NovelToon NovelToon
Night Flower

Night Flower

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Namanya Bunga, gadis remaja yang hidup bergelimang harta dengan apa yang dia dapatkan. Jika kalian mengira Bunga salah satu anak dari orang kaya raya atau pesohor di tanah air, maka itu salah besar. Bunga gadis cantik yang masih duduk di bangku SMA dengan segudang cerita malamnya.


Cantik dan sexy itu yang tersemat jika kalian melihat seorang Bunga. Gadis yang selalu menjadi incaran teman-teman sekolahnya. Namun tidak satupun yang bisa dekat dengannya, Bunga teralalu cuek dan penutup. Sampai pada akhirnya Bian datang dan membawa sejuta cerita untuknya, merubah Bunga secara perlahan, namun ditengah-tengah hubungan mereka masalah cukup serius datang dan membuat keduanya sama-sama saling membenci namun masih menyimpan rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengintai

Setelah kejadian beberapa waktu lalu di hotel. Bian seakan sedikit menjauh dari Bunga. Entah dia yang merasa usahanya sia-sia untuk membuat Bunga menurut dengannya. Atau dia yang memang merasa tidak ada hak untuk mengatur Bunga. Mereka bukan siapa-siapa. Bahkan baru saling kenal juga beberapa minggu ini. Padahal keduanya sudah 2 tahun berada di sekolah yang sama.

Bian sedang bermain basket bersama dengan teman-temannya. Di pinggir lapangan ada Seyna yang selalu ada untum Bian. Dan juga Jian bersama kedua temannya yang sedang memberi dukungan untuk Bian. Bahkan sesekali Jian mencibir Seyna yang tidak punya malu terus menempel pada Bian.

Bunga bersama dengan Rasel baru saja dari kantin. Diikuti Deni dari belakang mereka. Cowok itu sedang bersenandung ria karena tadi malam mendapat job yang sangat memuaskannya. Deni diberi cek dengan harga hang fantastis.

"Eh...ye ye tahu nggak, ternyata main sama g*y itu lebih enak tahu, nggak pelit kayak om-om," ujar cowok lemah gemulai itu.

"Ya enak lah kalau buat sejenis lo deb," jawab Rasel setengah mencibir.

"Ih...kesel deh eike sama ye, gini-gini juga mahluk Tuhan kali Cel," jawab Deni membuar Rasel tertawa.

Sementara Bunga sibuk dengan ponselnya. Dia tidak begitu memperhatikan obrolan kedua temannya. Sampai akhirnya sebuah bola terlempar tepat di depannya. Bola itu hampir mengenai Bunga, beruntung masih ada jarak tipis yang membuat Bunga tetap aman. Hanya rasa terkejut saja.

"Aduh..mampus deh ih tuh bola!" ucap Deni reflek.

Andre berlari kecil ke arah mereka. "Sorry-sorry lo nggak papa kan?" tanya Andre khawatir akan Bunga.

Bunga menggeleng sebagai jawaban. Sementara Deni mengomel kesa. "Eike yang kenapa-napa, kaget tahu mas Andre!" jawab Deni sedikit genit namun juga dengan nada kesalnya.

Andre menatap Deni jijik, lalu beralih menatap Bunga lagi. "Sekali lagi sorry Bunga," ucapnya dengan senyum setampan mungkin.

Bunga kembali mengangguk. Lalu berniat berlalu pergi. Dia sedang sibuk dengan balasan pesan singkat bersama dengan Om Praja.

"Gerep amat lo kalau si Bunga," goda Oki.

Andre memasang wajah songongnya. Memukul dadanya pelan dengan angkuh. "Cewek istimewa man."

"Iya, makanya lo ngaca, Bunga nggak bakal mau sama lo!" ledek Roni membuat tawa dari beberapa cowok yang berada di sana.

"Set*n lo pada, lihat aja ya kalau gue bisa dapetin Bunga, malam pertama gue sama doi live streaming," seru Andre penuh percaya diri.

"Wah..gokil lo!"

"Hahaha...Andre yang panas Bunganya malah iuhh..jijay yang ada," lagi-lagi Roni meledek Andre sampai membuat cowok itu semakin panas dan mendekat.

"Si*lan lo Ron, gue sumpahin lo jomblo seumur hidup!" balas Andre sarkas.

Gelak tawa terdengar dari mereka semua. Kecuali Bian yang tidak peduli, tatapan matanya sibuk mengarah kepada Bunga yang kian berjalan menjauh. Tangannya terkepal dengan kuat.

Semakin Bian berusaha untuk menjauh dari Bunga. Semakin dirinya merasa tersiksa.

"Ian ini minum-"

Brak

Botol minuman yang tadi Seyna sodorkan untuk Bian jatuh. Pelakunya ialah Jian. Gadis itu sengaja melakukannya dengan berpura-pura tersandung di belakang Seyna.

"Sorry Sey gue nggak sengaja," ucap Jian tersenyum.

Seyna menatap Jian kesal. Tetapi dia menganggukan kepalanya.

"Nih buat lo Bi," gantian Jian yang menyodorkan minum untuk Bian.

Bian menatap Seyna terlebih dahulu. Sebelum akhirnya menerima botol minum yang diberikan oleh Jian. "Makasih," ucap Bian membuat Jian tersenyum senang.

Ekor mata Jian melirik ke arah Seyna, seakan mengejek gadis itu secara tidak langsung, tetapi sesaat kemudian, tindakan Bian membuat Jian merasa kesal. Bian mengambil air minum yang tadi Seyna akan berikan untuknya.

"Ini gue ambil, thank ya," ucap Bian berlalu meninggalkan keduanya.

Sudut bibir Seyna tertarik ke atas. Dia tahu Bian tidak mungkin akan mengecewakannya. Apa lagi sampai lebih memilih minuman yang diberikan Jian dari pada dirinya.

"Nggak usah senyum-senyum lo! dasar ne*d!" cibir Jian melengos pergi.

"Cupu lo!" lanjut kedua teman Jian.

Lalu meninggalkan Seyna yang cuek akan cibiran Jian. Seyna kembali menoleh ke arah Bian yang sedang mengobrol bersama dengan teman-temannya. Senyumnya kembali terukir dengan begitu manis.

"Semangat Sey," lirih gadis itu.

Pukul 9 malam. Bunga sudah bersiap untuk pergi ke Mimi, tadi Om Praja sudah menawarkan untuk mengantarnya. Tetapi Bunga tolak dengan alasan ingin berangkat bersama kedua temannya. Padahal dalam hati Bunga sebenarnya, ia merasa tidak enak diantarkan sugar daddy nya secara langsung ke tempat pekerjaan malamnya. Hidup Bunga terlalu gila sampai orang yang menjadikan ia simpanannya memperbolehkan apa yang ingin diperbuatnya.

Bunga sendiri merasa Om Praja benar-benar lelaki berhati malaikat, dia begitu menyayangi Bunga sampai tidak pernah mengengkang gadis itu.

Di lorong apartemen. Bunga berpapasan dengan Bian yang baru saja pulang. Cowok itu masih memakai seragam SMA nya. Dan Bunga, gadis itu sudah siap dengan baju malamnya.

Bian hanya melirik Bunga sekilas. Seringai terlihat dari bibir manisnya. Merasa sia-sia saja apa yang sudah dilakukannya selama ini. Nyatanya gadis itu masih memakai baju kurang bahan yang membuat Bian memanas.

Berbeda dengan Bian, Bunga justru sempat menghentikan langkahnya, Bunga ingin bersikap masa bodoh setelah kejadian malam itu di hotel. Tetapi entah kenapa ada yang mengganjal dalam hatinya.

Bunga menoleh ke arah Bian. Mendapati Bian yang sudah ingin masuk ke apartemennya. Terdengar helaan napas dari Bunga.

"Seharusnya gue seneng dia udah nggak ikut campur urusan gue lagi," gumam Bunga merasa aneh.

Aneh saja dengan dirinya yang tiba-tiba merasa kehilangan, setiap kali bertemu dengan Bian ada rasa aneh yang Bunga rasakan. Cowok aneh dengan segala tindakannya, tetapi itu semua dia lakukan untuk kebaikan Bunga sendiri. Meski sebenarya Bian sendiri tidak tahu alasan Bunga sering memakai baju kurang bahan tersebut.

Sementara Bian sampai di apartemennya langsung membating tas sekolah miliknya. Lalu mendorong sofa dengan kakinya.

Cukup keras sampai membuat sofa tersebut bergeser posisi.

"Arrghhhh...!" umpatnya kesal.

Bian sudah berusaha untuk tidak lagi ikut campur tentang urusan Bunga. Dia sadar mereka tidak ada hubungan apa-apa, jangankan hubungan berteman saja tidak.

"Lo siapa sih Bunga hah?" teriak Bian seakan Bunga berada di depannya.

Detik berikutnya. Bian mengepalkan tangannya kuat. Dia mengambil kunci motornya. Bian berniat untuk mengikuti Bunga, dia sengaja menggunakan motor besar miliknya. Karena jika mobil miliknya, itu akan membuat Bunga curiga.

"Oke...gue harus cari tahu sendiri," gumamnya menancapkan gas motornya.

Sampai akhirnya mobil yang dikendarai oleh Bunga terlihat. Dengan seringai Bian melajukan kecepatan motornya untuk mengikuti mobil Bunga dari belakang.

____

Gaes beri dukungan ya.. Biar aku lanjutin ceritanya di sini

1
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah..Waah udah SAH aja. Semoga Bian dan Bunga bahagia till jannah ya..🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Menurut ku malah ini lebih bagus..
Qaisaa Nazarudin
BEGITU LAH EGOIS NYA ORANG2 YG BERDUIT,SETELAH ITU MENGANCAM..SEAKAN MEREKA YG TERSAKITI DAN YG MENJADI KORBAN NYA.. HUJUNG2 NYA DI MAAFIN DAN HIDUP BAHAGIA,Selalu begitu Alurnya di mana2 novel,udah biasa aku baca..
Qaisaa Nazarudin
Nunggu lulus katanya?? Kalo keburu Bunga Hamil gimana kek?
Qaisaa Nazarudin
Biasanya yg kita baca perselingkuhan antara sahabat,sodara tiri atau sodara angkat,atau sodara kandung sendiri kan,Nah ini anak dengan bapak e..😂
Qaisaa Nazarudin
Biarkan mereka BAHAGIA,Kamu juga gak seriuskan dengan Bunga,Hanya utk bersenang2 doang,Sampai kapan Bunga akan bergumul dengan lembah dosa..Sebelum hadirnya Bian,Bunga hanya menyebut nama mu om,kamu lah pahlawan bagi Bunga,Tapi kamu hanya menganggap Bunga hanya sebagai wanita penghibur mu doang..Jadi tindakan Bian itu udah paling benar menurut ku..
Qaisaa Nazarudin
TAPI MENURUT KU KALO OM PRAJA EMANG SUKA DAN CINTA AMA BUNGA,KENAPA BELIAU MEMBIARKAN BUNGA MASIH BEKERJA DISITU,DAN MASIH MEMBIARKAN HUBUNGAN DOSA MEREKA BERLANJUT..HARUSNYA OM PRAJA BISA KAN NIKAHIN BUNGA,DAN MEMBUAT BUNGA BERHENTI DARI DUNIA MALAMNYA..
Qaisaa Nazarudin
Bagus, Selesai kan masalah sekarang juga,Apapun keputusannya Bian,Bunga,om Praja harus ikhlas..Dan menerima takdir masing-masing..
Qaisaa Nazarudin
BIAN..OMG GIMANA CARANYA DIA MASUK??
Qaisaa Nazarudin
Astaga Sel..gitu amat lo🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Betul Bunga,Masalah itu di hadapi bukan nya melarikan diri dari masalah..
Qaisaa Nazarudin
Ku bilang juga apa,Nyesel kan kamu.Rasain tuh..
Qaisaa Nazarudin
Aku juga tdk berharap,Bunga sudah biasa merasakan hidup yg pahit,penuh pancaroba ,Bunga udah gede juga,Udah tsk memerlukan perhatian lagi,Kalo emang Naura ibu yg baik,Harusnya dia tdk meninggalkan anaknya,atau dia akan mencari anaknya,Tapi ini malah milih anak tiri dari anak kandungnya..
Qaisaa Nazarudin
Kalo ibu nya masih hidup,Kenapa gak mencari Bunga??
Qaisaa Nazarudin
OMG kok bisa?
Qaisaa Nazarudin
Nah itu kamu tau kalo ayah mu kek gitu,Terus kenapa nyalahin Bunga..
Qaisaa Nazarudin
Tapi cara kamu itu salah Bodoh..Yang ada Bunga tambah membenci kamu..
Qaisaa Nazarudin
Nyesek aku thor..😭😭
Qaisaa Nazarudin
Bagus Bunga,Biarkan Bian hidup dgn penyesalannya,Dan biarkan dia Mulai Berjuang lagi dari awal,untuk mendapatkan maaf dari mu..
Qaisaa Nazarudin
Semoga aja hidup mu penuh dengan penyesalan Bian..Harusnya kamu tanyakan ke ayah kamu,Pasti ada alasan nya dia berselingkuh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!