NovelToon NovelToon
Istri Tangguh Pria Lumpuh

Istri Tangguh Pria Lumpuh

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Konflik etika / Romansa / Tamat
Popularitas:45.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Haryani

Saling mencintai satu sama lain tidak cukup untuk mengartikan sebuah kata cinta sejati, namun cinta sejati yang sesungguhnya ialah dua insan yang saling mencintai menerima kekurangan dan kelebihan pasangan masing-masing untuk bisa hidup bersama.

Bima mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan yang menimpanya tapi tidak membuat Seira meninggalkan dirinya dan tetap menikahinya.

Namun disaat kondisinya yang mengalami kelumpuhan, Bima harus menerima kenyataan bila Seira--istrinya hamil.

"Hamil? Aku bahkan belum pernah menyentuhmu." Bima.

Apakah cinta Bima dan Seira ialah cinta sejati?

Lalu bagaimana bila ayah dari anak Seira tahu ternyata dia memiliki seorang anak dari Seira?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB. 15 Berusaha Bertahan dan Bersabar

“Aku berangkat kerja ya, Bim,” pamit Seira yang sudah siap dengan baju kerjanya.

Dia mendapat jadwal kerja shift malam sehingga sore seperti ini baru akan berangkat. Ditangannya ada paperbag berisi makan malam agar dia tidak perlu mencari makanan kekantin atau pun keluar rumah sakit.

“Bim,” panggil Seira sebab Bima tak menanggapi perkataannya.

Tidak ingin membuat Bima semakin marah padanya, Seira memilih meraih tangan pria itu dan menciumnya kemudian segera berangkat bekerja meninggalkan Bima yang mengepalkan tangan menahan diri untuk tidak mencium Seira. Sebelumnya setiap kali Seira hendak berangkat bekerja dia selalu mencium kening wanita itu tapi akhir-akhir ini dia selalu menahan diri untuk tidak melakukannya.

Baru saja tiba dirumah sakit Seira sudah dihampiri suster yang mengatakan dirinya diminta segera datang ke ruang IGD sebab ada pasien yang menunggunya.

Seira lantas menuju ruang IGD menemui pasien yang suster maksud.

Bu Tika tengah terbaring dibranker pasien sebab tensi darahnya kembali naik. Kebetulan Seira mendapat shift malam sehingga Bu Tika meminta agar Seira yang merawatnya.

“Jangan lupa setelah makan malam diminum obatnya, Bu, supaya tensi darah anda cepat normal,” ucap Seira setelah selesai memeriksa Bu Tika dan memindahkannya keruang rawat.

“Terima kasih, dokter Seira, maaf merepotkan mu.”

Seira mengulas senyum untuk menanggapi perkataan Bu Tika. Sungguh dia tidak habis fikir pada Bu Tika yang meminta dirinya menangani beliau padahal di IGD tadi ada dokter Vina yang sudah akan menanganinya.

Beruntung Bu Tika salah satu pemegang saham dirumah sakit sehingga tindakan beliau tidak dipermasalahkan pihak rumah sakit.

“Tidak apa-apa, Bu, sudah tugas saya sebagai seorang dokter. Kalau begitu saya permisi keluar.”

Seira mengangguk sedikit pada Pak Bram—ayah Vero kemudian keluar dari ruang rawat tersebut.

Helaan nafas panjang keluar dari mulut Seira sembari melangkah menuju ruang prakteknya dan akan mulai bekerja 15 menit lagi. Seira tahu bila sejak tadi Bu Tika terus memperhatikannya membuat dirinya jadi merasa tidak nyaman. Entah apa arti dari sikap Bu Tika itu Seira berharap beliau sudah tidak menginginkan dirinya untuk menjadi menantunya.

Sementara didalam kamar rawat Bu Tika meminta Pak Bram mendekat padanya.

“Itu loh, Pa, wanita yang Vero cintai,” ucap Bu Tika memberi tahu sang suami. “Cantik kan?” sambungnya.

Pak Bram nampak menganggukkan kepala sebab Seira memang cantik.

“Bantu Mama buat nyatuin mereka ya, Pa, Mama ingin sekali dia menjadi menantu Mama,” ucap Bu Tika lagi.

“Memangnya dia mencintai Vero?” tanya Pak Bram dan Bu Tika menggelengkan kepala.

“Seira sudah menikah,” ucapnya.

“Astaga, Ma, wanita sudah menikah mau Mama jadikan menantu?”

“Mama suka sama dia, Pa.”

“No! Papa tidak setuju. Vero pantas mendapat wanita yang masih single,” tolak Pak Bram yang tidak setuju dengan permintaan sang istri.

Beliau tidak ingin merusak rumah tangga Seira dan suaminya karena Vero menjadi orang ketiga diantara mereka. Padahal tanpa beliau tahu putranya itu telah merusak rumah tangga Seira dan Bima.

...****************...

Menjadi seorang dokter adalah cita-cita Seira sejak kecil dan menjadi seorang ibu ialah Impiannya setelah menikah dengan pria yang dia cintai. Namun dia justru akan menjadi seorang ibu untuk anaknya dari pria yang tidak dia cintai.

Mengusap perutnya yang masih rata dia merasakan dadanya begitu sakit.

Bagaimanapun janin yang ada didalam kandungannya itu ialah anaknya dan dia harus menyayanginya. Meski begitu Seira tetap tidak akan memberi tahu Vero tentang dirinya yang mengandung benih pria itu.

Seira tidak ingin Vero semakin memperumit masalah rumah tangganya yang kini sedang tidak baik-baik saja. Belum lagi setelah anaknya lahir kemungkinan besar Vero akan mengambilnya dan Seira tidak mau itu terjadi.

“Hai, boleh duduk disini?” tanya seorang wanita pada Seira yang tengah duduk ditaman rumah sakit setelah selesai memeriksa semua pasiennya.

Ditangan Seira ada kopi panas yang baru saja dia beli dari kantin. Seira sengaja duduk ditaman rumah sakit untuk menenangkan perasaannya yang membuat dadanya terasa sesak.

Seira menoleh pada wanita itu, rupanya wanita yang tadi siang bersama anak kembar bernama Andra dan Indra itu.

“Silahkan.” Seira menggeser sedikit duduknya memberi ruang agar Tante Andra dan Indra itu bisa duduk.

“Terima kasih.”

Wanita itu pun duduk disebelah Seira. Mengulurkan tangan pada Seira mengajak berkenalan.

”Liona” ucapnya.

“Seira,” balas Seira.

“Ternyata kamu dokter disini ya,” ucap Liona yang dibalas senyuman oleh Seira.

“Aku lihat dari tadi siang kamu sedih. Apa ada masalah?”

“Hanya masalah rumah tangga.”

Liona menganggukan kepala mengerti.

“Kita baru saja saling mengenal tapi melihatmu bersedih entah kenapa aku seperti melihat diriku tujuh tahun yang lalu dimana aku ingin menyerah dengan hidupku.”

Seira menoleh pada Liona menatap wanita itu yang tengah tersenyum getir. Dia tak menyangka wanita seceria Liona memiliki masalah berat juga seperti dirinya.

Entah masalah apa yang pernah Liona alami Seira tidak berani bertanya mengingat mereka tidak saling mengenal sebelumnya.

Liona menepuk bahu Seira menguatkan wanita itu agar bisa tegar menghadapi masalah yang tengah menimpanya.

“Percayalah semua akan berlalu seiring berjalannya waktu. Kamu hanya perlu bertahan dan bersabar selebihnya percayakan pada Tuhan.”

“Maaf, Lio, kenapa kamu bicara seperti itu, memangnya kamu tahu masalah apa yang tengah aku hadapi?”

Bukan tanpa sebab Seira bertanya demikian. Melihat tadi siang Bima sedekat itu dengan Andra dan Indra membuatnya jadi memiliki prasangka buruk bila Bima menceritakan masalah rumah tangganya pada Liona. Tapi ternyata tidak. Rupanya kedekatan Bima dengan Liona tidak sedekat yang dia pikirkan.

“Aku hanya belajar dari pengalamanku saja, Seira. Dulu aku ingin menyerah dengan hidupku tapi aku berusaha bertahan dan bersabar hingga pada akhirnya aku pun bisa melalui masalah itu.”

“By the way dari tadi kamu terus mengatakan ingin menyerah dengan hidupmu, memangnya kamu pernah mengalami masalah apa?” tanya Seira pada akhirnya sebab dia juga bisa merasakan kegetiran dari setiap kata yang terucap dari mulut Liona.

Liona tersenyum pada Seira kemudian menatap lurus kedepan mengingat masalalunya yang begitu menyakitkan.

“Kamu sudah mengenal Andra dan Indra, bukan?” tanya Liona yang dijawab anggukan kepala oleh Seira sebab tadi siang dirinya memang berkenalan dengan kedua anak kembar itu.

“Menurutmu Andra dan Indra mirip dengan aku tidak?”

Seira menatap dalam-dalam wajah Liona kemudian mengingat-ingat wajah Andra dan Indra kemudian membandingkannya.

“Mereka mirip denganmu, Lio,” ucap Seira yang telah membandingkan wajah mereka dan hasilnya mereka memang mirip.

Liona tersenyum pada Seira. “Karena sebetulnya mereka itu anakku bukan keponakanku.”

1
Ratna Ningsih
udah kebaca alur ceritanya 🤦🤦🤦 thanks byee🙏
Nenie Chusniyah
luar biasa
Sri Siyamsih
tdk sesuai dgn judulnya 🤭
Sri Fatmi
the best banget ceritanya ini,semangat buat author 🤗🤗
Lilik Juhariah
gk dpt fill nya disini
Lilik Juhariah
makanya jadi istri itu hrs jaga marwahnya , udah ngerti minuman haram Yo sek diminum gk salah kl bima marah ,kl aku bima sdh TK cerai, lain masalah kl kejadiannya blm nikah
Lilik Juhariah
walah perempuan macam apa ini ,
dika edsel
blm juga brojol sudah end aja mak..,anaknya bima laki apa perempuan mak..?? semoga ada extra part nya ya..😊
Tri Haryani: Asiapp kakak..
total 1 replies
shyafira fitri
koq udah tamat aja sih thor,,sangat suka ceritanya,,
shyafira fitri: Siaapp
total 2 replies
dika edsel
badai telah berlalu..skrg tinggal manis2nya ya bim/Smile/
shyafira fitri
lanjut
Ninik Sumarni
seneng banget keluarga bima bahagia
shyafira fitri
lanjut
dika edsel
wahh.. seneng nya menikmati bln madu di villa dgn pemandangan pantai,gk kebayang rasa bahagianya ya...,klo aku dulu pas baru nikah bulan madu nya cuma diajak kerumah mertua he..he..,bim semoga tokcer yah biar cepat pny baby😊
Siti Amyati
smoga bahagia ,pahit2 dlu baru manisnya
shyafira fitri
lanjut
choowie
males kalau udh begini mau lanjut bacanya☹️
Densi dama Yanti
luar biasa
Densi dama Yanti
menunggu bima belah duren 😂
dika edsel: sama...😁
total 1 replies
shyafira fitri
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!