NovelToon NovelToon
Arini, I Love You!

Arini, I Love You!

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: iLmaa_

Arini Aryani Putri
Lulusan tahun lalu dari Universitas Nusa Bangsa. Sudah melamar pekerjaan ke berbagai tempat namun selalu ditolak dengan alasan kualifikasinya yang tidak memenuhi standar. Sehingga mereka menjadi ragu untuk menerimanya bekerja.

Namun suatu hari, ia berhasil diterima bekerja di perusahaan Diamond Grup. Tetapi ini beda jauh dari jurusannya waktu masih kuliah dulu.

Akankah Arini mampu beradaptasi dan mengemban tanggung jawab itu? Bagaimana ia bisa menghadapi bosnya yang dingin dan selalu marah-marah padanya?
.
.
.
Simak ceritanya❤
Selamat membaca❤💋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iLmaa_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Clara sudah sampai di lobby. Ia dengan anggunnya berjalan menuju resepsionis. Membuka kacamata hitamnya dan menatap resepsionis tersebut dengan angkuh.

"Katakan! Di mana ruangan pak Reyhan berada!" Ujar Clara.

"Maaf, apakah sudah ada janji sebelumnya?" Tanya resepsionis tersebut sedikit takut.

Clara menatap resepsionis tersebut dengan tajam. Tidak suka jika ada yang mempertanyakan kemauannya.

"Kenapa harus ada janji? Apa kau tahu, saya adalah istrinya! Hah?" Bentak Clara yang membuat resepsionis tersebut semakin takut. Namun resepsionis tersebut belum pernah melihat wanita ini datang ke kantor. Dan sekarang bahkan mengaku sebagai istri dari direkturnya.

"Maaf, saya tidak tahu. Saya akan menelepon pak Reyhan terlebih dahulu." Ujar resepsionis tersebut dan tangannya bergerak mengambil telepon dan menekan tombol.

Brakk

Clara menggebrak meja. Membuat resepsionis tersebut terkejut.

"Tidak perlu bertanya! kau hanya perlu memberitahuku di mana ruangan pak Reyhan! Saya yang akan ke sana sendiri." Ujar Clara emosi.

Jangan sampai rencananya ke sini gagal karena ulah resepsionis yang bodoh ini. Jika Reyhan mengetahui bahwa Clara akan ke kantornya mungkin Clara akan diusir sebelum masuk ke dalam.

Setelah mengetahui di mana ruangan Reyhan berada, Clara dengan menampilkan senyum bangganya menuju ruangan Reyhan.

"Bodoh! Kenapa dulu gue meninggalkan Reyhan, kalau tahu dia setajir ini gue tidak akan menceraikannya. Sial!" Gumam Clara menyesal karena dulu telah menyia-nyiakan Reyhan. Sekarang ia harus menanggung akibatnya sendiri.

Clara keluar dari lift. Langkahnya terhenti saat melihat Novi yang berjalan menuju ruangan Reyhan.

"Novi!" Panggil Clara dan Novipun menoleh ke sumber suara.

"Lo? Ngapain lo ada di sini?" Tanya Novi yang tidak suka melihat Clara ada di sini.

Novi menyeret tangan Clara menjauh dari ruangan Reyhan. Seperti ia sudah tahu alasan Clara datang ke kantor.

"Apaan sih lo! Lepasin gue! Sakit tahu!" Teriak Clara sambil menghempaskan tangannya agar genggaman Novi terlepas.

"Lo mau ngapain ke sini? Apa lo belum puas menyakiti Reyhan, hah?" Bentak Novi yang kini merasa kesal dengan wanita yang ada di depannya.

"Terserah gue. Lo gak berhak ikut campur!" Clara tak kalah menatap tajam ke arah Novi.

"Minggir! Gue ada perlu sama Reyhan." Ucap Clara dan kini ia mendorong Novi dari hadapannya.

Clara berjalan menuju ruangan Reyhan. Clara sudah sampai di depan ruangan yang sudah diinfokan padanya tadi. Clara membuka pintu dan masuk ke dalam tanpa permisi. Berjalan mendekati Reyhan.

"Rey, kenapa kamu membawa Zian ke kantor?" Tanya Clara agak kesal.

Reyhan terkejut dengan kedatangan Clara. Kenapa Clara selalu saja mengganggu Reyhan.

"Dia anakku. Apa urusannya denganmu?" Ujar Reyhan dengan dingin.

Clara mengertakkan giginya. Mencengkram kuat ujung bajunya.

"Jangan lupa Rey, dia anakku juga. Kamu tidak berhak membatasi waktuku untuk bertemu dengan Zian!" Ucap Clara dengan meninggikan suaranya. Membuat Zian takut dan menyembunyikan wajahnya ke Arini.

"Arini, tolong bawa Zian keluar dulu." Ujar Reyhan yang mengetahui bahwa anaknya sedang ketakutan. Arini mengangguk dan segera membawa Zian keluar dari ruangan. Tak lupa ia juga membawa bekal dan menyuapi Zian.

Reyhan bangkit dari duduknya. Berjalan pelan ke arah Clara. Menatap Clara dengan tajam. Reyhan merasa jijik dengan Clara. Yang tidak tahu malu datang ke kantornya dan menanyakan tentang haknya di sini.

"Berhak tidaknya kau atas Zian, aku yang menentukan! Apa kau lupa bagaimana kau meninggalkan aku dan Zian dulu? Kenapa sekarang dengan tidak tahu malunya kau datang lagi ke kehidupan kami?" Ujar Reyhan penuh penekanan. Reyhan masih menatap tajam ke arah Clara.

Clara menelan salivanya dengan kasar. Sebenarnya dirinya takut. Tetapi ia tidak boleh terlihat ketakutan di depan Reyhan.

1
Enung Samsiah
clara+Novi mau dinikahi rey 11 12
Enung Samsiah
ki sjarini nngk mikir dulu anak d tinggl gitu aja,,, ceroboh
Enung Samsiah
aduuhh sirehan main nyosor wae panas dingin aja awasss jngn smpi kebablasan
Enung Samsiah
ayo siapa yg gercep dia yg dapat,, taapiii kynya hti aini ke Reyhan ya, itu klu d cium lngsung nyaut, klu sm vian blm tentu,,
Enung Samsiah
bukn tipe tapi main cium-cium aja kaauuuu,,,,
Enung Samsiah
rugi arini dong Reyhan seenak jidat Sebellll
Enung Samsiah
jreng jreng jreng,,,
Enung Samsiah
tpi ntar rebutan arini kaka,adik nih kacauuu
Enung Samsiah
waah asyiiik tuh jdi sklian jdi mmhnya,,,, 🥰
Mugiya
mampir
Lena Sari
Novi kek nya cemburu sama Arini,,,memendam rasa ya nov??
lovely
cape2 baca dari awal endingnya gantung
lovely
dasarrr dunia haluuu gak mungkin cewek ma cowok palgi saling cinta satu kamarrr gak ngapa2in 😛🥴
lovely
swetttnya reyhan nah itu donk gentle jangan biasanya nyosor2 😂😂😡
lovely
duda lebih agresif nyosor2 karena dah pengalaman 😂
lovely
klo ada visuonya pasti lebih seruuu
lovely
yg tersakiti disini vian reyhan munafik bilang g suka masih cium2😜
lovely
harusnya Arini ma Vian thour baik ga sombong bukan maa Reyhan duda lagi mimpi apa tuh dapat perawan 🤔
lovely
jangan galak2 tar bucin lo
lovely
dulu dah pernah baca cm blm kelar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!