Sebuah dunia lain yang disebut Nirwana,begitu indah dan damai selama ratusan tahun,sejak kemunculan kitab kuno peninggalan leluhur yang disebut sebagai pusaka tingkat tinggi,tiba" muncul dan menggemparkan seluruh penghuni Nirwana,Rumor mengatakan siapapun yang mampu mempelajari dan menguasai isi kitab itu akan menjadi kstria terkuat dan menjadi penguasa Dunia,Edward seorang anak yang berasal dari Nirwana harus tersingkirkan dari dunia asalnya karena sebuah tragedi pembantain yang mengorbankan seluruh keluarganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kitab penyangga langit Part 2
Edward yang sudah mengetahui,kelemahan mahluk" kecil itu mulai membuka mata dan melesat menuju kearah pedangnya,dan membantu Calista menumpas mahluk" itu,meski sudah banyak yang tumbang mahluk" kecil itu terus bertambah jumlahnya dan muncul dibalik asap yang mengepul,Calista dan Edward terus berjuang melancarkan serangan dan menebasnya dengan pedang naga kembar milik mereka masing" sesaat kemudian hawa panas dan angin yang cukup besar datang dari balik dinding pagoda,dan menggulung mahluk" kecil yang masih tersisa menyatukan tubuh mereka menjadi sesosok mahluk tinggi besar,dan tubuhnya dipenuhi oleh api yang menyala" dan siap membakar apapun yang ada di dekatnya.
(Edward)
Calista,sepertinya mahluk" ini tidak mudah dihadapi,kita harus menyatukan kekuatan untuk menghadapinya.
(Calista)
Baik tuan,saya mengerti apa yang harus saya lakukan.
Edward dan Calista yang tidak ingin mati begitu saja,oleh keganasan mahluk" aneh yang berada dalam pagoda hitam itu,mulai bersiap mengeluarkan jurus andalannya yaitu badai petir,dengan kedua pedang naga kembar ditangan mereka,memanggil energi petir dan menyatukan kekuatan,suara gemuruh petir menggelegar disertai angin badai yang begitu dasyat menerjang apa saja yang ada dihadapannya,mahluk raksasa yang ada dihadapan sepasang kekasih itu melesat dan menerjang mereka,dengan kecepatan penuh dan seluruh kekuatan ,,sepasang kekasih itu menghindar dan membalas serangan mahluk Raksasa itu,,pertempuran sengit pun tak terelakkan lagi,pukulan serta jurus" terbaik dikeluarkan oleh sepasang kekasih itu,sampai pada akhirnya sampai ke jurus terakhir,yaitu gabungan antara jurus badai petir tingkat akhir dan pedang naga kembar.
Tarian pedang dengan Sambaran petir,disertai angin badai yang cukup besar menyatu dalam jurus maut milik sepasang kekasih itu,Sang Raksasa yang terus melancarkan serangan pada mereka berdua,tiba" terhempas dan mulai sulit untuk bergerak karena terkena tekanan angin yang begitu besar,kedua pedang milik Calista dan Edward tiba" menjadi begitu banyak dan menyatu dengan angin,menerjang mahluk raksasa yang ada dihadapannya dan terjadilah sebuah ledakan dasyat disertai bara api,hingga membakar sekeliling ruangan didalam pagoda,namun anehnya meski terbakar oleh api,dinding" pagoda itu nampak utuh dan tidak gosong sedikitpun,hingga keluarlah asap putih yang begitu tebal dari balik dinding,dan membersihkan arena pertarungan,Edward dan Calista yang mengeluarkan seluruh energi jiwanya untuk bertahan hidup dari serangan mahluk" kecil yang tiba" saja berubah menjadi raksasa,merasa kelelahan dan terluka cukup parah,hingga sepasang kekasih itu hanya bisa berbaring lemas dan saling pandang.
(Edward)
Baru kali ini aku menghadapi lawan yang begitu sulit,bahkan sampai menguras energi jiwa,Calista maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu,seharusnya aku tidak melibatkanmu dalam misi ini.
(Calista)
Tidak papa tuan,saya merasa bangga bisa terus menemani tuan kemanapun tuan pergi,meskipun harus sampai terluka seperti ini.
(Edward)
Trimakasih atas kesetianmu Calista,lain kali aku pasti akan melindungi mu,dan tak akan pernah membiarkan mu terluka seperti ini.
Calista yang mendengar kata" Edward hanya bisa tersenyum dan menatap langit" pagoda,sementara Edward memejamkan mata seperti sedang memikirkan sesuatu,tiba" dari langit" pagoda muncul sebuah cahaya kuning keemasan turun secara perlahan" tepat mengarah pada tubuh kedua insan yang sedang terbaring lemah dilantai,kedua tubuh itu terangkat keatas oleh cahaya keemasan hingga sampai ke langit" pagoda,tak butuh waktu lama kedua insan yang sedang terluka parah dan tak bertenaga,tiba" bangkit dan mencoba menggerakkan tangan dan diikuti oleh anggota badan lainnya,setelah mereka bisa bergerak kembali cahaya keemasan,yang membawa mereka terbang sampai ke langit" pagoda menurunkan mereka kembali kebawah secara perlahan" dan menghilang begitu saja.
(Calista)
Tuan,tenaga saya pulih kembali sepertinya cahaya itu menyembuhkan luka" saya dan mengembalikan tenaga saya.
Edward hanya terdiam dan masih memejamkan mata,meski sudah dapat berdiri,melihat kekasihnya yang tak menanggapi perkataannya,Calista segera mendekati kekasihnya itu dan memeluknya,dengan lembut sambil meneteskan air mata,seolah merasa bersalah dan tak ingin kehilangan orang yang dicintainya.
(Calista)
Tuan maafkan saya,kalau selama ini saya hanya bisa menyusahkan tuan,saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga dan melindungi tuan,tapi pada akhirnya,tuanlah yang selalu melindungi saya dan mengorbankan energi jiwa milik tuan untuk menyembuhkan luka" saya.
Merasakan sebuah pelukan hangat,dari seorang wanita,Edward mulai membuka mata secara perlahan" dan memandang kearah wanita yang memeluknya.
Calista,tidak perlu kau menangis dan merasa bersalah sepert itu,sudah tugasku,sebagai seorang laki" untuk melindungi dan menjaga wanita yang aku cintai,kau tidak perlu kawatir energi jiwaku tak akan pernah habis,kalau hanya untuk menyembuhkan lukamu,aku bisa pulih kembali juga karena pelukan hangat mu.
Mendengar perkataan Edward,Calista semakin erat memeluk tubuh Edward,dan berharap pelukannya bisa mengembalikan energi jiwa milik Edward yang sudah terkuras habis,karena pertarungan tadi.
********
Istana lembah naga,yang mulanya damai dan penuh keindahan di sekeliling istana,kini menjadi arena pertarungan dan banjir darah,klan naga merah dengan seluruh pasukannya menyerbu istana,dan memporak porandakan seluruh istana lembah naga,Raja Naga Biru beserta para prajuritnya bertarung habis" san mempertahankan kerajaannya,Karena kekuatan yang dimiliki Raja Naga Biru cukup besar,akhirnya bisa memukul mundur para prajurit klan naga merah.
(Raja Naga Biru)
Panglima Fengsui,kerahkan semua pasukan untuk menguburkan mayat" ini.
(Panglima Fengsui)
Baik,Baginda Raja hamba siap melaksanakan perintah.
Semua prajurit yang tewas dalam pertempuran,telah di kumpulkan dan dikremasi,karena jumlahnya terlalu banyak, mayat" itu di kumpulkan menjadi satu dan dibakar di depan aula kerajaan,semua yang menyaksikan kejadian itu merasa sangat sedih dan menyesali atas kejadian pertumpahan darah itu,namun mereka terpaksa melakukan itu demi melindungi kerajaan dari mahluk" tak bertanggung jawab,, yang bisanya hanya merusak dan membuat teror kepada para penduduk sekitar.
(Jendral Raiden)
Baginda Raja,kejadian ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,hamba kawatir akan terjadi penyerbuan susulan lagi.
(Raja Naga Biru)
Lantas menurutmu apa yang harus kita lakukan agar tidak terjadi serangan susulan?
(Jendral Raiden)
Menurut hamba,kita harus memperketat penjagaan dan memberikan perlindungan ekstra pada area kekuasaan kerajaan kita,kita juga harus mengamati pergerakan mereka setiap saat dan tentu saja kita harus melatih kembali para prajurit kita,untuk berjaga" agar mereka menjadi semakin kuat sehingga bisa mencegah terjadinya banyak korban dari pihak kita,seandainya terjadi perang besar nanti.
(Raja Naga Biru)
Baiklah,untuk melatih para prajurit aku serahkan padamu,untuk sisanya biar aku dan Panglima Fengsui yang akan mengurusnya.
Setelah kejadian pertumpahan darah itu,Raja Naga Biru dan Panglima Fengsui membangun kembali perlindungan istana yang sudah semakin rapuh,karena penggabungan Energi jiwa milik mereka berdua pada akhirnya terbentuklah sebuah jaring pelindung yang tak terlihat,jika ada pergerakan yang mencurigakan dan niat jahat dari mahluk" yang ingin menerobos paksa masuk ke area istana,akan langsung terkena jebakan dari jaring pelindung itu,Sementara Jendral Raiden yang merupakan Kakek serta Guru dari Pangeran Edward,kini menjadi orang kepercayaan Raja Naga Biru,untuk melatih para pasukan dan semua penduduk yang ingin menjadi lebih kuat untuk melindungi kerajaan dan seluruh keluarga mereka masing"
Setelah tenaganya pulih Calista dan Edward,melanjutkan langkahnya menuju lantai dua dan melangkah setapak demi setapak menaiki tangga yang ada didalam pagoda tersebut,semakin keatas langkah mereka mulai terasa berat dan seakan tujuannya sangat jauh,padahal tujuannya sudah semakin dekat hanya tinggal beberapa langkah lagi,Calista mulai merasa sakit dan letih dikedua kakinya,Edward yang melihat keadaan istrinya yang tidak mungkin bisa melanjutkan perjalanan lagi,berhenti sejenak dan mengobati kaki istrinya yang mulai terasa sakit dan terlihat memar.
(Calista)
Tuan maafkan saya,sepertinya perjalanan ini sungguh sangat berat untuk saya.
(Edward)
Tidak papa Calista,aku mengerti apa yang kamu rasakan,sebaiknya kamu istirahat dulu didalam cincin ruang milikku,biar aku saja yang akan melanjutkannya.
(Calista)
Tuan,berhati hatilah jika tuan membutuhkan saya,kapanpun saya siap membantu tuan.
(Edward)
Trimakasih sudah mau membantuku selama ini,aku akan berusaha sebaik mungkin agar misi kita berhasil.
Kini Edward melangkahkan kakinya menaiki tangga seorang diri,sementara Calista berada didalam cincin ruang milik Edward,hampir beberapa langkah lagi Edward telah sampai pada pintu lantai kedua,sebelum pintu itu terbuka terdengar sebuah suara dari dalam pintu yang memanggil" suara itu begitu merdu seperti suara wanita,Edward anakku kemari lah aku adalah ibumu,mendengar suara aneh tersebut Edward nampak kebingungan celingukan kesana kemari,dan berfikir sejenak,tidak mungkin itu ibu,lagi pula ibu berada didalam cincin ruang milikku dan masih berbentuk jiwa tanpa jasad,ini pasti hanya sebuah ilusi.
Dengan rasa penasaran yang tinggi,Edward memasuki pintu itu dan keanehan pun terjadi,saat berada didalam hanya ada sebuah ruangan kosong yang begitu gelap dan tak ada siapapun didalam ruangan itu,akan tetapi suara perempuan yang memanggil namanya semakin menggema dan nampak begitu jelas,Edward memejamkan mata sejenak dan berkobarlah api di sekeliling tubuhnya,hingga tubuh Edward dipenuhi oleh api yang menyala-nyala dan menerangi seisi ruangan,meskipun isi ruangan sudah terlihat jelas namun wujud dari suara" aneh yang memanggil nama Edward juga tak kunjung menampakkan diri.
(Edward)
Aneh sekali,kenapa dari tadi ada suara perempuan yang memanggilku seakan suara itu terdengar jelas diruangan ini,tapi dimana wujud dari suara itu?
Tak lama kemudian dari arah belakang tempat Edward berdiri,bertiuplah angin yang begitu sejuk bercampur dengan hawa dingin hingga membuat seisi ruangan membeku,kecuali Edward yang yang seluruh tubuhnya dikelilingi oleh api yang membentuk zirah pelindung,melihat suasana yang begitu tidak biasa Edward mulai memasang kuda" dan bersiap melawan apapun yang akan menghalanginya,tiba" lantai yang sudah membeku dan menjadi es,mulai retak dan muncul pusaran air yang tidak terlalu besar naik kepermukaan,dan membentuk sesosok wanita berambut panjang,mengenakan gaun putih dan berwajah cantik,menatap kearah Edward sambil tersenyum.
Anakku Edward,sudah sekian lama tidak bertemu,sekarang kau sudah tumbuh besar dan menjadi seorang pria yang hebat.
(Edward)
Siapa kamu,kenapa kau bisa tau namaku dan memanggilku anak?
Apa kau sudah lupa anakku,aku adalah ibumu yang telah melahirkan mu.
(Edward)
Apa buktinya kalau kau adalah ibuku?
Wanita misterius itu tertawa terbahak- bahak saat,Edward ingin tau bukti dari ucapan wanita itu.
Kalau kau ingin bukti,tatap lah mataku kau akan tahu semuanya setelah menatap mataku.
Dengan perasaan ragu dan penasaran karena ingin tahu apa yang ingin ditunjukkan wanita itu pada dirinya,Edward menatap mata wanita itu secara perlahan" dan sangat hati",tiba" Edward merasa seperti berada ditempat yang berbeda saat pertemuannya dengan wanita misterius itu,sebuah tempat yang begitu indah damai dan tentram,seluruh penduduknya bekerja sebagai petani,menggarap lahan di sawah masing" ada juga yang berjualan menjajakan hasil panen masing" Edward berjalan melintasi jalan yang tertata rapi,menuju sebuah istana yang begitu megah dan nampak indah dipandang,sesaat kemudian istana itu hancur lebur oleh sebuah serangan mendadak dari atas langit,semua orang yang ada disekitarnya menjerit ketakutan,dan sebagian lainnya berlari menyelamatkan diri,sambil berteriak minta tolong,ratusan mayat terpental kesana kemari dan bergelimpangan seperti sampah" yang dibuang begitu saja dan dihambur-hamburkan.
(Edward)
Tempat apa ini,kenapa begitu menyeramkan,apa jangan" ini hanya ilusi dan diriku saat ini berada dalam ilusi wanita itu,ini tidak bisa dibiarkan.
Dari dalam istana yang hancur itu tiba" muncul dua orang laki" dan perempuan dengan sebuah pedang ditangan mereka masing" mereka berdua terbang kesana kemari sambil menghindari serangan" yang datang secara beruntun yang tidak tahu siapa penyerangnya,sesaat kemudian kedua orang itu tiba" berada didekat Edward,dan melindungi Edward dari sebuah serangan jarak jauh yang hampir mengenai Edward,tapi naas kedua orang itu meninggal secara tragis dihadapan Edward.
Edward anakku tetaplah hidup,dan berjuanglah untuk menjadi orang baik,yang selalu menebarkan kedamaian dan menolong yang lemah.
Melihat wajah wanita yang tewas dihadapannya itu,sama persis dengan wanita yang ditemuinya didalam pagoda itu,sementara yang laki" Edward sama sekali tidak mengenali nya,sesaat kemudian lenyaplah mayat kedua orang tersebut,lalu Edward melangkahkan kakinya menjauhi tempat itu dan tetap bersiaga.
(Edward)
Aneh sekali ilusi macam apa ini,aku harus segera keluar dari ilusi ini,aku tidak
boleh terlalu lama larut dalam ilusi ini.
Edward menyadari bahwa dia berada dalam ilusi yang bisa membahayakan jiwanya,dengan sekuat tenaga dia berusaha melepaskan diri dari jurus ilusi yang membelenggu jiwanya,sebersit cahaya putih yang begitu terang muncul dari atas menyinari seluruh tempat dimana Edward berdiri,dengan energi jiwa petir nya dia mencoba bertransformasi dan masuk ke cahaya putih itu untuk keluar dari jurus ilusi yang membelenggu jiwanya.
(Edward)
Akhirnya aku bisa kembali lagi,benar" ilusi yang begitu merepotkan.
Luar biasa baru kali ini ada seseorang yang bisa lolos dari jurus ilusiki,he bocah apa tujuanmu datang kemari?
(Edward)
Maaf kalau kedatangan saya mengganggu ketenangan nona,kedatangan saya kesini hanya untuk mengambil kitab penyangga langit,jurus ilusi milik nona sungguh sangat luar biasa.
Aku tidak butuh pujianmu,kitab penyangga langit,bukanlah kitab sembarangan aku tidak akan memberikannya begitu saja padamu,kalau kau menginginkannya kau harus bisa lulus dari ujian ku, ha,ha,ha,ha
Sambil tertawa terbahak" wanita misterius itu menghilang begitu saja,seperti angin yang berhembus tanpa jejak,setelah kepergian wanita itu keadaan didalam ruangan lantai dua begitu sepi,Edward melanjutkan perjalanannya kembali untuk menuju lantai berikutnya,saat melangkahkan kaki menuju tangga pertama tiba" muncul sesosok bayangan yang begitu besar tepat berada didepan Edward,merasa kaget dengan kehadiran sosok itu,Edward menghentikan langkah kakinya,saat itu juga sosok bayangan misterius itu menuju kearah Edward dengan melancarkan sebuah serangan dan hampir mengenai muka Edward,dengan cepat Edward menghindar sambil mengamati sosok bayangan yang baru saja mencelakainya,namun sosok bayangan itu sama sekali tidak memberi kesempatan pada Edward,pukulan dan tendangan diarahkan seolah ingin menghabisi nyawa Edward,melihat situasi yang tidak menguntungkan Edward hanya bisa melompat kesana kemari dan menghindari serangan" yang diarahkan padanya sambil menunggu waktu yang tepat untuk membalas serangan yang begitu mendadak dan mendesak dirinya.
Suka baca cerita fantasi apa lagi dua dunia yang ada kisah cintanya?
Bisa baca novel aku judulnya "Kisah Cinta Dua Dunia. " bisa di lihat di profil ku...
Dijamin rekomendasi banget...
Terimakasih ditunggu dukungannya...
Semoga Author makin lancar nulisnya...
titipan salam dari "Kamu Milikiku"