Kehidupan yang semula biasa - biasa saja berubah ketika desi bertemu dengan ceo itu...
Dia yang berusaha bekerja keras untuk bisa menjadi pegawai tetap sepertinya akan sia - sia....
gumana kelanjutan nya....
Baca yuuk gUys....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAREDH_EV, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SIKAP ANEH NYA
" iya dia orang yang bisa menyusahkan orang, dan dia cemas karena merasa tidak bisa mengontrol putra semata wayang nya " berbisik nya padaku.
" Dia sebenar nya orang yang baik, mungkin kelak dia nanti akan menyayangi menantunya."
"ha" apa maksud dari kalimat nya itu.
" ya pokoknya seperti itu, uh ya jadi maaf kita tidak jadi makan malam bersama, sebagai gantinya besuk aku yang traktir makanan enak untuk mu. "
" eh tidak apa - apa " ku angkat tanganku dan mengisyaratkan kalau aku tax keberatan.
Dia berlalu dan segera pergi, Sebenarnya aku ini apa dimata nya ? apa hanya teman makan nya saja ? Pasti tidak menganggapku sebagai wanita kan ?
Tentu saja, mana ada seotang bos mapan, ganteng sepertinya menganggapku seirang wanita.
*Ja**m pulang kerja*
karena hari ini tak ada pertemuan diluar dengan boss, aku jadi pulang agak sedikit santai dan tidak terlalu tegang.
Perjalanan pulang naik bis seperti biasa nya, dan kembali kerumah. Setelah itu beres - beres rumahbyang lama tak ki kerjakan, namun semenjak ada ria rumah jadi lebih tertata, akubyang kewalahan membersihkan rumah sendiri, sekarang bersyukur ada temen serumah yang baik hati. Biasanya aku merapikan rumah seminggu sekali, itu pun kalau aki gak ad kerjaan tambahan. Kalau ada kerjaan tambahan aku biasanya bersih - beraih sebulan sekali, Ya jorok, tapi mau bagai mana lagi.
Jam pun berlalu dengan cepat, sudah malam hari, sudah waktunya aku untuk tidur, karena beaukbharis bekerja lagi. Aku pun tertidur dengan pulas. Sudah lama tak kurasakan tidur senyaman ini. Hingga aku tak mendengar nada hp ku berbunyi berkali - kali. Namun aku masih tertidur dengan pulas. Sampai waktu sudah menunjukan tengah malam.
Tiba - tiba aku mendengar suara ria yang membangunkan ku.
" des - deees, bangunin ( sambil menggoyangkan badan ku yang tengah tertidur pulas ) bangun, hp kamu bunyi terus dari tadi, apa kamu tak mendengar nya, sudah dari tadi dia berbunyi " . marah nya karena sepertinya dia terganggu dengan ring tone hp ku yang berbunyi terus
" kenapa ? ada apa ? ( ku paksakan membuka mataku )".
" kamu des, hp kamu bunyi terus dari tadi, coba angkat, siapa jam segini telfon dari tadi? ganggu orang istirahat saja ".
Ah no tak di kenal memanggil, siapa ini tengah malam pula telfon nya.
" Hallo . ?"
" Desi damayanti ? " .
" iya ini siapa ?"
" saya han's "
Hans siapa ini, sepertinya aku tidak punya kenalan bernama itu.
" saya sekertaris nya tuan Adam, kita pernah bertemu beberapa kali"
" Oh iya saya ingat, ( sekertaris yang selalu nempel pada bos adam ketika dibtempat kerja ) namun ada apa anda menelfon saya tengah malam begini ? ".
" maaf kan saya menelfon malam - malam begini, tolong, bisakah anda bisa keluar sebentar ?" .
" iya kenapa ? "
" ada orang bisa saja mati "
" sekitar 5 menit lagi saya sampai di depan lobi apartemenmu, ini untuk menyelamatkan nyawa seseorang, jadi bisakah keluar sebentar ?". tut tut tuutt
Belum sempat ku menjawab panggilan nya, dia sudah memutuskan telfon ini., apa sebenar nya yang sedang terjadi ? kenapa nada nya bicara begitu cemas.
" siapa itu des ,? apa kamu mengenal nya ?" .
" aku juga gak tau "
Entah masalah apa sebenar nya itu, tapi sepertinya berhubungan dengan si bos, jadi aku harus keluar.
" mau kemana kamu des keluar malam - malam ? ini sudah jam 1 lebih "
" turun sebentar, nanti aku ceritakan "
Aku segera memakai jaket dan bergegas turun ke bawah lobi untuk menunggu sekertaris han's. Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa tengah malam ini masih datang kesini? Tak lama aku menunggu di luar ada sebuah mobil berhenti di depan lobi.
Nampak nya mobil itu gak asing, dan benar saja sekertaris han's yang keluar dari mobil itu.
" maaf sudah larut malam begini masih mengganggu tidur anda " rasa sungkan yang keluar dari gerak tubuh nya.
" ahh tidak " sopan aja sama dia toh dia juga atasanku kan.
" tapi ada apa sebenar nya, sampai sekertaris han's datang larut malam begini ?."
" ya kenapa lagi( menunjuk di dalam mobil) di dalam ada CEO, dia ribut untuk minta di antar kemari, namun dalam perjalanan keaini dia malah ter tidur pulas " menepuk jidat.
" tertidur ?"
" iya kebanyakan minum tadi, dia gak mau menghentukan minum nya hingga dia mabuk seperti itu " dia melemparkan kunci mobil ke padaku.
" ya yang ter penting aku sudah melakulan perintah nya, jadi aku pamit undur diri ya, sudah malam aku juga mau istirahat, CEO kuserahkan padamu ".
" ya, lalu bagaimana dengan CEO ?"
" karena sudah aku antar kesinibya terserah kamu mau apa " pergi meninggalkanku sebelum aku menjawab kata - kata nya.
" se . . sekertaris han's" dia tak mendengarkan ku.
Apa - apa an ini, apa mereka sengaja mau mengerjai ku.
Dan kelihatan nya mereka berdua dekat sekali, seperti ada hubungan darah di antara mereka, apa mereka bersaudara atau mereka adakah sepupu. Entahlaah, akan ku lihat boss dulu.
Apa dia benar - benar tertidur ? lebih baik aku lihat keadaan nya dulu, dia ada di dalam mobil, duduk tertidur di kursi belakang. Ah dia benar - benar pulas tidur nya. Ya sudah aku tunggu dia sampai bangun, aku pun masuk ke mobil dan duduk disamping nya yang sedang tertidur pulas.
Kesempatan yang langka untuku bosa memandangi bos yang sedang tertidur pulas.
Garis wajah nya yang sempurna mampu membuatku terpesona, upanya inilah wajah yang sangat tampan dan rupawan yang orang - orang katakan itu.
Di mataku dia terlihat sangat kesepian, bahkan untuk teman makan pun dia harus memaksaku untuk menemani nya.
Aku yang sedang memandang nya kaget karena tiba - tiba dia membuka mata dan menatap ke arah ku.
" boss, anda tidak apa - apa ? boss ???".
Dia melihatku dengan wajah sendu nya, dan tiba - tiba dia memeluku. Apa dia sadar atau dia sedang ngelindur sebenar nya.
" ternyata kau ada disini "
wuah dia benar - benar sedang mabuk berat rupanya, sampai dia salah kira aku adalah orang lain.
" boss ini desi" aku berusaha melepaskan diri dari pelukan erat nya .
" boss " dia maaih tak mau melepaskan pelukan nya, malah semakin erat pelukan nya itu.
" jangan panggil aku seperti itu " dengan nada yang tak berdaya.
" bos lepaskan dulu aku "
" tetaplah seperti ini dan jangan dilepaskan, tetaplah diam seperti ini"
kira - kira dia mengatakan ini berfikir bahwa aku ini siapa ya. Apa dia punya seorang wanita yang dia cintai ? Karena dia mabuk jadi dia mengira aku wanita itu.
" Ternyata kau ada disini, selama ini aku mencarimu "
Apa yang dia katakan ? apa dia tertidur lagi? kenapa terasa berat sekali ?
BERSAMBUNG.....
Selamat membaca..
terus dukung penilulis dengan like , comen dan vote nya ya..
maaaf apa bila masih ada kesalahan dalam bahasa atau pun tulisan.
trimakasih sebelum nya🙏