kisah pahit sang anak tak semanis kisah yang di alami kedua orang tuanyaa!!!!!
Kepedihan kepiluan yang selalu di alami sang anak yang membuat dirinya memiliki Kepribadian yang lain!!!
Akankah anak itu bahagia?Atau selamanya menderita dan selalu kejam !!!!
Baca yuk biar tau !
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Bariyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CHAPTER EMPAT BELAS
PART 14
Hummmmmm,Kalau ini bukan dari huang yen dari siapa?aku terus memperhatikan gerak-gerik seseorang namun sama sekali tak mencurigkan.
Aku bingung siapa yang mengirim surat ini.
Aku mencoba melupakan hal itu dan mengambil buku,dan kami pun belajar.
Di saat menerangkan pak shing hanya bisa pasrah dan melihat murid-muridnya bandel dan tak nurut.
Pak shing merasa sangat kesal dan tak di hargai,namun ia adalah orang yang sabar dan tak mudah marah.
Di liat dari wajahnya pak shing hanya bisa terdiam,dan aku Xiao merasa kasian padanya,lalu apa yang harus aku lakukan?anak-anak di sini aja seperti anak yang jualan ikan di pasar ruame banget.
Dari kejauhan Fai Fai melihatku dengan tatapan yang sangat dingin.Aku baru saja melihatnya namun aku tak berpikir bahwa yang mengirim surat itu adalah Fai Fai.
Pak shing lalu memberi kami soal dan langsung mengerjakannya.
Dengan mudah aku menjawab soal ini karena tadi aku memerhatikan apa yang pak shing ajarkan
Sedangkan yang lain mulai merasa bingung dengan soal dadakan,dan pak shing menunggu kami mengerkan soal agar tidak ada yang menyontek.
Ya tak selang lama waktu pun habis semua jawaban di kumpul oleh ketua kelas,dan pak shing terkejut melihat jawaban mereka yang asal-asalan.
Pak guru hanya menggelengkan kepala saja.
Dan kini nilai di bagi,yaa seperti biasa nilai ku 100,Huang yen 96,dan Lusy 88,leony 76,dan Jimmy 80.
Yaa begitulah,huang yen menatap ke arahku merasa kalau aku mencontek.
Huang yen pun bertanya.
"Bagaimana kau bisa menjawab soal ke 9 padahal pak guru tadi tidak menjelaskannya"tanya huang yen padaku.
"Eummmm itu karena aku rajin membaca,tak sengaja tadi aku membaca jawaban yang di berikan oleh pak shing"jawabku dengan mudah.
Huang yen pun melihat ke dalam laciku,dan melihat ke buku-bukuku seolah ia tak percaya.
"Ini anak rese amat sih,di bilangin baca buku gak nyontek"jawabku kesal.
Dan aku mengambil kain untuk membersihkan kacamataku,di saat itu huang yen melihat kacamataku tak bermin dan tak bermasalah,ia semakin curiga pada diriku.
Lalu ia sengaja menjatuhkan bukuku agar aku mengambilnya,di saat aku mengambil buku Huang yen mengambil kacamata itu dan mencobanya dan ternyata kacamata itu adalah kacamata biasa dan bukan kacamata ber min.
Huang yen tak bilang sekarang ia akan menyelidiki diriku dan mencari kebenaran.
Ia pun pergi dan semakin bingung pada diriku.
Sambil berjalan huang yen tak sengaja bertemu kakanya jing min yang sibuk membawa barang.
"Eh kak,kak tunggu bentar donk"kata huang yen menghentikan jing min.
"Aduhh huang ada apa? Kaka lagi sibuk nih"jawab jing min.
"Sebentar kak,aku mau tanya,kaka merasa ada yang aneh gak sama si cupu Xiao itu?"tanya huang di depan kelas lain.
"Hummm gak ada sih...eh eh tapi iya juga,karena malam tadi aku liat lagi di ruang latihan,yaa katanya cuman ngambil botol minum entah bener atau gak,kaka gak tau"jawab jing min sambil melanjutkan pekerjaannya.
"Oughhhh jadi gitu yaaaa"jawab huang yen sambil memegang dagu.
Sore harii.....
lanjut Thor 👍🏻 semangat Up
salam dari KELIRU