NovelToon NovelToon
Suami Jalur Perjodohan

Suami Jalur Perjodohan

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Perjodohan / Janda / Pernikahan Kilat / Teen Angst / Tamat
Popularitas:69.8k
Nilai: 5
Nama Author: windanor

Setelah sepeninggal mendiang suaminya dan berstatus menjadi janda muda. Khaliza memilih untuk tidak kembali menikah seumur hidupnya karna kesetiaan dan cintanya pada sang suami, Danu.

Lamaran beberapa pria selalu dia tolak. Namun kali ini, Khaliza tidak bisa berkutik ketika sang Ayah dengan tegas dan memaksanya menikah dengan Fariz, anak dari sahabat Ayahnya yang baru saja pulang dari kota.

Apakah pertahanan hati Khaliza untuk tidak kembali jatuh cinta akan roboh setelah di satukan dalam ikatan pernikahan dengan Fariz. Pria yang memperlakukan dirinya begitu lembut dengan segala perhatian yang pria itu berikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon windanor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 15: Hati yang terkikis

Liza mendudukkan dirinya di sisi ranjang, terlihat jelas dari sorot matanya menampakkan kesedihan. Ucapan umi Fardah begitu menganggu pikiran dan perasaannya saat ini. Ia takut apa yang mertuanya ucapkan adalah kebenaran.

"Sayang, jangan dipikirkan ucapan umi tadi. Mungkin umi kelelahan hingga bicara asal seperti itu," ucap Fariz berusaha menghilangkan kekalutan sang istri. Tangan kanannya terulur mengusap kepala Liza yang tertutup hijab.

Liza tidak menjawab. Wanita itu menundukkan kepalanya sejenak dengan kedua tangan yang saling bertautan.

"Maafkan aku. Aku belum mampu memberikan anak..."

"Tidak. Jangan bicara seperti itu, Sayang." Fariz bersimpuh dihadapan sang istri dan mengenggam kedua tangan Liza."Mas tidak pernah menuntut kamu agar cepat memberikan Mas anak. Jangan menanamkan kesedihan atas sesuatu yang belum kamu dapatkan. Segala sesuatu ada dalam genggaman Allah. Termasuk keinginan kita berdua tentang anak."

Liza mengangguk. Wanita itu langsung berhambur memeluk suaminya. Ia terlalu terpaku pada rasa sakit hatinya hingga lupa dengan segala sesuatu dalam lingkaran takdir Rabb-Nya.

Pria itu mendekap tubuh mungil itu, beberapa menit kemudian Fariz menguraikan pelukannya.

"Kita pulang ke sini untuk mengobati rindumu pada bunda dan ayah. Bukan menangis seperti ini." Fariz mengusap sudut mata Liza yang tergenang air mata.

Liza menatap dalam pada pria yang sebelumnya Ia tolak mentah-mentah kehadirannya. Dan sekarang pria itu menjadi pelindung dan selalu memperlakukan dirinya dengan segala kelembutan. Bolehkah Ia menaruh harapan termasuk cinta yang sangat besar pada Fariz.

Perlahan nama Danu sedikit demi sedikit mulai terkikis dalam hatinya.

"Kamu tunggu sebentar ya, Mas ambilkan air putih dulu."

Liza mengangguk.

*

"Mana istrimu, Fariz?" tanya umi Fardah kala mendapati putranya di dapur.

"Di kamar, Mi," balas Fariz yang tengah menuangkan air putih ke gelas.

"Dia marah dengan ucapan Umi tadi?"

"Liza sama sekali tidak marah dengan ucapan Umi. Tapi aku mohon agar Umi lebih berhati-hati lagi berucap, apalagi menyinggung soal anak pada Liza."

"Memang kenapa? Bukannya itu hal wajar. Apa kamu tidak sadar dengan umur kamu sudah mendekati kepala tiga tapi belum dapat anak! Bukan apa-apa ya, Riz, Umi hanya takut kamu salah cari bibit istri."

Fariz menghela napas berat mendengar ucapan pedas umi Fardah. Jika Liza ada di sini, Ia tidak menjamin istrinya tersebut tidak sakit hati dengan ucapan sang umi.

"Aku ke kamar dulu." Fariz memilih menjauh dibanding harus mendengar gerutuan umi tentang istrinya.

Sungguh, dadanya terasa nyeri setiap lontaran pedas yang keluar dari mulut orangtuanya tentang Liza.

"Sayang. Minum dulu." Fariz memberikan segelas air putih yang langsung disambut oleh wanita itu.

Pria itu tersenyum tipis menatap sang istri.

"Lebih kamu istirahat dulu di kamar. Sebelum zhuhur Mas akan membangunkan mu. Ucapan umi tadi jangan terlalu dipikirkan," ucap Fariz lembut disertai senyuman hangatnya.

Liza menggeleng."Aku tidak enak dengan umi, Mas. Lebih baik aku membantu umi di dapur atau membersihkan rumah. Aku takut umi berpikir aku menantu yang buruk."

"Tidak, Liza. Umi pasti paham keadaan kamu. Bisa saja nanti kamu sakit karna terlalu memaksakan diri. Sekarang istirahat di kamar."

Liza menghela napas pelan. Ia terpaksa mengangguk. Tentu saja karna tidak ingin berdebat dengan Fariz. Sedangkan Ia ingin sekali keluar kamar, setidaknya membangun kedekatan dengan mertuanya terutama pada umi Fardah.

1
Setya
Skrg itu janda semakin ke depan, banyak kok tetanggaku yg perjaka dapet janda itupun banyak gak cuma 1 soalnnya mereka lebih fres dr perawan, dan ada pula yg janda beranak 1 ataupun 2 dapet perjaka 😁😁
deden nasrudin
cerita nya bagus banget suka sekali 😘 😘😘😘
Khazanava: Terimakasih banyak, kak😍😍😍
total 1 replies
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
9th gua menjanda, banyak fitnah di luaran sana Ahhh...pura² budeg saja dihiraukan akan bikin sakit hati ( buat bodoh saja ) toh apa yg mereka ucapakan tidaklah benar 😄
Syarifah
alhamdulillah☺☺☺☺☺☺
nonsk2711
aihhhhh...kak Win nackal nih ngeprank kita jd malu 🙈...umi Fariz bnr" krg bersyukur ya di ksh menantu yg baik mlh pgn punya mantu lg 🤦
Syarifah
aduhhh thorrr kirain
Ita Rosita
oalah kirain liza.... mana d part sebelumnya dah nangis bombay eh d prank......
Aisyah farhana
ehhh tak kirain anu hihihiii
Nasya Princs
tuh kan kena prank kak win.kemaren sih dah feeling kalau bukan liza sih.untung belum nyumbang nangis nih mata😁
Nasya Princs: hehehe udah ngamuk belum kak,
total 4 replies
Ita Rosita
part ini buat aq mewek......
Aisyah farhana
Koo Liza nya d buat ga ada berati yg jadi judul itu Fariz bukan Liza
nonsk2711
salah satu hrs mengalah n akhirnya Lisa yg di matikan,scr Lisa bkn nya pu ya thor atau nti author menghadirkan lg sosok wanita yg mirip Lisa,entahlah!!
Syarifah
lahhh kok meninggal
Syarifah
semangat liza semangat fariz
nonsk2711
sperti nya author mo menggiring crt ini membuat poligami nih 🤭,klo Lisa menggugurkan kandungan nya mo tdk mo otomatis Faris di suruh nikah lg tanpa menceraikan Lisa atau bs jd ibunya Faris suruh menceraikan Lisa,klo pun opsi ke 2 Lisa mempertahankan otomatis khilangan Lisa slm nya tp nasib n takdir di tangan author 😄😄...dilema bhkn jd bumerang itu pastinya.
Dewi_fatmawati
sono bilang sama mbok mu fariz.. jadi manusia NGOTAK sedikit, coba di putar balik, BAPAK mu suruh nikah lagi, terima gak mbok mu itu.. 😒😒😒
Syarifah
sedih amat thorr
nonsk2711
benar dugaanku Lisa mengidap kanker,dilema hrs memilih klopun Lisa memilih anak nya kemungkinan dy yg lewat tp klo Lisa yg di pertahankan ya hrs khilangan anak nya,ada kemungkinan jg ada acr poligami,ahhhh ga bgd dh lbh baik klo umi nya Faris keukeuh mo nikahin Faris dgn Aisyah lbh baik Lisa mundur aja,ini pemikiranku lho thor 🙏🤭
Aisyah farhana
semangat Liza yakinlah pasti nanti Kaka othor kasih jalan terbaik heheheeeee keep fighting bee strong
nonsk2711
mgkn Liza mengidam penyakit kanker rahim atau penyakit yg hrs menggugurkan kandungan nya,atau bs jd memilih di antara satu nya krn Lisa ga trs trg sm suami nya,bkln ada poligami atau Lisa yg pamit mundur ya.Di lht dr tdk sukanya umi nya Faris smakin kuat untuk menjodohkn lg Fariz n Aisyah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!