NovelToon NovelToon
Bloody Marriage

Bloody Marriage

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Balas dendam. / Mafia / Balas Dendam / Persaingan Mafia / Tamat
Popularitas:6.5M
Nilai: 5
Nama Author: Alianna Zeena

Kenyataan menyakitkan, amarah mengalahkan kasih dan cinta. Enrique Norman Derullo dengan segala egonya, meninggikan amarah dan merendahkan mata hati. Pemimpin klan El Sinaloa itu enggan mengakui, bahwa seseorang yang ingin dia sakiti adalah penentu hidup dan matinya.

Silahkan baca Part 1 untuk melihat deskripsi dan gambaran novel.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alianna Zeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bloody Marriage 14

Vote sebelum membaca😘

.

.

"Ketakutan kembali melanda Meksiko, khusunya negara bagian Guererro. Tercatat ada 12 penculikan wanita sejak lusa. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan. Namun, yang kami tahu, semua perempuan yang diculik adalah turis dengan kisaran umur 19-30 tahun. Penduduk berspekulasi kalau kartel El Sinaloa kembali hidup. Setelah kematian pria bernama Marco Valentio yang disebutkan pemimpin El Sinaloa 32 tahun yang lalu, kini kejahatan yang dilakukan kartel El Sinaloa kembali terjadi……."

Norman mematikan radio, dia menyalakan monitor mobil, dan berkata padanya, "Cari tahu tentang Marco Valentio."

Seketika penelurusan terjadi, monitor memberikan informasi :

"Marco Valentio adalah pemimpin kartel El Sinaloa yang memimpin perang narkoba. Perang Narkoba Meksiko adalah konflik bersenjata antara kartel El Sinaloa dan pemerintah Meksiko. Peperangan ini menyebabkan penangkapan beberapa figur penting pada perdagangan narkoba salah satunya Marco Valentio sebagai pemimpin kartel El Sinaloa. Pemerintah menegaskan akan menembak mati Mati Marco Valentio, hal itu terbukti pada tanggal 18 Juli Marco Valentio mendapat hukuman mati."

Norman tersenyum miring setelah mendapat penjelasan itu, sampai saat ini opini masyarakat pada Marco Valentio masih sama. Kenyataanya, Marco Valentio tidak pernah mati, dia hanya hidup tanpa nyawa untuk beberapa tahun terakhir ini.

Perjalanan terakhir Norman adalah Villas Condesa, itu adalah perkebunan anggur. Inilah yang Norman sukai, bekerja tanpa terlihat. Berbeda dengan saudaranya, Louis punya klan dan juga perusahaan di saat bersamaan. Dia terlihat baik dengan yayasan anak-anak, tapi dia jahat dengan mempersenjatai penjahat di seluruh negeri.

Sampai di sana, hanya ada hamparan kebun anggur. Jalanan berdebu dan tanpa pohon rindang, Villas Condesa berbanding terbalik dengan Puerto del Marqués.

"Holla, Señor Derullo," ucap seorang pria tua bergaya koboi abad pertengahan datang mendekat. "Kau ingin melihat penyimpanan anggurmu?"

"Holla, Jures."

"Aku dengar kau menikah."

"Sí, aku punya istri yang menunggu di rumah."

Pria tua itu membuka pagar besi tua yang mengelilingi kebun anggur. "Panen kali ini aka besar, mungkin kau harus mengajak istrimu ke sini."

"Aku akan mengajaknya lain kali," ucap Norman menatap ke sekeliling. 

Di luasnya kebun ini, ada rumah tua kayu tempat kakek tua Jures menunggu. Di bagian bawah rumahnya, terdapat banyak botol anggur berumur puluhan tahun yang siap diselundupkan. "Lihat ini, anggur ini akan segera diselundupkan ke Amerika Latin."

Norman mengambil salah satunya. "Kapan terakhir kau menyelundup?"

"Lima bulan yang lalu, dengan angkutan dari kapal Las Charos, kartel pembunuh bayaran yang ada di Jerman."

"Katakan pada mereka kita tidak perlu kapal mereka lagi."

"Señor." Jures terkejut. "Kita tidak bisa melakukannya, Las Charos yang memiliki koneksi dengan pemerintah Chili dan Peru."

"Kenapa kita tidak membuat koneksi langsung?"

"Ke Peru dan Chili? Itu mustahil, mereka memberikan harga tinggi. Mereka hanya mengizinkan kartel setempat saja yang beroperasi."

"Dengar, Jures." Norman mendekat, dia menatap tajam pria tua di depannya. "Tugasmu hanya menolak ketika Las Charos meminta uang, bilang pada mereka semuanya sudah usai. Sisanya biarkan aku yang mengerjakan."

Pria itu menelan ludah kasar, merasakan aura yanh tidak asing. "Kau akan segera menjadi bahan pembicaraan kartel di Benua Amerika, mungkin kau sebaiknya tidak menggunakan nama aslimu. Marga Derullo harus tetap terjaga."

"Katakan saja pada mereka, kalau pemimpin El Sinaloa yang bernama Allejov menginginkannya."

"Allejov? Aku merasa tidak asing dengan nama itu."

"Katakan yang aku katakan, ucapanku adalah perinth."

"Sí, Señor."

"Tetap laporkan apa yang dikerjakan Dennis, Jures."

"Sí, Señor."

"Aku akan ke kebun."

****

Norman tidak berhenti memetik anggur hitam yang membuatnya tertarik. Memasukannya ke dalam keranjang yang dipegang istri Jures. 

"Keranjang ini sudah penuh, Señor, haruskah aku bawakan yang baru?"

Norman baru sadar, keranjang memang sudah penuh. Dia terlalu bersemangat memetik anggur untuk Malia. "Ini masih cukup untuk beberapa tangkai, Neti."

"Baiklah, bagaimana jika kau memetik anggur hijau?"

"No, Malia suka anggur merah."

"Ah, namanya Malia," ucap wanita tua itu, membuat Norman berhenti memetik. Dia mengurungkan niat memetik lagi, perasaannya membawanya ingin cepat pergi. "Apakah kalian sudah berbulan madu?"

"Aku selesai dengan ini, bungkus dengan baik dalam keranjang."

"Ah, baiklah, Señor. Anda akan makan siang di sini bukan? Putraku menyiapkan makanan untukmu."

Norman berpikir, dia harus menghirup udara sesaat, tanpa pikiran khawatir untuk seseorang. "Baiklah."

Jures dengan istrinya Neti sudah lama bekerja di kebun anggur ini, sejak El Sinaloa dipegang oleh Marc. 

Disediakan makanan oleh putra tunggal mereka yang akan menjadi penerus untuk menjaga kebun. Di teras depan rumah kayu, Norman dan Jures bertukar cerita sambil makan siang. "Kau tahu bukan tentang Dioses La Asesino, Señor?"

"Sí."

"Dia penghalang kita untuk masuk ke benua eropa, dan Cosa Nostra, dia bekerja sama dengan Dioses La Asesinos hingga benua eropa dan asia tidak bisa disentuh."

Pikiran Norman melayang, dia tidak fokus sejak tadi. 

"Señor?"

Norman baru tersadar saat dia mendapatkan telpon dari Dania, setelah sering ditolak, Norman mengangkatnya. "Hallo, Dania?"

'Bisa kau datang ke apartemenku?'

"Ada apa?"

'Ayolah, apa kau tidak merindukanku? Aku menyukaimu, mencintaimu dan merindukanmu. Aku ingin menemuimu.'

"Baiklah, aku akan ke sana."

"Ada apa, Señor?"

"Aku akan pergi, ambilkan anggurnya."

Neti keluar dari rumah. "Ini, Señor."

Norman keluar dari tempat itu, kembali ke Puerto del Marqués dan berhenti di apartemen milik Dania. Norman menatap jam, dan entah mengapa hatinya meminta Dania tidak akan lama menahannya.

"Holaaaa…. Baby," sambut Dania saat melihat Norman datang, dia memeluk pria itu dan menariknya masuk ke dalam.

"Aku tidak punya banyak waktu."

"Norman, aku punya sesuatu untukmu," ucapnya duduk di atas ranjang sambil mengeluarkan sebuah borgol dari dalam laci. "Kau suka?"

"Aku sedang malas," ucap Norman duduk di sofa, yang mena membuat Dania kesal.

Wanita itu duduk di pangkuan kekasihnya. Saat hendak menyentuh pipi Norman, pria itu menahannya seakan tidak ingin disentuh. "Ada apa, Sayang? Kenapa kau terlihat sedih?"

Dania menebak-nebak. "Apa Marc sudah memulainya pada Malia?"

"Jangan bicarakan wanita itu."

"Kenapa? Dia membuatmu kesal?"

Norman bungkam.

"Aku punya rencana untuk Malia, jika kau ingin mendengar."

Norman menaikan alisnya, menandakan ketertarikan. Segera melepaskan cekaman tangan Dania, dan membiarkan perempuan itu berkata, "Aku rasa akan bagus jika kita menjual Malia hingga Don tidak bisa menghubunginya lagi, dan dia akan datang kemari untuk mencari. Kita gunakan kesempatan lelang malam ini. Malia akan laku mengingat dia pintar."

"Dan perawan," lanjut Norman.

Membuat Dania menelan ludahnya kasar. "Mungkin saja dia tidak perawan."

"Aku bisa melihat, Dania."

Wanita itu berusaha untuk tidak marah, tangannya merayap tanpa sengaja menyentuh punggung Norman. Yang membuat pria itu mendorong Dania seketika. "Aku bilang jangan sentuh tubuhku."

"Maaf, Norman aku tidak sengaja." Dania bersimpuh memohon agar Norman mengurungkan niatnya pergi. "Tinggal sebentar lagi, aku merindukanmu. Maaf aku tidak sengaja memegang tubuhmu, aku mohon tinggal, Norman. Jangan tinggalkan aku, aku wanita baik yang mencintaimu setulusnya."

Norman menatap dalam manik itu, dia mengelus dagu Dania sebelum mencium bibir wanita itu. "Bagus, tetaplah seperti itu."

---

**Love

ig : @Alzena2108**

1
Cheese Taro
kak, 2026 loh ini, kenapa ga update, seenggaknya kasih kejelasan ini bakal dilanjut apa ga ini kak ceritanya, nanggung banget😭
chery susanti
ditunggu kelanjutannya nona
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
Niiena Ismntoha Mamae Mirza
2026 q masih setia nunggu kelanjutannya
syalala
gila.. udah December 2025, tapi gue masih aja kesini ngecek kelanjutannya..
Cakittt banget di ghosting penulis favorit </3

Dear beloved Author, Zee. Hope u find your happiness. Even tho it's mean that this Novel will be stuck forever in this part 😭💔
Dela: 😭😭😭
Minimal jgn digantungin gini kak zee 🥹
total 1 replies
Nur Amina
2025 kesini lg😑
Leslie Arief
ini apa ada edisi cetak yg uda tamat sperti la senorita edisi cetak? mohon info ya
Cheese Taro: seriuss nih gaada kelanjutan?
total 2 replies
Nunung Suwandari
kak Zee ayok kembali kalaupun pindah tolong kasih kami notif 😔
fi aja
baguss
trueNetizen
cerita Louis ko jadi komedi 😄, tp aku suka
Dwi Nasrul
sdh bbrp th lwt n jauh² kemari msh jg gantung gni crta nya....kapan kelar nya cobak???
sayur_kubuk
rawwwaww....
anggap aja Auman singa macan dan harimau wkwkwk
Dian Ariestia
mampir kesini di tahun 2025 ,tp ternyata Masi gantung dan belum ada kelanjutan ,are you okey kak Zee ?
Nayy
10 bunga,vote tapi jangan kelamaan up nya yaa
Nayy
up up up
Nayy
up up up kak
Meliana Siregar
perfect
Meliana Siregar
Tak terduga
☘️⃟🆑🍾⃝🎐⃟ͧC͠ʜᴀᷫғͧɪᷠɪ̽ɴⷡᴛᷧ͜ᴀͤ
ternyata dari dulu smpai sekarang masih menggantung cerita noorman dan maia... kak zee sambung lagi dong, kangen berat aku
ian: dsnini tidak ada kabar,di Ig juga tidak siapalah yang kenal sama zee
total 1 replies
Ana Akhwat
Akhir yang tidak jelas
Pipit Andayani
thor kt nya mau d lanjut d sini tp msh stuck aja ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!