NovelToon NovelToon
Menikahi Mu Karena Ibadah Season 1

Menikahi Mu Karena Ibadah Season 1

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:402.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rifa Nurul Wafa

Mengisahkan tentang seorang gadis desa yang merantau ke luar kota untuk mencari kerja.

Namun siapa sangka ketika mendapat perkerjaan ia malah harus memenuhi keinginan bosnya untuk menolongnya menikahinya.

Akankah dia bersedia menikah dengan seorang pria yang baru ia kenal?

Akankah mereka bisa melengkapi satu sama lain?

Yuk ikuti kisahnya!
😉

#DILARANG KERAS FLAGIAT/COPYPASTE.

Jangan lupa tinggalkan Like,Coment and Votenyaaa yang buanyakk😆Hatur nuhun😊😉

Fb : Rifa Nurul Wafa
Ig : @RifaNw15
WA : Dirahasiakan😆😆

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifa Nurul Wafa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Idaman

Malam harinya,keduanya hampir saja akan tidur namun karena dering telpon Alvin yang membuat mereka mengurungkannya.

Alvin : Halo? Ada apa?

Dion : Ya Allah....Santai dong bos! Ketus sekali!

Alvin : Hey! Cepat katakan ada apa? Aku mau tidur! Mengganggu saja!

Dion : Besok bos ke kantorkan?

Alvin : Kamu menelponku hanya untuk menanyakan hal sepele itu?

Dion : Kalau ditanya jawab bos bukannya balik nanya!

Alvin : Tanpa aku jawabpun kamu pasti sudah mengetahui jawabannya! Dasar pengganggu!

Dion : Yang sedang kasmaran takut sekali diganggu.Yasudahlah bos,selamat menikmati dan semoga berjaya!

Alvin : Memangnya makanan dinikmati!

Dion : Me--....Tut...Tut....Alvin menutup telponnya terlebih dahulu.

"Kenapa kamu marah-marah?" Tanya Vita heran.

"Asisten kurang ajar itu berani-beraninya menggangu istirahatku." Jawab Alvin datar.

"Pak Dion kan bertanya baik-baik kenapa kamu marah? Dia itu mungkin hanya ingin menyapa kamu." Balas Vita.

"Mengapa kamu jadi membela dia?" Alvin terlihat tak suka.

"Kamu ini selalu saja salah paham padaku.Sudahlah,lebih baik aku tidur saja." Gerutu Vita.

Dia yang mengomeliku dia juga yang ujungnya marah padaku.Harusnya kan aku yang marah padanya karena dia telah mengomeliku! Batin Alvin.

"Vita? Jangan marah,aku tidak suka!" Seru Alvin melihat Vita yang tidur duluan.

"Seharusnya aku yang berkata seperti itu!" Tukas Vita.

"Sudahlah,jangan seperti itu,katanya ingin memulai semuanya dari nol,kalau begini caranya tidak akan ada peningkatan sama sekali!" Ledek Alvin.

"Huuuh! Yasudah iya,tapi kamu jangan marah-marah tidak jelas lagi di depanku! Aku tidak menyukai lelaki pemarah!" Tegas Vita.

"Baiklah...Maafkan aku yaa!" Alvin memohon.

"Hmm...Tapi jangan diulang lagi!" Tegasnya.

"Berarti sekarang aku boleh meminta hakku lagikan?" Godanya.

"Tidak ada hak untuk malam ini!" Vita menekankan perkataannya.

Alvin hanya bisa pasrah mendengar jawaban istrinya yang menolaknya.Padahal awalnya ia hanya berniat menggoda saja namun entah mengapa ia bisa merasakan sedikit sakit di hatinya.Mungkin ia terlalu bawa perasaan dengan penolakan istrinya yang membuatnya kecewa.

*

Keesokan harinya,

Keduanya telah siap untuk berangkat ke kantor setelah usai sarapan.

"Sayang? Kamu baik-baik sajakan?" Tanya Alvin khawatir.

"Aku baik,memangnya kenapa?" Vita kembali bertanya.

"Wajahmu terlihat pucat,kalau kamu sakit sebaiknya tidak usah berangkat ke kantor." Alvin menasehatinya.

"Aku baik,hanya saja perasaanku sedikit tidak enak." Lirih Vita.

"Mengapa bisa begitu?" Tanya Alvin lagi.

"Entahlah...." Sahutnya.

"Yasudah ayo berangkat!" Ajak Alvin dan dijawab anggukan oleh Vita.

*

Setibanya di kantor,Vita berulang kali melakukan kesalahan dalam kinerjanya.Entah mengapa ia bisa kehilangan kefokusannya hari ini.Seperti halnya sekarang.

"Akukan menyuruhmu mengambil dokumen kerja sama dengan perusahaan D,mengapa kamu mengambil dokumen kerja sama dengan perusahaan A?" Alvin mengernyit heran.

"Ma-maaf! Aku akan mencarinya lagi." Jawab Vita.

"Tidak perlu!" Bantah Alvin,"Dari tadi kamu salah terus,kenapa dengan kamu?" Lanjutnya bingung.

"Aku juga tidak tahu,maafkan aku! Aku janji tidak akan salah lagi!" Tutur Vita.

"Kamu sakit ya?" Alvin menyentuh kening Vita dengan tangannya,"Tapi tidak demam!" Lanjutnya.

"Aku tidak sakit." Bantah Vita.

"Lebih baik kamu pulang saja! Nanti Dion yang akan mengantarmu!" Titahnya.

"Tidak,aku tidak ingin pulang! Aku sehat,aku juga masih ingin bekerja." Vita membantah lagi.

"Bagaimana mau bekerja? Dari tadi kamu selalu salah saat aku menyuruhmu menyelesaikan suatu pekerjaan!" Alvin tak menyetujuinya.

Drrrttt....Drttt....

Ponsel Vita berdering,"Maaf aku harus angkat telpon dulu!" Seru Vita.

"Angkat saja disini!" Suruhnya.

Akhirnya Vita mengangkatnya,

Vita : Assalamu'alaikum dedek,aya naon (ada apa)?

Keysha : Wa'alaikumsalam teh,Ibu sakit dan harus dirawat di puskesmas.

Vita : Innalilahi wainna ilaihi raji'un....Terus sekarang kumaha (gimana)?

Keysha : Ibu baru dirawat sehari teh,kata dokter Ibu terkena gejala tifus.

Vita : Ya Allah...Gimana atuh? Apa teteh harus pulang?

Keysha : Lebih baik jangan teh,soalnya Ibu sareung Bapak melarang Keysha ngasih tahu teteh!

Vita : Kenapa?

Keysha : Katanya mereka tidak ingin membuat teteh khawatir! Jadi jangan ya teh,kalau sampai Ibu dan Bapak tahu Keysha yang beritahu teteh pasti Keysha dimarahi! Tapi teh,sebenarnya Ibu dan Bapak sedang tidak ada uang untuk bayar pengobatan Ibu...

Vita : Yasudah atuh kalau begitu,kamu jangan memikirkan itu,InsyaaAllah teteh bantu...Teteh tutup dulu ya telponnya! Salam untuk Ibu dan Bapak! Assalamu'alaikum dek....

Keysha : Wa'alaikumsalam...

Tut...Tut...Panggilan berakhir.

"Siapa?" Tanyanya.

"Keysha." Jawab Vita.

"Keysha siapa?" Tanyanya lagi.

"Adikku." Jawab Vita.

"Oh adikmu! Maaf,aku baru tahu! Waktu kita menikah dia tidak datang kan?" Tuturnya,"Oh ya,dia bilang apa saja?" Lanjutnya.

"Iya...Ibu sakit." Vita terlihat tak bersemangat.

"Apa? Sakit? Sakit apa?" Alvin terlihat cemas mendengarnya.

"Gejala tifus."

"Apa kamu akan pulang ke Bandung?" Tanya Alvin tiba-tiba.

"Tidak,aku tidak bisa pulang karena Ibu dan Bapak melarang Keysha untuk memberitahuku sebab mereka tidak ingin membuatku khawatir! Keysha pun memberitahuku secara sembunyi-sembunyi."

"Oh begitu...Lalu sekarang bagaimana?" Tanyanya.

"Aku hanya bisa mendo'akannya dari sini!" Lirih Vita namun Alvin tak menjawabnya karena sibuk dengan lamunannya.

"Mas?" Panggil Vita dan Alvin pun segera menoleh,"Ehh,maksudku Pak!" Lanjut Vita mengulangi panggilannya.

"Kita disini berdua,panggil saja aku mas!" Serunya.

"Baiklah mas,apa boleh aku memberikan uang belanja bulananku kepada Ibu untuk biaya pengobatannya?" Tanya Vita ragu karena takut Alvin tak setuju.

"Uang itu sudah menjadi milikmu,jadi kamu bebas menggunakannya sesuka hatimu." Alvin terlihat tidak masalah.

"Tapi kamu izinkan kan?" Tanya Vita memastikan.

"Iya." Jawabnya singkat.

"Kamu ikhlas kan aku memberikannya pada keluargaku?" Tanya Vita lagi.

"Heh!" Alvin mendengus kesal,"Sudah ku katakan iya! Mengapa kamu bawel sekali!" Lanjutnya menggeurutu.

"Maaf dan terimakasih...Aku akan segera mentrasfer uangnya lewat pos!" Ucap Vita mengembangkan senyumnya.

"Iya sama-sama! Kalau kamu perlu apa-apa kamu katakan saja,jangan sungkan! Baik itu keperluanmu ataupun keluargamu katakan saja! Selagi aku mampu pasti aku bantu!" Jelas Alvin sembari memegang bahu Vita.

"Terimakasih ya,kamu memang suami terbaik,aku beruntung bisa berjodoh denganmu." Puji Vita.

"Haha...Kamu bisa saja!" Tukasnya.

"Kamu ini memang suami idaman! Wajar saja jika banyak yang menginginkanmu! Maaf,karena aku tidak setara denganmu! Mungkin kamu akan menerima cacian karena menikah dengan wanita kampungan sepertiku." Seru Vita lirih.

"Kamu jangan bicara seperti itu! Baik buruknya kamu,kamu tetap istriku! Biarlah orang berkata apa! Yang jelas aku tidak memperdulikannya dan tetap fokus menjalani bahtera rumah tangga ini denganmu!" Jelas Alvin tidak membenarkan perkataan Vita.

"Terimakasih ya..." Vita refleks memeluk Alvin.

"Jangan lakukan disini! Nanti aku bisa tergoda!" Godanya.

Vita langsung melepaskan pelukannya dan berlalu dari ruangan Alvin tanpa pamit.

.

.

.

Assalamu'alaikum readers yang baik hati😊Jangan lupa tekan like,comen dan vote nya yaa😘Terimakasih😊

1
Siti Rohmah
Luar biasa
Aan Nurhasanah
lanjut kak....cerita nya bagus tidak bertele tele aku suka 👍👍👌👌
riasa official channel
bagus gak bertele² 👍👍👍👍👍👍👍
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Memyr 67
mantan karyawan kebun teh, kalau bicara banyak tehnya ya?🤭😅😅
Fatmawati_ Kusnadi
semangat thoor
Muhibbah
lanjut tor 💪👍
Rifa Nurul Wafa: Oke kak...
total 1 replies
Darmawan Putra
bagus thor ceritanya . semangat...
Rifa Nurul Wafa: Makasih kak😂💕
total 1 replies
yuanita
kenapa ngejar ? karna dito ga tau vita udah menikah.
Rifa Nurul Wafa: Betul👍👏
total 1 replies
yuanita
goooooooooooooolllllll
Rifa Nurul Wafa: Kaya lain main bola ya😂😂
total 1 replies
yuanita
😂 ngajak nikah kaya ngajak ke warung
Rifa Nurul Wafa: Jhaha nih mbak bisa aja😂
total 1 replies
Dinar22
artis masuk kampung nih😅😅😅
Rifa Nurul Wafa: Hihii betull😂😂😂
total 1 replies
Dinar22
wkwkwk bucin jg akhirnya😅😅
Rifa Nurul Wafa: Iya hehe😄😄
total 1 replies
Dinar22
jebol gawang sing hari si Alvin😅😅😅
Rifa Nurul Wafa: 😂😂😂😂✌✌
total 1 replies
Dinar22
segera buka hati deh si Alvin😅
Rifa Nurul Wafa: Iya wkwk😂😂
total 1 replies
Dinar22
wkwkwk uda mulai cemburu dia😅😅
Rifa Nurul Wafa: Hihii😆😆😆
total 1 replies
Dinar22
lope lope deh thor sm karyamu😍😍
Rifa Nurul Wafa: ❤❤❤Untuk kakak😂
total 1 replies
Dinar22
mantan oh mantan,,,,,,
Rifa Nurul Wafa: Hmm😢😢😢
total 1 replies
Dinar22
vita baik bgt y,,,semoga samawa sampai jannah,,,
Rifa Nurul Wafa: 😊😊😆😆❤❤
total 1 replies
Dinar22
wahhh gercep jg nih,,,, wkwkwk
Dinar22: maraton nih q bacanya,, mw ngejar level baca jg,,🙊🙊
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!