juga sedang dirias.

Pukul delapan kurang, Nizam sudah siap untuk prosesi akad nikah. Nizam tampak tampan dengan setelan beskap warna putih, kepalanya dihiasi peci putih pengganti blankon. Hatinya berdebar debar menunggu prosesi. Bapaknya Ayu, pak penghulu juga para saksi dari pihak masing masing mempelai sudah siap, mereka sudah duduk dikursi yang telah disiapkan.

Pukul delapan tepat acara dimulai, lantunan merdu seorang qori' mengawali acara prosesi. Kemudian sambutan dari pihak mempelai perempuan dan laki laki. Nizam makin berkeringat, tak henti hentinya ia mengusap peluh di dahinya dengan tisue. Waktu terasa berjalan lambat untuknya.

Akhirnya waktu ijab kabul segera dimulai.  Nizam dan bapaknya Ayu saling bersalaman . Dengan satu tarikan nafas Nizam berhasil mengucapkan syarat ijab kabul  dan terdengar kumandang kata SAH dari para undangan. Lega hati nizam sudah melewati tahap ijab kabul dengan lancar tanpa mengulang.

Petugas MC memanggil mempelai perempuan. Ayu masuk dengan diapit ibu dan umi berjalan masuk dengan anggun. Semua mata memandang mempelai perempuan yang mengenakan kebaya brokat panjang warna putih, rambutnya disanggul berhiaskan bunga melati dan memakai kerudung putih transparan. Sederhana tapi elegan. Ayu nampak jelita mempesona. Nizam tertegun memandang Ayu. Sampai ayu didudukkan di kursi sebelahnya Nizam masih terpesona. Pak penghulu berdehem mengagetkan Nizam. Nizam kembali fokus pada acara.

Umi menyerahkan kotak cincin pada Nizam, Nizam segera menyematkan cincin emas putih bermatakan satu berlian di tengahnya,  berinisialkan nama Nizam. Lalu Ayu ganti menyematkan cincin putih polos di jari Nizam berinisial nama Ayu. Ayu mengecup telapak tangan Nizam .. nizam ganti mengecup kening ayu.

Kemudian keduanya menandatangani buku nikah, dan dokumen lainnya. Selesai penandatanganan buku nikah, penghulu membacakan khotmil pernikahan .. setelah itu pembacaan doa doa pernikahan dikumandangkan. Ayu dan Nizam berpose memamerkan buku nikah mereka.

Akhirnya proses ijab sudah dilalui .. sekarang acara bersantai .. tamu undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan. Tentu saja makanan yang disajikan berkelas premium. Saking lezatnya beberapa tamu undangan sampai bolak balik nambah. Sementara kedua mempelai melakukan sesi berfoto bersama keluarga dan kerabat.

Ayu dan Nizam sudah berada di dalam kamar pengantin. Keduanya sudah berganti baju santai untuk istirahat. Nanti sore masih ada rangkaian resepsi pernikahan. Mereka berbaring sambil berpelukan ... tepatnya Nizam yang memeluk Ayu, Ayunya lagi asyik melihat gawai untuk menjawab semua ucapan selamat dari teman temannya. Merasa tidak diperhatikan Nizam mengambil gawai Ayu dan langsung meletakkannya di nakas.

Tanpa kata Nizam mulai melakukan aksinya ... mencium dan bergerilya di tempat tempat favoritnya. Ayu memberontak berusaha lepas dari pelukan nizam. Nizam mencekal kedua tangan Ayu dengan satu tangannya, setengah tubuhnya sudah menindih Ayu. Ayu tak bisa berkutik, mata Nizam menatap ayu tajam.

" hmmm sudah berani menolak ya?" Nizam membelai bibir ayu, " kenapa menolakku?"

Meski bernada lembut Ayu merasa terintimidasi. Tubuh ayu merinding takut. Nizam merasakan ketakutan istrinya. Bibirnya segera dilabuhkan dengan lembut di bibir ayu, disusurinya bibir Ayu dengan pelan, dikecup dan dilumat dengan lembut penuh damba. Kedua tangan Ayu yang dicekal dilepaskannya. Ayu menjadi rileks dan mulai terbuai cumbuan Nizam.

"Kenapa menolakku?" Nizam bertanya lagi sambil bibirnya masih mengecupi bibir ayu.

"Aku capek bii ... ngantuk, tadi bangun jam tiga .. trus nanti masih ada resepsi." Jawab ayu.

" hmmm .. nanti kalau capek kamu duduk saja." Kata Nizam enteng sambil tangan kanannya kembali bergerilya.

" Biii .. nanti malam saja ya ... jangan sekarang," tawar Ayu sambil menggelinjang karena ulah tangan Nizam di tubuhnya.

"Nanti malam iya ... sekarang juga iya." Nizam bergumam pelan. Tangannya sudah berhasil melepas pakaian ayu dan membuangnya di lantai.

"Biii .. bi .. nanti malam saja ya ... jangan sekarang .. biii .. hubby.." ayu mencoba menego.

"Honey .. hanya satu kali .. obat kangen .. aku janji" Nizam berjanji sambil bibirnya tak berhenti menelusuri tubuh ayu.

"Dih hubby kebanyakan janji .. janjinya satu kali .. prakteknya pasti lebih." Ayu mengomel

Nizam terkekeh,"mau bagaimana lagi sayang, kamu sangat nikmat .. kamu itu candu."

Nizam sudah menyatukan tubuh mereka. Ayu hanya bisa pasrah dan menikmati penyatuan mereka.

Resepsi pernikahan diadakan sore harinya, Ayu mengenakan baju pengantin modern  bertaburan batu swaroski, tampak elegan dan mewah. Nizam memakai setelan tuxedo berwarna senada dengan baju Ayu.

Dekor panggung pelaminan nampak mewah dipenuhi hiasan bunga segar. Jalan menuju panggung dilapisi karpet beledru merah .. kanan kirinya dipenuhi ornamen hiasan bunga bunga.

Pesta perhelatan pernikahan Ayu dan Nizam terkesan mewah dan elegan. Meski tamu undangan tidak terlalu banyak karena memang mendadak. Hanya kolega penting Nizam yang diundang. Sementara dari pihak ayu hanya sanak saudara dan tetangga satu kampung saja.

Tetangga Ayu berdecak kagum melihat betapa mewahnya pesta ini. Mereka juga heran mengapa pengantin lelakinya bukan mas bule yang biasa datang ke rumah Ayu, berganti menjadi lelaki keturunan arab yang tak kalah tampannya. Sambil menikmati hidangan yang lezat dan melimpah mereka tak hentinya bergunjing. Terlepas dari semua gunjingan tetangga julid .. pesta pernikahan Ayu berjalan dengan lancar.

Eka menghapus peluh yang menetes di dahinya dengan tisue, hari ini begitu melelahkan .. apalagi dia tidak terbiasa  dengan baju kebaya yang dipakainya, tepatnya bukan baju kebayanya yang menyiksanya tapi korset ketat yang membungkus dada sampai perutnya ... benar benar membuatnya susah bernafas. Belum lagi ubelan di dalam hijabnya membuat kepalanya serasa dioven.

 Entah berapa ubelan yang diletakkan di atas kepalanya agar hijabnya terlihat indah. Ternyata menjadi cantik dan penampilan indah butuh pengorbanan. Untung saja sandal high heelnya sudah ia ganti dengan sepatu sneakers .. kalau tidak betapa tersiksanya Eka.

Pesta masih berlangsung meriah dipandu sang MC yang piawai mengolah kata sehingga suasana pesta menjadi hidup tak monoton.

Eka tertegun saat namanya dipanggil mas pemandu acara, dengan bertanya tanya eka maju ke arah panggung dimana mas MC berada.

" Waaah ini ternyata yang namanya mbak Eka, manis pake banget deh mbak ekanya." Puji mas MC, Eka hanya tersenyum simpul.

"Mbak Eka tahu kenapa dipanggil ke sini?" Tanya mas MC," karena mbak pengantinnya minta mbak Eka memimpin joget tok tok yang lagi viral."

Eka langsung melotot ke arah Ayu .. ayu hanya tersenyum sambil menautkan jari telunjuk dan jempolnya .. saranghae ..

Mau tidak mau Eka menuruti permintaan ayu. Dia membisikkan lagu apa yang akan mengiringi mereka berjoget. Bridesmaid dan grooms sudah berbaris rapi di belakang Eka. Ayu turun dari panggung pelaminan tak lupa menyeret Nizam untuk ikut. Ayu berdiri di samping Eka, sementara Nizam disampingnya.

Setelah semuanya siap band pengiring mulai membawakan lagu yang diminta Eka. Mengalun lagu mapopo comandoo yang lagi viral , dengan luwes dan lincah Eka menggoyangkan tubuhnya mengikuti irama.

Semuanya mengikuti gerakan Eka, tanpak kompak meski tidak latihan .. bridesmaid dan grooms rata rata sudah bisa gerakan joged mapopo jadi tinggal diaelaraskan saja. Semua berjoged luwes dan lincah. Hanya Nizam yang tidak berjoget malah asyik menatap Ayu yang bergoyang. Bahkan para undangan pun ikut bergoyang menikmati lagu mapopo comandoo yang ceria.

Joged tok tok usai, tapi Ayu masih ada permintaan. Ayu berbisik pada mc tentang keinginannya.

"Buat mba Eka jangan turun panggung dulu, ini masih ada permintaan satu lagi dari pengantin," mas mc menginterupsi eka yang mau turun. Eka menghentikan langkahnya .. memandangi Ayu yang hanya nyengir jahil.

"Permintaan mbak pengantin sederhana kok .. mbak Eka diminta menyanyikan lagu india heer randja .. monggo mbak eka." Kata mas mc sambil menyerahkan mic.

Eka hanya bisa mengeluh dalam hati mendengar permintaan adiknya. Eka mendekati pemain band dan berdiskusi.

"Sayang .. memang mbak Eka bisa ya nyanyi india .. permintaanmu kok aneh aneh sih" tegur Nizam.

"Tunggu dan lihat aja bi .. mbak Eka itu multilatenta .. semua pasti tersihir bila mendengar suara mbak Eka." Jawab Ayu.

Band mulai memainkan musik. Eka berdiri di tengah panggung .. mengalunlah lagu heer ranjha dari bibir Eka.

Je tainu dhoop lageya ve

Taon main chhav ban jawaan

Teri khushiyon ke khaatir main

Saare jag se ladd jaawaan

Hai mari yahi haarzoo ke

Tera him main saath doon

tera bankee rahoon sada

main parchava

to meri heer main tera

Raandja karta hoon main

Tujhse ye wada tera bagair

na koi dooja sohniye ...

Semuanya bagai tersihir mendengar suara Eka yang merdu mendayu. Nyanyian Eka seperti bernyawa menghipnotis semua orang yang mendengarkannya. Eka benar benar menghayati lagu heer ranjha yang dipopulerkan oleh Rito Riba ini.

Membuat mereka yang mendengarkan berhenti dari aktivitas hanya untuk mendengarkan lagu Eka. Apalagi cengkok indianya benar benar paripurna seakan akan Eka lahir dan besar di india. Semua masih terlarut dengan lagu yang dinyanyikan Eka hingga lagu berakhir. Sampai seseorang bertepuk tangan, semua orang baru tersadar dan langsung memberikan applaus meriah.

" Suara Mbak Eka luar biasa." puji Nizam.

"Benar bi .. mbak Eka bisa menyanyikan lagu apa saja .. dari qosidah, k pop, koplo, pop bahkan nyinden mbak Eka bisa. Kalau saja mbak Eka mau audisi nyanyi di tv pasti mbak Eka menjadi juaranya .. sayang mbak Eka kadung jatuh cinta pada panjat tebing, sebagian besar waktunya ia curahkan di dunia panjat." Jawab Ayu.

"Panjat tebing .. wall maksudnya?" Tanya Nizam.

"Dua duanya bi.. mbak Eka itu atlit panjat tebinģ .. dia sudah juara dunia." Ayu menerangkan.

"Tunggu dulu .. apa mbak Eka itu yang kemarin memenangkan olimpiade cabang panjat yang dapat hadiah satu milyar ?" Cecar Nizam.

"Betul sekalee .. mbak Ekalah yang menaikkan taraf hidup keluargaku bi .. rumah yang kami tempati itu mbak Eka yang beli .. biaya kuliah aku mbak Eka yang membayar .. toko sembako ibu .. mobil pic up bapak semuanya dari mbak aeka .. dulu kami keluarga yang pas pasan ... karena mbak Ekalah taraf hidup kami meningkat .. hadiah uang dari hasil juara panjatnya ia gunakan untuk keperluan keluarga kami ... mbak Eka itu malaikat keluarga kami." Jawab Ayu.

"Benar benar luar biasa mbak Eka ya." Kata Nizam. Kini dia jadi salut pada mbak Eka .. dibalik kependiamannya mbak Eka adalah wanita multitalenta yang menjadi tulang punggung keluarganya.

Pesta terus berlangsung dengan lancar tanpa hambatan. Tamu undangan memuji kemewahan pesta dan betapa lezat hidangan makanan yang disajikan.

Menjelang magrib pesta telah usai. Keluarga Nizam dan Ayu masih menginap di hotel. Semua masuk ke dalam kamarnya masing masing. Eka juga sudah berada di kamarnya, sudah mandi dan sudah berganti baju. Eka duduk di tepi ranjang .. tak sengaja matanya melihat kotak kotak seserahan untuk dirinya. Eka bangkit dari duduknya menghampiri kotak seserahan itu. Ada sekitar lima kotak seserahan.

Dilihatnya satu persatu isi kotak itu. Ada pakaian lengkap, tas dan sepatu, peralatan make up, seperangkat perhiasan emas, handuk dan peralatan mandi, ada mukena dan sajadah. Wajah eka memerah saat matanya melihat kotak berisi gulungan kain warna warni ... setelah diamatinya ternyata seperangkat underwear dengan berbagai warna ..  haduuuh semoga ini yang memilih Ayu sendiri ... seserahan ini sih bukan sak pengadeg tapi nyaris seperti seserahan  lamaran.

Suasana di kamar pengantin tampak temaram, ranjang pengantin sudah kembali seperti semula, sprei kotor sudah diganti baru diatasnya ditaburi kelopak mawar merah. Jangan ditanya bagaimana keadaan ranjang  selesai Nizam mengeksekusi Ayu tadi siang. Pegawai room service bekerja keras lagi membersihkan kamar dan menghiasnya lagi.

Ayu dan Nizam sedang berdiri berpelukan di depan jendela kaca yang menampilkan pemandangan kota surabaya di malam hari. Nizam memeluk pinggang Ayu erat, dagunya berada di atas kepala Ayu yang sedang bersandar di dadanya. Mereka masih berpakian baju pengantin.

"Akhirnya kita sah sebagai suami istri .. aku lega sayang ... kamu resmi menjadi milikku." Kata Nizam sambil mencium kepala Ayu.

"Aku juga lega bi .. aku gak nyangka sampai di tahap ini... pertama kali aku melihat hubby dan langsung jatuh cinta tidak sedikitpun aku perpikir hubby bisa jadi milikku .. bagiku hubby tak mungkin aku gapai ... rasanya seperti mimpi." Jawab Ayu.

Nizam membalik tubuh Ayu berhadapan dengannya. Kepala Nizam menunduk  mengecup bibir ayu," ini bukan mimpi .. sekarang kita sudah menyatu .. saling memiliki .. selamanya."

Ayu mengalungkan kedua tangannya di leher Nizam dan menata mata Nizam penuh cinta lalu mengecup bibir Nzam,"Pak Nizam aku mencintaimu."

"Aku juga mencintaimu istriku." Jawab Nizam.

Bibir keduanya saling berpagut mesra, mereka larut dalam ciuman panjang.

Malam itu malam pengantin untuk Ayu dan nizam meski bukan malam pertama .. mereka menjadikannya malam pengantin yang terindah. Ayu telah tenggelam dalam pusaran gairah dan cinta Nizam ... di hati dan pikirannya hanya ada nama Nizam dan Nizam. Seakan tak ada jejak nama azever di hati Ayu .. Zever telah terlupakan.

1
Wandini Anisyah
ini kapan upnya ini thorr mau baca ulang semua bab😭😭
Asmawita Surbakti
koq lama y up
nur janah
menambah wawasan tentang climbing dan pencinta alam
SARU
bagus ceritanya thor gadis tangguh yg gak menyemenye jg tdk mudah jatuh cinta sm sembarangan pria. lanjut troz
falea sezi
di rayu dikit luluh bloon
falea sezi
tolol
falea sezi
kenapa kebanyakan cerita ayu hadeh harusnya kakaknya donk. g sesuai judul
Asmawita Surbakti
lama sx up ny
Risa Dewi
thor kok lama ditunggu kok gx muncul²kelanjutanya/Sob//Sob//Sob/
Wina Yuliani
kapan di lanjutnya?????
Herlyanti L
kok gak update lagi
Kanza Nia
kok ngga up2 sih tor
Linda Liddia
Kapan up lagi udah 2026 nih thor masa ceritanya gak lanjut
Wandini Anisyah
lanjut thor jangan lama" Up nya💪💪💪😄😄
Kanza Nia
kok mandek cerita y thor
Kanza Nia
lama bgt tor up y
Asmawita Surbakti
lanjut thor yg bnyk jgn lama"
Herlyanti L
UP dong
nur janah
kereeeen
Kanza Nia
lanjut tor up y yg banyak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!