NovelToon NovelToon
Kebahagiaan Untuk Papa

Kebahagiaan Untuk Papa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:570.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hasriani

Part 2, lanjutan dari Ta'aruf Pembawa Cinta. Disarankan untuk membaca part pertama terlebih dahulu.

Daffa pergi meninggalkan rumah dan melepaskan semua yang akan menjadi miliknya dan mulai membuka usahanya sendiri.

Lelaki bernama Daffa itu adalah seorang duda yang memiliki seorang putri kecil yang begitu cantik, Ia sangat menyayangi putrinya itu bahkan memberinya nama seperti nama mendiang istrinya, Zeline.

Daffa dibuat frustasi saat semua orang mendesaknya agar menikah lagi, hal yang sangat sulit lelaki itu pikirkan, bahkan dengan membayangkannya saja ia sama sekali tidak sanggup jika harus mencari pengganti dari istrinya, wanita yang sangat ia cintai itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama Yang Unik

"Papa punyaku Ma" ucap Fatima memperingatkan Zahra, bukannya kesal Zahra justru merasa makin gemas dengan putrinya yang begitu cerewet

"Iya iya sayang, Papa punyamu" kata Zahra mengakui Rafif milik Fatima, Fatima pun tersenyum penuh kemenangan mendengar hal itu

"Berarti aunty punyaku dan satu lagi Papaku lebih tampan daripada Papamu" ucap Zeline yang baru saja keluar dari kamarnya dan langsung duduk disamping Zahra dan memeluknya erat

"Alinnnnn, Mamaku punya kak Adam" tegur Fatima yang membuat Adam sadar dengan situasi ini, Adam takut adiknya yang ceplos itu akan menyinggung perasaan Zeline

"Cerewet sekali kau ini" kata Adam menegur adiknya

"Bwekkk" Zeline menjulurkan lidahnya meledek Fatima karena mendapat teguran dari kakaknya

"Kak Zeline, aku lapar. Apa kau mau makan?" tanya Adam berusaha menjauhkan Zeline dan Fatima

"Mau uncle buatkan pasta?" tanya Daffa menawarkan

"Boleh uncle" jawab Adam menganggukkan kepalanya mengiyakan

"Zahra, apa sekalian ku buatkan juga untukmu?" tanya Daffa pada adik iparnya itu

"Tidak usah kak Daffa, aku dan Fatima sudah makan tadi. kalau Adam memang belum makan sejak pulang sekolah" jawab Zahra

"Baiklah, tunggu sebentar yah" kata Daffa beranjak dari duduknya menuju ke dapur.

Zeline terus saja bermanja dengan Zahra, sudah lama dia tidak menemui Zahra karena kesibukan Daffa, Daffa pun tidak ingin membiarkan anaknya pergi sendiri ataupun merepotkan supir Rafif mengantar jemputnya.

Sementara itu Daffa tengah membuatkan pasta untuk anak dan keponakannya, tidak butuh waktu lama baginya karena pasta merupakan makanan yang paling gampang untuk dibuat dan waktu membuatnya pun tidak memakan waktu yang lama

***

Adam dan Zeline memakan dengan lahap pasta dengan saus tomat buatan Daffa, sedangkan Zahra dan Daffa tengah berbincang di ruang tengah. Fatima terlihat sangat mengantuk hingga akhirnya tertidur di pangkuan Mamanya.

"Tidak terasa sekali yah anak-anak sudah sebesar ini" kata Daffa begitu melihat Fatima tertidur lelap, anak itu terlihat sangat menggemaskan saat tertidur lelap

"Iya kak, mereka tumbuh menjadi anak-anak yang cantik dan tampan" jawab Zahra menyetujui perkataan Daffa

"Ahh kita sudah tua ternyata haha" ucap Daffa tertawa dengan kenyataan itu

"Itulah perputaran waktu tidak ada yang bisa menghentikannya" kata Zahra yang juga tertawa kecil dengan fakta tersebut

"Tapi aku sangat salut dengan Adam, dia bisa menyelesaikan SD nya hanya dalam waktu lima tahun dan sekarang dia sudah SMP serta sekelas pula dengan Zeline" kata Daffa menunjukkan kekagumannya dengan keponakan laki-lakinya

"Adam selalu bilang dia akan memastikan bisa bersekolah dengan kakaknya, anak itu berpikir tidak sesuai dengan usianya, pikirannya sangat dewasa kak" jawab Zahra yang juga merasa bahwa putranya itu sangat berbeda dengan anak lain seusianya

"Akupun melihatnya begitu, dia sama dengan Zeline" kata Daffa yang memang sudah mengetahui bagaimana dewasanya anaknya itu pada umurnya yang masih sangat belia

Ditengah obrolan mereka, Daffa malah tertegun menatap Zahra yang sedang mengelus lembut rambut dan pipi putrinya

"Kenapa menatapku seperti itu?" tanya Zahra menyadari tatapan mata Daffa

"Entah, kau kan tau sendiri aku masih susah melupakan mata Zeline" jawab Daffa dengan jujur, hanya pada Rafif dan Zahra lah ia bisa menuangkan semua apa yang ada dipikirannya dengan jujur

"Kak Zeline sudah bahagia kak, andai kau bisa membuka hati untuk orang lain" kata Zahra yang membuat Daffa menggelengkan kepalanya menolak saran dari adik iparnya itu

"Memikirkannya saja aku tidak pernah, aku takut jika putriku mendapatkan Mama baru kasih sayang wanita itu tidak bisa sebesar Zeline dan dirimu" kata Daffa memberitahukan salah satu ketakutan terbesarnya selama ini

"Tidak semua ibu tiri itu jahat kak, bilang saja kau masih sulit melupakan kak Zeline" ucap Zahra pada kenyataannya

"Pastinya, mana mungkin aku bisa melupakan wanita yang sangat aku cintai" jawab Daffa kembali merasakan kekosongan pada dirinya, setiap kali berbicara mengenai mendiang istrinya, hal itu akan sangat melukai hatinya

"Ohiya aku sampai lupa, Bibi baik yang dimaksud Zeline siapa?" tanya Zahra mengalihkan pembicaraannya

"Oh, namanya Zafina. Dia tinggal di lantai atas dan juga dia punya toko roti di dekat sekolah Zeline" jawab Daffa memberitahukan identitas orang yang bernama Zafina itu

"Zafina? nama yang unik" kata Zahra merasa tertarik dengan wanita yang belum pernah ia temui itu

"Tapi orang itu aneh, aku merasa khawatir jika Zeline terus-terusan bertemu dengan orang itu" kata Daffa masih tidak bisa membuang kecurigaannya pada Zafina

"Aneh bagaimana kak?" tanya Zahra penasaran

"Dia terlalu baik pada Zeline, aku takut orang itu ada maksud lain pada putriku" jawab Daffa membuat Zahra menggelengkan kepalanya

"Kau ini tidak pernah berubah, selalu berpikiran negatif dengan orang lain" ucap Zahra blak blakan mengutarakan pendapatnya tentang sifat kakaknya itu

"Itu namanya insting seorang Ayah" kata Daffa membela dirinya

"Siapa tau saja Zafina itu jodohmu" gumam Zahra pelan namun Daffa masih bisa mendengarnya

"Jangan sembarang bicara kau" kata Daffa tidak terima ucapan adik iparnya

"Namanya juga usaha" kata Zahra tertawa kecil melihay wajah kesal Daffa

1
Patrish
tambah bingung.....
Patrish
saampai di sini masih tanda tanya besar antara.. perkawinan Daffa n Zellin yang di foto hanya berdua... kematian Zellin... sesuatu yang dibantu Zellin untuk hidup mamanya Adam
Patrish
aku juga bingun.. sampai baca ulang berkali kali... tapi ga mudeng juga
Nur fadillah
Makasih untuk karyanya Thor...sukses selalu ...🙏🙏
Nur fadillah
Sedih banget. .😥😥
Nur fadillah
Sedihnya...😥😥
Nur fadillah
Bahagianya....😃😍😍
Nur fadillah
Saudara yang baik...😃😍😍
Nur fadillah
Papa yang sayang banget sama Putrinya.. 😍😍
Nur fadillah
Sabar Maaas...😀😀
itanungcik
semangat 💪💪💪💪 daffa
itanungcik
semangat Daffa
Aini Siregar
bagus cerita nya👍
Indrijati Saptarita
cerita bagus.... terima kasih yaa....
lanjut dg karya yg bagus lagiii....
semangaaaattt....
Indrijati Saptarita
zeline blm bisa berfikir itu takdir... dlm alur cerita ini tak pernah disinggung religi... keagamaan...
sandygunawan
Novel Tamat.
MENGEJAR CINTA KAKAK KELAS dari Endergamer 1256
"Malam ini kamu pulang ke rumah.
Rumah kita.
Udah terlalu lama kamu berkeliaran di luar.
Aku harus jaga calon istriku biar gak ditidurin orang lain.
Besok..kita pulang ke Indonesia.
Langsung kawin.
Sedikit aja kamu mau kabur...aku gak akan segan-segan ngeluarin video kita." kembali Michael mengancam.

Numpang iklan dan terima kasih kakak author 😘
Ati Tusmiati
makasih Thor ceritanya sangat menarik
Titin Maysaroh
bikin baper, auto mewek 😢😢
Nafisatun Najah
kok aku jadi sedih yahh sama daffa, pas di cerita yang taaruf pembawa cinta juga ikutan sedih.
Nafisatun Najah
aku jadi terharu sama kata2nya daffa mau jadi orang tua yang bertanggung jawab itu juga bagus biar ngga bergantung terus sama orang tuanya, yang ayahnya mendukung daffa tapi ibunya ngga mau, suka memaksa anak itu juga jadi korbanya anak ngga mungkin anak lain, tapi jadi sedih, karena aku mengalami kehidupan seperti daffa😭😭😭😭😭😭😭😭😭 nyesek banget rasanya😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!