NovelToon NovelToon
HIJRAH

HIJRAH

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / PSK / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Spiritual / Tamat
Popularitas:370.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: Intan Gemilang

Lea, adalah wanita muda yang berperan menjadi wanita penghibur. kerasnya kehidupan membuat gadis dengan paras cantik nan Ayu tersebut mengambil jalan pintas demi memenuhi kebutuhan nya. Lea hidup sebatang kara kedua orang tua nya telah meninggal karna sakit. "MOHON AMPUN YA ALLAH" ucap Lea kala ia mendapat sebuah hidayah untuk merubah jalan hidupnya. Namun perjalanan yang ia tempuh tidak lah mudah. Lea mendapat beberapa penekanan bahkan ancaman yang membahayakan hidupnya. Jika ia sampai bertaubat dan berhenti menjadi wanita penghibur. Akan kah Lea berhasil terbebas dari dunia malam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intan Gemilang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"MARAHNYA MBAK SITI"

"Ini uang dari ibu, dia menyuruh mbak untuk belanja, karna anak nya yang bernama Rehan akan pulang lusa" ucapku seraya memberikan uang pemberian ibu majikan.

"Apa? Mas Rehan mau pulang" jawabnya antusias.

"Iya, kalau gak percaya tanyakan saja pada ibu" ucapku.

Ku lihat mbak Siti senyum senyum sendiri, entah apa yang terjadi?

dan apa yang di pikirkan wanita ini.

"Oh iya, itu kompor menyala. hati hati karna keasikan main ponsel nanti rumah ini bisa terbakar" sengaja ku katakan sedemikian. agar dia berpikir bahwa aku tidak takut padanya.

"Jangan sok ngasih tahu aku, kamu itu anak baru aku senior disini." jawabnya ketus.

"Terserah, yang penting saya Sudah mengingatkan." jawabku seraya berjalan meninggalkan wanita ini.

Akhirnya hari yang di tunggu majikan ku pun tiba, anak nya yang tinggal di Luar negri pun pulang. Sebagai seorang ibu pasti ini adalah saat saat yang teramat indah. terlebih beliau hanya tinggal sendiri. anak nya akan pulang dalam waktu tiga bulan sekali dan suaminya pun sudah tiga bulan tidak pulang. karna harus bepergian ke beberapa negara untuk urusan pekerjaan.

Ku lihat, mbak Siti berubah penampilannya. . dia memakai dress dan memakai riasan wajah. bahkan ku lihat dia memakai lipstik berwarna pink, yang Sebenarnya kalau bisa ku katakan tidak cocok dengan warna kulitnya.

Entah apa yang ada di pikiran wanita ini?

tidak biasanya dia memakai riasan wajah dan memakai dress bagus. biasanya dia akan memakai kaos dan celana legging. ..

Dari pagi aku sudah mengerjakan pekerjaan ku, saat aku tengah membersihkan halaman depan. tiba tiba sebuah mobil berhenti di depan pagar, dan tak lama seorang lelaki dengan tubuh tinggi tegap keluar dari dalam mobil tersebut. ..

Lelaki itu memiliki wajah Blasteran. entah campuran apa? cuma yang jelas dia seperti orang luar. tidak seperti lelaki Indonesia pada umumnya.

Dia masuk setelah membuka pagar, dan tak lama setelah itu. ibu yang berlari dan berhambur Memeluk serta mencium lelaki yang ku tahu bahwa dia pasti Mas Rehan, anak yang di nantikan ibu majikan ku.

"Ayo masuk sayang, Siti sudah masak masakan kesukaan kamu" ucapnya.

"Iya mah, Rehan cape mau istirahat dulu" jawabnya.

Ku lihat mas Rehan melihat dan memperhatikan ku, mungkin dia merasa asing karna ini adalah kali pertama kami bertemu.

Aku terus melanjutkan pekerjaan ku. dan ibu serta anak nya itu pun telah masuk ke dalam rumah. tak lama setelah pekerjaan ku selesai aku pun menyusul masuk untuk membersihkan tangan serta melanjutkan pekerjaan lain nya.

Ku lihat mbak Siti begitu bahagia kala menyuguhkan segelas air pada anak majikan nya itu,

Beberapa kali ku lihat mbak Siti senyum senyum di dapur, tak mau tahu dengan sikap aneh wanita ini, aku pun berjalan untuk membersihkan kamar mandi tamu.

Saat aku masuk untuk membersihkan kamar mandi tamu, tak sengaja aku mendengar percakapan antara anak dan ibu itu.

"Siapa wanita itu Mam?" ucap mas Rehan.

"Oh itu, dia Lea pembantu baru kita. dia baru bekerja sekitar tiga bulanan" jawab ibunya.

"Oh, pantesan Rehan baru melihatnya" ucapnya.

"Dia saudara nya mbak Nurma, yang kerja di rumah bibi" jawab ibunya.

"Oh iya, Tapi wajah nya gak kaya orang desa ya mah?" ucap nya.

"Apa maksud mu nak? emang semua orang desa harus memiliki wajah yang sama" jawab ibu nya seraya tertawa.

Obrolan mereka pun kembali berlanjut, dan aku meneruskan dengan pekerjaan yang tengah ku kerjakan.

Setelah selesai dengan pekerjaan ku. ku lihat mbak Siti beberapa kali menambah riasan di wajah nya, kadang dia menambahkan bedak, kadang lipstiknya. Bahkan aku beberapa kali melihat nya menyisir rambut yang sengaja dia gerai.

Tidak seperti biasa nya. wanita ini terlihat aneh semenjak anak majikan nya pulang, apa jangan jangan mbak Siti naksir anak majikannya?

Aku tertawa, jika benar bahwa wanita ini menyukai anak majikan nya. sungguh terlalu. bukan apa? memang jodoh tidak ada yang tahu? tapi menikah dengan seorang anak majikan yang keluaran dari luar negri.

itu pasti sangat yang sangat tinggi,

Aku pun berjalan menuju loteng atas. meninggalkan mbak Siti yang aneh. ku putuskan untuk mengangkat pakaian yang ku yakini pasti sudah kering.

"Mbak." tiba tiba suara yang berat mengagetkan ku, kala aku tengah mengambil pakaian kering.

"Iya mas" jawabku, kala ku tahu bahwa mas Rehan yang berada di belakang ku.

"Rehan" ucapnya seraya menyodorkan tangan nya.

Aku yang kebingungan hanya melihatnya aneh.

"Lea mas" jawab ku tanpa berani berjabat tangan dengan lelaki yang tak lain adalah anak majikan ku.

"Asalnya dari mana? kata mamih kamu satu kampung dengan mbak Nurma?" ucapnya yang masih berdiri di depan ku.

"Iya mas" jawabku

"Eemm, ya udah saya pamit ke kamar dulu ya" ucapnya seraya berjalan masuk ke kamar nya. Ya kamar mas Rehan memang berada di lantai dua.

Aku pun melanjutkan pekerjaan ku lagi, ku ambil semua pakaian yang sebslumnya ku jemur. lekas ku bawa ke ruang setrika. dan ku setrika semua pakaian ini.

Sore itu.......

Aku tengah membereskan halaman belakang yang berada di dekat dapur. karna ibu majikan ku baru membeli tanaman Bunga dan dia memintanya untuk menaruh Bunga bunga ini ke halaman belakang.

"Mbak..." ucap mas Rehan di depan dapur.

"Iya mas, mas Rehan perlu apa?" jawab mbak Siti nampak senang.

"Oh tidak mbak, Saya minta tolong di buatkan Mie instan. tapi Mbak Lea yang membuatkan nya" ucapnya yang seketika membuat ku kaget.

Namun aku berusaha terus melanjutkan pekerjaan ku. dan bersikap seolah olah aku tidak mendengar obrolan mereka.

"Biar Saya saja yang buat ya mas, telur nya setelah matang kan?" jawab mbak Siti.

"Tidak, Saya minta mbak Lea saja yang buatkan" ucapnya terus saja menyebut namaku.

"Tapi, mas biasanya minta saya yang buat kan" jawab mbak Siti terus memaksa.

"Mbak, mbak Lea" ucap nya seraya memanggil ku.

Aku yang dari tadi berusaha pokus dan beroura pura tidak mendengar obrolan mereka. terpaksa aku harus menyudahi semua nya.

"Iya mas" jawabku seraya berdiri dan menghadapnya.

"Bisa tolong buatkan saya Mie Instan? nanti telur nya setengah matang" ucapnya seraya tersenyum padaku.

Sekikas ku lihat mbak Siti nampak tidak suka.

"Eemm, maaf mas, tapi tugas memasak itu tugas mbak Siti. tugas saya hanya beres beres rumah" jawabku berusaha menolak.

"Gak apa apa mbak, sama saja. saya minta tolong buatkan ya" ucapnya terus memaksa.

"Tapi, saya sedang membereskan tanaman mas" jawabku berusaha terus menolak.

"Biar mbak Siti yang menggantikan nya. mbak Lea buatkan saya Mie Instan dulu. nanti tolong antar kan ke ruang tamu ya" ucaonya seraya berjalan meninggalkan ku.

Ku lihat mbak Siti memasang wajah garang nya. sepertinya dia sedang sangat marah padaku......

1
mY
Astagfirullah, ini mengingatkan aku yg tdk pandai bersyukur 😭😭😭
Wahyu Kasep: Lea ' akan ber hijrah dan mengenal Sunnah ☝️
lalu merangkap jadi ustadzah
total 1 replies
Muawanah
mewek dah bc nya....😭😭😭
aku ksh secangkir ☕ nieh kak
Muawanah
dah aku ksh secangkir ☕ nieh kak
Muawanah
next bc aahhh...
dah aku ksh vote y kak
Muawanah
mdh2n menjadi awal yang baik buat Lea
Muawanah
dah aku ksh secangkir ☕...
Muawanah
nyesek...
Muawanah
aku mampir nieh kak
Niswah
ya Allah,
Niswah
nyesek bangeet,
Tita Hamja
aku kok kyk gak suka Ama Siti
Tita Hamja
Kecewa
Ra Jib
kurang greget
Vhe
ini sptinya kisah nyata seseorang yg tersakiti.,, dan menuangkannya ke novel.
aku yakin ini pasti kisah nyata.,
Sugiharti Rusli
memang sabar dan ikhlas itu mudah diucapkan, tapi belum tentu semua orang bisa melakukannya tanpa taufik dari Allah SWT
Sugiharti Rusli
yah kita semua adalah pendosa, tinggal kita mau cepat bertobat atau tidak
Sugiharti Rusli
yah paling kebenaran sudah terungkap semua, cuma kalo diberi hukuman mati tuh kalo tidak salah prosesnya lama deh bisa tahunan kalo di kehidupan nyata sih
Sugiharti Rusli
hadeh ribet yah, mau buat kejutan malah di suudhon in, bukan bilang aja ini Lea dengan penampilan baru gitu dok,,,
Azaidane Azaidane
bayak sekali pelajaran yg bisa d pelajari.... nikmat Allah luar biasa tiada batas....
Mamah Sura
semangat terus nulis nya, nex kilat kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!