NovelToon NovelToon
Takdir Janda Muda

Takdir Janda Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:720.6k
Nilai: 4.2
Nama Author: Tinayuni

Dara Sabrina adalah gadis yang ceria dan begitu dewasa, penampilannya yang selalu berhijab terlihat begitu anggun dan cantik. Sehingga banyak sekali yang menyukainya sejak dia sekolah menengah atas, Tak terkecuali pria bernama Reiki Tonda (REI) yang baru dikenal Dara sejak 3 bulan. Mereka memutuskan menikah karena secara tiba-tiba Reiki melamar Dara tanpa sepengetahuan Dara. Akan tetapi pernikahan mereka hanya berjalan selama 1 bulan.

Ikuti terus kisahnya, dijamin seruu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjenguk Bunda Dahlia

Dara merasa begitu jenuh berada di kamar Hotel, berkali-kali ia hanya mondar-mandir di dalam kamar, menengok sebentar keluar jendela, duduk kembali dan merebahkan tubuhnya.

Akhirnya dia memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar keluar Hotel menikmati suasana malam di luar. Dia berjalan sambil menghirup udara malam yang tidak terlalu dingin saat itu. Jalan raya masih terlalu padat kendaraan yang barlalu lalang, Dara begitu hati-hati berjalan di trotoar yang cukup sempit.

Dara masuk ke sebuah supermarket, dia memasukkan barang yang ia butuhkan ke dalam trolly yang dia ambil di bagian depan supermarket tadi. Dara mendorong trolly sambil melihat berbagai macam barang yang tertata rapi di rak supermarket tanpa memandang ke depan.

Tak sengaja keranjang yang ia dorong menabrak seseorang di depannya. Sontak Dara mengucapkan maaf, Dara menatap orang itu, dia adalah Rei. Dara memundurkan langkahnya, tapi Rei hanya diam menatap Dara dengan wajah melasnya.

Rei berpaling dari Dara, dia berlalu melewati Dara tanpa sepatah katapun. Dara melihat Rei menuju kasir untuk membayar belanjaannya.

Apa aku tidak salah lihat. Kenapa wajahnya begitu murung.

Rei sudah tidak terlihat lagi di mata Dara. Dara melanjutkan kembali belanjanya. Setelah ia rasa semua cukup, Dara segera membayar belanjaannya dan berlalu keluar dari supermarket.Dara berjalan hendak menjauhi supermarket.

"Daraa " sebuah panggilan dari belakang punggung Dara yang begitu tidak asing suaranya bagi Dara.

Tanpa menjawab dan menoleh Dara melanjutkan langkahnya.

" Bunda sakit Dara, dia di rumah sakit sekarang "

Dara menghentikan langkahnya, entah kata-kata itu bisa dipercaya atau tidak Dara masih terdiam tanpa menoleh ke belakang.

Rei lebih mendekat ke arah Dara.

" Bunda terkena serangan jantung saat aku membicarakan perceraian kita "

Dara menoleh kepada Rei dan menatapnya, Dara begitu terkejut, dia merasa Rei tidak berbohong kalau masalah Bunda nya.

" Sekarang Bunda masih tidak sadarkan diri, beliau berada di rumah sakit XX kalau kau ingin menemuinya " Rei berlalu meninggalkan Dara yang masih terdiam di tempatnya.

Bunda, kenapa jadi begini.

Dara berjalan kembali meninggalkan supermarket dengan langkah yang cepat. Setelah memasuki kamar Hotel, Dara mengambil ponsel dan menelpon Kin.

" Iya Dara, ada apa? "

" Ibu Rei masuk rumah sakit Kin"

"Apa? kenapa?"

" Apa kau bisa kemari, aku ingin menjenguk Bunda Kin! "

" Baiklah, aku akan segera menjemputmu "

Kin mengakhiri panggilannya dengan Dara.

Kin segera beranjak dari kamar Kenzo.

" Ada apa kak? "

"Ibu Rei masuk rumah sakit, kakak dan Dara ingin menjenguk beliau sekarang"

" Kenzo ikut kak " Kin mengiyakan dan menyuruhnya segera bersiap.

Tak lama kemudian Kin dan Kenzo sudah berada di dalam mobil menuju ke Hotel tempat Dara menginap. Dara sudah terlihat menunggu di luar hotel dengan tangan yang saling meremas.

" Dara masuklah " Kenzo melompat ke kursi belakang mempersilahkan Dara untuk duduk di depan.

Mereka menuju ke Rumah sakit tempat Bunda Dahlia di rawat. Di mobil terlihat Dara yang begitu cemas memikirkan Bunda Dahlia yang sudah ia anggap Ibu sendiri.

Kin, Kenzo dan Dara menuju ke kamar Bunda Dahlia. Dara membuka pintu kamar, terlihat Rei yang duduk di samping tempat tidur Bundanya dengan memegang erat tangan Bunda nya. Dara mendekati Rei dan memegang bahunya. Rei yang tidak menyadari kedatangan Dara terkejut, ia menoleh dan berdiri memberi tempat pada Dara untuk duduk. Rei menatap Kin dan Kenzo tanpa bicara sepatah katapun.

" Bunda, ini Dara Bunda, maafkan Dara karena membuat Bunda seperti ini " Dara mulai menitikkan air mata

Rei keluar dari kamar tanpa bisa menahan air matanya yang hampir menetes. Kin dan Kenzo mengikuti Rei keluar dari ruangan meninggalkan Dara bersama dengan Bunda Dahlia.

Kenzo duduk disamping Rei. Sebagai teman, Kenzo juga tidak tega melihat Rei bersedih seperti itu, walaupun temannya itu pernah menjadi orang yang jahat.

" Tenang Rei aku yakin Ibumu akan baik-baik saja "

" Thanks Kenz, maafkan aku " Rei menundukkan wajahnya menyesali perbuatannya.

" Apa kau sudah makan, ada Dara dan kakak yang menunggu Ibumu, ayo makan bersamaku! "

" Aku belum lapar Kenz " Rei mengusap wajahnya sambil bersandar.

" Biasanya kau suka sekali makan, apa benar kau tidak lapar " Kenzo mencoba menghibur.

Rei hanyam tersenyum menatap Kenzo sebentar" Ayo! "

Kenzo berdiri dan berpamitan kepada Kin, Rei hanya menatap Kin sekilas lalu pergi meninggalkan Rumah sakit bersama Kenzo.

Dara masih di dalam menunggu Bunda Dahlia. Tiba-tiba tangan Bunda Dahlia sedikit bergerak dan dengan susah mencoba membuka mata, Dara begitu senang melihatnya, dia memencet tombol untuk memanggil Dokter.

Dokter masuk kedalam dan memeriksa Bunda Dahlia di ikuti oleh Kin yang sempat panik karena melihat Dokter masuk.

" Syukurlah, Nyonya Dahlia sudah siuman dan keadaannya baik-baik saja Nona " Dara begitu lega mendengar hal itu. Dokter pergi meninggalkan Dara.

Bunda Dahlia membuka mata dan melihat Dara dan Kin disana. Tapi tatapannya tertuju kepada Kin, akhirnya Kin pamit keluar agar Dara bisa bersama Bunda Dahlia.

" Bunda, ini Dara Bunda " Dara mencoba tersenyum.

" Dara " Dara mengangguk.

" Kenapa kalian berpisah nak, apa Rei kasar kepadamu "

" Bunda jangan bicara dulu, Bunda istirahat ya! " Dara mengusap lembut kepala Bunda Dahlia.

" Maafkan Rei kalau dia salah kepadamu ya nak "

" Iya Bunda, tidak apa-apa, tolong jangan pikirkan hal itu "

Bunda Dahlia kembali menutup mata karena lelah berbicara terlalu banyak. Setelah memastikan Bunda tidur, Dara keluar menemui Kin.

" Kin, maaf aku merepotkanmu lagi " Dara duduk di sebelah Kin.

" Sudahlah, jangan katakan itu " Kin mengelus kepala Dara yang terbalut hijab.

Kenzo dan Rei terlihat kembali. Kin menceritakan kalau Bunda Dahlia baru saja siuman. Rei segera masuk kedalam memastikan Bunda nya baik-baik saja.

" Kalian pulanglah, aku akan menunggu Bunda di sini " pinta Dara kepada Kin dan Kenzo. Kin masih belum memberi jawaban, dia masih tidak tega membiarkan Dara bersama Rei.Tapi lirikan dan anggukan Kenzo membuatnya lebih tenang meninggalkan Dara di rumah sakit.

Rei keluar dari ruangan dan menutup pintu pelan.

" Rei, kami mau pulang dulu, kalau ada apa-apa tolong kabari kami ! "Kenzo menepuk pelan bahu Rei.

Kin dan Kenzo hendak melangkah pulang, Rei melihat Dara masih duduk.

" Kenzo, bawa Dara pulang ! "Kenzo dan Kin membalikkan badan menoleh kepada Rei.

" Kau pulanglah Rei, aku ingin menjaga Bunda malam ini "

" Aku tidak apa-apa, pulanglah bersama mereka! "

" Tidak Rei, aku ingin di sini " Kin dan Kenzo saling menatap.

" Kalian berdua di sini saja, Bunda kalian pasti membutuhkan kalian, " saut Kin

" Jaga Dara Rei, agak menjauh juga kau dengan Dara, jangan terlalu dekat, aku percaya padamu ! " imbuh Kin.

Kin dan Kenzo meninggalkan Dara dan Rei yang masih menatap mereka

1
Mumy Zurai
Luar biasa
Mumy Zurai
Lumayan
Nisarii Yanti
menarik
Alya Yuni
Si Dara trllu bodoh
Alya Yuni
Hade Dara jdi prmpuan jngn lembek
mkanya knl dulu in br 3 bln dah mau di ajak nikah
Alya Yuni
Katanya dah crai ngapain ikut si lgi
Dara jadi prmpuan jngn di manfaatkn aja
Lia Kiftia Usman
'mempunyai circkle pertemanan yg baik' suatu keberkahan .
Umar
dara belagu banget jijay liat cewek kek gtu
Fitri Gilang
baru nyimak
Kheysha Oktavia
mama nya nina yg benar namanya siapa thor leni atau fenata😁
Devita Fazasa
aq suka tohr
Azka Bayu
abisin ini dulu
ㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤㅤㅤ _ 𝐙⃝🦜 🌼
aku udah baca tapi karena agak lupa baca ulang lagi ahh sambil rehat 🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
Susi Ana
jempol hadir, mampir ya
rara violeta
aku dengan setia menunggu thor...
Melia Sari Nasa
aku masih setia menunggu kelanjutan nya Thor
Sri Wahyuni
aku masih menunggu kelanjutannya kaka
Onih Sumarni
aku msih baca thor,masih di jdikan favorit,biar tau ada up lg.
semangat buat author ditnggu kelnjutannya
꧁🌳~T|MB€®🌳꧂: makasih😊
total 1 replies
Daffodil Koltim
pake pintu ke mna sja😀😀😀
Daffodil Koltim
qlo org model rei kyakx ga cocok dpt ksempatan kedua,,,,🙁🙁🙁😯
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!