NovelToon NovelToon
Gadis Yang Terbuang

Gadis Yang Terbuang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:46.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Dhenok

Sisilia Maharani awalnya adalah seorang gadis yang cantik, ceria dan baik hatinya. Walaupun Sisilia anak tunggal tapi tidak membuat dia jadi manja.
Setahun lalu Sisilia baru ditinggal mamanya karena sakit. Inilah titik awal kesengsaraan dalam kehidupannya dimulai. Keluarga yg dulunya cukup harmonis mulai terganggu dengan adanya perempuan laen dalam kehidupan papanya. Satu per satu masalah mulai timbul dalam hidup Sisil, baik masalah pribadi dengan pacarnya, Handoko juga masalah dengan papanya.
Bagaimana dengan pacarnya yg bernama Handoko?
Apakah Handoko seorang laki-laki yg bertanggungjawab dan bisa diharapkan?
Apakah papanya Sisilia akan menikah lagi? Bagaimana nanti dengan mama tirinya?
Akankah Sisil menemukan kebahagiaan?
Yuukk kita ikuti saja kisahnya yaa.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Dhenok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Meeting

Pratama Teknologi.

Johan sudah datang pagi-pagi ke kantornya. Sebulan sekali tiap awal bulan akan diadakan rapat masing-masing divisi mengenai kinerja dan tanggung jawab divisi. Winda sang sekretaris mengetuk pintu Johan, terdengar sahutan Johan menyuruh masuk. Winda memasuki ruangan bosnya.

"Pagi pak Johan, siang ini bapak ada meeting dengan pihak hotel C. Ini surat-surat yang bapak minta disiapkan kemarin. " Winda memberikan berkas dalam satu map untuk Johan.

"Oke Win, makasih. Meeting pagi ini sudah siap? Danu sudah datang belum? " tanya Johan sambil tetap membereskan berkas-berkas.

"Pak Danu masuk agak telat hari ini pak, ada sedikit urusan katanya. Meeting sudah siap pak! " Winda menjawab sambil menunggu titah Johan.

"Yuk... kita ke ruang meeting. Sudah pada kumpul kan? " Johan berdiri dan berjalan dengan membawa buku catatannya.

"Sudah pak. " Winda mengikuti di belakang bos nya.

Johan memimpin meeting bulan ini. Dia meminta laporan tiap divisi. Terutama divisi marketing dan system yang masih langsung dibawah pimpinannya.

Dari bulan kemarin Johan memberikan target divisi marketing untuk fokus terhadap hotel-hotel skala menengah keatas.

Setelah meeting kinerja divisi selesai, Johan balik ke ruangannya. Gak lama kemudian Danu masuk ke ruangan Johan. Danu berjalan mendekati meja Johan dan meletakan satu amplop coklat ukuran sedang di meja Johan.

"Ini bos..... informasi yang bos butuhkan. Komplit! " Danu duduk di depan meja Johan.

Johan tersenyum, tangannya langsung membuka amplop coklat tersebut. Banyak berkas-berkas, semua dilihat dan dibaca Johan. Tidak ada yang terlewati.

"Tinggal satu info lagi, menyusul nanti siang atau besok bos! " ucap Danu sambil memainkan hape nya.

"Itu yang paling penting Dan! " kekeh Johan. Danu ikut terkekeh.

"Habis makan siang lu ikut gue meeting di hotel C, Dan! Info penting nya besok aja! " Johan menatap Danu yang sedang senyam-senyum sendiri.

"Kenapa bro? Kesambet? " Johan meledek dengan ketawa kecil melihat ulah Danu.

"Ini si Vivi kirim foto, kebanyakan gaya! " Danu tertawa sambil tetap matanya melihat hape nya. Vivi adalah seorang gadis cantik yang sudah dua tahun ini dipacari Danu.

"Oohh.... " Johan menganggukkan kepalanya pelan.

"Udah gak ada apa-apa lagi kan? Gua ke ruangan gua dulu bos. " Danu pamit sama Johan setelah yakin tidak ada yang dibutuhkan lagi. Johan menganggukkan kepalanya lagi.

*

*

Pagi hari ini sebelum masuk kerja, Handoko menyempatkan diri pergi ke dokter di rumah sakit yang tidak terlalu jauh dari tempatnya bekerja. Semalaman dia merutuki Sisil yang sudah membuat asset kebanggaannya sakit.

"Semoga aja gapapa! " doa Handoko dalam hatinya. Dia sudah mendaftarkan namanya dan menunggu giliran di panggil.

"Awas kau cewek sialan! Lihat saja nanti pembalasan gue! Apalagi kalo asset gue kenapa-kenapa!! " Handoko kembali mengancam dan merutuki Sisil dalam hatinya.

Tanpa menunggu lama, terdengar nama Handoko dipanggil. Handoko memasuki ruang dokter dan berkonsultasi.

Selang beberapa waktu, tampak Handoko keluar dari ruangan dokter dengan wajah yang cerah, meskipun jalan nya masih belum normal. Kemudian dia menebus resep obat. Setelah selesai Handoko pergi ke kantor.

Untuk urusan bank, Handoko sengaja mengutus Manto. Dan segala hal yang menyangkut bank dimana Sisil bekerja, dilimpahkan semua ke Manto. Dia tidak mau lagi bertemu Sisil.

*

*

Sehabis jam makan siang, Johan dan Danu bersiap-siap untuk pergi ke hotel C. Mereka mau menawarkan kerjasama system di hotel tersebut dan dari pihak hotel meminta presentasi produk dan system yang akan digunakan.

Johan sudah menyiapkan semua hal yang menyangkut presentasi siang ini. Danu juga sudah siap dengan berkas-berkas yang mendukung presentasi bosnya.

Johan dan Danu memasuki mobil yang sudah siap di lobby. Dengan diantar sopir kantor, mereka berangkat menuju hotel C.

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam, mobil yang ditumpangi Johan dan Danu memasuki area parkiran hotel. Kemudian mereka berdua menuju lobby hotel dan bertanya pada recepsionis.

"Mohon ditunggu sebentar pak! " ucap recepsionis sopan.

Mereka berdua duduk di sofa tunggu yang ada di lobby hotel.

Hotel C ini termasuk hotel kelas menengah. Hotel yang sudah cukup lama berdiri dan masih bertahan. Pemilik hotel ini adalah perorangan, jadi merupakan perusahaan keluarga. Yang mereka dapati kabar bahwa untuk menjadi mitra kerja atau pun menjalin kerjasama sangatlah tidak mudah.

Tampak seorang gadis berbadan kecil berambut panjang sepinggang dengan wajah imut, penampilan modis dengan rok yang super mini alias super pendek datang mendekati sofa yang diduduki Johan dan Danu.

"Dengan pak Johan? " tanya gadis itu sopan.

"Ya betul. " sahut Johan singkat.

"Mari ikut saya pak! " gadis itu mengangguk sopan. Kemudian gadis itu berjalan ke arah lift, diikuti Johan dan Danu di belakang nya. Pintu lift terbuka, mereka masuk ke dalam lift menuju lantai atas.

Pintu lift terbuka, mereka keluar dari lift. Gadis itu membawa Johan dan Danu ke sebuah ruangan yang cukup besar, yang di tengahnya terdapat meja dengan bangku di sekeliling meja tersebut. Sepertinya ini ruangan rapat.

"Silakan duduk dulu pak Johan! " gadis itu mempersilakan Johan untuk duduk.

"Perkenalkan..... ini asisten saya, Danu! " ucap Johan seraya menunjuk Danu.

"Aahh iyaa.....silakan duduk pak Johan dan pak Danu! " kembali gadis itu menarik bangku yang sudah disediakan untuk mereka berdua.

"Sebentar saya panggil bos dulu!"

Gadis berambut panjang itu pun berlalu dari ruangan meeting untuk memanggil bos nya. Sementara Johan dan Danu menyiapkan berkas-berkas yang mau mereka presentasikan.

"Bos.....pake bajunya kaya orang kurang bahan! " bisik Danu pelan ke telinga Johan.

"Hush... " Johan kasih kode ke Danu supaya jangan ngomong macam-macam.

Tak lama kemudian terdengar suara orang berjalan. Pak Hendrata, bos hotel C masuk diiringi gadis yang tadi dan seorang laki-laki lagi.

"Saya Hendrata. " Bos hotel C memperkenalkan diri dengan menjabat tangan Johan.

"Johan pak. Ini asisten saya, Danu. " sahut Johan bersalaman. Danu juga bersalaman.

"Kenalkan....ini Armand marketing manager saya dan ini Lalilta, kabid perencanaan dan pemasaran. " pak Hendrata menunjuk masing-masing orang yang namanya disebut.

Kemudian pak Armada menyalami Johan dan Danu. Lila juga menyalami Johan dan Danu sambil tersenyum genit pada Johan.

"Gantengnya.... " batin Lila dalam hatinya.

"Jiiiaahh....calon ulet lagi nih! " batin Danu. Buat Danu pemandangan seperti itu sudah biasa. Karena sudah banyak ulet yang disingkirkan nya.

Sedangkan Johan tetap dengan muka datar nya, tanpa senyum. Dan mengalihkan ke topik pembahasan yang dituju.

Johan mempresentasikan dengan lugas dan detail semua yang ditawarkan kantornya untuk hotel C. Dan Danu dengan sigap mengganti berkas-berkas yang mendukung dalam proyektor.

Setelah presentasi, Johan dan Danu dijamu minum teh di dalam ruang meeting tersebut.

"Untuk selanjutnya nanti bisa berhubungan dengan Lalita. Dan mengenai kerjasama kita, biar saya pikirkan dulu. " ucap pak Hendrata.

"Ohh tidak masalah pak. " sahut Johan cepat.

Tanpa basa-basi yang berlebihan, Johan dan Danu pamit.

Mereka diantar kembali oleh Lalita sampai lobby.

"Sampai ketemu lagi pak Johan dan pak Danu. " Lalita mengedipkan sebelah matanya kepada Johan. Sedangkan Johan pura-pura gak liat.

Mereka masuk ke dalam mobil dan melaju balik ke kantor lagi.

"Nanti urusan yang menyangkut hotel C, semua lu yang handle bro! " ucap Johan langsung di dalam mobil.

"Siap bos! " Danu tau Johan paling males berurusan kalo sudah ada tanda-tanda yang nyeleneh.

"Di kantor kita kalau ada yang berpakaian dan bersikap seperti itu, langsung kasih SP Dan! " lanjut Johan lagi dengan tegas.

"Siap bos! " Danu menganggukkan kepalanya.

Akhirnya mobil yang ditumpangi mereka memasuki pelataran parkir Pratama group. Johan dan Danu turun dan langsung naik ke lantai atas.

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

1
Sri Sunarti
cemangat3x
Rudi Ali
setuju thor! ditunggu ya cerita Prinanto dan Caitlyn nya!
Rudi Ali
nah liat yg bening lebih halu lagi dah 😁😁
Rudi Ali
yg cowok juga ikutan halu ini... 😁😁
Rudi Ali
👍👍👍
Rudi Ali
Dasar ulet keket 😁
Mom Dhenok: hahaha.... 😄
total 1 replies
Rudi Ali
Seru thor👍 lanjut💪
Mom Dhenok: Baca terus ya... tq
total 1 replies
Rudi Ali
keren... lanjut thor👍
Mom Dhenok: thankyou 🙏🏻
total 1 replies
Mom Dhenok
thankyou 🙏🏻
Rudi Ali
suka ceritanya.... lanjut thor👍💪
Mom Dhenok: dukung terus ya.... tq
total 1 replies
Rudi Ali
semangat terus thor 💪
Mom Dhenok: dukung terus ya.... thankyou
total 1 replies
Roosana 0911
cerita nya bagus , suka bahasa dan cara berceritanya ...semangat terus berkarya ya ...mbasay ,,💪🏻👌👍🥰
Mom Dhenok: terimakasih mbaksay syantik🙏 dukung terus yaa....semoga suka, betah dan menghibur ya mbaksay... 🤗😘
total 1 replies
Mom Dhenok
Terimakasih untuk like nya.....semoga betah baca tulisan saya yaa. Dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya 🙏🏻 mohon dukungannya terus yaa🙏
Mom Dhenok: makasih mbaksay.... dukung terus yaa biar tambah semangat nih 💪💪🤗😘
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!