NovelToon NovelToon
GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA

GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:844.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: S. Mia. t

Hay readers....Assalamualaikum ketemu lagi di karya Author yang terbaru, cerita ini sequel dari karya Author yang berjudul PESONA PENJUAL KERIPIK PISANG.

JUDUL awal aku ganti ya readers katanya terlalu panjang. dari PUTRA MAHKOTA YANG HILANG VS PUTRI MAHKOTA YANG TERSINGKIRKAN.
sekarang menjadi GADIS CANTIK ISTRI DOKTER DESA.

GALAKSI ALFARISKI MANGGALA putra Zayyandra Manggala yang hilang saat masih kecil, kini gala sudah tumbuh besar dengan nama GALA RESPATI, Kini ia menjadi seorang dokter di sebuah desa yang terpencil.

ZOYA ZALENA DEWANTARA putri seorang pengusaha besar si ibu kota, harus meregang nyawa di tangan calon suaminya di saat hari pernikahannya.

ikuti kisah keduanya yang penuh haru ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERSIAPAN

Tiga hari setelah kejadian itu, rumah Bu Wiwit nampak terlihat ramai, beberapa tetangga Bu Wiwit sedang sibuk di bagian belakang rumah Bu Wiwit.

halaman belakang Bu Wiwit di sulap menjadi sebuah dapur dadakan, itu adalah persiapan untuk pernikahan Gala dan Zoya yang akan di gelar tiga hari lagi, kini beberapa ibu-ibu sudah membantu Bu Wiwit untuk membuat beberapa kue dan snack.

Zoya berdiri di depan pintu dapur yang mengarah ke belakang, Zoya nampak kebingungan, apa yang harus dia lakukan, ia kebingungan saat melihat orang-orang memasak dengan menggunakan api yang berasal dari kayu dan melihat asap yang keluar dari pembakaran.

" Nduk, kamu lagi ngapain?" tanya Bu Wiwit saat melihat Zoya kebingungan di depan pintu.

" Ibu aku ingin membantu, tapi aku takut kenapa masaknya seperti itu " kata Zoya sambil menunjuk ke arah ibu-ibu yang bergantian mengaduk jenang ( Jawa ).

 ( Bahasa Zoya masih kaku karena ia lama tinggal di luar negeri, readers bayangin sendiri ya )

Bu Wiwit tersenyum tipis.

" memang seperti itu cara masaknya "

" Kenapa semua orang memasak menggunakan api dari kayu, apa mereka tidak kepanasan" kata Zoya kembali.

" mereka sudah biasa memasak dengan kayu bakar, di sini jarang yang menggunakan tabung gas, karena takut meledak" kata Bu Wiwit.

" kenapa harus takut, itu bahkan lebih efisien dan praktis ibu "

" Iya tapi mereka lebih nyaman pakai kayu, sudah kamu cuci bajumu saja, ibu tidak bisa mencucikan ibu masih repot, kamu cuci sendiri ya, ambil bajumu dan cuci sana, sabun disana juga ya " kata Bu Wiwit sambil menunjuk ke arah sebuah sumur.

" Baik ibu " kata Zoya sambil kembali masuk ke kamar dan mengambil baju kotornya.

Zoya melangkah ke arah sumur sambil membawa beberapa helai pakaiannya.

Saat sampai di depan sumur Zoya kebingungan, bagaimana caranya ia harus mencuci baju, ia melihat Bu Ripah yang sedang mencuci peralatan masak di dekatnya, Bu Ripah juga melihat Zoya yang kebingungan.

" Arep Lapo nduk? ( Mau apa nak ?) " tanya Bu Ripah.

" saya mau cuci baju, but i don't know how? ( tapi saya tidak tahu caranya)"

Bu Ripah hanya menghela nafas saat mendengar bahasa Zoya, ia hanya mengerti cuci baju

" Mau cuci baju ?" kata Bu Ripah.

Zoya mengangguk.

" Ambil bak itu, terus isi air dan masukkan bajumu ke dalam bak ( ember) itu dan kemudian masukkan sabunnya, tuh sabunya di sana .

Zoya mengambil bak atau ember yang di tunjukkan oleh Ripah kemudian meletakkan bajunya ke dalam.

" How do you get the water? ( Bagaimana ambil airnya?) kata Zoya sambil melihat ke dalam sumur.

Bu Ripah kembali menghela panjang.

" Besok aku akan belajar pada si Sri ( Anak Bu ripah yang sekolah di Sekolah menengah atas) "

Bu Ripah tak mengerti bahasa Zoya tapi ia mengerti maksud Zoya.

Bu Ripah langsung berdiri dan mendekati sumur, ia mengambil ember besi yang ada di atas badugan sumur.

" Lihat Yo nduk carane, habis ini kamu timba sendiri ya, bude repot"

Zoya mengangguk.

Bu Ripah mempraktekkan cara mengambil air dan Zoya memperhatikan semua gerakan Bu Ripah.

" Ok i know, let me do it ( baik saya tahu, biar saya melakukannya)" kata Zoya.

Bu Ripah menyerahkan tali yang di buat narik ember itu pada Zoya.

" jangan banyak-banyak airnya, bajunya cuma empat, segini saja airnya ya, terus di kasih sabun " kata Bu Ripah sambil menunjukkan batas air yang harus di isi Zoya.

" Baik Bude terimakasih" kata Zoya.

Zoya nampak bersemangat saat mengambil air, Zoya tersenyum lebar.

" This is really exciting ( ini seru sekali)" gumam Zoya yang terlihat senang sekali.

Setelah mengajari Zoya menimba air, bu Ripah memperhatikan sebentar dan setelah melihat Zoya sudah bisa menarik tali untuk mengangkat ember ke atas, Bu Ripah meninggalkan Zoya untuk meletakkan perlengkapan masak yang sudah sebagian selesai di cuci.

Sedangkan Zoya setelah selesai mengisi air ke dalam bak sesuai dengan instruksi Bu Ripah, ia berjalan ke arah samping sumur dan mengambil Sabun cuci baju yang ada di situ.

Zoya bergantian melihat ke arah bak yang berisi pakaiannya.

Zoya terus menatap ke arah sabun bubuk yang dipegangnya dan langsung menumpahkan seluruh Sabun bubuk yang hampir satu kilo ke dalam bak cucian baju.

" Yaa Alloh nduk.....Kok di suntek Kabeh ( kok di tuang semuanya ) seru Bu Ripah yang baru kembali setelah meletakkan cuciannya dan kembali untuk mencuci lagi, ia terkejut saat melihat Zoya yang menuangnya semua bubuk sabun ke dalam bak yang hanya berisi empat baju itu,

" Wit...Wiwit !! delok en calon mantumu Iki, umbah umbah klambi papat ae sabune sak kilo di Kabehno Kabeh ( wit lihatlah calon mantumu ini, cuci baju empat biji aja sabunya hampir satu kilo)" seru Bu Ripah.

Semua orang yang ada di sana langsung menoleh ke arah Ripah, semua orang hanya tersenyum tipis, mereka kadang merasa terhibur dengan tungkah polah Zoya, Zoya nampak ketakutan.

Bu Wiwit yang melihat itu langsung berjalan cepat ke arah Zoya.

Melihat Zoya yang terlihat ketakutan, Bu Wiwit hanya tersenyum tipis.

" Maaf, Zoya nggak tahu " kata pelan Zoya.

" Nggak apa-apa, sini ibu ajari, Mak Ripah sana lanjutin kerjaannya " kata Bu Wiwit.

" Eala Wit..Wit awakmu kudu sabar duwe mantu bule ayu, untung ae bocahe kayak e nganut ( oala Wit.. Wit kamu harus sabar punya menantu bule cantik, untung Saja anaknya kayaknya penurut)" kata Bu Ripah dan langsung kembali melakukan pekerjaan nya.

Bu Wiwit mengambil satu bak lagi dan diletakkan di samping baknya Zoya dan kemudian mengambil baju Zoya dan memindahkan bajunya ke bak yang kosong.

" Perhatikan ibu ya, begini cara cuci bajunya"

Zoya mengangguk dan kemudian memperhatikan setiap gerakan Bu Wiwit.

" Coba cuci ini, lakukan yang seperti ibu tadi ya "

Zoya mengangguk dan kemudian ia mencoba mengucek bajunya dengan tangannya walaupun masih kaku.

" like this ibu ( Seperti ini ibu ) ?" kata sambil tersenyum lebar.

" Iya seperti itu, pintar " kata Bu Wiwit sambil mengacungkan jempol ke arah Zoya.

Zoya terlihat bahagia saat melakukan itu.

" Woww...banyak bubble nya, lihatlah ibu " kata Zoya saat tangannya di penuhi gelembung sabun.

Bu Wiwit tersenyum lebar saat melihat mata Zoya yang terlihat bahagia saat bermain gelembung, mata yang kemarin terlihat begitu sedih kini terlihat berbinar seperti mata anak kecil yang berbahagia menemukan mainan baru.

#######

Assalamualaikum readers HAPPY READING salam sehat selalu.

1
Priskha
dari ceritanya kok aq curiga klau si gala kakaknya Zoya yg kecelakaan ya mengingat dia sering mimpi buruk soal kecelakaan itu
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
kalo ponsel nya di sadap berarti ketauan dong dia lagi kontakan sm si gala? 🙄
Eka 'aina
endingnya bagus bngt menurut ku keputusan gala untuk tinggal di desa itu bener dan sangat bijak, tinggal di desa bukan berarti gk bhgia & hidup dlm kemewahan pun blm tentu bhgia, good Thor cerita yg sangat bagus aku bkln lanjut ke novel²mu selanjutnya 🫰🙏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
Emang bener siluman lipan ga mungkin mau sama siluman rubah yg kematengan wkwk ternyata dia dapet siluman ular 🙏🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
dia yg ngelabrak aku yg malu beneran 🙏
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
yaelah kalo cuma tidur mah ga masalah bisa di mundurin kok jam akad nya, kalo di daerah desa yg modelnya rewang ga sewa vendor tempat dll kayaknya lebih fleksibel gasih? ga harus sampe pengantin nya di ganti 🙏🙂 kecuali ente nyekap pengantin nya nah itu br huru hara wkwk strategi nya sebenernya juga kureng sih kataku, kalo orang jahat itu biasa duit nya juga harus kenceng mbak (modal bayar penculik, modal tempat buat nyekap, dll) kalo ga ada modal jadinya jahat nya cuma separo separo begini 🙏😅
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
bawa bayi? 👶🏻
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
pengen banget bisikan pak dewantara kalo dia hidup sama siluman rubah dan siluman lipan 🙏🙂
Eka 'aina
kasihan mereka semua asli mewek trs bacanya 😭😭😭
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
aku baca nya senada nada medok nya lagi wkwk
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
jahat nya kok seniat ini sih sampe mau S2 wkwk otak ku lho rasanya kayak kobong kalo bayangin kudu belajar lagi S2 tp ga jadi apa2 cuma buat deketin zoya doang 🙂 emang orang jahat lebih bereffort ya daripada manusia2 mageran ini 🙏
hj suyani
Bu wiwit tidak egois, siapa pun seorang ibu sudah membesarkan anak dari usia dini tentu Sara cinta dan kasih sayang udah tertanam dalam hati, dan ini tidak bisa hilang begitu saja
hj suyani
sangat mengharukan kisah nya, orang angkat sangat menyayangi Gala, karena memang sejak kecil yg merawat Ibu wiwit,
hj suyani
Ahkirnya orang bejat lahnat penghianat sudah dapat hukum dunia, tinggal hukum diakherat akan lebih berat hukuman nya
Eka 'aina
dua²nya kasihan 😭
Eka 'aina
akhirnya yg jahat pada musnah😀
hj suyani
waalaikumsalam, AAMIIN YRA. trimakasih kakak salam sehat selalu
Eka 'aina
air mata gk berhenti netes masyaallah sedih campur bhgia 😭
Eka 'aina
beberapa bab ini bikin mewek abis😭😭😭😭
Eka 'aina
😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!