Kehamilan ada masa yang dinanti-nanti oleh pasangan yang baru menikah, namun tak jarang ada pasangan yang dengan sangat mudah untuk hamil, dan ada pula pasangan yang dengan susah payah penuh perjuangan untuk mendapatkannya, tak terkecuali aku,berbagai cara telah aku lakukan agar aku bisa hamil, namun Tuhan belum mengijabah ikhtiarku, namun aku percaya TUhan tidak akan menguji hambanya diluar batas kemampuan hamba itu. Jadi aku percaya akan bisa hamil walaupun entah kapan itu semua...
penasaran cerita selanjutnya.. check this out
ini memang kisah nyata seseorang, tapi di dalamnya ada bumbu-bumbu cerita khayal dikittt ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titik purwati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
masih tentangnya part 2
Kami bertiga pun ngobrol banyak hal. Akhirnya aku tau Rosi ini anak tunggal, bapak ibunya berwirausaha, punya toko besar dan ada beberapa cabang di tempat lain. Uwow.
Karena hari sudah menjelang sore, akupun pamit kepada tante Ros.
"Tante, aku pamit pulang dulu ya, sudah sore. "kataku.
"Lho kok mau pulang, makan dulu yuk, tante udah masak banyak lho. "kata tante Ros.
"Iya makan aja dulu, baru ntar aku anter pulang,"kata Rosi
"Aduh makasih tante Ros, Rosi tapi beneran ga usah lah tante"kataku.
"Eh ga boleh gitu, jangan nolak rezeki,ayuk makan,kamu ga mau nyicipin masakan tante y?"katanya.
"Bukan gitu tante...tapiii????"kataku.
Belum sempat aku berkata lagi, tante Ros menggandengku menuju meja makan. Jujur aku tak enak hati, tapi gimana lagi.Aku manut saja.
Kamipun makan bertiga di meja makan sambil sesekali ngobrol. Akupun bertanya tentang ayah Rosi.
"Maaf tante, om dimana ya, dari tadi aku ngga lihat om?"tanyaku.
"Oh iya tante belum cerita ya. Om lagi mantau toko kita yang ada di beberapa cabang, jadi agak sibuk tapi sebentar lagi om pulang kok, kamu pulangnya nunggu om aja, kan belum kenalan"kata tante Ros.
Aduhhhhh, aku kan pengin buru-buru pulang, sepertinya aku salah pertanyaan deh. Alamakkkkkkk.
Selesai makan, aku bergegas membereskan piring bekas makanku, tapi tante Ros melarang.
"Biar nanti tante saja yang membereskan nduk, kamu kan tamu disini. katanya.
"Ah ngga tante, cuma sedikit kok, aku biasa bantu-bantu ibu juga d rumah. "kataku.
Aku dan tante Ros pun bersama-sama membereskan meja makan.Selesai semuanya kami bertiga duduk lagi di teras sambil menunggu ayah Rosi pulang.
Tiga puluh menit kemudian sebuah mobil memasuki halaman rumah Rosi.Itu pasti ayahnya, pikirku. Dan benar saja ternyata itu ayah Rosi.
Tante Ros pun menyambut suaminya, kemudian memperkenalkannya padaku.
"Pah, kenalkan ini Tika temannya Rosi"kata tante Ros.
"Halo om"kataku sambil mengulurkan tanganku.
Tapi yang terjadi adalah papanya Rosi tak membalas uluran tanganku. Beliau acuh tak acuh padaku,bahkan buru-buru masuk ke dalam rumah.Akupun terpaku diam.Tante ros pun mengejar suaminya masuk ke dalam kamar. Rosi yang melihat kejadian ini pun langsung meminta maaf padaku.
"Tika, maafkan ayahku ya, mungkin ayahku sedang capek, tolong jangan dimasukin ke hati ya, aku mohon"pintanya.
"Iya"jawabku pelan dan singkat.
"Ya sudah, aku antar pulang ya,"kata Rosi.
Akupun hanya mengangguk pelan.Aku masih teringat kejadian tadi. Apa salahku hingga papa Rosi tak mau berkenalan denganku. Apakah aku hina di matanya.
Rosi pun mengantarku pulang, Sepanjang perjalananan, aku pun lebih banyak diam. Rosi yang melihatku diam, tiba-tiba dia memegang tanganku yang berada di dalam saku jaketnya.
"Jangan diambil hati Tik, bapakku emang orangnya cuek, tapi nanti kalo sudah kenal pasti asyik orangnya, sabar ya"katanya.
"Iya Rosi"jawabku pelan.
"Maaf ya"katanya.
Entah beberapa kali Rosi meminta maaf padaku. Akupun entah kenapa belum bisa melupakan kejadian tadi.Setelah beberapa puluh menit, kamipun sampai. Aku tak lupa mengucapkan terimakasih pada Rosi karena sudah mengantarkanku, dan segera menyuruhnya pulang. Rosi pun pamit pulang.Aku buru-buru masuk kamar dan menangis.Apa salahku Tuhan
sama seperti ku dulu sulit punya anak untung suami dan orang tuanya tidak menekanku ,,, mereka menyuruh ku bersabar dan berdoa ,,, Alhamdulillah setelah 3th menikah akhirnya aku bisa hamil ,,, dan sekarang aku sudah punya 2anak....