NovelToon NovelToon
Sunny Day For Us

Sunny Day For Us

Status: tamat
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Tina0801

Empat bersaudara Jafar, Ira, Iskan, dan Tina harus berjuang melawan kehidupan yang keras dan tidak adil bagi mereka, yang dibuang dan ditelantarkan oleh kedua orang tua mereka.

Jafar, sebagai kakak tertua yang kini masih duduk di kelas 12 terpaksa berhenti sekolah dan mencari pekerjaan, serta banting tulang untuk menghidupi ketiga adiknya yang masih sekolah.

Dan Ira, yang kini baru duduk di kelas 10 berusaha dengan sangat baik, belajar dengan giat dan bekerja paruh waktu untuk membantu sang kakak.

Serta Iskan, yang kini masih duduk di kelas 8 selalu bertugas untuk menjaga adik bungsunya-Tina yang masih duduk di kelas 5 SD.

Masalah demi masalah terus berdatangan kepada mereka. Membuat hidup mereka sangat menderita dan terkadang tertimpa oleh rasa putus asa. Lantas, akankah mereka berhasil membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik?

Yuk, ikuti kisah mereka. Jangan lupa like dan komen yah! Semoga para readers suka ama ceritanya.

Selamat membaca!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tina0801, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep. 15

Hari ini wali kelas Tina mengatakan kalau akan ada rapat orang tua dihari jum'at yang akan datang. Bahkan wali kelas Tina membagikan surat undangan untuk para orang tua.

Tina sekali lagi terdiam sedih melihat surat undangan yang ia pegang saat ini. Ia tahu, kalau ia tak boleh membicarakan kedua orang tuanya lagi mulai dari sekarang. Namun, Tina juga tahu kalau kakak tertuanya selalu sibuk bekerja banting tulang untuk biaya sekolahnya. Tina tak mau menganggu pekerjaan Jafar. Ia pun mendesah pelan.

"Ada apa?" tanya Al. Kini Al benar-benar telah menjadi teman Tina. Satu-satunya teman yang Tina miliki sekarang.

"Tidak papah. Tapi, apakah rapat orang tua harus wajib datang semua?" jawab Tina dan bertanya pada Al.

"Yah, entahlah. Aku juga kurang tahu. Kenapa? Orang tua kamu tidak bisa datang? Kalau begitu kita sama. Orang tuaku juga sangat sibuk. Apalagi undangannya dihari kerja. Kurasa orang tuaku juga akan menyuruh orang untuk perwakilan," terang Al.

"Begitu yah..." Tina hanya manggut-manggut tanda mengerti.

Mereka pun sejenak saling terdian satu sama lain. Mendadak ada dua siswa satu kelasnya berbicara kepada mereka.

"Hei, Al! Kamu kok mau aja sih berteman sama Tina?"

"Iyah! Kamu gak tahu yah... kalau ayahnya Tina itu seorang kriminal?"

"Benar! Bahkan katanya ayahnya pernah membunuh tetangganya sendiri. Makanya gak ada yang berani dekat-dekat sama dia."

"Awas loh nanti kamu jadi sasaran selanjutnya!"

Dua teman satu kelasnya itu terus saja nyerocos menakut-nakuti Al dengan rumor yang sudah lama itu.

Al menatap Tina yang menunduk dalam-dalam. Al tahu kalau ucapan kedua anak itu mungkin saja adalah faktanya. Dan Tina dijauhi karena mungkin memang mereka takut sebab rumor ayahnya yang seorang pembunuh. Pikir Al.

Namun Al malah merasa kasihan pada Tina. Setelah mendengar hal tersebut, Al merasa kalau ia tak boleh bersikap seperti yang lainnya. Karena walau bagaimana pun juga Tina tidak salah apapun. Ia hanya menanggung kesalahan dari perbuatan orang tuanya.

"Jangan berbicara buruk seperti itu! Memangnya kalian pernah melihat langsung ayahnya membunuh?" timpal Al membela Tina.

"Yah, enggak sih... tapi beritanya ada kok, di tv."

"Sudahlah! Jika kalian tak melihatnya langsung. Itu artinya kalian hanya omong kosong saja dan membual yang tak perlu," tukas Al.

"Yah terserah kamu deh, Al. Dibilangin gak percaya!"

***

Iskan tak banyak bicara selama perjalanan. Maya merasa sangat canggung karena Iskan hanya menatap keluar jendela dan tak bicara apapun. Maya terus saja memperhatikan wajah Iskan yang terlihat sedang banyak pikiran. Tapi, Maya juga sedari tadi memperhatikan.Kalau Iskan sama sekali tak membawa apa-apa.

"Iskan?" panggil Maya.

Iskan menoleh pada Maya. "Apa?"

"Kamu gak bawa apa-apa? Kita kan mau nginep disana," ujar Maya.

"Aku tahu. Tidak usah mempedulikanku. Aku tahu cara menjaga diriku," balas Iskan dengan tenang dan santai.

Namun, Maya tetap saja merasa kalau Iskan terlalu santai. Ia juga khawatir kalau Iskan tak bawa uang saku untuk makan disana nanti.

"Apa kamu sudah sarapan tadi?" tanya Maya lagi cemas.

"Sudah," timpal Iskan singkat.

Maya pun kemudian terdiam karena Iskan nampaknya sedang tak mau bicara. Maya tak tahu kenapa sikap Iskan menjadi lebih dingin, dibandingkan saat dia menjadi berandalan sekolah. Maya seperti tak pernah mengenal siapa Iskan.

Seketika kantuk menyerang kedua mata Maya. Mata Maya terasa sangat berat. Sampai tak terasa perlahan ia pun tertidur lelap dan kepalanya jatuh tepat dibahu Iskan.

Deg~

Iskan merasakan debaran jantungnya mencepat. Apalagi saat ia melihat wajah cantik Maya yanh begitu dekat didepan matanya. Awalnya Iskan mau mendorong kepala Maya untuk mejauh. Tetapi, ia merasa kasihan dan membiarkan Maya tidur di bahunya sampai mereka tiba di Bandung.

1
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
bawang merah Mahal thor ampe ikut deres air may aku😭😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
seriap baca karyanya ka tina pasti ikut mewek😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya Allah kuatkan ka kanya tina😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
tina masih kecil harus merasakan sakit parah apa tina umurnya udah ga lama
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
baru aja kebahagian mereka di mulai sudah di uji dengan sakitnya tina semoga penyakitnya tidak parah
Ifah
Tetap semangat 💪😉🤗
Imarin
Saling dukung yok kak, baca novel juga "Cinta Jarak Jauh berujung Miris"
Jae-Tina: Iyah kak.. nanti mampir
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ga up ka
Jae-Tina: Masih di riview kak
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
kalau ada gcnya bisa aku promoin tiap GC karya kaka
Jae-Tina: Iyah kakak makasih
total 5 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
semangat ka upnya
Jae-Tina
Makasih Kakak udah jadi pembaca setia... Moga kakak tetap sehat biar bisa terus dukung karya aku😊
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ: Amiin ka
total 1 replies
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
belum ada GC nya ya aku sudah kirim bunga biar up lagi😁
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
kenapa setiap baca dapet banget rasa ampe nyyesek aku cengeng tiap baca pasti bawang bombay😭 terharu sama empat bersaudra
zha
sedih bawang Bombay😭😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
belum up
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
sedih banget bawang bombay deres nig😭😭
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya Allah dimana hati nurani para tetangganya ga ada Belas kasihan sama sekali untuk menolongnya
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
makin rumit kasian anak2 men jadi korban
ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ya ampun kasian iskan semoga ada yg membantunya
diananaibaho18
aku suka aku suka😉😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!